Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

0leh: Drs. Markaban, M.Si Widyaiswara PPPPTK Matematika

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "0leh: Drs. Markaban, M.Si Widyaiswara PPPPTK Matematika"— Transcript presentasi:

1 0leh: Drs. Markaban, M.Si Widyaiswara PPPPTK Matematika
RELASI DAN FUNGSI disampaikan pada Diklat Guru Pengembang Matematika SMK Jenjang Dasar DI PPPPTK Matematika YOGYAKARTA Presentasi Pembelajaran Matematika 0leh: Drs. Markaban, M.Si Widyaiswara PPPPTK Matematika

2 Makanan/MinumanHarga
RELASI DAN FUNGSI Contoh Relasi Perhatikan Daftar Harga di sebuah Warung Di bawah ini adalah nomor telepon penting dicatat dari buku telepon Makanan/MinumanHarga Bakso Rp 2.500,00 Soto Rp 2.500,00 Kerupuk Rp ,00 Teh Panas Rp ,00 Es Teh Rp 1.000,00 Hubungan Interlokal 100 Hubungan Internasional 101 Informasi Waktu 103 Penerangan Lokal 108 Informasi Tagihan 109 Polisi Dinas Kebakaran 113 Gangguan Telepon 117

3 relasinya adalah “harganya”
Makanan/ Minuman Harga Bakso Rp 2.500,00 Soto Rp 2.500,00 Kerupuk Rp ,00 Teh Panas Rp ,00 Es Teh Rp 1.000,00 Jenis Makanan/ Minuman Harga Bakso Rp 2.500,00 Soto Rp ,00 Kerupuk Teh Panas Rp ,00 Es Teh Rp 1.000,00 relasinya adalah “harganya”

4 Relasinya: “harga untuk”
JIKA “ARAHNYA” DIBALIK Jenis Makanan/ Minuman Harga  Soto Kerupuk Teh Panas Es Teh Rp ,00 Rp ,00 Rp 1.000,00 Bakso Rp 2.500,00 Relasinya: “harga untuk”

5 relasinya adalah “harganya” SALING INVERS
Jenis Makanan/ Minuman Soto Kerupuk Teh Panas Es Teh Harga Rp ,00 Rp ,00 Rp 1.000,00 Bakso Rp 2.500,00 relasinya adalah “harganya” SALING INVERS FUNGSI Jenis Makanan/ Minuman Harga  Soto Kerupuk Teh Panas Es Teh Rp ,00 Rp ,00 Rp 1.000,00 Bakso Rp 2.500,00 Relasinya: “harga untuk” BUKAN FUNGSI

6 Perhatikan anak panahnya
Jenis Makanan/ Minuman Soto Kerupuk Teh Panas Es Teh Harga Rp ,00 Rp ,00 Rp 1.000,00 Bakso Rp 2.500,00 relasinya adalah “harganya” B A 2  1 Perhatikan anak panahnya 4  2 6  3  4 8 relasinya adalah “dua kali dari” x 2 1 4 2 6 3 8 4 f(x) f(x)  2  4 6 8 rumus pemetaannya f(x) = x

7 Perhatikan fungsi f berikut:
Fungsi kita bayangkan sebagai suatu mesin yang digambarkan: f:x  5 x x Masukan Funggsi f f(x) Keluaran  5 2 x 10 5 x=f(x) 10 50

8 Perhatikan tumpukan gelas berikut
CONTOH FUNGSI Perhatikan tumpukan gelas berikut 36_ 30_ Tinggi tumpukan gelas 24_ 18_ 12_ 12 cm 18 cm 24 cm 30 cm 36 cm 1 2 3 4 5 Banyak gelas

9 Contoh Fungsi Kuadrat

10 Pengertian Fungsi : Suatu fungsi f dari himpunan A ke himpunan B adalah suatu relasi yang memasangkan setiap elemen dari A secara tunggal , dengan elemen pada B . . A B f

11 Beberapa cara penyajian fungsi :
Dalam diagram panah f : D  K. Lambang fungsi tidak harus f. Misalnya, un = n2 + 2n atau u(n) = n2 + 2n Dalam diagram Kartesius Dalam bentuk aturan-aturan atau kata-kata Dalam bentuk aljabar Dalam bentuk persamaan Penyajian parametrik Penyajian pasangan berurutan Dalam bentuk tabel

12 Contoh : grafik fungsi Grafik sebuah fungsi : f: x  f(x) = x2 Df = {–2, –1, 0, 1, 2}, Rf = {0, 1, 4}. 4 disebut bayangan (peta) dari 2 dan juga dari –2. – 2 dan 2 disebut prapeta dari 4, dan dilambangkan f–1(4) = 2 atau – 2. Grafik Kartesius merupakan grafik fungsi y=f(x) hanya apabila setiap garis sejajar sumbu- Y yang memotong grafik hanya memotong di tepat satu titik saja. Y (–2,4) (2,4) (–1,1) (1,1) X O (0,0)

