Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Operations Management Introduction

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Operations Management Introduction"— Transcript presentasi:

1 Operations Management Introduction
1 Operations Management Introduction

2 Bagaimana awal dibentuknya suatu RS??
Desain jasa kesehatan bagaimana yang akan ditawarkan oleh RS kita? Bagaimana kita mendisain produk tersebut ? Peralatan dan teknologi apa yang diperlukan dalam proses ini ? Lokasi mana yang sesuai dengan jasa tersebut ? Bagaimana menyusun fasilitas (peralatan, tata letak di dalam RS)? Sumber daya manusia (skill, jumlah, produktivitas )? Penjadwalan karyawan (dokter, suster, apakah kita tetap mempertahankan karyawan ) ? Perolehan alat medis ( siapa supplier kita ?) Seberapa besar persediaan yang harus kita miliki ? Kapan harus memesan kembali ?

3 Operations?? Apa yang perlu dilakukan jika akan membuat / menghasilkan produk (sebelum, saat produksi, sesudah selesai proses produksi)??? Apa yang perlu dilakukan jika akan menghasilkan jasa?

4 Operations What is Operations? Serangkaian aktivitas proses transformasi yang menciptakan nilai (value) dalam bentuk barang dan jasa dengan mengubah input menjadi output

5 The Operations System Operations system mengubah input menjadi output (barang dan/atau jasa) yang diinginkan OUTPUTS INPUTS PROCESS EXTERNAL FACTORS Requirement / Feedback Material flow Information Flow

6 Operations & Operations Management
What is Operations Management? = Mendesain, mengoperasikan, dan meningkatkan operations system Design : mendesain / menciptakan sistem operasi Operate / Manage : (plan, organize, staff, direct and control) aktivitas menghasilkan barang dan/atau jasa dengan efisien (dengan cost terendah) dan efektif (dalam pandangan konsumen) Improve : meningkatkan proses tadi secara kontinu untuk menciptakan competitive advantage.

7 Role of Operations Dalam operations management, kita memastikan bahwa proses transformasi dilakukan secara efisien dan output memiliki nilai yang lebih besar daripada keseluruhan input.  Peran Operations : create value

8 Primary Topics in Operations Management

9 Primary Topics in Operations Management (cont.)

10 Operations Function Fungsi Operations memiliki hubungan timbal balik dengan fungsi lainnya dalam organisasi (finance/accounting, marketing, human resources) maupun luar organisasi (supplier)

11 SILABUS MANAJEMEN OPERASI
Operations Management Concept, Strategy, and Productivity Product and Service Design Process Strategy Facility Planning Human Resource and Work Measurement Quality Management Presentasi UTS Project Management Supply Chain Management Inventory Management Aggregate Planning Resource Planning System Lean Production (Just in Time) UAS

12 1. Strategic Planning Mission and Vision Corporate Strategy Marketing
Voice of the Business Voice of the Customer Corporate Strategy Marketing Strategy Operations Strategy Financial Strategy

13 Operations Decision Making
STRATEGIC Untuk mencapai misi organisasi OPERATING CONTROL

14 Planning Horizons Planning Horizon 1 year 5 years Today 3 Months
Control Decision Penugasan kerja Penjadwalan kerja Operating Decision Rencana Produksi Manajemen Persediaan Rencana kebutuhan bahan Strategic Decision R&D Rencana produk baru Rencana ekspansi kapasitas Responsible: Operations managers, supervisors, foremen Responsible: Operations managers Responsible: Top executives Students should be asked about the characteristics of the decisions which must be made in each of these planning horizons.

15 2. Product Design As the customer wanted it. As Operations made it.
Humor in Product Design As Marketing interpreted it. © T/Maker Co. As the customer wanted it. © T/Maker Co. As Operations made it. © T/Maker Co. As Engineering designed it. © T/Maker Co.

16 Role of Operations Mgr :
Menjalankan proses desain yang efektif, yaitu yang mampu : Menyesuaikan karakteristik produk atau jasa dengan permintaan konsumen. Memastikan bahwa keinginan konsumen dipenuhi semudah dan dengan biaya yang seminimal mungkin. Mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mendesain barang atau jasa baru. Meminimalkan revisi yang dibutuhkan untuk membuat desain tersebut dapat digunakan.

