Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PROSES ASSESSMENT MANUALTERAPI I Peremuan 3

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PROSES ASSESSMENT MANUALTERAPI I Peremuan 3"— Transcript presentasi:

1 PROSES ASSESSMENT MANUALTERAPI I Peremuan 3
Oleh: Lenny Disampaikan pada: Kuliah reguler Manual terapi

2 TUJUAN INSTRUKSIONAL Mahasiswa memahami proses asesmen dan diagnosis manualterapi dengan cara : Mampu mendefinisikan asesmen dan diagnosis manualterapi dan patologi neuromusculoskeletalvegetative mechanism anggota gerak atas Mampu merinci tentang proses asesmen manualterapi anggota gerak atas Mampu menghubungkan anatomi terapan, patologi dengan assesmen dan intervensi manualterapi anggota gerak atas Mampu menilai tentang proses asesmen dan diagnosis serta intervensi manualterapi

3 PERTANYAAN STUDI Jelaskan proses assessment manualterapi meliputi:
Anamnesis dan materi anamnesis khusus. Inspeksi/observasi dan prinsip pelaksanaan serta kemungkinan temuannya. Tes cepat pada anggota gerak atas. Pemeriksaan fungsi gerak dasar: tes gerak aktif dan temuannya; tes gerak pasif dalam pelaksanaan dan temuannya; serta tes gerak isometrik sarat pelaksanaan dan kemungkinan temuannya. Tes khusus secara sekuensis sesuai temuan sebelumnya. Data lain Bagaimana anda membuat analisis program? Jelaskan output assessment berupa diagnosis fisio-manualterapi.

4 PROSES ASSESSMENT MANUALTERAPI
ANAMNESIS  R/sementara INSPECTION  R/sementara QUICK TEST  R/sementara PEMERIKSAAN FUNGSI GERAK DASAR Active  R/sementara Passive  R/sementara Isometric  R/sementara PEMERIKSAAN KHUSUS  R/sementara DATA medik/ profesi kesehatan lain  R/sementara  R/ akhir sbg diagnosis manualterapi

5 Anamnesis & pemeriksaan fisik
Landasan proses mendiagnosa Penentu metode treatmen yang akan digunakan Menghindari prosedur yang tidak penting

6 ANAMNESIS Pain & sensation: jenis,lokasi-distribusi, provokasi-peringanan Joint mobility: hipo/hiper-mobil, unstable, blockade, Muscle power: Lemah, penurunan krn nyeri Hand function: Power grip, prehension, coordination, dll Gait: balance, nyeri, coordination dll Dll

7 INSPEKSI Dymanic Static Total Quadrant Segmental Local

8 Apakah ditemukan Deformity, wasting, heat, effusion, winging,
bony contours

9 TES CEPAT TEMPORO MANDIBULAR JOINT: depression & elevation
CERVICAL SPINE: Flexion-extension & 3 dimention extension LUMBAR SPINE: Flexion-extension in standing ANGGOTA ATAS ANGGOTA BAWAH

10 GAIT ANALYSIS Cycles Rhythm Bearing Wide Stride

11 HAND FUNCTION Power grip Prehension grip

12 ACTIVITY OF DAILY LIVING
Feeding Dressing Personal hygiene Toileting Ambulation

13 PEMERIKSAAN FUNGSI GERAK DASAR
PEM. GERAK AKTIF Dalam bidang sagital, frontal dan transversal Gerak fungsional Perhatikan: Mobilitas, kekuatan, koordinasi, sirkulasi dan persiapan gerak

14 Pemeriksaan aktif pada shoulder
Leher 6 gerakan: flex, ext, side flex dan rot Shoulder girdle elevation :SCJ, ACJ Shoulder elevation plus passive over-pressure) Apakah gerakan terlihat “benar”? Apakah tercapai ROM penuh? Jika tidak: Apakah ada kekakuan sendi? Jika tidak ditemukan kekakuan sendi, kurangnyaI ROM mungkin disebabkan kelemahan atau nyeri. Painful arc? (impingement) Apley scratch test: hand down neck & hand up back (evaluate function)

15 PEMERIKSAAN FUNGSI GERAK DASAR
PEM. GERAK PASIF Ditujukan pada Sendi dan jar. Lunak Diperhatikan: Pain ROM End feel Sound

16 PEMERIKSAAN FUNGSI GERAK DASAR
Perhatikan: Pain & Strength PEM. GERAK ISOMETRIK Untuk tendomuscular problems Hindari provokasi jaringan lain

17 Full can test (supraspinatus) Drop sign (Massive RC tear)
Resisted tests Abduction Adduction Lateral Rotation Medial Rotation Rotator cuff tests Full can test (supraspinatus) Drop sign (Massive RC tear) ER lag sign (supraspinatus) Lift off test /Belly press(subscapularis)

18 SHOULDER GIRDLE AND UPPER EXTREMITY MUSCULAR & NEUROLOGICAL SCREENING
ACTION TO BE TESTED MUSCLES MYOTOME REFLEX SEGMENT NERVES

