Upload presentasi
Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu
Diterbitkan olehArya Hakim Telah diubah "9 tahun yang lalu
1
PENGAMBILAN DAN PENYAJIAN DATA PENELITIAN
2
Langkah-langkah Metodologi
Perumusan Masalah, Tujuan dan Manfaat. Perumusan Hipotesis dan Operasionalisasi Hipotesis. Renyusunan Rancangan Penelitian (Populasi-Sampel, Instrumentasi, Strategi Operasional) Pengambilan Data Analsis dan Penyajian Data Penyimpulan Generalisasi
3
Sifat-sifat Data Penelitian
1. Asal Data Data Primer (Observasional) Data sekunder (Literal) 2. Saat Pengambilan Data Retrsopektif (waktu lampau) Data Prospektif (waktu ke depan) 3. Demensinya Tunggal (satu paremeter : berat, Tinggi,dll) Ganda (banyak parameter ;satatus Gizi, perilaku , tingkat kemiskinan dll) 4. Skala Pengukurannya Nominal (jenis kelamin, suku) Ordinal (Tingkat pengetahuan) Interval (Suhu tubuh, IQ) Rasio (kadar Hb, umur, dll) 5. Nilainya Kuantitaif (dapat diangkakan) Kualitatif (tidak dapat diangkakan)
4
Valid, Objektif, Reliabel
Pengambilan Data Pengukuran Variabel dari Subjek penelitian. Mengikuti Kaidah Pengukuran : Objektif Valid Reliabel Data Valid, Objektif, Reliabel
5
Pengukuran Objektif Pengukuran yang tidak terpengaruh oleh kemauan/ kehendak seseorang (subjek) Metode Tersamar (Blinded Messurentment)
6
Alat dan Cara Pengukuran Sesuai dengan yang hendak diukur.
Pengukuran Valid Hanya mengukur yang seharusnya diukur Nilai yang terukur = Nilai sesungguhnya + Eror Data Nominal Dikotomik : Kesalahan Positip Palsu (False positip = Tipe a) Kesalahan Negatip Palsu (False Negatip= Tipe b) Observe score = True score+ Error Alat dan Cara Pengukuran Sesuai dengan yang hendak diukur.
7
Pengukuran Reliabel Pengukuran yang dilakukan pada subjek yang sama secara berulang oleh pengukur yang sama/ berbeda menghasilkan nilai yang sama. Konsisten Stabil
8
Beberapa Teknik Pengambilan Data
Wawancara (terstruktur, mendalam/ tidak terstruktur) FGD (Fokus Group Discussion) Kajian Dokumen dan Arsip (Content Analysis) Pengukuran/ Observasi Mengisi Kuesioner Kombinasi
9
Teknik Wawancara Terstrutur (terfokus): Penelitian kuantitatif
Formulasi pertanyaan tertutup Situasinya lebih formal Informan menjawab sesuai pola pikir pewawancara (peneliti) Pewawancara merasa lebih mengerti persoalan dan lebih bersifat pembuktian dari prediksinya.
10
Wawancara tak Terstruktur (in-depth interviewing)
Penelitian kualitatif Penelitia merasa tidak banyak mengetahui permasalahan Pertanyaaan bersifat open-ended. Suasana informal Subjek lebih berperan sebagai informan daripada responden. Dilakukan beberapa kali sesuai keperluan Sekaligus melakukan observasi lingkungan Dimulai pertanyaan umum, ringan ; membangun keakraban (grand tour question) ---
11
Tahapan Wawancara Penetapan Responden/ Infroman : siapa, kapan dimana?
Persiapan wawancara : memahamai karakter responden, jensi informasi yang digali). Langkah Awal : membangun interaksi / keakraban santai dengan subjek (grand tour). Membuat wawancara menjadi Produktif; tunjukkan pendengar yang baik, jangan banyak memotong pembicaran, alur pertanyaan yang semakin mendalam. Penghentian wawancara dan membuat Simpulan : klarifikasi simpulan dengan informan, rencana wawancara selanjutnya.
12
Fokus Group Discussion (FGD)
Wawancara Kelompok Usaha pemberdayaan partisipasi masyarakat untuk pengembangan program wilayah. Menggali : sikap, minat, keinginan/ kebutuhan kelompok masyarakat. Fokus Permasalahan : dari wawancara individual/ kuesioner sebelumnya. Peneliti/ Moderator : kritis mengnadilkan arah diskusi. Semua peserta mempunyai kesempatan sama dalam diskusi dan tidak ada dominansi. Perlu pendamping moderator: mencatat, mengingatkan yang kurang
13
Observasi Menggali Data : peristiwa, tempat/ lokasi, benda dll.
Observasi langsung Observasi Tak langsung : Catatan data sekunder Tak berperan : (kehadiarannya tidak diketahui subjek Berperan : (1) pasif (b) aktif
14
Teknik Penyajian Data Kuantitatif
Suatu upaya agar supaya Isi Informasi dapat dipahami dengan mudah oleh sasaran . Tekstuler Tabel Grafik/ Diagram.
15
Tabel Tabel 1-3: Frekuensi Distribusi Status gizi Siswa SD menurut Kelompok Umur Di Kota Surakarta Tahun 2003 NO Umur Baik Sedang Kurang 1 < 8 tahun 2.176 8.534 2.056 2 8-10 tahun 1.595 9.304 4.983 3 10-12 tahun 967 11.756 3.897 4 > 12 tahun 1.476 10.543 4.083 Jumlah (%) Sumber Data : DKK Kota Surajarta
16
Simpel Bar Diagram Diagram 2-3: Proporsi Status Gizi Siswa SD di Kab. Karanganyar tahun 2003 Sumber : DKK Kr. Anyar 2003
17
Multipel Bar Diagram Diagram 1-4 : Proporsi pemakaian jenis kontrasepsi aseptor KB di Kabupaten Klaten 3 tahun terakhir . Sumber r: DKK Klaten 2004
18
Pie Diagram Diagram 1-5: Proporsi Jenis Kontrasepsi Aseptor KB di Kabupaten Sukoharjo Tahun 2003. 24% IUD Sterilisasi Hormonal III. 66% I .24% II. 10% Sumber : DKK Kota Sukoharjo
19
Picto Diagram Grafik 1-6: Jumlah Keluarga Miskin yang mempunyai Balita Gizi Buruk di Kabupetn Bantul DIY 3 tahun terakhir Tahun 2003 (489) 2002 (467) 2001 (634) Jumlah Gakin x 100 Sumber : DKK Kab. Bantul DIY
Presentasi serupa
© 2024 SlidePlayer.info Inc.
All rights reserved.