Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Mencari (Per)masalah(an) Mencari (Per)masalah(an) Ellyawan Arbintarso, MSc.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Mencari (Per)masalah(an) Mencari (Per)masalah(an) Ellyawan Arbintarso, MSc."— Transcript presentasi:

1 Mencari (Per)masalah(an) Mencari (Per)masalah(an) Ellyawan Arbintarso, MSc

2 Ellyawan Arbintarso, MSc2 IDE? INSPIRASI? Ide adalah gagasan atau rancangan yang tersusun di dalam pikiran Inspirasi adalah gagasan yang muncul di ingatan Karya tulis adalah kreasi berupa tulisan dalam konteks disini merupakan laporan suatu kegiatan ilmiah misal Laporan KP, Laporan Penelitian, Skripsi, Thesis dll

3 Ellyawan Arbintarso, MSc3 Ide untuk membuat suatu karya tulis tergantung dari berbagai hal: Jenis pelaporan Jenis penelitian Lingkup (kepentingan) yang dituju

4 4 Jenis pelaporan Laporan ringkas (Short Report ) yaitu laporan yang mengutamakan isi Laporan lengkap (Full Report) yaitu laporan yang mengetengahkan segala sesuatu tentang yang diperhatikan/ diamati atau diproses

5 Ellyawan Arbintarso, MSc5 Jenis penelitian Penelitian Historis Penelitian Deskriptif Penelitian Perkembangan Penelitian Kasus atau Lapangan Penelitian Korelasional Penelitian Kausal Komparatif Penelitian Eksperimen Penelitian Tindakan

6 Ellyawan Arbintarso, MSc6 Lingkup (kepentingan) yang dituju Militer Pemerintahan Perdagangan Teknis Ilmiah Non Ilmiah Tingkat Strata

7 Ellyawan Arbintarso, MSc7 Mencari Ide??? Mencari ide atau mencari masalah? Pada dasarnya seseorang yang akan menulis suatu pelaporan khususnya penelitian harus telah mempunyai gagasan untuk melakukan sesuatu yang akan diteliti. Gagasan tersebut bermula dari suatu masalah yang ada atau mungkin timbul

8 8 Kita harus mencari (per)masalah(an) agar dapat melakukan suatu penelitian. masalah penelitian dapat digali dari: pengalaman pribadi, melihat hasil penelitian sebelumnya, meninjau ulang teori yang sudah ada dan dapat juga dengan melalui analisis situasi dimana masalah itu muncul.

9 9 Pengalaman Pribadi Pengalaman kehidupan sehari-hari merupakan sumber permasalahan yang tidak pernah ada habisnya, dari pengalaman pribadi yang tertangkap sehari-hari ataupun pengalaman mengikuti penelitian seniornya dsb, dapat menjadi sumber inspirasi peneliti.

10 Ellyawan Arbintarso, MSc10 Seringkali kita merasa tidak puas dengan kondisi pengalaman tertentu kemudian muncul pertanyaan tentang hal-hal yang berada dibalik pengalaman tsb. Misal kenapa anu saya selalu terjepit ritsleting?

11 Ellyawan Arbintarso, MSc11 Deduksi Dari Teori Dari berbagai bahan bacaan di perpustakaan peneliti dapat menemukan sumber permasalahan yang baik untuk dikembangkan menjadi penelitian, yaitu dengan mengukuhkan teori yang ada dengan mencari bukti baru secara empiris dari data lapangan.

12 Ellyawan Arbintarso, MSc12 Buku-buku atau literatur mutakhir yang pada umumnya membahas tentang teori, konsep ataupun metode-metode baru dengan disertai contoh-contoh konkrit akan banyak memberikan masukan kepada para pembacanya untuk menemukan topik- topik permasalahan untuk penelitian.

13 Ellyawan Arbintarso, MSc13 Contoh…

14 Ellyawan Arbintarso, MSc14 Dari diagram moody tersebut kita tahu hubungan antara faktor gesekan dengan angka Reynold, anda tertarik membuktikan: apakah berlaku rumus f = 64/Re untuk kondisi beberapa aliran laminer, jenis fluidanya dan lain sebagainya

15 Ellyawan Arbintarso, MSc15 Hasil Penelitian sebelumnya Dengan membaca dan mencermati hasil penelitian terdahulu, peneliti akan dapat menemukan sudut-sudut yang belum tergarap oleh penelitian yang dibaca, atau dapat pula dijumpai adanya berbagai keberhasilan dan kegagalan dari peneliti terdahulu.

16 Ellyawan Arbintarso, MSc16 Dengan mengambil sudut-sudut atau bidang-bidang yang belum tergarap serta kegagalan dan kelemahan penelitian yang telah ada akan memunculkan permasalahan baru yang cukup menarik untuk dikembangkan menjadi permasalahan penelitian yang baru.

