Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENYUSUNAN ROAD MAP PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Effendy Jurusan Kimia, FMkimia Universitas Negeri Malang (UM)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENYUSUNAN ROAD MAP PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Effendy Jurusan Kimia, FMkimia Universitas Negeri Malang (UM)"— Transcript presentasi:

1 PENYUSUNAN ROAD MAP PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Effendy Jurusan Kimia, FMkimia Universitas Negeri Malang (UM)

2 Surat dirjen dikti Nomor 152/E/T/2012 tanggal 27 Januari 2012 menyatakan bahwa mulai Agustus 2012 salah satu persyaratan lulus yang harus dipenuhi oleh: 1. mahasiswa S1 adalah menulis artikel yang (diterima untuk) diterbitkan di jurnal nasional tidak terakreditasi; 2. mahasiswa S2 adalah menulis artikel yang (diterima untuk) diterbitkan di jurnal nasional terakreditasi; 3. mahasiswa S3 adalah menulis artikel yang (diterima untuk) diterbitkan di jurnal internasional.

3 Surat itu dilandasi oleh banyak hal salah satu adalah kecilnya produktifitas dalam menulis artikel yang terbit di jurnal, khususnya jurnal internasional oleh dosen, mahasiswa, dan para peneliti di Indonesia.

4 Untuk bidang sains dan teknologi, pada tahun 2009 hanya 6 orang Indonesia yang memiliki publikasi internasional dengan jumlah di atas 41. Ke enam orang tersebut berasal dari - ITB - UI - UM - Unair - Perusahaan swasta - Lembaga penelitian bahan makanan 4

5 Scientific productivity and the collaboration intensity of Indonesian universities and public R&D institutions: Are there dependencies on collaborative R&D with foreign institutions? Technology and Society, 2012, 34, August: Benyamin Lakitan aBenyamin Lakitan a, b,,, Dudi Hidayat c, Siti Herlinda b, d, ebDudi Hidayat cSiti Herlinda bde a Ministry for Research & Technology (RISTEK), Republic of Indonesia, Jakarta, Indonesia b College of Agriculture, Sriwijaya University, Palembang, Indonesia c Center for S&T Development Studies, Indonesian Institute of Sciences (LIPI), Jakarta, Indonesia d Research Center for Sub-optimal Lands (PUR-PLSO), Sriwijaya University, Palembang, Indonesia e National Research Council (DRN), Jakarta, Indonesia

6

7 Pada tahun 2010 jumlah publikasi artikel ilmiah di jurnal internasional beberapa negara adalah sebagai berikut: Indonesia Malaysia Thailand9.129 Jepang

8 Pada tahun 2012 jumlah publikasi artikel ilmiah di jurnal internasional beberapa negara adalah sebagai berikut: Indonesia Malaysia Thailand9.760 Singapore15.511

9 Perbandingan publikasi Indonesia, Malaysia, Singapore, dan Thailand sampai tahun (Sumber: SCIMAGO, 17 Desember 2012)

10 Meskipun demikian, dalam waktu 15 tahun, antara 1996 – artikel dari peneliti Indonesia disitasi rata-rata 1,5 kali lebih banyak dibandingkan artikel dari peneliti Malaysia. (Sumber: SCIMAGO, 17 Desember 2012)

11 Dalam kurun waktu yang sama, kolaborasi peneliti Indonesia dengan peneliti luar negeri rata-rata adalah 73%, Singapore 39%, Malaysia 37%, dan Thailand 44%.

12 Tingginya kolaborasi tersebut dapat dianggap bukan hasil yang sistemik, dalam arti kolaborasi tersebut masih banyak berasal dari konstribusi individu, bukannya kontribusi dari perguruan tinggi dari peneliti yang bersangkutan.

13 Oleh karena itu perguruan tinggi, khususnya prodi, perlu menyusun peta dan target berapa banyak penelitian yang dibiayai dengan dana hibah hasilnya dapat diterbitkan di jurnal internasional.

14 Oleh karena itu setiap peneliti, kelompok peneliti, dan prodi, perlu menyusun road map penelitian. Dengan road map ini maka produktifitas akademik peneliti, kelompok peneliti, dan prodi dapat diketahui.

