Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PERATURAN DIREKTUR JENDERAL BEA DAN CUKAI NOMOR P-40/BC/2008 yo P-06/BC/2009 TENTANG TATA LAKSANA KEPABEANAN DI BIDANG EKSPOR.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PERATURAN DIREKTUR JENDERAL BEA DAN CUKAI NOMOR P-40/BC/2008 yo P-06/BC/2009 TENTANG TATA LAKSANA KEPABEANAN DI BIDANG EKSPOR."— Transcript presentasi:

1 PERATURAN DIREKTUR JENDERAL BEA DAN CUKAI NOMOR P-40/BC/2008 yo P-06/BC/2009 TENTANG TATA LAKSANA KEPABEANAN DI BIDANG EKSPOR

2  Data elektronik atau tulisan diatas formulir PDE media penyimpan data elektronik  paling cepat 7 (tujuh) hari sebelum tanggal perkiraan ekspor dan paling lambat sebelum dimasukkan ke kawasan pabean  sebelum keberangkatan sarana pengangkut  secara periodik paling lambat 1 (satu) hari kerja setelah pemeriksaan jumlah pengiriman pada alat ukur yang ditetapkan PEB atas barang curah yang dimuat ke sarana pengangkut PEB atas ekspor tenaga listrik, barang cair atau gas melalui transmisi atau saluran pipa

3  barang pribadi penumpang  barang awak sarana pengangkut  barang pelintas batas  barang kiriman melalui PT. Pos Indonesia dengan berat tidak melebihi 100 (seratus) kilogram.

4 • BARANG KIRIMAN • BARANG PINDAHAN • BARANG PERWAKILAN NEGARA ASING ATAU BADAN INTERNASIONAL • BARANG UNTUK KEPERLUAN IBADAH UNTUK UMUM, SOSIAL, PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, ATAU OLAHRAGA • BARANG CINDERAMATA • BARANG CONTOH • BARANG KEPERLUAN PENELITIAN UNTUK KANTOR YANG SUDAH PDE, DAPAT DISAMPAIKAN OLEH EKSPORTIR DENGAN MENGGUNAKAN TULISAN DIATAS FORMULIR, KECUALI BARANG KIRIMAN

5 o harus berstatus sebagai PPJK o bertindak sebagai Eksportir o wajib serahkan lembar lanjutan lengkap dengan nomor pos tarif paling lama 7 hari setelah PEB mendapat nomor dan tanggal pendaftaran EKSPOR MELALUI PERUSAHAAN JASA TITIPAN (PJT)  PJT dapat memberitahukan dalam satu PEB untuk beberapa pengirim barang  Ekspor melalui PJT tidak diperlakukan sebagai Barang Ekspor yang mendapat fasilitas KITE atau berasal dari TPB

6 EKSPORTIR WAJIB CANTUMKAN NOMOR DAN TANGGAL DOKUMEN PELINDUNG PENGANGKUTAN DARI PABRIK ATAU TEMPAT PENYIMPANAN KE PELABUHAN PEMUATAN (CK-8) PADA PEB

7  paling lambat pada saat penyampaian PEB  setelah penyampaian PEB  Bank Devisa Persepsi  Pos Persepsi  Kantor Pabean Pemuatan PEMBAYARAN PNBP BERKALA

8 PEMBAYARAN BEA KELUAR  paling lambat pada saat penyampaian PEB  paling lama 60 (enam puluh) hari sejak tanggal keberangkatan sarana pengangkut Barang ekspor dengan karakteristik tertentu PASAL 8 AYAT (3) PP 55 THN 2008 : Menteri dapat menetapkan barang ekspor dengan karakteristik tertentu

9 PEB SSPCP Teliti: • Blokir • kelengkapan pengisian data • pembayaran PNBP • pembayaran BK NPP tidak ya teliti Lartas ? teliti Lartas tidakya periksa fisik ? NPPD NPE PPB ya tidak ya tidak Nomor & tgl pendaftaran PEB Max 7 HARI HRS DISERAHKAN EKSPORTIR SKP PEJABAT YG TANGANI LARTAS

