Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

mempersembahkan PROSES TERJADINYA BUMI KITA MEDIA PEMBELAJARAN GEOGRAFI berbasis TIK KELAS X SMA SEMESTER 1.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "mempersembahkan PROSES TERJADINYA BUMI KITA MEDIA PEMBELAJARAN GEOGRAFI berbasis TIK KELAS X SMA SEMESTER 1."— Transcript presentasi:

1

2 mempersembahkan

3 PROSES TERJADINYA BUMI KITA MEDIA PEMBELAJARAN GEOGRAFI berbasis TIK KELAS X SMA SEMESTER 1

4

5 GEOGRAFI KELAS X SMA PROSES TERJADINYA BUMI KITA KOMPETENSI MATERI GALERI LATIHAN SOAL KELUAR about PETUNJUK PENGGUNA

6

7 Petunjuk Pengguna Selamat datang dalam software Media Pembelajaran Geografi Kelas X SMA; Terbentuknya Bumi. Secara garis besar, dalam media ini terdapat 2 macam tampilan layar presentasi: 1. MENU UTAMA2. ISI MENU Berikut akan kami jelaskan satu-persatu. Halaman 1 dari 13

8 1. Menu Utama Layar menu utama adalah halaman inti yang menghubungkan antar menu-menu yang terdapat dalam media ini. Terdapat tujuh pilihan menu yang tersedia. Dengan mengklik salah satunya, anda dapat berpindah ke halaman yang ingin dituju sesuai nama menu yang tertera. PETUNJUK PENGGUNA Menu Utama 1. Panduan Pengguna 2. Standar Kompetensi 3. Materi 4. Galeri 5. Latihan Soal 6. About 7. Keluar Halaman 2 dari 13

9 2. Isi Menu Layar/Halaman Isi menu memuat isi media ini. Di setiap Layar Isi Menu terdapat tombol navigasi untuk berpindah halaman. PETUNJUK PENGGUNA Halaman Isi Menu Home Next Back •Tombol Home ( ) berfungsi untuk kembali ke menu utama. •Tombol Next ( ) berfungsi untuk berpindah ke halaman selanjutnya. •Tombol Back ( ) berfungsi untuk berpindah ke halaman sebelumnya. Halaman 3 dari 13

10 3. Isi Menu > Kompetensi Menu Kompetensi berisi penjelasan sasaran belajar siswa yang ditargetkan melalui pemanfaatan media ini. PETUNJUK PENGGUNA Halaman 4 dari 13

11 4. Isi Menu > Materi Menu Materi berisi materi pelajaran yang disajikan dalam media ini. Terdapat beberapa tombol navigasi tambahan khusus pada menu ini. PETUNJUK PENGGUNA MATERI: Tombol klasifikasi materi (tombol yang paling besar mengindikasikan materi yang sedang anda buka). 1.Tombol klasifikasi materi berfungsi untuk berpindah dari satu materi ke materi lainnya. Halaman 5 dari 13

12 4. Isi Menu > Materi Menu Materi berisi materi pelajaran yang disajikan dalam media ini. Terdapat beberapa tombol navigasi tambahan khusus pada menu ini. PETUNJUK PENGGUNA 2.Tombol Daftar Pembahasan (khusus materi 2,3,dan 4) berfungsi untuk berpindah dari satu submateri ke submateri lainnya. Tombol Daftar Pembahasan berwarna biru Halaman 6 dari 13

13 4. Isi Menu > Materi Menu Materi berisi materi pelajaran yang disajikan dalam media ini. Terdapat beberapa tombol navigasi tambahan khusus pada menu ini. PETUNJUK PENGGUNA Tombol Video/Animasi Interaktif 3.Tombol Video/Animasi Interaktif (khusus materi 2 dan 3) berfungsi untuk melihat video/animasi interaktif pendukung submateri. Halaman 7 dari 13

14 4. Isi Menu > Materi Menu Materi berisi materi pelajaran yang disajikan dalam media ini. Terdapat beberapa tombol navigasi tambahan khusus pada menu ini. PETUNJUK PENGGUNA Tombol Kembali ke Penjelasan Materi 4.Tombol Kembali ke Penjelasan Submateri (khusus materi 2 dan3) berfungsi untuk melihat kembali penjelasan submateri setelah melihat Video/Ilustrasi Interaktif. Halaman 8 dari 13