15 Secara harfiah, road map dapat diartikan sebagai peta penentu atau penunjuk arah. Dalam konteks upaya pencapaian hasil suatu kegiatan, road map adalah sebuah dokumen rencana kerja rinci yang mengintegrasikan seluruh rencana dan pelaksanaan program serta kegiatan dalam rentang waktu tertentu. (Sumber: Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, No. 9 Tahun 2011)

16 Road map penelitian dan pengabdian masyarakat dapat diartikan sebagai sebuah dokumen rencana kerja rinci yang mengintegrasikan seluruh rencana dan pelaksanaan penelitian dan pengabdian masyarakat dalam rentang waktu tertentu.

17 Informasi yang harus ada pada road map adalah:  Tahapan atau aktivitas-aktivitas yang harus dilakukan untuk setiap program dan kegiatan  Target capaian/hasil  Pelaksana  Penanggungjawab  Dukungan yang dibutuhkan  Anggaran yang diperlukan

18

19 Road map dari kelompok peneliti atau kelompok bidang keahlian (KBK) tidak harus mencakup semua informasi yang diberikan di muka.

20 20 Enzyme Production MICROBA / PLANT SCIENCE - RESEARCH - ACTIVITIES ( ) UTILIZATION - RESEARCH ACTIVITIES ( ) MARKET - RESEARCH ACTIVITIES (2010-?) Time ( ) PROCESSING - RESEARCH ACTIVITIES ( ) Output: proses/produk/teknologi R & D TECHNOLOGY PRODUCT MARKET 1.Isolasi dan identifikasi mikroba penghasil enzim hidrolitik. 2.Kloning & manipulasi/karakterisasi gen 3.Pengembangan sistem sel ekspresi tinggi yang cocok untuk diterapkan di industri 4.Karakterisasi sumber substrat alami pada tumbuhan untuk enzim hidrolitik. 5.Manipulasi./karakterisasi gen penginduksi peningkatan pembentukan substrat pada tumbuhan 1.Isolasi dan identifikasi mikroba penghasil enzim hidrolitik. 2.Kloning & manipulasi/karakterisasi gen 3.Pengembangan sistem sel ekspresi tinggi yang cocok untuk diterapkan di industri 4.Karakterisasi sumber substrat alami pada tumbuhan untuk enzim hidrolitik. 5.Manipulasi./karakterisasi gen penginduksi peningkatan pembentukan substrat pada tumbuhan 1.Karaterisasi sifat fisikokimia enzim-enzim khas untuk kebutuhan pasar; 2.Pengembangan bahan baku produksi enzim; 3.Pencarian dan pengembangan teknologi pemisahan dan pemurnian enzim; 4.Pengembangan teknologi pemekatan dan penyetabilan produk enzim 5.Pengembangan produksi substrat alami bagi enzim hidrolitik 1.Karaterisasi sifat fisikokimia enzim-enzim khas untuk kebutuhan pasar; 2.Pengembangan bahan baku produksi enzim; 3.Pencarian dan pengembangan teknologi pemisahan dan pemurnian enzim; 4.Pengembangan teknologi pemekatan dan penyetabilan produk enzim 5.Pengembangan produksi substrat alami bagi enzim hidrolitik 1.Teknologi produksi enzim industri menggunakan fermentor atau bioreaktor 2.Produk golongan karbohidrase 3.Produk golongan protease 4.Produk golongan lipase 5.Teknologi produksi substrat alami 1.Teknologi produksi enzim industri menggunakan fermentor atau bioreaktor 2.Produk golongan karbohidrase 3.Produk golongan protease 4.Produk golongan lipase 5.Teknologi produksi substrat alami Produki ensim hidrolitik

