Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BAB – 6 Membuat & Mengatur Jaringan Bisnis

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BAB – 6 Membuat & Mengatur Jaringan Bisnis"— Transcript presentasi:

1 BAB – 6 Membuat & Mengatur Jaringan Bisnis
07/04/2017 Mulyati

2 Pendahuluan Sebuah perusahaan dalam menjalankan bisnisnya tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari sebuah network . Pencapaian tujuan CRM dapat dicapai jika perusahaan mengelola dan mengembangkan jaringan bisnisnya yg terdiri dari suplier, partner, investor, dan karyawan. Contoh : sebuah toko retail mengembangkan hubungan dengan sebuah bank MDP mengembangkan hubungan dengan SMA-SMA yang ada di wilayah sumsel. 07/04/2017 Mulyati

3 Pendahuluan Kompetisi antar perusahaan telah berubah
Saat ini kompetisi bukan lagi perusahaan berhadapan dg perusahaan, tapi kompetisi antar network bisnis Contoh Perusahaan mobil Ford hanya menghasilkan 50% nilai dari produknya. Oleh karena itu, jaringan bisnis ikut menentukan dalam penciptaan nilai (value) bagi pelanggan) 07/04/2017 Mulyati

4 Apakah Jaringan itu? Jaringan adalah suatu gabungan organisasi yang bekerja secara kolektif dan terkadang secara kolaboratif untuk menciptakan nilai bagi pelanggan organisasi inti jaringan tersebut. Perusahaan inti adalah perusahaan yang memiliki jaringan terpercaya. 07/04/2017 Mulyati

5 Prinsip Manajemen Jaringan
Kebanyakan perusahaan beroperasi dalam dan melalui dua bentuk utama jaringan, yakni jaringan pemasok (supplier) dan jaringan distribusi. 1.Jaringan pemasok (supplier) Perusahaan ini hanya menjalin hubungan dengan pemasok tingkat satu, yang memasok barang dari pemasok tingkat dua untuk memenuhi kebutuhan perusahaan. 07/04/2017 Mulyati

6 07/04/2017 Mulyati

7 Prinsip Manajemen Jaringan
2.Jaringan Distribusi Setiap perusahaan pasti memiliki rantai permintaan. Ranati permintaan terdiri atas pelanggan perusahaan inti, pelanggan pemasok, dan langganan dari pelanggan pemasok hingga sampai pada pelanggan akhir. Jaringan terdiri atas berbagai macam organisasi yang memiliki peran berbeda-beda dalam kinerja jaringan. Tiap perusahaan memiliki kompetensi, sumber daya, gaya manajemen, dan sejarah yang berbeda-beda bagi jaringan. 07/04/2017 Mulyati

8 07/04/2017 Mulyati

9 Saluran Distribusi dapat dibedakan:
Saluran distribusi langsung Saluran distribusi tidak langsung 07/04/2017 Mulyati

10 Manajemen network dan CRM
Mengidentifikasi kebutuhan network Kebutuhan untuk memperluas network Kelola kinerja network 07/04/2017 Mulyati

11 Prinsip Manajemen Jaringan
Tidak Semua Hubungan Itu Sama Dalam mengamati sifat berbagai hubungan antara bisnis yang terjadi secara dua-arah maupun berbentuk jaringan, tampak jelas bahwa terdapat banyak keanekaragaman. Berbagai hubungan berbeda dari segi kepentingan, kepekatan, kedekatan, kekuatan, penyesuaian, dan perjanjian. 07/04/2017 Mulyati

12 Prinsip Manajemen Jaringan
Hubungan Kegiatan, Pertalian Sumber Daya, dan Ikatan Pelaku Para peneliti telah menentukan tiga ciri yang membantu mereka dalam membuat berbagai hubungan bisnis-ke-bisnis (B2B) agar masuk akal, yakni hubungan kegiatan, pertalian sumber daya, dan ikatan pelaku, baik pada tingkat hubungan dua-arah maupun jaringan. Berbagai ciri ini dapat diingat menggunakan jembatan keledai KIS, dimana K=kegiatan, I=ikatan, S=Sumber daya. Hubungan terjadi karena setidaknya ada satu pihak yang melaksanakan kegiatan untuk pihak lainnya. 07/04/2017 Mulyati

13 Mengidentifikasi Alternatif Saluran Utama
Jenis Perantara Jumlah Perantara a. Distribusi eksklusif b. Distribusi selektif c. Distribusi intensif 3. Syarat dan tanggungjawab anggota saluran a. Kebijakan harga b. syarat penjualan c. Hak teritorial distributor d. Jasa dan tanggungjawab timbal balik. 07/04/2017 Mulyati

