Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

© 2007 Cisco Systems, Inc. All rights reserved.Cisco Public 1 Version 4.0 Introduction to Dynamic Routing Protocol Routing Protocols and Concepts.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "© 2007 Cisco Systems, Inc. All rights reserved.Cisco Public 1 Version 4.0 Introduction to Dynamic Routing Protocol Routing Protocols and Concepts."— Transcript presentasi:

1 © 2007 Cisco Systems, Inc. All rights reserved.Cisco Public 1 Version 4.0 Introduction to Dynamic Routing Protocol Routing Protocols and Concepts

2 2 © 2007 Cisco Systems, Inc. All rights reserved.Cisco Public Tujuan  Menjelaskan role (peran) protokol routing dinamis dan menempatkannya dalam konteks desain jaringan modern.  Mengidentifikasikan beberapa cara untuk mengklasifikasikan protokol routing.  Menjelaskan bagaimana metrik digunakan oleh protokol routing dan mengidentidikasikan tipe metrik yang digunakan protokol routing dinamik.  Menentukan jarak administratif dari sebuah rute yang menjelaskan fungsi pentingnya dalam proses routing.  Mengidentifikasikan berbagai elemen yang berbeda dalam tabel routing.

3 3 © 2007 Cisco Systems, Inc. All rights reserved.Cisco Public Protokol Routing Dinamis  Fungsi Protokol Routing Dinamis: –Berbagi informasi antar router. –Mengupdate tabel routing secara otomatis ketika topologi berubah. –Menentukan jalur terbaik ke tujuan.

4 4 © 2007 Cisco Systems, Inc. All rights reserved.Cisco Public Protokol Routing Dinamis  Tujuan dari routing dinamis adalah untuk: –Menemukan jaringan remote –Memelihara informasi routing agar tetap up-to-date –Memilih jalur terbaik ke jaringan –Kemampuan untuk menemukan jalur terbaik jika jalur yang tersedia saat ini sudah tidak ada

5 5 © 2007 Cisco Systems, Inc. All rights reserved.Cisco Public Protokol Routing Dinamis  Komponen protokol routing –Algoritma Digunakan dalam hal memfasilitasi informasi routing dan penentuan jalur terbaik –Pesan protokol routing Ada pesan-pesan yang dikeluarkan untuk menemukan neighbors (tetangga) agar dapat bertukar informasi routing

6 6 © 2007 Cisco Systems, Inc. All rights reserved.Cisco Public Protokol Routing Dinamis  Kelebihan routing statis –Dapat melakukan backup terhadap banyak interface/jaringan pada router –Mudah dikonfigurasi –Tidak membutuhkan sumber daya tambahan –Lebih aman  Kekurangan routing statis –Perubahan pada jaringan memerlukan konfigurasi manual –Tidak dapat berfungsi dengan baik pada topologi yang besar

7 7 © 2007 Cisco Systems, Inc. All rights reserved.Cisco Public Klasifikasi Protokol Routing  Protokol routing dinamis dikelompokkan berdasarkan karakteristik. Contohnya: –RIP –IGRP –EIGRP –OSPF –IS-IS –BGP  Autonomous System (AS) adalah sebuah grup yang terdiri atas banyak router yang berada di bawah satu kendali/otoritas.

8 8 © 2007 Cisco Systems, Inc. All rights reserved.Cisco Public Klasifikasi Protokol Routing  Tipe protokol routing: –Interior Gateway Protocols (IGP) –Exterior Gateway Protocols (EGP)

9 9 © 2007 Cisco Systems, Inc. All rights reserved.Cisco Public Klasifikasi Protokol Routing  Interior Gateway Routing Protocols (IGP) –Digunakan pada sebuah autonomous system (AS) dan digunakan untuk melakukan route di dalam sebuah jaringan individual –Examples: RIP, EIGRP, OSPF  Exterior Routing Protocols (EGP) –Digunakan untuk melakukan route antara autonomous systems –Example: BGPv4

10 10 © 2007 Cisco Systems, Inc. All rights reserved.Cisco Public Klasifikasi Protokol Routing  IGP: Perbandingan antara Protokol Distance Vector & Link State Distance vector –Rute dinyatakan sebagai vektor dari jarak dan arah of distance & direction –Gambaran darisebuah topologi jaringan yang dibuat tidak lengkap –Secara umum diupdate secara periodik Link state –Gambaran lengkap dari topologi jaringan dibuat –Updates tidak secara periodik

