Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PERTEMUAN 2 NOMOR KODE/SKS : VCD0029 / 3 SKS / Semester III - Agustus 2010 / 13 Week DOSEN PEMBINA : Andre Oentoro : Rudi Margono TUTOR : Agus Susanto.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PERTEMUAN 2 NOMOR KODE/SKS : VCD0029 / 3 SKS / Semester III - Agustus 2010 / 13 Week DOSEN PEMBINA : Andre Oentoro : Rudi Margono TUTOR : Agus Susanto."— Transcript presentasi:

1 PERTEMUAN 2 NOMOR KODE/SKS : VCD0029 / 3 SKS / Semester III - Agustus 2010 / 13 Week DOSEN PEMBINA : Andre Oentoro : Rudi Margono TUTOR : Agus Susanto : David Junaedi

2 PERTEMUAN 2 TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS Mahasiswa mampu menggunakan software Adobe CS3 yang lain, bersama dengan Adobe Flash CS3

3 PERTEMUAN 2 PRESENTASI TUGAS Lima kelompok yang ditunjuk akan mempresentasikan website yang dicari di depan kelas (selama internet masih bisa).

4 PERTEMUAN 2 MATERI KULIAH Materi kuliah dapat didownload di share.ciputra.ac.id

5 PERTEMUAN 2 MENGGABUNGKAN ADOBE FLASH CS3 DENGAN ILLUSTRATOR CS3 Buka masing-masing karya dalam bentuk vector yang sudah dibawa, dalam Adobe Illustrator CS3. Buka file baru dalam Actionscript 2.0, dalam Adobe Flash CS3 Drag karya dari Adobe Illustrator CS3 tersebut kedalam Adobe Flash CS3, dan perhatikan pilihan berikut: Paste as bitmap: akan merubah file vector menjadi bitmap, tidak disarankan kecuali pada kasus tertentu Maintain layers: apabila dipilih, akan membawa layer yang ada dari Adobe Illustrator ke dalam Flash, sehingga tidak perlu melakukan pemisahan layer dalam Flash lagi. Apply recommended import settings: lebih baik tetap dipilih kecuali ada masalah dalam hasil import, dapat digunakan bersama dengan paste as bitmap.

6 PERTEMUAN 2 BAGAIMANA MENGATUR SUSUNAN KARYA YANG DIIMPORT DALAM FLASH? Karya yang didrag langsung ini, tidak bisa dilepaskan didalam LIBRARY, dan harus dilepaskan di dalam STAGE. Agar karya ini bisa dimasukkan dalam LIBRARY, gunakanlah F8 (Convert to Symbol) Berbeda dengan karya dalam bentuk bitmap, akan langsung dimasukkan dalam library. Karya ini akan diimport sebagai shape dan line yang sudah dirangkum menjadi sebuah atau beberapa buah GROUP. Apabila hendak melakukan editing terhadap karya yang sudah diimport kedalam Flash, ada dua cara: Edit langsung di dalam GROUP tersebut dengan double click atau klik kanan -- edit selected, apabila perlu bisa dilakukan berulang-ulang agar bisa mencapai tahap yang diinginkan Klik kanan -- Break Apart, agar terlepas dari GROUP yang bersangkutan, ini juga dapat dilakukan berulang-ulang hingga tahap yang diinginkan

7 PERTEMUAN 2 CARA LAIN ADALAH DENGAN MELAKUKAN IMPORT Karya yang lebih rumit dan kompleks memerlukan kerja dan kemampuan processor yang lebih tinggi, oleh karena itu, bisa juga digunakan menu File -- Import to Stage atau Import to Library. Untuk animasi yang lebih rumit, bisa menggunakan Adobe Illustrator untuk menggambar vector image, dan kemudian baru diimport sebagai KEYFRAME terpisah, sehingga tidak perlu melakukan editing dalam Flash. Menggunakan Adobe Illustrator, kita bisa membuat animasi sederhana dalam setiap layernya, kemudian diimport kedalam Adobe Flash untuk setiap KEYFRAME. Dengan adanya berbagai macam cara untuk melakukan Import ke dalam dan Export keluar dari Adobe Flash CS3, kita diajak untuk berpikir kreatif dalam memecahkan masalah. Silahkan mencoba menggambar, atau edit gambar diam menjadi gambar animasi dari Illustrator / Photoshop ke dalam Flash

8 PERTEMUAN 2 CONTOH FILE HASIL IMPORT

9 PERTEMUAN 2 BAGAIMANA MERUBAH FILE BITMAP DALAM ADOBE FLASH CS3 FILE BITMAP TIDAK DAPAT DIUBAH DALAM FLASH, KARENA FLASH BUKAN PHOTO EDITOR. HAL INI SAMA DENGAN ADOBE ILLUSTRATOR CS3, YANG JUGA TIDAK BISA MERUBAH FILE BITMAP. Silahkan melakukan editing pada file bitmap tersebut dalam Photoshop, dan kemudian save dalam nama file yang sama. Klik kanan pada file bitmap tersebut dalam LIBRARY, klik Update. Secara otomatis, Flash akan me-refresh tampilan file bitmap tersebut dalam stage.

10 PERTEMUAN 2 BAGAIMANA MENGATUR JALANNYA MOVIECLIP DENGAN ACTIONSCRIPT Setiap obyek yang dibuat, dan hendak dianimasikan, lebih baik dibuat dalam movie clip Sebuah movie clip bisa memiliki beberapa nama instance sekaligus Dengan menggunakan actionscript, jalannya animasi bisa diatur

11 PERTEMUAN 2 BAGAIMANA MENGATUR JALANNYA MOVIECLIP DENGAN ACTIONSCRIPT Actionscript adalah perintah yang digunakan untuk mengatur jalannya animasi, dan diletakkan dalam sebuah, atau beberapa frame Actionscript juga bisa diletakkan dalam sebuah symbol, dengan format penulisan yang berbeda Apabila actionscript tersebut digunakan untuk mengatur jalannya sebuah movie clip, movie clip tersebut harus memiliki nama instance

12 PERTEMUAN 2 BAGAIMANA MENGATUR JALANNYA MOVIECLIP DENGAN ACTIONSCRIPT Perintah AS yang digunakan: stop() gotoAndPlay() gotoAndStop() trace(nama) if() else()

13 PERTEMUAN 2 BAGAIMANA MENGATUR JALANNYA MOVIECLIP DENGAN ACTIONSCRIPT Beberapa properties yang dimiliki movie clip: _x _y _alpha _width _height _currentframe

14 PERTEMUAN 2 BAGAIMANA MEMBUAT SLIDESHOW DALAM ADOBE FLASH CS3 PERHATIKAN!! Slideshow yang dimaksudkan disini adalah animasi sederhana untuk presentasi semacam Microsoft Powerpoint, atau animasi sederhana lainnya yang bisa dibuat dengan menggabungkan karya digital diluar Adobe Flash CS3 kedalam Flash. Mari kita coba membuat slideshow tersebut!

15 PERTEMUAN 2 TUGAS KECIL Siapkan gambar dan tema yang akan digunakan untuk membuat PROJECT secara keseluruhan Gambar dan tema ini harap dipresentasikan dalam bentuk semacam storyboard atau konsep lainnya Gambar dan tema tidak perlu sampai jadi, hanya sebatas ide dan konsep, sehingga bisa dibahas bersama


Download ppt "PERTEMUAN 2 NOMOR KODE/SKS : VCD0029 / 3 SKS / Semester III - Agustus 2010 / 13 Week DOSEN PEMBINA : Andre Oentoro : Rudi Margono TUTOR : Agus Susanto."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google