Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Dosen Pengampu: Ika Atsari Dewi, S.TP, M.P

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Dosen Pengampu: Ika Atsari Dewi, S.TP, M.P"— Transcript presentasi:

1 Dosen Pengampu: Ika Atsari Dewi, S.TP, M.P
TES SELEKSI KARYAWAN Oleh : KEL 06 Dosen Pengampu: Ika Atsari Dewi, S.TP, M.P MSDM - F

2 Nama Anggota Kelompok 6:
Marisa Amalia Santi Setia Wati

3 NEXT... Mala Wijyanti Ardi Bagas F

4 NEXT... Erlina Nur Maharani 125100307111004
Hilda Nilamsari

5 NEXT... Muchlis Dwi P Fenti Nur Addina I

6 LAST... Galih Prakoso S B Karina Annisa R

7 OUTLINES PENDAHULUAN TUJUAN REKRUTMEN PROSES SELEKSI

8 PENDAHULUAN Rekrutmen adalah proses mencari, menemukan, mengajak dan menetapkan sejumlah orang dari dalam maupun dari luar perusahaan sebagai calon tenaga kerja dengan karakteristik tertentu seperti yang telah ditetapkan dalam perencanaan sumber daya manusia.

9 OUTLINES PENDAHULUAN TUJUAN REKRUTMEN PROSES SELEKSI

10 Tujuan Utama Rekruitmen
Tujuan utama dari proses rekrutmen dan seleksi adalah untuk mendapatkan orang yang tepat bagi suatu jabatan tertentu, sehingga orang tersebut mampu bekerja secara optimal dan dapat bertahan di perusahaan untuk waktu yang lama.

11 OUTLINES PENDAHULUAN TUJUAN REKRUTMEN PROSES SELEKSI

12 Proses Seleksi Seleksi surat lamaran dan cv Pengisian Blanko lamaran
Pemeriksaan referensi Wawancara pendahuluan Tes penerimaan Tes psikologi (Phsychological test) Tes kesehatan (Medical Check Up) Wawancara akhir Memutuskan diterima atau di tolak

13 1. Seleksi surat lamaran dan cv
Tujuan: untuk mendapatkan lamaran yang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan perusahaan. menyisihkan lamaran yang tidak memenuhi kriteria membandingkan pelamar menggunakan kesan kepribadian

14 Surat Lamaran..

15 Contoh CV BACK

16 2. Pengisian Blanko lamaran
Tujuan: 1. membantu dalam wawancara 2. menjaring informasi yang belum lengkap 3. memudahkan informasi 4. alat memeriksa informasi sebelumnya

17 Contoh Blanko Lamaran BACK

18 3. Pemeriksaan referensi
Memeriksa referensi adalah meneliti siapa referensi pelamar, dipercaya atau tidak untuk memberikan informasi mengenai sifat, perilaku, pengalaman kerja dan hal-hal yang dianggap penting dari pelamar.

19 Referensi yang digunakan:
Personal references adalah referensi yang dapat memberikan informasi mengenei karakter dan kondisi kesehatan atau penyakit yang pernah dialami pelamar. Employment references adalah referensi yang dapat memberikan informasi atau semacam jaminan mengenei latar belakang maupun pengalaman kerja pelamar yang bersangkutan.

20 · Bisa digunakan untuk membuktikan informasi yang diberikan kandidat.
BACK Kelebihan Kekurangan ·         Bisa digunakan untuk membuktikan informasi yang diberikan kandidat. ·         Dapat digunakan sebagai antisipasi terhadap tuntutan hukum yang berkaitan dengan kelalaian hukum dalam proses perekrutan. ·         Bisa mendorong kandidat untuk memberikan informasi yang lebih akurat. ·         Laporan yang diterima hampir selalu positif; secara khusus hasilnya tidak begitu membantu untuk membedakan pekerja yang baik dengan pekerja yang jelek.