10 PEB SSPCP Teliti: • Blokir • kelengkapan pengisian data (Invoice & P/L) • pembayaran PNBP • pembayaran BK NPP tidak ya teliti Lartas ? teliti Lartas tidakya teliti periksa fisik NPPD NPE PPB ya tidak ya Nomor & tgl pendaftaran PEB PKB teliti kelengkapan data ya tidak ya tidak EKSPORTIR PEMERIKSA DOK. EKSPOR PEJABAT YG TANGANI LARTAS SKP

11 PEB SSPCP Teliti: • Blokir • kelengkapan pengisian dan kesesuaian data • pembayaran PNBP • pembayaran BK NPP tidak teliti Lartas teliti periksa fisik NPPD NPE PPB ya Nomor & tgl pendaftaran PEB PKB ya tidak ya EKSPORTIRPENERIMA DOK. PEJABAT YG TANGANI LARTAS PEMERIKSA DOK. EKSPOR

12 PENELITIAN BEA KELUAR (DALAM HAL PERHITUNGAN BEA KELUAR TIDAK BENAR) Tidak dilakukan pemeriksaan fisik Dilakukan pemeriksaan fisik Pejabat Pemeriksa Dokumen Ekspor melakukan penetapan perhitungan Bea Keluar dengan menerbitkan SPPBK dalam waktu paling lama 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal pendaftaran PEB Jumlah dan/atau jenis barang sesuai Jumlah dan/atau jenis barang tidak sesuai Pejabat Pemeriksa Dokumen Ekspor melakukan penetapan perhitungan Bea Keluar dengan menerbitkan SPPBK dalam waktu paling lambat sebelum keberangkatan sarana pengangkut (Setelah dilakukan penellitian lebih lanjut oleh P-2)

13 Dikenai Bea Keluar mendapat fasilitas KITE Berdasarkan Informasi dari DitJen Pajak NHI Pada saat impornya ditujukan untuk diekspor kembali Akan diimpor kembali PEMERIKSAAN FISIK TERHADAP BARANG EKSPOR Kecuali terhadap EKSPORTIR TERTENTU yang atas barang ekspornya:  mendapat fasilitas KITE dengan pembebasan bea masuk dan/atau cukai; atau  dikenai Bea Keluar 100% 10% atau min.2 kemasan

14 EKSPORTIR TERTENTU Ditetapkan oleh : Direktur Penindakan dan Penyidikan reputasi eksportir :  tidak pernah melanggar ketentuan kepabeanan dan cukai yang dikenai sanksi administrasi dalam kurun waktu 1 (satu) tahun terakhir;  tidak mempunyai tunggakan hutang bea masuk, Bea Keluar, cukai, dan pajak;  telah menyelenggarakan pembukuan berdasarkan rekomendasi Direktur Audit; dan/atau  telah memperoleh rekomendasi dari Direktorat Jenderal Pajak sebagai wajib pajak patuh Eksportir yang berstatus sebagai importir jalur prioritas atau importir lain yang mendapat status yang dipersamakan dengan importir jalur prioritas diperlakukan sebagai Eksportir tertentu

15  Lokasi :  Kawasan pabean pelabuhan muat  Gudang eksportir *)  Tempat lain yang digunakan eksportir untuk menyimpan barang setelah mendapat persetujuan kepala kantor *)

16 BARANG EKSPOR MELALUI PIPA/TRANSMISI (mis: CPO, BBM, & LISTRIK)  pada saat pemuatan ke sarana pengangkut  hasil pengukuran alat ukur dibawah pengawasan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai  saluran pipa atau jaringan transmisi langsung menuju ke luar daerah pabean  hasil pengukuran terakhir di dalam daerah pabean