19 TES KHUSUS PALPASI Menetapkan lokasi, posisi, bentuk, tender point, konsistensi

20 TES KHUSUS JOINT PLAY MOVEMENT:
Untuk identifikasi problem capsuloligamentair Pain, limited / over mobility, end feel

21 TES KHUSUS JOINT PLAY MOVEMENT:
Untuk identifikasi problem capsuloligamentair Pain, limited / over mobility, end feel

22 TES KHUSUS COMPRESSION & TRACTION TEST
Disc, corpus, facets, uncovertebrale. Pain, radicular / pseudoradicular

23 TES KHUSUS PROVOCATION TEST Segmental, specific tissue

24 TES KHUSUS MUSCLE’S TONE & LENGTH TEST Myofibrile Connective tissue

25 TES KHUSUS SENSORIC TEST Jenis sensasi Area dermatome / nervinal

26 TES KHUSUS REFLEX TEST Saraf terkait Myotome

27 VITAL SIGN BLOOD PRESSURE HEART RATE RESPIRATORY

28 TES KHUSUS TES KHUSUS LAIN: Joint Stability Balance
Low back manouvre I dan II Valsava manouvre Tes vertebrobasiler insuficiency Tes TOS Dll

29 Fragment Assessment Diagnose Anamnesis Inspeksi Pemeriksaan fungsi Tes khusus & P’ukuran Muskulo skeletal Kel utama, Riw sakit. Diagn dan riwy medik Stat fungsi dan tingkat aktifitas Dinamik, Statik Analisis total, kuadran, lokal. Pem. fungsi gerak dasar: Tes cepat, grk aktif, pasif dan isometrik Palpasi, JPM, Provokasi, pengukuran2 Jaringan /organ Patologi Gg gerak Neuro muskular Pengobatan status kes famili Pekerjaan-sosial Tes sensasi, motorik, keseimbang, koordinasi, Perkembang motorik Motoric function & sensoric test pengukuran2 Sistem

30 DIAGNOSIS MANUALTERAPI
STRUKTUR JARINGAN SPESIFIK Discriptive Topography Hystologi dan fungsi PATOLOGI Etiologi Jenis & Process Actuality dan perjalanan patologi PROBLEMA NEURO-MUSCULO-SCELETAL-VEGETATIVE-MECHANISM Pain - Sensoric Posture Movement and function Vegetative reflex

31 PROGNOSIS & DIF DIAGNOSIS
Prognosis sesuai diagnosis meliputi: perkiraan perjalanan sakit, hasil akhir, perkiraan waktu. Diferential Diagnosis: Kemungkinan penyimpangan diagnosis terdekat. Perlu uji diagnosis: misal uji intervensi.

32 Contoh diagn 1: Kontraktur capsular pattern akbt immobilisasi
Capsuloligamentair Kontraktur immobilisasi Inflamasi lokal Aktualitas tinggi Aktualitas rendah ROM terbatas, firm, JPM nyeri/terbatas/ firm ROM terbatas, springy, JPM nyeri/ terbatas/ springy ROM terbatas, springy, JPM nyeri/terbatas/ springy ROM terbatas, firm, JPM nyeri/terbatas/ firm SWD thermal, joint mobilisat traksi-translas, manipulation SWD sub thermal, joint mobilisat traksi-transl, SWD Sub thermal, lat. Mobilisasi- stabilisasi aktif,latih fungsional PRICE, SWD non thermal, isometric exc, functional train.

33 ANALISIS PROGRAM Penyebab I Penyebab lain Diagnosis & prognosis
Strutur jar 1 dan patologinya Strutur jar 2 dan patologinya Strutur jar 3 dst dan patologinya Patologi NMSVM Patologi NMSVM Patologi NMSVM Patologi NMSVM Dll Metode & teknik I Metode & teknik I dst

34 Analisis uji penanganan Manualterapi
Dianalisis Mulai dari data klien - tahapan assessment - diagnosis - seleksi metoda & teknik - eveluasi Lihat tabel

35 PLANNING AND PROGRAMMING
Goal & Aims of intervension Komunikasi dan persetujuan thd klien Program sesuai urutan prioritas Pemilihan metoda dan teknik intervensi Penetapan instrument pengukuran evaluasi Hubungan manualterapis - klien: dinamic interaction.  Reevaluasi

36 DAFTAR PUSTAKA Dvorak, J and Dvorak, V, Medical checklists Manual Medicine, Gerg Thieme Verlag Stuttgart, New York, 1991. Goodman, c.c. and Boissonault, W.G., Pathology, implication for the hpysical therapist, WB Saunders Co, Philadelphia, 1998. Kapanji, IA. Physiology of joint Vol I Upper extremity, Churchill Livingstone, Eidinburgh, 1986. Magee DJ, Orthopaedic physical assessment, WB Saunders and co, 2000. Mink, AJF, Extremiteiten, Bohn, Scheltema-Holkema, Utrecht, 1999.


Download ppt "PROSES ASSESSMENT MANUALTERAPI I Peremuan 3"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google