17 Peran Operations Manager :
3. Process Design Peran Operations Manager : Menentukan apakah komponen akan dibuat in-house atau outsourcing / apakah jasa tertentu akan dilakukan sendiri atau outsourcing (misalnya : jasa parkir, cleaning service, laundry)

18 Process design….cont. Memilih tipe proses :
Project (setiap konsumen mendapatkan produk yang unik) Batch production (Produksi dalam jumlah sedikit namun bervariasi sesuai pesanan konsumen)  industri kaos/spanduk di jalan Suci Produksi massal (contoh : Indomie, Mobil) Mengembangkan dan memelihara dokumen untuk produksi barang atau jasa

19 Peran Operations Manager :
4. Facility Planning Peran Operations Manager : Memastikan bahwa layout (pengaturan tata letak) dari fasilitas yang ada dapat mendukung arus pekerjaan, arus bahan, arus manusia, maupun arus informasi yang lancar sepanjang sistem operasi. Memastikan bahwa lokasi fasilitas sesuai dengan tipe usaha kita.

20 5. Human Resource in Operations Management
Karyawan menjadi the most valuable resource bagi suatu perusahaan Semakin berkembangnya sektor jasa, perkembangan teknologi  membuat pengembangan HR semakin penting Operations Manager : memahami trend dalam HRM, dapat mengelola keragaman di tempat kerja, memastikan bahwa desain pekerjaan sudah memenuhi kebutuhan dan metode kerja sudah yang terbaik, membuat studi waktu kerja (untuk menentukan waktu standar)

21 Operations Management Concept and Strategy
1 Operations Management Concept and Strategy

22 The Operations System Operations system mengubah input menjadi output (barang dan/atau jasa) yang diinginkan OUTPUTS INPUTS PROCESS EXTERNAL FACTORS Requirement / Feedback Material flow Information Flow

23 Transformation Process
Physical: sistem operasi yang mengubah input secara fisik (contoh : industri manufaktur) Locational: sistem operasi yang memberikan value berupa lokasi (contoh : industri transportasi) Fisiologis: sistem operasi yang memberikan value kesehatan fisik (contoh : rumah sakit) Psikologis : sistem operasi yang memberikan value dari sisi psikis (suasana hati) konsumen (contoh : industri entertainment) Informational: sistem operasi yang memberikan value berupa informasi (contoh : industri pendidikan)

24 Operations System SYSTEM PRIMARY INPUTS RESOURCES TRANSFORMATION
FUNCTIONS TYPICAL DESIRED OUTPUT Hospital Patients Nurses, Doctors, Medical supplies, Equipment Healthcare (Physiological) Healthy individuals Restaurant Hungry customers Food, chef, wait-staff, environment Well prepared, well-served food ; Agreeable environment (physical, exchange) Satisfied customer Automobile industry Sheet steel, engine parts Tools, equipment, workers Fabrication and assembly of cars (physical) High-quality cars College or university High school graduates Teachers, books, classrooms Imparting knowledge and skill (informational) Educated individuals Airline Travelers Airplanes, crews, scheduling / ticketing system Move to destination (location) On-time, safe delivery to destination

25 Operations Mgmt  Barang / Jasa
Automobile Computer Installed Carpeting Fast-food Meal Restaurant Meal Auto Repair Hospital Care Advertising Agency Investment Management This slide should help you make the point that a “product” is seldom only a “good” or only a “service” but usually includes some of each. You might also raise the point that as companies are reaching the limit of evolution of the physical (good), they are tending to add information (a service) to their product. Finally, it is important that the student be able to cite examples illustrating each of the ranges shown in the slide. Consulting Service Counseling 25 50 75 100 Percent of Product that is a Good Percent of Product that is a Service Produk = barang + jasa

26 Karakteristik jasa/service (yang membedakan dari barang/goods)
Jasa tidak berwujud Jasa biasanya bersifat unik (berbeda antar konsumen satu dan lainnya) Penyedia jasa memiliki interaksi dengan konsumen Jasa tidak dapat disimpan

27 Goods & Services and OM Decisions
Here again, you might look particularly at the impact of the difference between goods and services. You may be able to get students to consider such consequences as the level of worker skill required, the difficulty in controlling quality, etc.

