Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENGELOLAAN LINGKUNGAN BERBASIS KOMUNITAS PAROKI KRISTOFORUS GROGOL 1 OKTOBER 2006 PEPULIH.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENGELOLAAN LINGKUNGAN BERBASIS KOMUNITAS PAROKI KRISTOFORUS GROGOL 1 OKTOBER 2006 PEPULIH."— Transcript presentasi:

1 PENGELOLAAN LINGKUNGAN BERBASIS KOMUNITAS PAROKI KRISTOFORUS GROGOL 1 OKTOBER 2006 PEPULIH

2 MENGAPA LINGKUNGAN PERLU DIKELOLA DENGAN BENAR •DARI POTRET PERMASALAHAN LINGKUNGAN MEMBERIKAN GAMBARAN BAHWA BUMI KITA SAAT INI SEDANG DEMAM TINGGI, PERLU DIOBATI •SALAH SATU PENYEBAB NYA ADALAH MASALAH PENGELOLAAN LINGKUNGAN TIDAK BENAR.

3 FAKTA :  SAMPAH BERANTAKAN DIMANA-MANA,DIKALI,TAMAN, JALAN,HALAMAN, BAHKAN DALAM RUMAH,TERMASUK DISEKOLAH, KANTOR,TEMPAT PERIBADATAN.  ASAP PEMBAKARAN SAMPAH, ASAP KNALPOT,ASAP INDUSTRI,PEMBAKARAN HUTAN (EXPORTIR ASAP)

4 •HUTAN GUNDUL,PENEBANGAN TANAMAN PINGGIR JALAN,KURANGNYA HUTAN KOTA (JAKARTA) •PENGGUNAAN ENERGI DAN SUMBER DAYA ALAM LAIN YANG BERLEBIHAN MENJADI PELANGGAN BANJIR, BANJIR BANDANG,TANAH LONGSOR. •GUNUNG SAMPAH LONGSOR (LEUWIGAJAH,BANTARGEBANG)

5 DARI MANA DATANGNYA SAMPAH : •PEMUKIMAN 52,97% •PASAR 4 % •SEKOLAH 5,32% •PERKANTORAN 27,35% •INDUSTRI 8,97% •LAIN-LAIN 1,4 %  TOTAL SAMPAH JAKARTA PER HARI TON (DATA THN 2000)  SAMPAH/ORANG/HARI RATA-RATA 0,80 KG

6 PENANGANAN SAMPAH JAKARTA (BPS/2001) oDIANGKUT :40,19% oDITIMBUN : 7,5 % oDIBAKAR:35,49% oDIBUANG KESUNGAI :15,27% JALAN,TAMAN,TEMPAT PEMBUANGAN SAMPAH LIAR oDIBUAT KOMPOS : 1,61%

7 TERDIRI BERBAGAI JENIS SAMPAH :  SAMPAH ORGANIK55,37%  SAMPAH AN ORGANIK TERDIRI : 1.KERTAS20,57% 2.PLASTIK13,25% 3.KAYU 0,07% 4.TEKSTIL 0,61% 5.KARET/KULIT TIRUAN 0,19% 6.LOGAM/METAL 1,06% 7.GELAS KACA 1,91% 8.SAMPAH BONGKARAN 0,81% 9.SAMPAH B3 1,52% 10.LAIN-LAIN (BATU,PASIR DLL) 4,65%

8 APA YANG DAPAT KITA LAKUKAN : MMENGHILANGKAN PEMIKIRAN: “ORANG LAIN TIDAK MELAKUKAN, SAYA JUGA TIDAK MELAKUKAN“ TTIDAK LAGI MENGGUNAKAN KATA MEMBUANG SAMPAH,TETAPI “ MENARUH S AMPAH PADA TEMPATNYA MMELAKSANAKAN 3 R + R

9 PEDOMAN PENGELOLAAN SAMPAH : 3 R + R •R•REDUCE =MENGURANGI •R•REUSE =MENGGUNAKAN KEMBALI •R•RECYCLE =MENDAUR ULANG •+•+REPLANT=MENANAM KEMBALI

10 REDUCE : LEBIH BAIK SAPU TANGAN DARI PADA MENGGUNAKAN TISUE, KECUALI UNTUK KEPERLUAN TERTENTU. MEMBAWA BEKAL MINUM DARI RUMAH/TIDAK BELI MINUMAN DLM KEMASAN MEMBAWA BEKAL MINUM DARI RUMAH/TIDAK BELI MINUMAN DLM KEMASAN DAUN NILAM / DILEM UNTUK PEWANGI CUCIAN