17 Ellyawan Arbintarso, MSc17 Analisis System Analisis system merupakan suatu tinjauan dalam memahami masalah berdasarkan perspektif system dimana suatu komponen dipengaruhi oleh komponen yang lain dan saling berkaitan. Suatu masalah dipandang sebagai akibat ataupun sebab dari masalah yang lain.

18 Ellyawan Arbintarso, MSc18 Dalam hal ini suatu masalah penelitian dapat digali dari model system dari suatu masalah yang disusun atau dari adanya suatu masalah dilapangan kemudian diperhatikan komponen lain yang menunjukan sebab akibat dari masalah itu sendiri.

19 Ellyawan Arbintarso, MSc19 Pertimbangan Masalah 1.Masalah penelitian harus dipilih yang berguna untuk diungkapkan. 2.Masalah yang dipilih harus relevan dengan kemampuan atau keahlian peneliti. 3.Masalah penelitian harus menarik perhatian untuk diungkapkan.

20 Ellyawan Arbintarso, MSc20 4.Masalah penelitian sedapat mungkin menghasilkan sesuatu yang baru. 5.Masalah penelitian harus dipilih yang dapat dihimpun datanya secara lengkap dan obyektif. 6.Masalah penelitian tidak boleh terlalu luas, tetapi juga tidak boleh terlalu sempit

21 Ellyawan Arbintarso, MSc21 Penelitian S1, S2, dan S3 PPenelitian S1 (Skripsi). Jika anda diajarkan tentang cara membuat sate ayam. MMaka penelitian anda adalah bagaimana cara membuat sate kambing.

22 Ellyawan Arbintarso, MSc22 PPenelitian S2 (thesis). Jika diajarkan tentang cara membuat sate ayam. MMaka tesis yang harus dikerjakan adalah bagaimana cara membuat sate kambing untuk 1000 orang yang di sajikan di suatu jamuan

23 Ellyawan Arbintarso, MSc23 Penelitian S3 (disertasi) kalo anda tertarik dengan sate Maka penelitian yang anda kerjakan adalah harus dapat menjawab pertanyaan " apakah sate itu? "

24 Ellyawan Arbintarso, MSc24 Mulai mengerjakan skripsi menjadi pekerjaan yag kadang menjemukan bagi mahasiswa semester akhir. Menjemukan karena sudah terbayang segala keribetan/kerumitan.

25 Ellyawan Arbintarso, MSc25 Mulai dari mencari ide permasalahannya, mencari referensi penunjang, menghu- bungi dosen pembimbing dan mengikuti segala prosedur kampus dalam proses skripsi tersebut. Mahasiswa sering terjebak mengangkat permasalahan yang kelihatan keren...sulit. Akibatnya memang benar-benar menyu- litkan dirinya sendiri.

26 Ellyawan Arbintarso, MSc26 Bagaimana sebaiknya..? Pertama, pilihlah topik masalah yang benar-benar anda minati. Kedua, pertimbangkan apakah referensinya mudah didapatkan. Ketiga, pertimbangkan kemudahan mengerjakannya.

27 Ellyawan Arbintarso, MSc27 Ingat, selama proses pengerjaan skripsi, mulai penelitian, penyusunan dan ujian, anda adalah kunci dari semua itu. Oleh karena itu jangan kerjakan topik masalah yang jauh dari kemampuan anda.

28 Ellyawan Arbintarso, MSc28 Dosen penguji lebih menghargai penelitian yang sederhana namun anda memahami daripada yang sok njelimet namun anda tidak memahaminya, terutama memahami bagaimana anda telah melakukan semua itu.

29 Ellyawan Arbintarso, MSc29 Satu tips jitu mendapatkan topik permasalahan: Teruskanlah penelitian (dari skripsi) yang pernah dilakukan oleh teman/kakak tingkat/mahasiswa lain. Anda bisa melihat dalam kesimpulan dan saran dalam laporan penelitian mereka.

30 Ellyawan Arbintarso, MSc30 Seringkali mahasiswa yang menyusun skripsi malu atau takut mencantum- kan referensi yang diambil dari skripsi atau penelitian orang lain.

31 Ellyawan Arbintarso, MSc31 Tahukah anda bahwa latar belakang penelitian yang bersumber dari hasil penelitian orang lain lebih tinggi nilainya daripada bersumber dari textbooks?

32 Ellyawan Arbintarso, MSc32 Menghubungi dosen pembimbing juga merupakan salah satu alasan kenapa mahasiswa malas segera menyelesaikan skripsinya. Tips untuk itu, jadilah teman diskusi bagi dosen pembimbing.

33 Ellyawan Arbintarso, MSc33 Ingat, anda lebih menguasai peta permasalahan daripada dosennya. bayangkanlah, anda hanya mendalami satu topik permasalahan sementara dosen pembimbing harus belajar banyak topik karena bimbingannya juga memiliki keragaman topik.