15 4. Isi Menu > Materi Menu Materi berisi materi pelajaran yang disajikan dalam media ini. Terdapat beberapa tombol navigasi tambahan khusus pada menu ini. PETUNJUK PENGGUNA Tombol Kembali ke Pembukaan Materi 4.Tombol Kembali ke Pembukaan Materi (khusus materi 2, 3, dan 4 ) berfungsi untuk melihat kembali pembukaan materi. Halaman 9 dari 13

16 5. Isi Menu > Galeri Menu Galeri berisi kumpulan foto tambahan sebagai ilustrasi dari materi-materi yang disajikan. PETUNJUK PENGGUNA Anda dapat memilih foto yang ingin dilihat dengan mengklik salah satu foto yang dimaksud - di sini. Halaman 10 dari 13

17 6. Isi Menu > Latihan Soal Menu Latihan Soal berisi contoh kumpulan soal evaluasi hasil belajar siswa untuk bab ini, berdasarkan materi yang disajikan dalam media pembelajaran ini. PETUNJUK PENGGUNA Halaman 11 dari 13

18 7. Isi Menu > About Menu About memuat informasi mangenai identitas media ini, seperti: Judul, biodata, daftar pustaka PETUNJUK PENGGUNA Halaman 12 dari 13

19 8. Keluar Anda dapat keluar dari aplikasi ini dengan cara mengklik menu ( ) yang terdapat dalam layar/halaman menu utama. PETUNJUK PENGGUNA Selanjutnya, akan ada pertanyaan “Benarkah anda ingin keluar?” Klik ( ) bila benar anda ingin keluar. Klik ( ) bila anda tidak jadi keluar. Halaman 13 dari 13

20

21 STANDAR KOMPETENSI  Memahami sejarah pembentukan bumi KOMPETENSI DASAR  Menjelaskan sejarah pembentukan bumi INDIKATOR  Mendeskripsikan proses kejadian bumi  Mendeskripsikan proses pembentukan bumi  Mendeskripsikan lapisan bumi

22 TUJUAN PEMBELAJARAN Siswa diharapkan mampu :  Menjelaskan teori terjadinya bumi  Membandingkan teori terjadinya bumi  Mendeskripsikan proses pembentukan bumi  Mendeskripsikan lapisan bumi

23

24 MATERI: 1234 BUMI SEBAGAI PLANET 1

25 MATERI: Suhu rata-rata permukaan bumi adalah 14 0 C. Para ilmuwan yakin bahwa hanya bumilah yang atmosfernya memiliki cukup oksigen untuk mendukung kehidupan. Bumi Sebagai Planet

26 MATERI: 1234 Bumi merupakan planet terbesar kelima dengan diameter km (5x diameter Pluto, planet terkecil. 1/11x diameter Jupiter, planet terbesar). Bumi berada pada jarak kira-kira 150 juta km dari matahari. Jarak ini disebut dengan 1 Satuan Astronomi (SA). 1 Bumi Sebagai Planet

27 MATERI: 1234 Bumi berputar mengitari matahari dalam waktu 365 hari, 6 jam, 9 menit, 10 detik, dengan jarak tempuh 958 juta km. Waktu yang diperlukan bumi untuk mengitari matahari ini disebut 1 tahun bumi. Dalam mengorbit matahari, bumi bergerak dengan kelajuan rata- rata 107,2 km/jam. 1 Bumi Sebagai Planet

28 MATERI: 1234 Di samping begerak mengitari matahari, bumi juga berputar pada porosnya. Waktu yang diperlukan untuk 1 kali berputar pada porosnya adalah 23 jam, 56 menit, dan 4 detik yang disebut juga sebagai 1 hari bumi. 1 Bumi Sebagai Planet

29 MATERI: 1234 TERJADINYA BUMI 2

30 MATERI: Terjadinya Bumi Hipotesis Kabut Kant-Lapplace Hipotesis Planetesimal Hipotesis Pasang Surut Hipotesis Bintang Kembar Hipotesis Protoplanet (klik untuk penjelasan) Beberapa teori dari para ahli yang mengemukakan proses terjadinya bumi, antara lain: 1. Hipotesis Kabut Kant-Lapplace 2. Hipotesis Planetesimal 3. Hipotesis Pasang surut 4. Hipotesis Proto Planet 5. Hipotesis Bintang Kembar