21 4. Wawancara pendahuluan
Dalam wawancara pendahuluan, tim penyeleksi mengadakan wawancara formal. Sehingga akan didapatkan data yang lebih komplit dan terperinci. Tujuan: a) Mendapatkan informasi dari setiap karyawan b) Cek data karyawan c) Menggali kemampuan (accepability) seorang pelamar d) Mengambil keputusan

22 Wawancara yang efektif...
1. Interviewer harus aktif mendengarkan 2. Menggunakan lebih dari satu format interview (unstructured interview, structured interview, mixed interview) 3. Interviewer berpedoman pada job requirement atau job specification 4. Interviewer memahami body language 

23 Tahap proses wawancara: a) Perkenalan dan penilaian pertama b) Meyakinkan pelamar c) Membangkitkan minat d) Evaluasi mendalam dan penilaian akhir e) Kesimpulan dan tindak lanjut

24 CONTOH TES WAWANCARA... BACK Please click this!!

25 5. Tes Penerimaan Bentuk-bentuk tes penerimaan: 1. Tes-tes Psikologis (Psychological Test) - Test kecerdasan (intelligence test) : tes yang menguji kemampuan mental pelamar dalam hal daya pikir secara menyeluruh dan logis. - Test kepribadian (personality test) : Dimana hasilnya akan mencerminkan bekerja sama, sifat kepemimpinan dan unsur- unsur kepribadian lainnya.

26 - Test bakat (aptitude test) : Yang mengukur kemampuan potensial pelamar yang dapat dikembangkan - Test minat (interest test) : Yang mengatur antusiasme pelamar terhadap suatu jenis pekerjaan. - Tes prestasi (achievement test) : Yang mengukur kemampuan pelamar sekarang

27 2. Tes-tes Pengetahuan (Knowledge Tests) : Yaitu bentuk tes yang menguji informasi atau pengetahuan yang dimiliki para pelamar. Pengetahuan yang diujikan harus sesuai dengan kebutuhan untuk melaksanakan pekerjaan 3. Physical test (medical test) : Yaitu suatu proses untuk menguji kemampuan fisik atau kesehatan pelamar.

28 Sampel: BACK

29 6. Tes Psikologi (Phsychological test) / psikotes
Langkah-langkah pemeriksaan tes psikologi: 1. Persiapan: - spesifikasi jabatan - alat-alat test - lembar evaluasi 2. Pelaksanaan: - pengetesan - skoring 3. Pelaporan: - evaluasi dari hasil yang telah dilaksanakan.

30 Alat-alat ukur peramalan psikologik
1. Tes Kecakapan, adalah tes yang dirancang untuk menentukan sejauh mana baiknya seseorang dapat melakukan sesuatu. Tes kecakapan dapat dibedakan kelompok-kelompok tes sebagai berikut: tes kecakapan intelektual, keruangan dan mekanikal, pengamatan/perceptual accuracy, gerak/motor ability.

31 2. Tes kepribadian objektif, merupakan ukuran-ukuran dari ciri-ciri kepribadian yang mempunyai bentuk yang berstruktur. Tidak ada jawaban yang salah atau benar, individu sendiri menetapkan jawaban mana yang paling sesuai dengan dirinya.

32 3. Tes Kerpibadian projektif, merupakan ukuran - ukuran dari ciri - ciri kepribadian yang bentuknya tidak berstruktur. Individu harus memberikan jawaban terhadap rangsangan yang ambigu dari setiap soal. Jawaban - jawaban ini akan memperlihatkan secara lebih lengkap dinamika kepribadiannya.

33 4. Tes situasional, merupakan tes yang mengukur kepribadian seseorang yang dinilai dari faktor-faktor lingkungan. Terdapat dua jenis tes situasional yaitu, tes work sampel test dan simulation test.

34 5. Informasi lewat biografi, pertanyaan-pertanyaan dari daftar pertanyaan biografi ini merupakan pertanyaan-pertanyaan tentang ciri-ciri objektif dari latar belakang sekolahnya, pekerjaan dan pribadinya.

35 you can see an example on the reference that we have provided
BACK

36 7. Tes kesehatan (Medical Check Up)
Pemeriksaan kesehatan fisik pelamar apakah memenuhi spesifikasi yang telah ditentukan untuk jabatan yang bersangkutan. Tes kesehatan hendaknya diperhatikan dengan cermat karena sangat menentukan tingkat prestasi kerja karyawan. Baik menurut pandangan perusahaan ataupun pelamar.

37 BACK

38 8. Wawancara akhir Kepala bagian atau atasan bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan praktis pelamar dalam menjalankan pekerjaan dan juga untuk memperoleh gambaran apakah pelamar dapat diajak bekerjasama atau tidak. BACK

39 9. Memutuskan diterima atau di tolak
Pelamar yang lulus dari setiap seleksi diputuskan diterima menjadi calon karyawan dengan status karyawan dalam masa percobaan. Proses seleksi berakhir dengan adanya keputusan penerimaan pegawai, di mana asumsi pelamar menerima tawaran pekerjaan.

40

41


Download ppt "Dosen Pengampu: Ika Atsari Dewi, S.TP, M.P"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google