Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SNI ISO 18:2015 Dokumentasi – Daftar isi terbitan berkala

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SNI ISO 18:2015 Dokumentasi – Daftar isi terbitan berkala"— Transcript presentasi:

1 SNI ISO 18:2015 Dokumentasi – Daftar isi terbitan berkala
SOSIALISASI SNI BIDANG DOKUMENTASI & INFORMASI GEDUNG PDII, 19 OKTOBER 2015

2 Mengapa SNI ini diperlukan?
Isi jurnal harus dapat diketahui dengan mudah dan cepat. Layanan jurnal di perpustakaan harus efisien. Kerusakan jurnal sebelum dijilid harus diminimalkan. Informasi mengenai isi jurnal tidak boleh hilang setelah jurnal dijilid. Ketentuan mengenai daftar isi jurnal tidak boleh merugikan penerbit secara ekonomis.

3 Bagaimana jurnal baru dipajang?

4 Bagaimana jurnal dijilid?

5 Bagaimana jurnal baru digunakan?
Jurnal di rak 1-3 tahun  makin lama kerusakan pada jurnaal makin berat  diatasi dengan menyediakan daftar isi pada sampul. Pengguna mencari artikel dalam bidang minatnya dengan cara cepat  diperlukan daftar isi pada sampul. Daftar isi pada sampul depan mengurangi frekuensi pengguna membuka bagian dalam jurnal  memper- kecil kerusakan pada halaman artikel. Perpustakaan memfotokopi daftar isi untuk layanan informasi kilat (current awareness)  diperlukan daftar isi pada sampul depan atau belakang untuk mempercepat fotokopi tanpa merusak jurnal.

6 Daftar isi pada sampul depan

7 Di mana daftar isi?

8 Jurnal setelah dijilid

9 Info yang hilang setelah jurnal dijilid
Sampul depan—berisi judul jurnal, ISSN, keterangan edisi, susunan redaksi, alamat penerbit, harga pelangganan, frekuensi, status akreditasi, biaya penerbitan dll. Sampul belakang—berisi petunjuk untuk penulis, kode batang ISSN. Daftar isi (jika terdapat di sampul depan atau belakang)  diperlukan daftar isi di bagian dalam jurnal selain pada sampul.

10 SNI ISO 18:2015 Empat halaman (termasuk sampul dan pengantar)
Bab 1: Lingkup dan bidang penerapan Bab 2: Acuan Bab 3: Definisi Bab 4: Aturan penting Bab 5: Letak Bab 6: Rincian daftar isi

11 Aturan penting [Bab 4] Daftar isi harus tercantum di setiap edisi jurnal. Urutan dalam daftar isi sama dengan urutan artikel. Artikel dapat disusun menurut kelompok subyek. Fitur reguler seperti abstrak, surat kepada editor, tinjauan buku dll. dapat dikelompokkan dan terpisah dari daftar isi artikel. Daftar isi swamuat (self-contained) dan memudahkan penggandaan dengan peralatan reprografi.

12 Aturan penting [Bab 4] 6. Jika artikel dalam berbagai bahasa, artikel harus didaftar menurut kelompok bahasanya. Jika daftar isi diterjemahkan ke dalam bahasa lain, daftar isi tersendiri sebaiknya tersedia setelah daftar isi asli. Jika jurnal berisi artikel dalam beberapa bahasa dan diterjemahkan, bahasa asli setiap artikel harus ditunjukkan. Misal, <Artikel Inggris> /En/ 9. Jika hanya satu daftar isi disediakan, terjemahan judul dapat ditambahkan setelah judul asli.

13 Letak [Bab 5] Daftar isi harus ditempatkan pada posisi yang sama di setiap edisi dari volume atau tahun yang sama. Daftar isi harus berada di halaman pertama dari setiap nomor, langsung setelah halaman kedua sampul. Daftar isi sebaiknya juga tersedia di halaman pertama atau keempat sampul. Daftar isi di halaman pertama harus, jika diperlukan, dilanjutkan pada halaman kedua.

14 Letak [Bab 5] 5. Daftar isi pada halaman pertama sampul harus, jika diperlukan, dilanjutkan pada halaman keempat sampul. 7. Daftar isi yang dimulai pada halaman keempat sampul harus, jika diperlukan, dilanjutkan pada halaman ketiga sampul.

15 Rincian daftar isi [Bab 6]
Daftar isi harus didahului kata “Isi” atau “Daftar Isi.” Identifikasi bibliografis edisi harus tercantum pada halaman daftar isi. Misal, “Volume 15 Juni Nomor 1.” Daftar isi harus terdiri atas komponen dengan urutan berikut: (a) nama penulis (sebagaimana tercantum pada tajuk artikel), (b) judul lengkap dan semua subjudul (jika artikel terdiri atas dua bagian atau lebih, judul diikuti dengan kata “akan dilanjutkan”, “lanjutan” atau “akhir”), dan (c) nomor halaman pertama artikel dan, jika mungkin, nomor halaman terakhir, dipisahkan oleh tanda hubung (-), misal “ ”

16 Rincian daftar isi [Bab 6]
Jika teks artikel tidak disajikan berurutan dalam satu edisi, maka rentang halaman untuk setiap segmen teks harus dicantumkan, misal “67-74, ”

17 Penulisan judul dan penulis
Thomas Widjaya dan Umi Hidyati. Evaluasi lahan untuk pengembangan tanaman karet di Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan Thomas Widjaya dan Umi Hidyati Evaluasi lahan untuk pengembangan tanaman karet di Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan (The evaluation of land for rubber plantation in the Regency of Ogan Komering Ulu, South Sumatra) , 34-37

18 Rincian daftar isi [Bab 6]
6. Tajuk untuk fitur khusus seperti “Abstrak", “Berita" atau “Konferensi", yang berbeda dari artikel asli, dapat dicantumkan setelah artikel asli dalam daftar isi. Setiap tajuk harus dirujuk berdasarkan judul dan nomor halaman pertama, serta, jika dianggap perlu, nomor halaman terakhir, dipisahkan dengan tanda hubung. 7. Bagian berisi artikel harus dipisahkan dengan spasi tambahan dari bagian berisi tajuk lain.

19 Letak daftar isi jurnal Indonesia*
Halaman pertama saja Sampul depan saja Sampul belakang saja Halaman pertama & sampul depan Halaman pertama & sampul belakang Tidak di halaman pertama** 6 (9%) 3 (4%) 22 (33%) 33 (49%) *) Dari berbagai bidang subyek; edisi pertama diterbitkan sebelum 2011; jumlah: 67. **) Bisa di halaman kedua atau halaman berikutnya. “Halaman pertama” adalah halaman pertama isi majalah.

20 Agus Permadi gspermadi@yahoo.com
Terima kasih Agus Permadi


Download ppt "SNI ISO 18:2015 Dokumentasi – Daftar isi terbitan berkala"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google