21 New Biomaterial Production 21 MICROBA /PLANT/ANIMAL SCIENCE - RESEARCH - ACTIVITIES ( ) UTILIZATION - RESEARCH ACTIVITIES ( ) MARKET - RESEARCH ACTIVITIES ( ?) Time ( ) PROCESSING - RESEARCH ACTIVITIES ( ) Output: proses/produk/teknologi R & D TECHNOLOGY PRODUCT MARKET 1.Perancangan bioreaktor, 2.teknologi pemisahan biopolimer dari cairan kaldu (broth fermentation) 3.rekayasa polimer untuk meningkatkan kinerja dari polimer 4.Teknologi Tanaman transgenik & peningkatan hasil pada host 5.Peningkatan Teknologi hibrid (bio dan kimia) sistem dan bio-kimia katalis 1.Perancangan bioreaktor, 2.teknologi pemisahan biopolimer dari cairan kaldu (broth fermentation) 3.rekayasa polimer untuk meningkatkan kinerja dari polimer 4.Teknologi Tanaman transgenik & peningkatan hasil pada host 5.Peningkatan Teknologi hibrid (bio dan kimia) sistem dan bio-kimia katalis 1.Isolasi & Karakterisasi Mikroba penghasil PHB & rekayasa genetika 2.Peningkatan produktivitas & hasil biopolimer tanpa rekayasa genetika 3.Rekayasa metabolic pathway dari mikroba 4.Pemanfaatan substrat (low cost substrate) 1.Isolasi & Karakterisasi Mikroba penghasil PHB & rekayasa genetika 2.Peningkatan produktivitas & hasil biopolimer tanpa rekayasa genetika 3.Rekayasa metabolic pathway dari mikroba 4.Pemanfaatan substrat (low cost substrate) 1.Biomaterial -Bioplastik/biopolimer 2.Model Tanaman transgenik 3.Pengembangan biopolmer standard untuk berbagai aplikasi/kegunaan 1.Biomaterial -Bioplastik/biopolimer 2.Model Tanaman transgenik 3.Pengembangan biopolmer standard untuk berbagai aplikasi/kegunaan Biopolimer

22 Pharma and Neutricetical Production 22 MICROBA /PLANT/ANIMAL SCIENCE - RESEARCH - ACTIVITIES ( ) UTILIZATION - RESEARCH ACTIVITIES ( ) MARKET - RESEARCH ACTIVITIES (2012- ?) PROCESSING - RESEARCH ACTIVITIES ( ) Output: proses/produk/teknologi R & D TECHNOLOGY PRODUCT MARKET 1.Isolasi & Karakterisasi Mikroba & rekayasa genetika 2.Manipulasi medium tumbuh & simbion untuk elisitasi 3.Rekayasa metabolic pathway dari mikroba/tanaman/hewan 4.Bioinformatik - in silico biologi untuk model protein/drug discovery 1.Isolasi & Karakterisasi Mikroba & rekayasa genetika 2.Manipulasi medium tumbuh & simbion untuk elisitasi 3.Rekayasa metabolic pathway dari mikroba/tanaman/hewan 4.Bioinformatik - in silico biologi untuk model protein/drug discovery 1.Vaksin berbasis tanaman & fermentor 2.Insulin & agen terapetik 3.Nutricetical sehat 4.Senyawa berguna untuk pengambanganDiagnostik/deteksi 1.Vaksin berbasis tanaman & fermentor 2.Insulin & agen terapetik 3.Nutricetical sehat 4.Senyawa berguna untuk pengambanganDiagnostik/deteksi 1.Perancangan fermentor & peningkatan produktivitas dan hasil fermentasi. 2.Tanaman transgenik & peningkatan hasil pada host 1.Perancangan fermentor & peningkatan produktivitas dan hasil fermentasi. 2.Tanaman transgenik & peningkatan hasil pada host Produksi farma dan neutricetical Time ( )

23 Dalam pelaksanaan program dan kegiatan, roadmap dapat digunakan sebagai alat bantu dalam pengukuran pencapaian kinerja serta monitoring dan evaluasi.

24 Prinsip dasar penyusunan roadmap penelitian: 1.Jelas, ringkas, padat, dan harus mudah dipahami 2.Menggunakan format tertentu 3.Dapat dilaksanakan 4.Terukur. Program, kegiatan, target, waktu, dan outcomes harus dapat diukur 5.Adjustable. Roadmap dapat mengakomodasi umpan balik dan perbaikan perbaikan yang diperlukan 6.Terinci. Roadmap harus merupakan rincian dari pelaksanaan kegiatan dan hasil yang diharapkan dari kegiatan tersebut 7.Roadmap harus merupakan kesepakatan bersama yang memberikan gambaran kesadaran akan tanggungjawab yang harus diselesaikan 8.Roadmap harus menjadi dokumen resmi kelompok peneliti atau program studi.