11 11 © 2007 Cisco Systems, Inc. All rights reserved.Cisco Public Klasifikasi Protokol Routing

12 12 © 2007 Cisco Systems, Inc. All rights reserved.Cisco Public Klasifikasi Protokol Routing  Protokol Classful routing –TIDAK mengirim subnet mask didalam routing updates  Protokol Classless routing –Mengirim subnet mask di dalam routing updates

13 13 © 2007 Cisco Systems, Inc. All rights reserved.Cisco Public Klasifikasi Protokol Routing  Convergence didefenisikan ketika tabel routing semua router berada pada keadan konsisten

14 14 © 2007 Cisco Systems, Inc. All rights reserved.Cisco Public Metrik pada Protokol Routing  Metric –Sebuah nilai yang digunakan oleh protokol routing untuk menentukan jalur mana yang lebih baik dibandingkan yang lain

15 15 © 2007 Cisco Systems, Inc. All rights reserved.Cisco Public Metrik pada Protokol Routing  Metric digunakan pada protokol routing IP –Bandwidth –Cost –Delay –Hop count –Load –Reliability

16 16 © 2007 Cisco Systems, Inc. All rights reserved.Cisco Public Metrik pada Protokol Routing  The Metric Field pada Tabel Routing  Metric digunakan pada setiap protokol routing –RIP - hop count –IGRP & EIGRP - Bandwidth (used by default), Delay (used by default), Load, Reliability –IS-IS & OSPF - Cost, Bandwidth (Cisco’s implementation)

17 17 © 2007 Cisco Systems, Inc. All rights reserved.Cisco Public Metrik pada Protokol Routing  Load balancing –Kemampuan dari router untuk mendistribusikan paket diantara jalur yang memiliki cost yang sama.

18 18 © 2007 Cisco Systems, Inc. All rights reserved.Cisco Public Administrative Distance Sebuah Rute  Tujuan adanya metric –Merupakan hasil perhitungan yang digunakan untuk menentukan jalur terbaik ke sebuah tujuan  Tujuan Administrative Distance –Merupakan nilai numerik yang mengspesifikasikan pilihan dari sebuah rute tertentu

19 19 © 2007 Cisco Systems, Inc. All rights reserved.Cisco Public Administrative Distance of a Route  Menidentifikasikan Administrative Distance (AD) di dalam sebuah table routing –Yaitu angka pertama di dalam tanda kurung pada tabel routing

20 20 © 2007 Cisco Systems, Inc. All rights reserved.Cisco Public Administrative Distance Sebuah Rute  Protokol Dynamic Routing

21 21 © 2007 Cisco Systems, Inc. All rights reserved.Cisco Public Administrative Distance Sebuah Rute  Rute yang Directly Connected –Nilai default AD adalah 0  Static Routes –AD dari routing statis bernilai default 1

22 22 © 2007 Cisco Systems, Inc. All rights reserved.Cisco Public Administrative Distance of a Route  Rute yang Directly Connected –Muncul dalam tabel routing segera setelah tabel routing dikonfigurasi

23 23 © 2007 Cisco Systems, Inc. All rights reserved.Cisco Public Summary  Protokol dynamic routing memiliki fungsi berikut –Berbagi informasi secara dinamik di antara routers –Mengupdate routing table secara otomatis ketika topologi jaringan berubah –Menentukan jalur terbaik ke tujuan  Routing protocols dikelompokkan atas –Interior gateway protocols (IGP) atau –Exterior gateway protocols (EGP)  Tipe IGP termasuk –Classless routing protocols – protokol-protokol ini memasukkan subnet mask di dalam routing updates –Classful routing protocols – protokol-protokol ini tidak memasukkan subnet mask di dalam routing update

24 24 © 2007 Cisco Systems, Inc. All rights reserved.Cisco Public Summary  Metrics digunakan oleh routing dinamik untuk menghitung jalur terbaik ke tujuan  Administrative distance merupakan nilai integer yang digunakan untuk mengindikasikan tingkat kepercayaan pada sebuah router  Komponen routing table termasuk: –Route source –Administrative distance –Metric

25 25 © 2007 Cisco Systems, Inc. All rights reserved.Cisco Public


Download ppt "© 2007 Cisco Systems, Inc. All rights reserved.Cisco Public 1 Version 4.0 Introduction to Dynamic Routing Protocol Routing Protocols and Concepts."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google