28 Goods & Services and the 10 OM Decisions – Cont.

29 Goods & Services and the 10 OM Decisions – Cont.

30 Historical Milestones in OM
The Industrial Revolution Scientific Management Human Relations Operations Research Quality Revolution Internet Revolution Globalization 1700’s Cottage Industry.... Machine power for human power.... factory system which resulted in greater productivity Eli Whitney invented concept of interchangeable parts. Forced consistent production of parts. Variation evil. Joint stock companies formed changing capital structure of companies. Expansion into West created demand for products, development of rail lines provided quick, cheap transportation of goods. Also influx of labor from farm to urban centers. Early 1900’s Frederick Taylor developed the concept of Shop System. Henry Ford put concepts into practice with assembly lines that utilized modern scientific management concepts..... Standardized product design, mass production for low mfg. costs, mechanized the lines, specialization of labor, & interchangeable parts. Hawtorne studies at Western Electric plant demonstrated human factors also impacted production. World War II required enormous qty’s of supplies, people, etc. Operations Research teams formed to develop models to manage the complex logistics. Linear programming, PERT/CPM, forecasting developed/refined. Accelerated after WWII, 2/3’s workforce in service and 2/3’s GNP generated by service industry.

31 a. The Industrial Revolution
Berkembang di Inggris tahun 1700an. Mesin uap (James Watt,1764) banyak menggantikan peran manusia di pabrik Adam Smith’s The Wealth of Nations (1776 )  specialization of labor (proses produksi dipecah menjadi serangkaian tugas kecil yang dilakukan oleh pekerja yang berbeda)

32 The Industrial Revolution…cont.
Revolusi industri menyebar ke negara Eropa lainnya dan ke Amerika Tahun 1790an, Eli Whitney, mengembangkan konsep interchangeable parts (penggunaan komponen standar dalam produksi sehingga memungkinkan produksi dalam jumlah besar). Tahun 1800an perkembangan mesin bertenaga bensin dan listrik mempercepat revolusi industri

33 b. Scientific Management
Frederick Taylor (father of scientific management). Pendekatan : Metode terbaik untuk menyelesaikan pekerjaan ditentukan melalui observasi, pengukuran, dan analisis. Metode tersebut dijadikan standar untuk setiap pekerja. Sistem pembayaran insentif digunakan untuk memotivasi pekerja mencapai standar.

34 Scientific Management…cont.
Tahun 1920an, Henry Ford (Ford Motor Company) menerapkan pendekatan scientific management: standardized product designs mass production (produksi produk standar untuk pasar masal) low manufacturing costs mechanized assembly lines specialization of labor interchangeable parts

35 c. Human Relations Periode tahun , peneliti di Hawthorne Studies mengemukakan ide bahwa motivasi akan mempengaruhi produktivitas pekerja. Manajer mulai memperhatikan pekerja

36 d. Operations Research Selama PD II, sumber daya yang besar (orang, peralatan, dll) harus dialokasikan. Tim operations research (OR) militer dibentuk untuk mengatasi kesulitan alokasi sumber daya ini. Setelah perang, para peneliti kembali ke universitas, industri, pemerintahan, dan perusahaan konsultan. OR membantu operations managers membuat keputusan saat masalahnya kompleks dan keputusan yang salah akan menimbulkan biaya tinggi.

37 e. Quality Revolution Sampai tahun 1960an, USA menjadi produsen barang&jasa terbesar. Tahun an, produk USA tidak dapat bersaing dibandingkan produk Jepang dengan lower cost dan higher quality. Hal ini disebabkan karena perusahaan USA tidak memperhatikan perubahan dari keinginan konsumen, dan berfikir bahwa mass production adalah yang terbaik.

38 Quality Revolution…cont.
Just-in-time operations : menyediakan barang tepat waktu saat dibutuhkan Lean operations lebih mengarah ke fleksibilitas produksi (bukan efisiensi) dan kualitas (bukan kuantitas) Operations dibuat lebih ramping dan tanpa pemborosan (waste)

39 f. Internet Revolution Penggunaan komputer dan teknologi komunikasi
Ketersediaan informasi dan kemudahan mengakses informasi Kemajuan dalam aplikasi software untuk mendukung operations (misal : Enterprise Resource Planning (ERP) software) Penggunaan Semakin banyak perusahaan yang terlibat dalam E-Business menggunakan Internet Hasil : faster, better decisions over greater distances

40 g. Globalization Global market, global operations, global financing, global supply chain. Bentuk globalisasi : menjual di pasar asing, produksi di luar negeri, membeli dari supplier luar negeri, atau ber-partner dengan perusahaan asing. Perusahaan “go global” untuk mendapatkan keuntungan dari cost yang lebih rendah, mendapatkan akses ke pasar internasional, lebih responsif terhadap perubahan demand, mendapatkan sumber supply yang dapat diandalkan, dan mengikuti trend teknologi terbaru Globalisasi semakin meningkat karena adanya internet dan semakin hilangnya trade barrier antar negara.