25 Penyusunan roadmap penelitian dosen harus memperhatikan beberapa hal berikut: 1.Bidang keahlian dosen, khususnya pada waktu menyelesaikan program S3. 2.Prioritas penelitian. 3.Trend penelitian. 4.Kebutuhan penelitian. 5.Ketersediaan peralatan yang dibutuhkan.

26 1. Bidang keahlian dosen Bila road map yang disusun merupakan road map penelitian dosen maka sebaiknya disesuaikan dengan bidang keahlian dosen, terutama pada waktu menyelesaikan program S3. Road map yang disusun dapat merupakan kelanjutan dari road map penelitian dosen sewaktu menyelesaikan program S3. Bila road map yang disusun merupakan road map penelitian kelompok bidang keahlian (KBK) maka sebaiknya disesuaikan dengan bidang keahlian semua dosen yang merupakan anggota KBK.

27 2. Prioritas penelitian Penelitian merupakan kegiatan yang memerlukan dana yang tidak sedikit dan biasanya hanya dapat dilakukan apabila ada dana yang diberikan oleh para penyandang dana. Semua penyandang dana, seperti Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi maupun badan-badan penyandang dana yang lain baik nasional maupun internasional, selalu menetapkan prioritas penelitian atau bidang unggulan tertentu. Oleh karena itu penelitian yang tercakup dalam road map harus sesuai dengan prioritas penelitian yang ditetapkan oleh penyandang dana agar dana penelitian dapat diperoleh.

28 Penentuan Bidang Unggulan RISET UNIVERSITAS Publishable Applicable Masalah nyata dan nilai scientific  Undang-Undang Republik Indonesia Nomer 17 Tahun 2007 tentang: Rencana pembangunan jangka panjang nasional  Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun a.ketahanan pangan, b.sumber energi baru dan terbarukan c.teknologi dan manajemen transportasi, d.teknologi informasi dan komunikasi, e.teknologi pertahanan dan keamanan, serta f.teknologi kesehatan dan obat, g.material baru h.sains dasar, i.sosial kemanusiaan

29 3. Trend penelitian Penelitian yang mengikuti trend cenderung lebih mudah untuk dipublikasi di jurnal ilmiah. Untuk mengetahui trend penelitian maka setiap peneliti harus memiliki wawasan yang luas dan dalam dalam bidang yang ia teliti.

30 Wawasan peneliti tentang penelitian di bidang yang ia pilih dapat terbentuk apabila ia:  dapat memahami isi artikel jurnal di bidangnya;  memahami jurnal-jurnal apa saja di bidangnya yang merupakan jurnal-jurnal berkualitas;  mampu mengidentifikasi topik-topik penelitian di bidangnya yang hasilnya layak untuk dipublikasi dalam jurnal ilmiah nasional dan internasional.

31 Untuk membentuk wawasan diperlukan artikel-artikel jurnal ilmiah. Kemudahan dalam memperoleh artikel- artikel jurnal ilmiah yang dibutuhkan adalah sangat menentukan. Persoalannya, perpustakaan yang ada cenderung memiliki koleksi bahan pustaka, khususnya jurnal, yang sangat terbatas.

32 Bagaimana cara mencari rujukan yang berupa artikel jurnal seandainya artikel tersebut tidak dapat diperoleh dari jurnal yang ada di perpustakaan baik sebagai edisi cetak atau online? I. Cari abstrak dari artikel jurnal melalui google.com yahoo.com 32

33 33 yahoo.com google.com

34 34

35 II. Kirim permintaan file pdf artikel pada penulis artikel. 35

36 CONTOH Malang, June, 2015 To Prof. D. Treagust Curtin University of Technology Dear Prof. Treagust, First of all I want to introduce my self. My name is Bejo. Currently I am completing a PhD degree in Chemical Education Study Program at State University of Malang. I am interested in your article “Title of Article”. I want to do a research related to your work described in that article, but I couldn’t find that article either as a print out or online edition from my university library. If you don’t mind, could you please send me a pdf file of that article. Thank you very much for your kindness. Your sincerely, Bejo 36

37 4. Kebutuhan penelitian Ada penelitian-penelitian tertentu yang diperlukan untuk mengatasi suatu masalah. Misalnya adanya masalah penyakit HIV / AIDS yang memerlukan obat yang dapat mengatasi masalah tersebut.