17 UJI LABORATORIUM  Pejabat Pemeriksa Dokumen Ekspor dapat melakukan uji lab

18 PIHAK YANG MELAKUKAN KONSOLIDASI KONSOLIDATOR EKSPORTIR KELOMPOK EKSPORTIR PERSYARATAN YG HARUS DIPENUHI STUFFING DIAWASI DITUNJUK EKSPORTIR YANG BERTANGGUNGJAWAB WAJIB BERITAHUKAN PERUSAHAAN2 YANG BARANG EKSPORNYA AKAN DIKONSOLIDASI DAN PERUBAHAN DATANYA PKBE  SISTEM PDE KEPABEANAN  TULISAN DIATAS FORMULIR NOMOR & TANGGAL PENDAFTARAN  DOKUMEN PEMASUKAN BARANG  DOKUMEN PEMUATAN

19 PERMOHONAN PERSETUJUAN KEPALA KANTOR PABEAN PEMUATAN WAJIB PERIKSA FISIK ALASAN KETERANGAN = data ttg barang dan penerima SESUAI TIDAK SESUAI LPE TIDAK TERBIT LPE

20 EKSPORTIR  NPE  PEB + PPB  PERMOHONAN MUAT BARANG CURAH  PKBE + NPE KPPBC PETUGAS PINTU P2  COCOKKAN PETIKEMAS  TELITI SEGEL  COCOKKAN NO.SEGEL/PEB + PPB COCOK & SESUAITDK COCOK/SESUAI TTD NPE/PKBE PEMASUKAN KE KAWASAN PABEAN EKSPOR DARI TPB PEMERIKSA DOKUMEN EKSPOR MENYAMPAIKAN COPY NPE YANG SUDAH DITANDATANGANI PETUGAS PINTU KEPADA KPPBC YANG MENGAWASI TPB

21 NPE DOKUMEN PEMUATAN PERMOHONAN PEMUATAN BARANG EKSPOR CURAH PKBE EKSPORTIR PENGANGKUT

22 EKSPORTIR MENYIAPKAN PERMOHONAN (CONTOH 3D) & SHIPPING ORDER/ SHIPPING INSTRUCTION KPPBC KEPALA KANTOR/ PEMERIKSA DOK EKSPOR PENELITIAN PERMOHONAN SETUJUTDK SETUJU PEMUATAN BARANG CURAH CTH 3D +SHIPPING ORDER DITOLAK CTH 3D DGN CTT PERSETUJUAN MUAT DI LUAR KP MUAT DI KP CONTOH 3D DGN CTT PERSETUJUAN PETUGAS PINTU PETUGAS PENGAWAS MUAT

23 PEB OUTWARD MANIFEST PEJABAT YANG MENANGANI MANIFES NON KITE KITE NOMOR & TANGGAL PEB NOMOR & JUMLAH PETI KEMAS NAMA SARANA PENGANGKUT & NOMOR VOYAGE/FLIGHT IDENTITAS EKSPORTIR / SHIPPER EKSPOR DARI TPB PEJABAT YANG MENANGANI MANIFEST MENYAMPAIKAN HASIL REKONSILIASI KEPADA KANTOR PABEAN YANG MENGAWASI TPB

24  WAJIB DILAPORKAN OLEH EKSPOR TIR SECARA TERTULIS KEPADA PEJABAT PEMERIKSA DOKUMEN EKSPOR PALING LAMA 3 HARI KERJA TERHITUNG SEJAK KEBERANGKATAN SARANA PENGANGKUT YANG TERCANTUM DALAM PEB  TIDAK DIPERIKSA FISIK TIDAK LAPOR ATAU TERLAMBAT SANKSI ADMINISTRASI BERUPA DENDA KECUALI NHI

25 EKSPORTIR  MENYIAPKAN & MENYERAHKAN PEMBERITAHUAN PEMBATALAN KPPBC PEMERIKSA DOK EKSPOR MENELITI PEMBERITAHUAN PEMBATALAN & HASIL PENELITIAN PJ.MANIFEST PEJABAT MANIFEST  REKONSILIASI  TGL KEBERANGKATAN KAPAL  brg tdk jadi diekspor  pemb. pembatalan ≤ 3hr  brg tdk jadi diekspor  pemb. pembatalan > 3 hr  brg sdh diekspor SETUJU PEMBATALAN SETUJU PEMBATALAN + SPSA DITOLAK KONFIRMASI HASIL PENELITIAN PEMBATALAN EKSPOR