31 MATERI: Terjadinya Bumi Hipotesis Kabut Kant-Lapplace Hipotesis Planetesimal Hipotesis Pasang Surut Hipotesis Bintang Kembar Hipotesis Protoplanet (klik untuk penjelasan) HIPOTESIS KABUT KANT-LAPPLACE •Immanuel Kant (Jerman, 1775) Awalnya, ruang angkasa hanya berisi gas-gas. Gas yang bermassa besar menarik gas lain di sekitarnya membentuk matahari. Bola-bola gas yang saling bertumbukan menimbulkan panas sehingga terjadi putaran kabut. Kabut mengumpul dan menjadi dingin hingga akhirnya memadat menjadi planet. •Pierre de Lapplace (Prancis, 1796) Awalnya kabut dalam ruang angkasa berputar, terjadi gumpalan awan di khatulistiwa. Material dari pusat putaran pindah ke gumpalan awan membentuk planet yang terus mengitari pusat massa awal. Hipotesis ini banyak mendapat penolakan karena tidak sesuai dengan hukum-hukum fisika

32 MATERI: Terjadinya Bumi Hipotesis Kabut Kant-Lapplace Hipotesis Planetesimal Hipotesis Pasang Surut Hipotesis Bintang Kembar Hipotesis Protoplanet (klik untuk penjelasan) HIPOTESIS KABUT KANT-LAPPLACE

33 MATERI: Terjadinya Bumi Hipotesis Kabut Kant-Lapplace Hipotesis Planetesimal Hipotesis Pasang Surut Hipotesis Bintang Kembar Hipotesis Protoplanet (klik untuk penjelasan) HIPOTESIS PLANETESIMAL Thomas C. Chamberlin ( ) dan Forest R. Moulton ( ), keduanya adalah ilmuwan Amerika. Pada tahun 1900 mengemukakan bahwa Matahari sudah ada sejak awal sebelum planet terbentuk. Ada benda langit dekat matahari yang gravitasinya menarik material matahari. Material matahari yang tertarik menjadi gumpalan (planetesimal) yang terus berkembang menjadi planet. Teori ini ditolak karena material matahari sangat panas sehingga ketika menggumpal akan segera meledak dan planet tidak mungkin terjadi.

34 MATERI: Terjadinya Bumi Hipotesis Kabut Kant-Lapplace Hipotesis Planetesimal Hipotesis Pasang Surut Hipotesis Bintang Kembar Hipotesis Protoplanet (klik untuk penjelasan) HIPOTESIS PLANETESIMAL

35 MATERI: Terjadinya Bumi Hipotesis Kabut Kant-Lapplace Hipotesis Planetesimal Hipotesis Pasang Surut Hipotesis Bintang Kembar Hipotesis Protoplanet (klik untuk penjelasan) HIPOTESIS PASANG SURUT Sir James Jeans dan Harold Jaffries, 1917 Teori ini sangat mirip dengan Teori Planetesimal dimana ada 2 matahari dalam sistem tata surya. Gaya gravitasi saling menyebabkan terjadinya pasang surut di permukaan keduanya. Bagian permukaan yang tertarik berpisah dari keduanya dan membentuk lidah pijar raksasa. Kemudian lidah pijar itu menggumpal dan mendingin hingga menjadi planet.

36 MATERI: Terjadinya Bumi Hipotesis Kabut Kant-Lapplace Hipotesis Planetesimal Hipotesis Pasang Surut Hipotesis Bintang Kembar Hipotesis Protoplanet (klik untuk penjelasan) HIPOTESIS PASANG SURUT

37 MATERI: Terjadinya Bumi Hipotesis Kabut Kant-Lapplace Hipotesis Planetesimal Hipotesis Pasang Surut Hipotesis Bintang Kembar Hipotesis Protoplanet (klik untuk penjelasan) HIPOTESIS PROTO PLANET Carl Von Wiezsaeker (1940) dan G.P. Kuiper (1950) Kedua ahli menyatakan bahwa tata surya terbentuk dalam waktu yang bersamaan dari gumpalan awan gas dan debu (hidrogen dan helium). Awan gas mengalami pemutaran dan pemadatan lalu membentuk seperti cakram. Bagian tengah mempunyai daya tekan yang besar, terbentuklah matahari. Selanjutnya bagian yang diselimuti kabut, dan pecah menjadi awan yang lebih kecil lagi disebut Proto Planet.