41 STRATEGY AND OPERATIONS

42 Strategic Planning Mission and Vision Corporate Strategy Marketing
Voice of the Business Voice of the Customer Corporate Strategy Marketing Strategy Operations Strategy Financial Strategy

43 Setiap perusahaan harus memiliki “misi” agar mengetahui arah perusahaan, dan “strategy” untuk mencapai apa yang sudah dicanangkan dalam misi perusahaan tersebut. Misi : apa yang disumbangkan kepada masyarakat.

44 Mengidentifikasikan Misi dan Strategi
Misi : batasan dan fokus organisasi dan konsep untuk landasan bergerak Misi : latar belakang keberadaan organisasi Misi : inti dari strategi Contoh Misi : Circle K : memuaskan kebutuhan pelanggan dengan menyediakan berbagai barang dan jasa di berbagai tempat American Red Cross : meningkatkan mutu hidup manusia, meningkatkan kesadaran diri dan perhatian pada orang lain, dan membantu orang-orang mencegah, siap siaga dan mengurangi keadaan darurat

45 Hirarki Misi Organisasi
Misi Perusahaan : menjalankan pabrikasi dunia yang terdiversifikasi, tumbuh dan menguntungkan dalam komponen, peralatan dan sistem elektronik..... Misi Manajemen Operasi/Produksi : menghasilkan produk yang konsisten dengan misi perusahaan sebagai pabrikan berbiaya rendah ..... Misi Manajemen Mutu : mencapai mutu yang konsisten dengan misi perusahaan..... Misi Desain Produk : memimpin dalam kompetensi riset dan rekayasa di semua bidang bisnis utama... Misi Desain Proses : Misi Desain Tata Letak: Misi Seleksi Lokasi : Misi SDM: Misi Manajemen Rantai Pasokan: Misi Pemeliharaan : mencapai pemanfaatan fasilitas dan peralatan yang tinggi dengan pemeliharaan yang efektif dan perbsaikan yang cepat

46 Strategic Planning Proses perencanaan strategis meliputi suatu hirarki keputusan. Manajemen puncak, dengan berbagai input dari berbagai level dalam organisasi, mengembangkan corporate strategic plan sesuai dengan misi dan visi perusahaan, permintaan konsumen (voice of the customer), dan kondisi bisnis (voice of the business).

47 Strategic plan fokus kedalam “gap” antara visi perusahaan dan kondisi sekarang.
Strategic Plan identifikasi dan membuat prioritas apa yang harus dilakukan untuk menutup gap tersebut, dan memberikan arah untuk menyusun strategi dalam area fungsional di dalam perusahaan, seperti marketing, finance, dan operations. Strategi di setiap area fungsional harus konsisten dengan strategi perusahaan secara keseluruhan

48 STRATEGY FORMULATION – STEPS
Mission statement. Menggambarkan tugas utama dari perusahaan perusahaan bergerak di bisnis apa. Ch : Astra Honda Motor  bisnis transportasi Core competency. Menentukan kompetensi utama  apa yang bisa dilakukan lebih baik oleh kita dibandingkan dengan perusahaan lain. Ch : kualitas lebih baik, biaya lebih rendah, dll.

49 STRATEGY FORMULATION – STEPS
Strategic Positioning  berdasarkan core competency, perusahaan memilih hal apa yang akan ditawarkan pada konsumennya agar dapat bersaing dengan perusahaan lain. Ch : bersaing dari biaya rendah (cost), kecepatan (speed), kualitas, dan fleksibilitas. Policy Deployment  menterjemahkan strategi organisasi menjadi tujuan yang dapat diukur dari berbagai level dan fungsi dalam organisasi.

50 Mengidentifikasikan Misi dan Strategi
Strategi : rencana aksi organisasi untuk mencapai misi Secara konseptual misi organisasi (bisnis) dapat dicapai dengan 3 cara : Diferensiasi  Berbeda; Lebih baik Biaya  Lebih murah (kualitas std) Fokus Delivery lebih cepat Tugas manajer operasi/produksi : menterjemahkan menjadi tugas-tugas yang dapat diwujudkan secara tuntas