26 • PEMBETULAN • BARANG EKSPOR YANG DIKENAI BEA KELUAR  KARENA KEKHILAFAN YANG NYATA  PEMBETULAN TANGGAL PERKIRAAN EKSPOR  TIDAK DILAYANI • TIDAK DIPERIKSA FISIK • KESALAHAN DATA PEB – PALING LAMA 1 BULAN SEJAK PEB MENDAPAT NOMOR & TANGGAL PENDAFTARAN SALAH HITUNG SALAH PENERAPAN ATURAN TEMUAN PEJABAT PEMERIKSA DOKUMEN EKSPOR TELAH MENDAPAT PENETAPAN PEJABAT PEMERIKSA DOKUMEN EKSPOR  JENIS BARANG  JUMLAH BARANG  NOMOR PETI KEMAS  JENIS VALUTA  NILAI FOB BARANG SEBELUM MASUK KAWASAN PABEAN KECUALI SHORT SHIPMENT ATAU EKSPOR BARANG CURAH KARAKTERISTIK TERTENTU PALING LAMA 3 HARI PALING LAMA 60 HARI

27 PEMBETULAN TANGGAL PERKIRAAN EKSPOR ATAS BARANG EKSPOR YANG DIKENAI BEA KELUAR • Hanya dapat dilakukan dalam hal barang ekspor telah dimasukkan ke kawasan pabean • diajukan dalam jangka waktu paling lama 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal pendaftaran PEB • tanggal perkiraan ekspor yang baru tidak melampaui tanggal perkiraan ekspor yang dibetulkan, dalam hal barang ekspor ditimbun atau dimuat ditempat lain diluar kawasan pabean Jika tidak memenuhi ketentuan diatas, dilakukan pembatalan PEB dan diajukan PEB baru

28 TERHADAP KESALAHAN DATA PEB MENGENAI:  JENIS/KATEGORI EKSPOR  JENIS FASILITAS YANG DIMINTA  KANTOR PABEAN PEMUATAN TIDAK DAPAT DILAKUKAN PEMBETULAN DATA PEB UMUM MENDAPAT FASILITAS KITE RE-EKSPOR KHUSUS TPB RE-IMPOR DILAKUKAN PEMBATALAN SEPANJANG BELUM DIMUAT DI SARANA PENGANGKUT

29 EKSPORTIR  MENYIAPKAN & MENYERAHKAN PEB PEMBETULAN KPPBC KEPALA KANTOR/ PEMERIKSA DOK EKSPOR TELITI JANGKA WAKTU PENGAJUAN PEMBETULAN MEMENUHITDK MEMENUHI SKP TELITI PEMBETULAN SETUJU TDK LENGKAP LENGKAP NPP PEMBETULAN PEB

30 • PERMOHONAN PEMBATALAN PEB • EKSPORTIR MENYAMPAIKAN PEB BARU • UNTUK BARANG EKSPOR DIKENAI BEA KELUAR EKSPORTIR WAJIB MENGAJUKAN PEMBATALAN PEB TERHADAP: – Barang ekspor yang belum dimasukkan ke kawasan pabean paling lambat s.d. tanggal perkiraan ekspor – Pengajuan pembetulan tanggal perkiraan ekspor melewati 30 hari sejak pendaftaran PEB, dalam hal telah dimasukkan ke kawasan pabean – Pembetulan tanggal perkiraan ekspor yang baru melampaui tanggal perkiraan ekspor yang dibetulkan, dalam hal barang ekspor ditimbun atau dimuat ditempat lain diluar kawasan pabean