38 MATERI: Terjadinya Bumi Hipotesis Kabut Kant-Lapplace Hipotesis Planetesimal Hipotesis Pasang Surut Hipotesis Bintang Kembar Hipotesis Protoplanet (klik untuk penjelasan) HIPOTESIS PROTO PLANET

39 MATERI: Terjadinya Bumi Hipotesis Kabut Kant-Lapplace Hipotesis Planetesimal Hipotesis Pasang Surut Hipotesis Bintang Kembar Hipotesis Protoplanet (klik untuk penjelasan) HIPOTESIS BINTANG KEMBAR Fred Hoyle, 1956 Dalam tata surya terdapat dua bintang kembar yang salah satunya tidak stabil. Bintang yang tidak stabil kemudian meledak. Pecahannya lalu mengitari bintang yang satu lagi. Bintang yang dikelilingi pecahan-pecahan itu adalah matahari dan pecahan-pecahan yang mengelilinginya menjadi planet setelah mendingin.

40 MATERI: Terjadinya Bumi Hipotesis Kabut Kant-Lapplace Hipotesis Planetesimal Hipotesis Pasang Surut Hipotesis Bintang Kembar Hipotesis Protoplanet (klik untuk penjelasan) HIPOTESIS BINTANG KEMBAR

41 MATERI: 1234 PERKEMBANGAN TEORI TENTANG MUKA BUMI 3

42 MATERI: 1234 Continental Drift Pemekaran Dasar Samudera Laurasia- Gondwana Lempeng Tektonik (klik untuk penjelasan) 3 Perkembangan Teori Tentang Muka Bumi Setelah terbentuk, bumi terus bergerak dan berkembang, sehingga terbentuklah bentangan alam. Terdapat beberapa teori tentang muka bumi, antara lain : 1. Teori Hanyutan Benua (Continental Drift) 2. Teori Laurasia-Gondwana 3. Teori Pemekaran Dasar Samudera 4. Teori Lempeng Tektonik

43 MATERI: 1234 Continental Drift Pemekaran Dasar Samudera Laurasia- Gondwana Lempeng Tektonik (klik untuk penjelasan) 3 Perkembangan Teori Tentang Muka Bumi TEORI HANYUTAN BENUA (CONTINENTAL DRIFT) Alfred Lothar Wegener ( ) menyatakan bahwa seluruh benua berasal dari 1 daratan, disebut Pangea, dan dikelilingi lautan Thetys. 180 juta tahun yang lalu Pangea terpecah membentuk daratan baru bernama Gondwana. 135 juta tahun yang lalu Gondwana terpecah membentuk Kutub Selatan, Australia, Afrika, Amerika, Greenland, dan Eropa. Penyebab pergeseran benua adalah arus konveksi penghasil gaya sentrifugal, mengakibatkan bumi cembung ke arah ekuator.

44 MATERI: 1234 Continental Drift Pemekaran Dasar Samudera Laurasia- Gondwana Lempeng Tektonik (klik untuk penjelasan) 3 Perkembangan Teori Tentang Muka Bumi TEORI HANYUTAN BENUA (CONTINENTAL DRIFT)

45 MATERI: 1234 Continental Drift Pemekaran Dasar Samudera Laurasia- Gondwana Lempeng Tektonik (klik untuk penjelasan) 3 Perkembangan Teori Tentang Muka Bumi TEORI LAURASIA - GONDWANA Edward Suess, Austria ( ) menyatakan awalnya di Bumi hanya ada 2 benua: •Laurasia (di Kutub Utara) •Gondwana (di Kutub Selatan) Keduanya pecah karena tertarik ekuator. Gondwana membentuk Amerika Selatan, Australia, India, dan Antartika. Daratan lainnya terbentuk dari pecahan Laurasia.

46 MATERI: 1234 Continental Drift Pemekaran Dasar Samudera Laurasia- Gondwana Lempeng Tektonik (klik untuk penjelasan) 3 Perkembangan Teori Tentang Muka Bumi TEORI LAURASIA - GONDWANA

47 MATERI: 1234 Continental Drift Pemekaran Dasar Samudera Laurasia- Gondwana Lempeng Tektonik (klik untuk penjelasan) 3 Perkembangan Teori Tentang Muka Bumi TEORI PEMEKARAN DASAR SAMUDERA Harry Hess menyatakan benua terpatri pada basal dasar samudera. Dasar samudera terus terdesak ke atas dari Astenosfer yang panas. Terjadi pemekaran dasar samudera dengan kecepatan 1,5-10 cm per tahun. Pemekaran didorong oleh panas bumi yang menimbulkan arus konveksi.