11 REDUCE AND REUSE BEKAS KEMASAN DIJAHIT MENJADI TAS BELANJA REUSE : GELAS PLASTIK BEKAS JADI BUNGA REUSE : GELAS/BOTOL PLASTIK BEKAS,EMBER COR,BEKAS KALENG CAT TEMBOK JADI TEMPAT PEMBIBITAN /MENANAM

12 RECYCLE : SAMPAH ORGANIK DIDAUR ULANG MENJADI KOMPOS RECYCLE :SAMPAH KERTAS MENJADI KERTAS RECYCLE: BEKAS KANTONG PLASTIK DI DAUR ULANG MENJADI KANTONG PLASTIK YG BARU

13 REPLANT MENANAM KEMBALI : HASIL RECYCLE BAHAN ORGANIK DIKEMBALIKAN KETEMPAT ASALNYA /DITANAM KEMBALI

14 MENANAM KEMBALI :  MENGEMBALIKAN BAHAN ORGANIK KEASALNYA, SBG UPAYA PEMUPUKAN  SEBAGAI UPAYA MEMBUAT HUTAN KECIL SEKITAR RUMAH,PENGGANTI HUTAN/POHON YANG DIBABAT SECARA LIAR.

15 MENGOLAH SAMPAH ORGANIK MENJADI KOMPOS (RUMUS 7 D )

16 MENGAPA HARUS DIBUAT KOMPOS ? •S•SAMPAH ORGANIK YANG TERTUMPUK,DAPAT MENGHASILKAN GAS METHAN,BILA TIDAK ADA JALAN PELEPASANNYA DAPAT MELEDAK (LEUWIGAJAH) •S•SAMPAH ORGANIK YANG HANYA DIBIARKAN AKAN MENIMBULKAN BAU YANG TIDAK SEDAP KARENA BUSUK,MENJADI SUMBER BERBAGAI PENYAKIT. •B•BILA DIBUANG KEKALI BERAKIBAT PENDANGKALAN DAN AKHIRNYA BANJIR.

17 RUMUS 7 D 1.DIPILAH 2.DICACAH 3.DISEMPROT 4.DITABUR 5.DIADUK 6.DIANGIN-ANGINKAN 7.DIAYAK

18 PERSIAPAN : •KARENA BAKTERI SAMPUK DALAM KEADAN DITIDURKAN,HARUS DIBANGUNKAN DAN DIBERI MAKAN. •CAMPURKAN BAKTERI PERAGIAN /FERMENTASI (SAMPUK CAIR) DENGAN MOLASE ATAU GULA MERAH. •SAMPUK CAIR (BAKTERI) CC •MOLASE 20 – 40 CC ATAU GRM GULA KELAPA /GULA MERAH. •AIR TANAH 500 CC •SETELAH CAMPURAN DIBIARKAN SELAMA 12 JAM,BAKTERI SAMPUK SIAP BEKERJA.

19 BAKTERI YANG TERDAPAT DIDALAM SAMPUK 1.LACTOBACILLUS Sp (BAKTERI ASAM LAKTAT) BACTERI DAPAT MENEKAN BACTERI PARASIT,SEHINGGA TANAMAN LEBIH TAHAN TERHADAP HAMA PENYAKIT. 2. RHODOPSEUDOMONAS Sp BACTERI INI MENSINTESIS UNSUR HARA TANAH HINGGA SIAP DISERAP AKAR TANAMAN. 3.ACTINOMYCETES BACTERI INI BEKERJA SAMA DENGAN BACTERI FOTOSINTETIK DALAM MENGENDALIKAN JAMUR PARASIT.DAPAT MENCIPTAKAN KONDISI YANG BAIK BAGI BAKTERI LAINNYA.

20 4.STREPTOMYCES Sp •BACTERI INI MENGELUARKANB ENZYM STREPTOMISIN YANG BERSIFAT RACUN BAGI HAMA PENYAKIT TANAMAN. 5.RAGI / YEAST : RAGI MEMPRODUKSI SUBSTANSI YANG MEMFERMENTASI.SANGAT BERPERAN DALAM PERKEMBANG BIAKAN MICROORGANISME MENGUNTUNGKAN (ACTINOMYCETES DAN BACTERI ASAM LAKTAT)

21 1. DIPILAH  SAMPAH ORGANIK : SISA SAYURAN,SISA MAKANAN,DAUN HIJAU/KERING,RERUMPUTAN DLL. (LAYAK KOMPOS)  SAMPAH AN-ORGANIK : KERTAS,PLASTIK,GELAS/KACA, BESI/LOGAM,KARET DLL

22 3.DISEMPROT/DISIRAM RAGI DAN DITABUR SUPER SAMPUK MENGGUNAKAN MINI KOMPOSTER •SAMPAH YANG SUDAH DICACAH, MASUKKAN KEDALAM MINI KOMPOSTER LALU DISEMPROT CAMPURAN SAMPUK. •SUPAYA KANDUNGAN UNSUR HARANYA KOMPOS LEBIH LENGKAP,DITABUR SUPER SAMPUK (MERATA)