31 SELURUH SEBAGIAN DOKUMEN PENGELUARAN • PEMBATALAN PEB • DIBERITAHUKAN KEPADA PEJABAT PEMERIKSA DOKUMEN EKSPOR • DILAKUKAN PEMERIKSAAN FISIK SEBELUM DIKELUARKAN DARI KAWASAN PABEAN • PEMBETULAN PEB • DIBERITAHUKAN KEPADA PEJABAT PEMERIKSA DOKUMEN EKSPOR • DILAKUKAN PEMERIKSAAN FISIK SEBELUM DIKELUARKAN DARI KAWASAN PABEAN SPPBE

32  PERMOHONAN PEMBATALAN  DILAKUKAN OLEH PIHAK YANG MELAKUKAN KONSOLIDASI  SEBELUM BARANG EKSPOR DIMUAT DI SARANA PENGANGKUT

33 • PENGAJUAN PEMBETULAN :  SEBELUM MASUK KAWASAN PABEAN  SETELAH MASUK KAWASAN PABEAN:  Adanya keputusan pengusaha TPS yang mengakibatkan pengurangan jumlah barang ekspor dari dalam peti kemas dan berkurangnya jumlah dokumen PEB yang tercantum dalam PKBE  Pembetulan hanya dapat dilakukan terhdap data jumlah dokumen, nomor dan tanggal PEB  Mendapat persetujuan pejabat • PENYAMPAIAN :  Sistem PDE Kepabeanan  Tulisan diatas formulir • SEMUA ELEMEN DATA KECUALI IDENTITAS PIHAK YANG MELAKUKAN KONSOLIDASI KODE KANTOR PABEAN PEMUATAN

34 BARANG YANG AKAN DIEKSPOR YANG DIANGKUT DENGAN SARANA PENGANGKUT LAUT DAN/ATAU UDARA DALAM NEGERI YANG BUKAN MERUPAKAN BAGIAN DARI ANGKUTAN MULTIMODA

35 Pasal 5 ayat (2) Pemberitahuan pabean disampaikan kepada pejabat bea dan cukai di kantor pabean atau tempat lain yang disamakan dengan kantor pabean Pasal 2 ayat (2) Pemberitahuan pabean ekspor disampaikan oleh eksportir/kuasanya ke kantor pabean pemuatan paling cepat 7 hari sebelum tanggal perkiraan ekspor dan paling lambat sebelum dimasukkannya ke kawasan pabean Pasal 2 ayat (1) Eksportir wajib memberitahukan barang yang akan diekspor ke kantor pabean pemuatan dengan menggunakan PEB Terminologi kantor pabean pemuatan dibagi menjadi: 1.Kantor Pabean Pemuatan di Pelabuhan Muat Asal 2.Kantor Pabean Pemuatan di Pelabuhan Muat Ekspor LATAR BELAKANG

36 Angkutan Multimoda adalah : angkutan barang dengan menggunakan paling sedikit 2 (dua) moda angkutan yang berbeda atas dasar 1 (satu) kontrak pengangkutan yang menggunakan dokumen angkutan multimoda dari satu tempat diterimanya barang oleh operator angkutan multimoda ke suatu tempat yang ditentukan untuk penyerahan barang tersebut. (ref. Pasal 1 angka 10 UU No.17 tahun 2008 tentang Pelayaran) Pelabuhan Muat Asal adalah : pelabuhan laut atau udara tempat dimuatnya barang yang akan diekspor ke sarana pengangkut dalam negeri yang bukan merupakan bagian dari angkutan multimoda Pelabuhan Muat Ekspor adalah : pelabuhan laut atau udara tempat dimuatnya barang ekspor ke: a.sarana pengangkut yang akan berangkat menuju ke luar daerah pabean; atau b.sarana pengangkut dalam negeri yang merupakan bagian dari angkutan multimoda.