13 Beberapa Fungsi Khusus
1). Fungsi Konstan 2). Fungsi Identitas 3). Fungsi Modulus 4). Fungsi Genap dan Fungsi Ganjil Fungsi genap jika f(x) = f(x), dan Fungsi ganjil jika f(x) = f(x) 5). Fungsi Tangga dan Fungsi Nilai Bulat Terbesar [[ x ] = {b | b  x < b + 1, b bilangan bulat, xR} Misal, jika 2  x < 1 maka [[x] = 2 6). Fungsi Linear 7). Fungsi Kuadrat 8). Fungsi Turunan

14 Jenis Fungsi 1. Injektif ( Satu-satu) Fungsi f:AB adalah fungsi injektif apabila setiap dua elemen yang berlainan di A akan dipetakan pada dua elemen yang berbeda di B. Misalnya Fungsi f(x) = 2x adalah fungsi satu-satu dan f(x) = x2 bukan suatu fungsi satu-satu sebab f(-2) = f(2). 2. Surjektif (Onto) Fungsi f: AB maka apabila f(A)  B dikenal fungsi into. Jika f(A) = B maka f adalah suatu fungsi surjektif. Fungsi f(x) = x2 bukan fungsi yang onto 3. Bijektif (Korespondensi Satu-satu) Apabila f: A B merupakan fungsi injektif dan surjektif maka “f adalah fungsi yang bijektif”

15 Fungsi Linear Pengalaman Belajar
Sebidang tanah dengan harga perolehan Rp ,00 diperkirakan mengalami tingkat kenaikan konstan Rp ,00 per tahun dalam kurun waktu 5 tahun. Tentukan persamaan garis harga tanah tersebut dan harga tanah pada akhir tahun ke-5 !

16 Fungsi Linear dan Garis Lurus
Persamaan fungsi linear f: x  f(x)=mx + n, m  0 adalah y = mx + n Persamaan garis melalui (x1,y1) dengan gradien atau koefisien arah m adalah y – y1 = m(x – x1 ) . Persamaan garis melalui dua titik (x1,y1) dan (x2,y2) adalah : Persamaan garis dapat dinyatakan dalam bentuk implisit: Ax + By + C = 0

17 Fungsi Kuadrat Pak Budi mempunyai sebidang tanah yang berbentuk persegi panjang dengan kelilingnya 20 meter. Tentukan : a). Luas tanah tersebut apabila panjangnya 6 meter. b). Ukuran persegi panjang agar luasnya 21 m2 c). Luas maksimum persegi panjang tersebut beserta ukurannya

18 Bentuk umum fungsi kuadrat f: xax2+bx+c dengan a,b, c  R dan a  0
Persamaannya dapat dijabarkan: y = ax2 + bx + c Maka Puncak Parabola P( , )

19 Contoh: Grafik sebuah fungsi kuadrat berpuncak di titik (1, –8) dan memotong sumbu X positif berabsis 3. Tentukan persamaan grafik fungsi tersebut?

20 Kedudukan Grafik Fungsi Kuadrat Terhadap Sumbu X
(ii) X (iii) X X X X a < 0 D = 0 a < 0 D < 0 a < 0 D > 0 (iv) (v) (vi) Grafik Fungsi Kuadrat

21 FUNGSI EKSPONEN, DOMAIN BILANGAN BULAT
Grafik f: x  f(x) = 2x untuk x bulat dalam [0, 5] adalah: X O Y f(x) =2X X – 3 – 2 – 1 1 2 3 ... n – 3  –2  – 1  0  1  2  3  ... n  2– 3 (5,32) 2– 3 2–2 2– 2 2– 1 2– 1 20 20 21 21 22 22 23 23 (4,16) ... ... 2n 2n (3,8) D = domain K = kodomain (2,4) Fungsi eksponen f: x  f(x) = 2x merupakan fungsi bijektif (1,2) (0,1)

22 FUNGSI EKSPONEN Perkembangan amuba merupakan fungsi eksponen, dan domainnya adalah himpunan bilangan cacah. Apakah domain fungsi eksponen hanya himpunan bilangan cacah, atau bulat, atau himpunan bilangan real? Perubahan panas, perubahan sifat logam karena pendinginan dari waktu ke waktu ternyata juga terkait dengan fungsi eksponen, sedangkan waktu berjalan secara kontinyu, bukan diskrit. Ini mengindikasikan bahwa domain fungsi eksponensial dapat berupa himpunan bilangan real PERHATIKAN YANG BERIKUT INI