51 Positioning the Firm: Diferensiasi
Tujuan utama : Memuaskan konsumen Pembedaan dilihat bukan sebagai hal untuk menghindari masalah atau mengurangi biaya rework, tapi pembedaan adalah sebagai opportunity untuk meningkatkan kepuasan konsumen. Pembedaan berhubungan dngan penyajian sesuatu kekhasan. Contoh : Ritz-Carlton - one customer at a time Sistem jasa di desain untuk dapat memenuhi setiap keinginan individual customer nya. Setiap karyawan didorong untuk mampu memenuhi setiap permintaan konsumen. Tim dalam setiap level menetapkan tujuan dan membuat quality action plans tersendiri Setiap hotel memiliki seorang quality leader

52 Positioning the Firm: Cost
Menghilangkan semua aktivitas yang tidak menambah value. Menghilangkan biaya yang tidak perlu Menciptakan operasi yang low-cost melalui lean production

53 Positioning the Firm: Fokus ( delivery lebih cepat dan fleksibel )
Cepat dalam delivery produk barang/jasa, mampu beradaptasi dengan cepat, dan membina hubungan yang erat sepanjang supply chain Internet Konsumen mengharapkan respon yang cepat dan delivery produk yang cepat pula Contoh : Service organizations always competed on speed (McDonald’s, LensCrafters, and Federal Express) Manufacturers time-based competition: build-to-order production and efficient supply chains Fashion industry two-week design-to-rack lead time of Spanish retailer, Zara

54 Positioning the Firm: Fokus ( delivery lebih cepat dan fleksibel )
Kemampuan untuk menyesuaikan perubahan dalam product mix, volume produksi, atau desain produk National Bicycle Industrial Company offers 11,231,862 variations delivers within two weeks at costs only 10% above standard models mass customization: the mass production of customized parts

55 Kontribusi Manajemen Operasi/Produksi Terhadap Strategi
Keputusan Contoh Strategi Keunggulan Mutu Produk Proses Lokasi Tata Letak SDM Rnt Supplai Persediaan Penjadwlan Pmeliharan Inovasi produk baru (Sony) : Desain Kemampuan mengikuti pasar (Compaq) : Volume. Pelayanan Penerbangan : Biaya Rendah. Garansi makan siang 5 mnt (Pizza): Kecepatan Pasti tepat waktu (Fedex) : Keandalan. Sistem pembakaran (Motorolla) : Kualitas Penyetara (Motorolla) : Kinerja Layanan purna jual (IBM) : PURNA JUAL Lini reksa dana (Fsec): LINI PRODUK Diferen Fokus Biaya

56 10 Keputusan MOP Mutu : keputusan tentang harapan mutu pelanggan, kebijakan dan prosedur untuk mencapai mutu Desain Barang/Jasa : keputusan mutu, biaya dan sumberdaya manusia berinteraksi dengan desain Desain proses dan kapasitas : keputusan proses terkait dgn teknologi, mutu, pemanfaatan SDM dan pemeliharaan Seleksi lokasi : keputusan lokasi menentukan keberhasilan organisasi; kesalahan menghambat efisiensi Desain tata-letak : keputusan tata letak terkait keputusan kapasitas, pembelian dan persediaan, serta proses dan bahan baku

57 10 Keputusan MOP Manusia dan Sistem kerja : keputusan tentang kehidupan mutu kerja, bakat, keahlian dan biaya Manajemen dan Rantai pasokan: keputusan tentang apa yang akan dibuat dan apa yang akan dibeli, terkait dengan mutu, pengiriman, inovasi dan harga Persediaan : keputusan ini terkait dgn keputusan pelanggan, pemasok, jadwal dan perencanaan SDM Penjadwalan : keputusan tentang jadwal terkait dengan permintaan thd SDM dan fasilitas Pemeliharaan : keputusan ini terkait dgn tingkat pemeliharaan yang diinginkan, rencana implementasi dan sistem pemeliharaan

58 Isu-Isu Strategis Operasi/Produksi
Karakteristik perusahaan dengan tingkat pengembalian modal yang tinggi : Mutu produk yang tinggi (relatif terhadap persaingan) Pemanfaatan kapasitas yang tinggi Efektivitas operasi yang tinggi Intensitas investasi yang rendah (jumlah modal yang dibutuhkan ) Biaya langsung yang rendah perunit (relatif terhadap persaingan) Prasyarat: Lingkungan hukum dan ekonomi saat ini dan yang akan berubah. Kekuatan dan kelemahan pesaing, barang pengganti, pendatang baru , pemasok . Siklus hidup produk Sumber daya yang tersedia dalam perusahaan Dinamis Perubahan startegi terjadi karena dua hal ; Strategi menjadi dinamis karena adanya perubahan dalam organisasi. Strategi juga dinamis karena perubahan lingkungan