37 KANTOR PABEAN PEMUATAN DI PELABUHAN MUAT ASAL KAWASAN PABEAN LUAR KAWASAN PABEAN EKSPORTIR MAKASAR X X LUAR DAERAH PABEAN SURABAYA KAWASAN PABEAN LUAR KAWASAN PABEAN TRAYEK LOKAL MULTIMODA 1 X TRAYEK LUAR NEGERI MULTIMODA 2 TRAYEK LUAR NEGERI 4 X X X XX X X X X TRAYEK LOKAL 3 X 3 TRAYEK LOKAL MULTIMODA 1 X X X X X X X KANTOR PABEAN PEMUATAN DI PELABUHAN MUAT EKSPOR

38 Pelabuhan Muat Asal Pelabuhan Muat Ekspor KPPBC EKSPORTIR  MENYAMPAIKAN PEB  MUAT BARANG PEB NPE Contoh 3F Contoh 3E > < KPPBC Contoh 3E Contoh 3F  melakukan pengawasan  memberikan persetujuan muat  melakukan rekonsiliasi PELAYANAN EKSPOR ATAS BARANG YANG DIANGKUT DGN SARANA PENGANGKUT YG BUKAN BAGIAN DARI MULTIMODA

39 LUAR DAERAH PABEAN Kantor Pabean Pemuatan di Pelabuhan Muat Asal : Menyampaikan pemberitahuan daftar barang tersebut paling lambat pada hari kerja berikutnya sejak keberangkatan sarana pengangkut • 1.PEB dapat disampaikan di Kantor Pabean Pemuatan di Pelabuhan Muat Asal 2.Terhadap barang yang diperiksa fisik dilakukan penyegelan Kantor Pabean Pemuatan di Pelabuhan Muat Ekspor 1.melakukan pengawasan pemuatan barang ke sarana pengangkut yang akan berangkat menuju ke luar daerah pabean 2.memberitahukan kepada kepala kantor pabean pemuatan di Pelabuhan Muat Asal hasil rekonsiliasi NPE dengan outward manifest paling lambat 10 (sepuluh) hari sejak penyerahan outward manifest

40 LAPORAN PEMERIKSAAN EKSPOR (LPE)  BARANG EKSPOR YANG MENDAPAT FASILITAS KITE  DITERBITKAN OLEH PEJABAT PEMERIKSA DOKUMEN EKSPOR  REKONSILIASI SESUAI  BILA REKONSILIASI TIDAK SESUAI  PEMBETULAN LPE  KARENA KESALAHAN ADMINISTRATIF EKSPORTIR MENYERAHKAN o HASIL CETAK PEB,INVOICE,PACKING LIST o PEB PEMBETULAN o NPE o COPY B/L atau AWB PALING LAMA 1 BULAN SEJAK TANGGAL PENDAFTARAN PEB

41 PENATAUSAHAAN & PELAYANAN PEB  EKSPORTIR WAJIB MENYIMPAN PEB YANG TELAH MENDAPAT NOMOR PENDAFTARAN DAN DOKUMEN PELENGKAP PABEAN SELAMA 10 TAHUN  PELAYANAN KANTOR PABEAN  24 JAM SETIAP HARI TERHADAP KEGIATAN:  Penerimaan pengajuan PEB oleh ekspotir  Pemeriksaan fisik barang sesuai permintaan eksportir  Pemasukan barang ekspor yang telah mendapat persetujuan ekspor ke kawasan pabean  Pelayanan pabean lain di bidang ekspor  PEB YANG DISAMPAIKAN DENGAN SISTEM PDE KEPABEANAN:  Hasil cetak PEB yang telah mendapat nomor pendaftaran  NPE  PPB  LPE

42 PENGAWASAN DI BIDANG EKSPOR  kegiatan intelijen  Scanning Gamma Ray  hasil kegiatan intelijen – NHI – penindakan di bidang kepabeanan – patroli

43


Download ppt "PERATURAN DIREKTUR JENDERAL BEA DAN CUKAI NOMOR P-40/BC/2008 yo P-06/BC/2009 TENTANG TATA LAKSANA KEPABEANAN DI BIDANG EKSPOR."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google