23 MENGGUNAKAN KOMPOSTER SUPER JUMBO •CACAHAN SAMPAH DIHAMPAR,LALU DISIRAM CAMPURAN SAMPUKCAIR DENGAN MENGGUNAKAN CORONG (GEMBOR),DIADUK MEMAKAI SKOP ATAU GARPU. •DITABUR SUPER SAMPUK,DIADUK MERATA. •MASUKKAN KEDALAM KOMPOSTER •SUPAYA LEBIH MERATA,ADUK LAGI DENGAN MENGOYANG KOMPOSTER.(DIPUTAR 180 DERAJAT,LALU DIPUTAR BALIK)

24 4.DIADUK •SUPAYA RAGINYA/ BAKTERI FERMENTASI MERATA. •UNTUK MELEPASKAN PANAS YG TERLALU TINGGI (TIDAK LEBIH DARI 60 DERAJAT CELSIUS) •LAKUKAN SETIAP KALI MEMASUKKAN SAMPAH BARU DALAM MINI KOMPOSTER

25 MENGGUNAKAN KOMPOSTER SUPER JUMBO •SETIAP HARI MINIMAL 1 KALI DIPUTAR SETENGAH LINGKARAN, DITAHAN, LALU DIPUTAR BALIK. (JANGAN DIPUTAR PENUH,ADONAN SAMPAH AKAN MENUMPUK DIPINGGIR)

26 MINI KOMPOSTER: SELAMA MINI KOMPOSTER BELUM PENUH,DAPAT MEMASUKKAN SAMPAH BARU.ATAU DIBATASI SAMPAI HARI KE 14. HARI KE 15 TIDAK MEMASUKKAN SAMPAH BARU. MULAI HARI KE 16,ADONAN DIADUK MINIMAL SETIAP 2 HARI 1 KALI.

27 •BILA KOMPOS DALAM KOMPOSTER BERBAU,ITU KARENA TERLALU PADAT ATAU BASAH, TERJADI PROSES PEMBUSUKAN BUKAN FERMENTASI. •TAMBAHKAN SUPER SAMPUK / BEKATUL /DEDAK/SERBUK- GERGAJI/LALU DIADUK UNTUK MENURUNKAN KADAR AIRNYA.

28 KOMPOSTER SUPER JUMBO: HARI KE 11 KOMPOS DIKELUARKAN DARI DALAM KOMPOSTER.DI HAMPAR, DIANGIN-ANGINKAN UNTUK MENURUNKAN KADAR AIR. (TERLINDUNG PANAS DAN HUJAN) 5.DIANGIN-ANGINKAN

29 MINI KOMPOSTER •HARI KE 22,KOMPOS DALAM MINI KOMPOSTER DIKELUARKAN DAN DIHAMPAR, DIANGIN-ANGINKAN UNTUK MENURUNKAN KADAR AIR. •SELAMA DIHAMPAR DIBALIK- BALIK AGAR KERINGNYA MERATA.

30 6.DIAYAK •SUPAYA BUTIRAN KOMPOS BENTUKNYA SERAGAM, KOMPOS DIAYAK. •KOMPOS YANG KASAR DAPAT MENJADI STARTER DALAM PEMBUATAN KOMPOS BERIKUTNYA.

31 7.DITANAM / REPLANT / MENANAM KEMBALI •UNTUK MENANAM: •KOMPOS DICAMPUR DENGAN MEDIA LAIN. •1 BAG KOMPOS •1 BAG TANAH •1 BAG SEKAM/ ARANG SEKAM /PASIR KASAR.

32 MARI SELAMATKAN BUMI  MULAI DARI DIRI SENDIRI DIRUMAH,DISEKOLAH, DIKANTOR,DITEMPAT PERIBADATAN  MULAI SAAT INI  WALAU SANGAT KECIL, TETAPI PENUH ARTI (SEBUAH LANGKAH AWAL)

33 BERSAHABATLAH DENGAN ALAM MAKA ALAM AKAN MEMBERIMU KEHIDUPAN FR.ASISI

34 •APA WUJUD AKSI PERTOBATAN SAYA DALAM RANGKA MENUJU HABITUS BERSIH DAN SEHAT DI PAROKI SAYA, SETELAH SEMINAR INI ?

35 TERIMA KASIH TEAM PEPULIH


Download ppt "PENGELOLAAN LINGKUNGAN BERBASIS KOMUNITAS PAROKI KRISTOFORUS GROGOL 1 OKTOBER 2006 PEPULIH."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google