23 Tabel nilai perpangkatan bilangan 2: f(x) = 2x , x rasional
Bagaimana jika x bilangan irasional? x f(x) = 2x misal: x = 2 = 1, 3 23 = 8 22 = ? real atau bukan real? 2 42  5,657 21, < 22 < , 2 4 2, < 22 < 2, 1 22  2,828 2, < 22 < 2, 2  1,414 S A M A S A M A S A M A 1 0,520,707 Jadi 22 = 2, (15 tempat desimal) –1 0,5  22 bilangan real –1  0,353  dapat ditunjukkan bahwa 2 dan secara umum bilangan positif dipangkatkan bilangan real hasilnya bilangan real –2  0,25 BILANGAN REAL BILANGAN REAL BILANGAN REAL

24 Grafik f(x) = 2x dan g(x) =
xR X Y O 1 2 3 –3 –2 –1 4 5 6 7 8 g(x) = f(x)= 2x

25 Sifat Kedua grafik melalui titik (0, 1) X Y O 1 2 3 –1
–3 –2 –1 4 5 6 7 8 f(x)= 2x g(x) = Kedua grafik simetris terhadap sumbu Y Grafik f: x  2x merupakan grafik naik/mendaki dan grafik g: x  merupakan grafik yang menurun, dan keduanya berada di atas sumbu X (nilai fungsi senantiasa positif) Dari kurva tersebut dapat dicari berbagai nilai 2x dan nilai untuk berbagai nilai x real Sebaliknya dapat dicari pangkat dari 2 jika hasil perpangkatannya diketahui. Atau: menentukan nilai logaritma suatu bilangan dengan pokok logaritma 2.

26 Y CONTOH 1. Berapa nilai O X
(4,16) 1. Berapa nilai Dari x = 3,5 tariklah garis tegak, memotong kurva di sebuah titik, misalkan titik A.  14  14  14 C C C Dari titik A, tariklah garis mendatar, memotong sumbu Y di titik B  B  B  B A A A Ordinat titik B yaitu 11,3 menyatakan nilai 2. Berapakah x, jika 2x = 14? (3,8) Dengan kata lain 2log 14 = x, x = ...? Dari (0, 14) pada sumbu Y, tariklah sebuah garis mendatar ke kanan, memotong kurva, misalnya di titik C. (2,4) Dari titik C tariklah sebuah garis sejajar sumbu Y memotong sumbu X di titik D. (1,2) (0,1) Absis titik D tersebut yaitu 3,8 merupakan nilai pangkat dari 2 yang menghasilkan 14 atau 2log 14 = 3,8 (1, ½ ) (2,1/4) D D D D D D O X

27 Naik turunnya f(x) dan g(x)
g(x) = 2–x 8 f(x)= 2x 7 6 5 4 3 2 1 –3 –2 –1 O 1 2 3 X Gambar 5

28 FUNGSI TRIGONOMETRI Grafik y = sin x 1 amplitudo 900 1800 2700 3600 -1
900 1800 2700 3600 -1 1 pereode

29 Grafik y = 2 sin x Pereode 3600 2 Amlpitudo 2 1 900 1800 2700 3600 -1 Y=sin x -2

30 Grafik y = sin 2x pereode 1 -1 900 1800 2700 3600 amplitudo 450 1350 2250 3150 Y=sin x

31 Grafik y = cos x 1 amplitudo -900 00 900 1800 2700 -1 1 pereode

32 Grafik y = 2cos x periode 2 -900 1 -1 00 900 1800 2700 amplitudo Y=cos x -2

33 Penerapan Fungsi Penerapan Fungsi dalam Ekonomi Fungsi Permintaan
Fungsi penawaran Keseimbangan pasar Analisis Pulang Pokok Penerapan Fungsi dalam Kehidupan Sehari-hari

34 Analisis Pulang Pokok  Pendapatan Keuntungan Titik pulang pokok
Biaya tetap Kerugian Jumlah penjualan Biaya variabel Keuntungan Titik pulang pokok Pendapatan Biaya total

35 Soal Seorang siswa akan membuat kotak tanpa tutup dengan sehelai karton yang berukuran 20 cm x 30 cm dengan cara menggunting keempat sudutnya. Tentukan panjang sisi yang digunting pada sudut karton tersebut agar luas alasnya sebesar 200 cm2 2. Biaya tetap yang dikeluarkan oleh seorang pengrajin tas kulit sebesar Rp ,00 sedang biaya variabelnya Rp ,00. Jika tas tersebut di pasar laku Rp ,00 per unit, tentukan banyaknya tas yang harus terjual agar pengrajin tas memperoleh keuntungan Rp ,00 3. Jika permintaan akan suatu barang ditunjukkan oleh persamaan P = 15 - x, sedangkan penawarannya P = 3 + ½ x dan pemerintah bermaksud mengenakan pajak sebesar t atas setiap unit barang yang dijual. Berapa besar pajak per unit yang harus ditetapkan agar penerimaan pajak atas barang tersebut maksimum ?


Download ppt "0leh: Drs. Markaban, M.Si Widyaiswara PPPPTK Matematika"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google