34 Ellyawan Arbintarso, MSc34 Sehingga, secara logika..tentu anda lebih spesialist!. Prosedur yang diberlakukan oleh kampus, pada dasarnya bukan untuk mempersulit mahasiswa.

35 Ellyawan Arbintarso, MSc35 Hukum perdagangan mengatakan, bahwa semakin banyak mahasiswa yang keluar, maka akan semakin banyak kursi yang bisa dijual kepada mahasiswa baru.

36 Ellyawan Arbintarso, MSc36 Prosedur kampus terasa merumitkan, karena anda tidak berusaha memahami dan mengetahui secara detil. Cari sumber informasi yang valid atau bisa dipercaya. Tanyakan ke jurusan langsung, jangan berdasarkan bisik-bisik teman.

37 Ellyawan Arbintarso, MSc37 Merumuskan masalah Rumusan masalah dinyatakan dalam kalimat yang bersifat kausalitas antara dua variabel atau lebih. Dinyatakan secara jelas sehingga tidak menimbulkan interpretasi ganda, dan lebih baik dinyatakan dalam bentuk pertanyaan.

38 Ellyawan Arbintarso, MSc38 Dapat diukur secara empirik dan obyektif. Untuk itu setelah masalah penelitian dirumuskan, maka peneliti dituntut untuk dapat menjabarkan variabel-variabel yang akan diukur menjadi diskriptor-diskriptor yang teramati dan terukur Tidak mencerminkan adanya ambisi pribadi atau mempersyaratkan jawaban dengan pertimbangan moral / etik.

39 Ellyawan Arbintarso, MSc39 MASIH BINGUNG?????? –M–MASIH BINGUNG?????? MASIH BINGUNG?????? –M–MASIH BINGUNG?????? »M»MASIH BINGUNG??????

40 Ellyawan Arbintarso, MSc40 Bagaimana mencari ide-ide untuk judul tulisan penelitian Kenali kemampuan diri (agar mampu menyelesaikan) Kenali minat dan ketertarikan (jika terdapat hambatan tidak menyerah) Membaca-baca buku, majalah, jurnal atau laporan penelitian (sumber inspirasi) Menjelajah internet (sumber analisa dan perbandingan)

41 Ellyawan Arbintarso, MSc41 Kenali kemampuan diri Apakah anda seorang yang teliti? Apakah anda menyukai matematika? Apakah anda menyukai fisika? Apakah anda lebih menyukai proses dibandingkan analisa? Apakah anda menyukai pemrograman? Apakah anda menyukai animasi?

42 Ellyawan Arbintarso, MSc42 Dari kemampuan yang ada, anda akan mudah melihat potensi diri dalam me- nentukan masalah yang akan diangkat sebagai penelitian Misal anda tidak menyukai pemro- graman maka janganlah mengambil penelitian berbasis finite elemen…

43 Ellyawan Arbintarso, MSc43 Kenali minat dan ketertarikan Apakah anda tertarik dengan ilmu bahan? Apakah anda tertarik dengan proses manufaktur? Apakah anda tertarik dengan konversi energi?

44 Ellyawan Arbintarso, MSc44 Tentukan pilihan!!!!! Ilmu bahan akan berhubungan dengan material teknik, metalurgi fisik, termo- dinamika, mekanika perpatahan dll Proses manufaktur akan berhubungan dengan elemen mesin, proses produksi, mekanika perpatahan, alat bantu pegang, robotika, cnc, cad dan cam dll

45 Ellyawan Arbintarso, MSc45 Konversi energi akan berhubungan dengan termodinamika, mekanika fluida, perpindahan panas, motor bakar, pendingin pemanas, pompa dan kompresor dan lain lain.

46 Ellyawan Arbintarso, MSc46 Membaca-baca literatur Literatur untuk mencari ide lebih luas dibandingkan dengan literatur sebagai dasar penulisan landasan teori atau tinjauan pustaka. Literatur ide dapat berupa gambar, tulisan atau perkataan orang. Sehingga dapat diambil darimana saja misal foto, diagram, buku-buku, majalah, koran, televisi, radio.

47 Ellyawan Arbintarso, MSc47 Menjelajah internet Internet digunakan untuk membantu menguatkan ide sekaligus merumuskan masalah yang akan dipecahkan. Paling mudah menggunakan search engines dengan pemilihan kata kunci yang pas, boleh langsung kata dasarnya ataupun menggunakan “how to …”

48 Ellyawan Arbintarso, MSc48 Karena internet menyediakan beribu-ribu informasi maka penentuan kata kunci menjadi penting, sehingga anda tidak menjadi jenuh karena harus mencari satu persatu. Misal mencari tentang perpindahan panas, akan lebih terfokus bila konduksi, lebih detail lagi bila konduksi dalam seng

49 Ellyawan Arbintarso, MSc49


Download ppt "Mencari (Per)masalah(an) Mencari (Per)masalah(an) Ellyawan Arbintarso, MSc."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google