59 Isu-Isu Strategis Operasi/Produksi
Perkenalan Desain dan pengembangan produk sangat penting Periode terbaik untuk menambah pangsa pasar. Perubahan perancangan produk dan proses yang sering. Proses produksi pendek Keahlian tenaga kerja tinggi Biaya produksi tinggi Jbl model dibatasi Perhatian pada mutu Pertumbuhan Peramalan sangat penting Mudah mengubah harga atau citra mutu Memperkuat posisi di pasar Perbaikan produk yg kompetitif Meningkatkan kapasitas Perubahan ke arah orientasi produk Peningkatan distribusi Kedewasaan Standarisasi Harga yang bersaing sangat penting. Mempertahankan posisi pasar. Kapasitas optimal Meningkatkan stabilitas proses pabrikasi. Proses produksi panjang Perhatian pada perbaikan dan penurunan biaya produksi Pemeriksaan kembali kebutuhan desain Penurunan Diferensiasi produk kecil Meminimalkan biaya Kelebihan kapasitas dalam industri Memangkas jalur-jalur yg tidak menghasilkan margin Pengurangan kapasitas

60 Penerapan Strategi Penentu Keberhasilan
Analisis Lingkungan : identifikasi tantangan, peluang, kelemahan dan kekuatan; memahami lingkungan, pelanggan, industri dan pesaing Menentukan Misi: menyatakan latarbelakang organisasi dan mengidentifikasi nilai yang diciptakannya Membentuk Strategi: membangun keunggulan kompetitif, HARGA, FLEKSIBILITAS, DESAIN/VOLUME, DELIVERI, KEANDALAN, LINI PRODUK Menerapkan Strategi Utama dan Membentuk Strategi Bidang Fungsional Pemasaran Keuangan Operasi/Produksi Mutu : harapan pelanggan & kinerja Produk: pesanan/standarisasi Proses : ukuran fasilitas; teknologi Lokasi : dekat pemasok/pelanggan Manusia: spesialisasi/pengayaan Tata Letak : sel kerja/perakitan Persediaan: pemesan kembali Pembekalan: pemasok tunggal? Penjadwalan: produksi stabil ? Pemeliharaan: perbaikan/pemlhran

61 Tantangan untuk meningkatkan produktivitas
Proses pembuatan barang dan jasa me-merlukan transformasi sumberdaya men-jadi barang dan jasa. Semakin efisien kita melakukan perubahan ini kita menjadi semakin produktif dan nilai yg ditambah-kan pada barang dan jasa yg dihasilkan menjadi lebih efisien.

62 Produktivitas adalah perbandingan antara output (barang dan jasa) dibagi dengan input (sumberdaya : tenaga kerja, modal, manajemen). Peningkatan produktivitas dapat dicapai dengan dua cara, yaitu : 1. Pengurangan input dengan tetap men- jaga output konstan 2. Peningkatan output dengan tetap men- jaga input konstan.

63 Pengukuran Produktivitas
Pengukuran produktivitas ada 2 : 1. Produktivitas faktor tunggal : 2. Produktivitas multifaktor :

64 Variabel Produktivitas
Ada 3 variabel produktivitas : 1. Tenaga kerja 2. Modal 3. Manajemen

65 Today's Factors Affecting OM
Etika Fokus Global(market, competition, resources) Perlunya pengembangan produk yg cepat (karena jangka hidup produk semakin pendek) Menciptakan produksi yang ramah lingkungan (proses produksi dan output-nya) Mass customization (produksi massal yang dapat disesuaikan dengan keinginan konsumen)

66 Today's Factors Affecting OM
Empowered employee (pentingnya pemberdayaan karyawan, karyawan dilibatkan dalam pengambilan keputusan) Supply chain partnering (bermitra dengan organisasi sepanjang supply chain (mulai dari supplier awal sampai dengan barang dapat sampai ke tangan konsumen)) Just-in-time performance (menyediakan barang sesuai permintaan/kebutuhan  meminimalkan inventory)

67 Tugas Pilih dan jelaskan salah satu dari strategi positioning (Cost / Speed / Quality / Flexibility), lalu berikan contoh satu perusahaan yang menjalankan strategi tersebut dan jelaskan bagaimana penerapannya. Jelaskan 3 diantara faktor yang mempengaruhi Operations Management saat ini, dan berikan contoh konkrit bagaimana masing-masing tantangan ini dihadapi oleh perusahaan.


Download ppt "Operations Management Introduction"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google