38

39 Penelitian untuk memperoleh obat penyakit HIV memerlukan beberapa tahap yang memerlukan waktu yang lama. Tahapan-tahapan tersebut dapat ditunjukkan dalam suatu road map.

40 5. Ketersediaan peralatan Suatu penelitian mungkin memerlukan peralatan yang tidak terdapat di universitas peneliti. Untuk itu penelitian dapat dikerjakan secara kolaboratif dengan peneliti di universitas lain yang memiliki peralatan tersebut. Dalam road map penelitian tanggung jawab setiap peneliti dapat ditunjukkan.

41 Penelitian-penelitian yang terdapat dalam road map hasilnya diharapkan:  layak untuk dipublikasi dalam jurnal ilmiah, khususnya jurnal ilmiah internasional;  layak untuk dipatenkan bila memiliki nilai komersial yang tinggi.

42 Persyaratan untuk dapatnya hasil penelitiah ditulis sebagai artikel jurnal ilmiah nasional terakreditasi dan internasional:  Keaslian  Kualitas  Kemutakhiran  Manfaat Persyaratan lain: 1.Format 2.Style

43 Artikel yang berhasil diterbitkan dalam jurnal ilmiah internasional memiliki nilai akademik yang tinggi.

44 Tingginya nilai akademik artikel yang dapat diterbitkan dalam jurnal internasional memungkinkan untuk: 1. Digunakannya jumlah artikel yg dihasilkan oleh suatu program studi, disamping buku teks dan paten, sebagai dasar penentuan budget yang diberikan oleh universitas pada program studi tersebut. 2. Diberikannya bonus tertentu pada dosen yg artikel hasil penelitiannya berhasil diterbitkan.

45 Pemberian bonus oleh: - Dikti - Perguruan Tinggi tempat peneliti berasal 3. Digunakannya artikel tersebut sebagai dasar untuk diberikannya award tertentu, seperti “American Medal of Honour (USA), International Scientist of the Year (UK)”, Habibie Award (Indonesia), dan “Nobel Price” (Sweden), pada seorang atau sekelompok peneliti.

46 4. Dimasukkannya nama peneliti dalam directory tertentu, seperti - International Directory of Leading Leadership (ABI, USA) - International Directory of Leading Scientist (ABI, USA) Outstanding Intellectuals of the 21 st Century (IBC), Cambridge, England.

47 5.Dimasukannya nama peneliti dalam database dan citation index seperti: Chemical Abstracts SciFinder Scholar Gmellin Science Citation Index Scopus

48 6.Dimasukkannya nama peneliti dalam kumpulan peneliti yang telah menghasilkan karya dalam jumlah tertentu. Misalnya: Peneliti yang telah mempublikasi minimal 500 struktur senyawa baru dalam jurnal internasional maka namanya dicantumkan dalam daftar peneliti unggulan dunia yang dipilih oleh “Cambridge Crystallography Data Center (UK)”.

49 Kiat-kiat menyusun roadmap penelitian dosen: 1.Road map penelitian yang disusun didasarkan atas bidang keahlian dosen, khususnya pada waktu menyelesaikan program S3. 2.Road map penelitian yang disusun didasarkan atas prioritas penelitian yang ditetapkan oleh penyandang dana. 3.Road map penelitian yang disusun didasarkan atas trend penelitian. 4.Road map penelitian yang disusun didasarkan atas atas kebutuhan.

50 TERIMAKASIH


Download ppt "PENYUSUNAN ROAD MAP PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Effendy Jurusan Kimia, FMkimia Universitas Negeri Malang (UM)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google