14 Manajemen Jaringan dan CRM
Mengidentifikasi kebutuhan network Kebutuhan untuk memperluas network Kelola kinerja network 07/04/2017 Mulyati

15 MP3K dariCRM MP3K Singkatan dari : M = Mitra, P1 = Pemasok,
P2 =Pelanggan, P3 = Pemilik/investor dan K = Karyawan Empat kelompok utama dari sebuah jaringan organisasi . Tiga dari kelompok di atas adalh bagian luar perusahaan sedangkan satu sebagai bagian internal yaitu karyawan. 07/04/2017 Mulyati

16 Hubungan Pemasok Manajemen Hubungan Pemasok adalah berbeda dengan Manajemen Hubungan Pelanggan. Manaj Hubungan Pemasok adalah pekerjaan back office sedangkan CRM adalah pekerjaan front office. Para pemasok perlu diberikan penjelasan dan diatur agar mereka menyediakan bahan yg tepat, pada waktu yang tepat, dan dengan harga yang tepat sehingga memungkinkan perusahaan inti melayani para pelanggannya dengan baik. 07/04/2017 Mulyati

17 Hubungan Pemasok (lanjutan..)
Saat ini banyak perusahaan bekerjasama dengan para pemasok mereka dalam sejumlah kegiatan secara erat, seperti : pengembangan produk : pemasok mungkin memiliki beragam ide untuk perbaikan produk atau produk baru Program pengakuan resmi pemasok : dengan menggunakan standar internasional seperti ISO 07/04/2017 Mulyati

18 ISO 9000 merupakan sekelompok standar manajemen kualitas umum di mana kualitas diartikan sebagai “semua ciri produk “ (barang atau jasa) yang dibutuhkan konsumen. Perusahaan inti dapat memastikan bahwa para pemasok mereka diakui sesuai standar ISO 9000. 07/04/2017 Mulyati

19 Berbagai Tren dalam Hubungan Pelanggan - Pemasok
1. Program pengurangan Penjual Terjadi perubahan pada manajemen pemasok yang dikenal sebagai kemitraan pemasok. Penyebab utama perubahan ini adalah kesadaran akan biaya tetap yang tinggi dari manajemen pemasok. 2. Manajemen Golongan 3. Persekutuan Pengembangan Produk Baru 07/04/2017 Mulyati

20 Berbagai Tren dalam Hubungan Pelanggan - Pemasok
4. Pembelian Elektronik (E- Purchasing) 5. Perdagangan elektronik Bisnis ke konsumen (B2B e-commerce) 6. Perdagangan elektronik Bisnis ke konsumen (B2C – e-commerce) 07/04/2017 Mulyati

21 Aliansi antara perusahaan Nonkompetisi
Ekspansi Internasional , Example ; P&G, Unilever Integrasi Vertikal ; Rekanan vertikal mempertemukan mereka yg berada di sekitar rantai penawaran dan permintaan. Example : Pepsi menjadi bagian dari Pizza Hut Diversifikasi : Aliansi yang ditujukan untuk diversifikasi berciri perjanjian lintas industri. Example : Philips dan DuPont telah bekerjasama dalam pengembangan sebuah sistem piringan optik untuk penyimpanan data. 07/04/2017 Mulyati

22 Aliansi antar perusahaan yang sedang berkompetisi.
Waralaba Regulator Kontraktor manajemen Lisensi Agen Para pekerja 07/04/2017 Mulyati

23 Internal Marketing Sebuah usaha yang terencana untuk emngatasi ketahanan perushaaan terhadap perubahan dan untuk meluruskan,memotivasi dan mengintegrasikan pegawai terhadap penerapan strategi fungsional dan strategi perusahaan yang efektif. 07/04/2017 Mulyati

24 Pemberdayaan Sejumlah perusahaan sedang memberikan tingkat otoritas yang lebih tinggi pada staf penghubung pelanggan mereka untuk bertemu dan bahkan memberikan layanan yang melebihi kebutuhan pelanggan. 07/04/2017 Mulyati

25 Rangkaian Layanan-Laba..
Perusahaan percaya bahwa pegawai yang bhagia membuat pelanggan bahagia dan membuat pemegang saham bahagia juga. Hubungan antara performa bisnis, kepuasan pelanggan dan kepuasan pegawai tertuang pada rangkaian layanan laba, suatu model yang dikembangkan oleh sekelompok Profesor Harvard (Gambar di bawah ini) : 07/04/2017 Mulyati

26 Gambar rangkaian Layanan - laba (sumber : Heskett et al)
07/04/2017 Mulyati

27 07/04/2017 Mulyati


Download ppt "BAB – 6 Membuat & Mengatur Jaringan Bisnis"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google