Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENGELOLAAN PROGRAM KIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENGELOLAAN PROGRAM KIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS"— Transcript presentasi:

1 PENGELOLAAN PROGRAM KIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS
KHARISMA KUSUMANINGTYAS

2 Pembangunan kesehatan
visi misi strategi

3 Untuk mendukung visi & misi Strategi (menggerakkan dan memberdayakan masyarakat untuk hidup sehat) Berupaya untuk memfasilitasi percepatan dan pencapaian derajat kesh yg setinggi-tingginya bagi seluruh penduduk Mengembangkan kesiapsiagaan di tk. Desa DESA SIAGA

4 PENGGERAKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
PENGERTIAN Adalah segala upaya fasiitasi yg bersifat persuasif dan tidak memerintah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, perilaku dan kemampuan masy dlm menemukan, merencanakan dan memecahkan masalah menggunakan sumber daya/potensi yg mereka miliki termasuk partisipasi dan dukungan tokoh masyarakat serta LSM yg ada dan hidup di masy

5 Penggerakan dan pemberdayaan masy
(proses) Kemandirian (hasil)

6 B. TUJUAN UMUM : Meningkatnya kemandirian masy & klg dlm bid kesh shg masy dpt memberikan andil dalam meningkatkan derajat kesehatannya KHUSUS : a. Meningkatnya pengetahuan masydlm bid kesh b. Meningkatnya kemampuan masy dlm pemeliharaan dan peningkatan derajat kesehatannya sendiri c. Meningkatnya pemanfaatan fasilitas plyn kesh oleh masy d. Terwujudnya pelembagaan upaya kesh masy di tk. lapangan

7 PRINSIP Menumbuhkembangkan kemampuan masy
Menumbuhkan dan ataumengembangkan peran serta masy dlm pembangunan kesh Mengembangkan semangat gotong royong dlm pembanguna kesh Bekerja bersama masyarakat Menggalang kemitraan dg LSM dan organisasi kemasyarakatan yg ada di masy Penyerahan pengambilan keputusan kpd masyarakat

8 CIRI-CIRI Upaya yg berlandaskan pada penggerakan dan pemberdayan masyarakat Adanya kemampuan/kekuatan yg dimiliki oleh masy itu sendiri  berupa : - tokoh masyarakat (kades, kasun, ketua RT/RW, tokoh agama, kepala suku, tokoh pemuda) - organisasi kemasyarakatan (PKK, Lembaga Persatuan Pemuda/LPP, Karang Taruna dll) - dana masy (tabungan, sistem asuransi sifat subsidi silang) - sarana dan material yg dimiliki masy - pengetahuan masyarakat - tehnologi yg dimiliki masy - pengambilan keputusan

9 Strategi penggerakan & pemberdayaan masy melalui kemitraan
Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan Meningkatkan kesdaran masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas kesh yg telah disediakan pemerintah Mengembangkan berbagai cara untuk menggali dan memanfaatkan sumber daya yg dimiliki oleh masyarakat untuk pembangunan kesehatan

10 Mengembangkan berbagai bentuk kegiatan pembangunan kesh yg sesuai dengan kultur budaya masy setempat
Mengembangkan manajemen sumber daya yg dimiliki masy secara terbuka (transparan)

11 Langkah-langkah PERTEMUAN TINGKAT DESA (PTD) SURVEI MAWAS DIRI (SMD)
MUSYAWARAH MASYARAKAT DESA (MMD)

12 PERTEMUAN TINGKAT DESA (PTD)
Mrp langkah awal dr kegiatan pembinaan di tk. Desa Tempat kegiatan : dipilih di desa, mendayagunakan balai desa atau tempat pertemuan lainnya di desa tersebut

13 Tujuan kegiatan : 1. dikenalnya konsep desa siaga sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat 2. dikenalnya poskesdes sebagai wadah koordinasi UKBM (upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat) 3. diperolehnya dukungan pamong dan pemuka masyarakat dalam pelaksanaan desa siaga 4. disadari pentingnya survei mawas diri 5. tersusunnya kelompok kerja survei mawas diri dan jadwal survei

14 Peserta : - tk. Kecamatan : a. Camat atau stafnya (kesra dan seksi- seksi pemeritahan dan pembangunan kesehatan) b. Dokter pimpinan beserta staf c. Pimpinan dinas kependudukan catatan sipil dan keluarga berencana (Disduk Capil KB), Depag, Deptan dan lintas sektor lain di Kecamatan

