Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

By Tenia Wahyuningrum.  Sequence merupakan struktur kontrol algoritmik yang paling sederhana  Sederetan instruksi primitif dan atau aksi yang dilaksanakan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "By Tenia Wahyuningrum.  Sequence merupakan struktur kontrol algoritmik yang paling sederhana  Sederetan instruksi primitif dan atau aksi yang dilaksanakan."— Transcript presentasi:

1 By Tenia Wahyuningrum

2  Sequence merupakan struktur kontrol algoritmik yang paling sederhana  Sederetan instruksi primitif dan atau aksi yang dilaksanakan (dieksekusi oleh komputer) berdasarkan urutan penulisannya  Jika dituliskan sebuah sequence yang terdiri dari deretan instruksi/aksi ke 1, 2, 3, 4, n maka setiap instruksi akan dilaksanakan secara berurutan mulai dari yang ke 1, kemudian ke 2, dst

3  Initial state adalah state awal yang harus dipenuhi  Final state adalah keadaan akhir setelah instruksi/aksi terakhir  Final state dari sebuah instruksi yang ada pada urutan instruksi/aksi ke-I akan menjadi initial state dari instruksi/aksi ke i+1.  Urut-urutan penulisan instruksi/aksi pada suatu sequence sangat penting

4 Program SEQ1 /* contoh penulisan sequence perbaris*/ Kamus : int i=0; double x=0.0; boolean flag; String masuk=“” Algoritma : input (masuk); i  Integer.parseInt(masuk); flag  true; output x; output i*2, flag;

5 Program SEQ2 /* contoh penulisan sequence ke samping*/ Kamus : int i=0; double x=0.0; boolean flag; String masuk=“” Algoritma : input (masuk); i  Integer.parseInt(masuk); flag  true; output x; output i*2, flag;

6

7

8

9

10

11

12  Algoritma menghitung luas persegi panjang

13 mulai p = 0, l =0, luas =0 Masukkan panjang (p), lebar (l) luas = p * l Cetak luas selesai

14 Program LuasPersegiPanjang /* contoh program luas persegi panjang*/ Kamus : String panjang, lebar =“”; int p=0, l=0, luas=0; Algoritma : input (panjang) p  Integer.parseInt(panjang); input (lebar) l  Integer.parseInt(lebar); luas = p * l; output luas

15

16 Program tegangan /* program untuk menghitung tegangan, v=i*r */ Kamus : int v=0, i=0, r=0; String arus, tahanan=“”; Algoritma : Input arus i  integer.parseInt(arus); Input tahanan r  integer.parseInt(tahanan); v=i*r; Output v

17 Program konversi /* mengubah nilai rupiah ke dollar */ Kamus : long dollar = 9800; long rupiah = 0; long konversi = 0; String uang =“”; Algoritma : input (uang); rupiah  Integer.parseInt(uang); konversi = rupiah/dollar; output (konversi);

18  Dikumpulkan minggu depan, tgl 3 november 2010

19  A. Rumus merubah celcius ke kelvin = Celcius + 273,15  B. Rumus merubah celcius ke rheamur = Celcius x 0,8  C. Rumus merubah reamur ke celcius = Rheamur x 1,25  D. Rumus merubah celcius ke fahrenheit = (Celcius x 1,8) + 32  E. Rumus merubah fahrenheit ke celcius = (Fahrenheit - 32) / 1,8  F. Rumus merubah rheamur ke farenheit = (Rheamur x 2,25) + 32


Download ppt "By Tenia Wahyuningrum.  Sequence merupakan struktur kontrol algoritmik yang paling sederhana  Sederetan instruksi primitif dan atau aksi yang dilaksanakan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google