15 - tk. Desa : a. Kepala Desa dan pamongnya b. Bidan di desa c
- tk. Desa : a. Kepala Desa dan pamongnya b. Bidan di desa c. Kader desa Siaga d. Pimpinan LSM e. Pemuka masyarakat : PKK, guru, pemuka agama, pramuka, lembaga persatuan pemuda

16 SURVEI MAWAS DIRI (SMD)
Adalah kegiatan pengenalan, pengumpulan dan pengkajian masalah kesh oleh tokoh masyarakat dan kader setempat di bawah bimbingan petugas kesehatan di desa/ bidandi desa

17 TUJUAN Masyarakat mengenal, mengumpulkan data, mengkaji nmasalah kesehatan yang ada di desa dalam rangka menyiapkan desa siaga Timbulnya minat dan kesadaran masyarakat untuk mengetahui masalahkesehatan dan pentingnya desa siaga

18 PELAKSANAAN Dilaksanakan di desa terpilihdg memilih lokasi tertentu yg dpt menggambarkan keadaan desa pada umumnya Dilaksakan oleh kader masyarakat yang telah ditunjuk dalam pertemuan tingkat desa

19 Informasi ttg masalah-masalah kesehatan di desa dapat diperoleh sebanyak mungkin dari kepala keluarga (KK) yg bermukim dilokasi yg dipilih Waktu SMD dilaksanakan sesuai dengan hasil kesepakatan pertemuan desa

20 CARA PELAKSANAAN SMD Bidan di desa dan kader yang ditugaskan untuk melaksanakan survei mawas diri meliputi : - penentuan sasaran, baik jumlah KK maupun lokasinya - penentuan jenis informasi masalah kesehatan yg akan dikumpulkan dlm mengenal masalah kesehatan - penentuan cara memperoleh informasi kesehatan (mis: observasi apa wawancara, kunjungan rumah door to door atau pertemuan kelomok sasaran) - pembuatan alat /instrumen informasi kesehatan misal kusioner, cek list untuk observasi

21 2. Kelompok pelaksanaan SMD dg bimbingan bidan di desa mengumpulkan informasi masalah kesh sesuai dg yg direncanakan pd butir a 3. Kelompok pelaksanaan SMD dg bimbingan bidan di desa mengolah informasi masalah kesehatan yg telah dikumpulkan shg dpt diperoleh perumusan masalah kesehatan dan prioritas masalah kesehatan di wilayahnya

22 MUSYAWARAH MASYARAKAT DESA (MMD)
Adalah pertemuan seluruh warga desa untuk membahas hasil survei mawas diri dan merencanakan penanggulangan masalah kesehatan yang diperoleh dari hasil survei mawas diri

23 TUJUAN Masyarakat mengenal masalah kesehatan di wilayahnya
Masyarakat bersepakat untuk menanggukangi masalah kesehatan melalui pelaksanaan desa siaga dan Poskesdes Masyarakat menyusun rencana kerja untuk menanggulangi masalah kesh, melaksanakan desa siaga dan poskesdes

24 PELAKSANAAN Harus dihadiri oleh pemuka masyarakat desa, petugas puskesmas dan sektor terkait di tingkat kcamatan (seksi pemerintahan dan pembangunan, BKKBN, pertanian, agama dll) Dilaksanakan di balai desa atau tempat pertemuan yg lain MMD dilaksanakan segera setelah SMD dilaksanakan

25 CARA PELAKSANAAN Pembukaan dg menguraikan maksud dan tujuan MMD dipimpin oleh kepala desa Pengenalan masalah kesehatan oleh masy sendiri melalui curah pendapat dg mempergunakan alat peraga, poster dll dipimpin oleh bidan desa Penyajian hasil SMD oleh kelompok SMD Perumusan dan penentuan prioritas masalah kesehatan atas dasar pengenalan masalah (butir b) dan hasil SMD (butir c) dilanjutkan dg rekomendasi teknis dari petugas kesehatan di desa/bidan di desa Penyusunan rencana penggulangan masalah kesehatan dipimpin oleh kepala desa penutup


Download ppt "PENGELOLAAN PROGRAM KIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google