48 MATERI: 1234 Continental Drift Pemekaran Dasar Samudera Laurasia- Gondwana Lempeng Tektonik (klik untuk penjelasan) 3 Perkembangan Teori Tentang Muka Bumi TEORI PEMEKARAN DASAR SAMUDERA

49 MATERI: 1234 Continental Drift Pemekaran Dasar Samudera Laurasia- Gondwana Lempeng Tektonik (klik untuk penjelasan) 3 Perkembangan Teori Tentang Muka Bumi TEORI LEMPENG TEKTONIK Jason Morgan, Amerika (1987) – menyatakan terdapat lempeng di dalam kerak bumi. Lempeng itu terapung-apung di atas mantel bumi. Arus konveksi yang kuat dalam Astenosfer menggerakkan lempeng-lempeng itu di permukaan bumi. Pergerakan lempeng- lempeng itu mengakibatkan pergeseran benua. Lempeng di dunia terbagi 2: •Lempeng Samudera (sima): kerak samudera •Lempeng Benua (sial): kerak benua dan dasarnya

50 MATERI: 1234 Continental Drift Pemekaran Dasar Samudera Laurasia- Gondwana Lempeng Tektonik (klik untuk penjelasan) 3 Perkembangan Teori Tentang Muka Bumi TEORI LEMPENG TEKTONIK

51 MATERI: 1234 LAPISAN BUMI 4

52 MATERI: Atmosfer Kerak Mantel Inti luar Inti dalam Litosfer (klik komponen pada gambar untuk melihat keterangan) Lapisan Bumi Berdasarkan penelitian ahli geofisika, terutama dengan metode seismik, bagian dalam bumi dapat diketahui. Berdasarkan kecepatan perambatan gelombang P dan S, bumi dibagi atas : 1. Kerak Bumi 2. Mantel 3. Inti Berdasarkan sifat fisiknya, bumi dibagi atas : 1. Lapisan Litosfer 2. Lapisan Astenosfer 3. Lapisan Mesosfer

53 MATERI: Atmosfer Kerak Mantel Inti luar Inti dalam Litosfer (klik komponen pada gambar untuk melihat keterangan) Lapisan Bumi ATMOSFER Atmosfer adalah lapisan udara yang menyelimuti bumi. Bumi dan lapisan udara yang menyelimutinya sama-sama berotasi terhadap poros bumi serta berevolusi mengelilingi matahari. Tebal lapisan ini mencapai km lebih (diukur dari permukaan laut). Hampir 97 % dari udara terletak pada lapisan atmosfer paling bawah yang tebalnya mencapai 30 km. Semakin menjauh dari permukaan bumi kadar udara pada lapisan atmosfer semakin menurun.

54 MATERI: Atmosfer Kerak Mantel Inti luar Inti dalam Litosfer (klik komponen pada gambar untuk melihat keterangan) Lapisan Bumi KERAK Kerak adalah lapisan terluar bumi. Di bawah benua, ketebalan kerak bumi dapat mencapai 70 km. Kerak di bawah benua disebut sial karena banyak mengandung silikon dan aluminium. Di bawah lautan, ketebalan kerak bumi sekitar 30 km. Di bawah sial terdapat sima, yaitu lapisan kerak bumi yang banyak mengandung silikon dan magnesium.

55 MATERI: Atmosfer Kerak Mantel Inti luar Inti dalam Litosfer (klik komponen pada gambar untuk melihat keterangan) Lapisan Bumi MANTEL Mantel adalah lapisan dalam bumi yang terdiri dari cairan kental panas bersuhu C dengan massa jenis berkisar antara kg/m 3. Tebal mantel adalah sekitar km. Lapisan mantel berada hingga jari-jari 5650 km. Sebagian besar lapisan mantel terdiri dari magnesium dan silikon yang membentuk mineral Olivin (Mg 2 SiO 4 ).

56 MATERI: Atmosfer Kerak Mantel Inti luar Inti dalam Litosfer (klik komponen pada gambar untuk melihat keterangan) Lapisan Bumi INTI LUAR Inti luar adalah lapisan dalam bumi yang berwujud cairan panas dan sangat kental dengan suhu C. Massa jenisnya antara kg/m 3. Tebalnya mencapai 2250 km, atau jari-jarinya sepanjang 3450 km.

57 MATERI: Atmosfer Kerak Mantel Inti luar Inti dalam Litosfer (klik komponen pada gambar untuk melihat keterangan) Lapisan Bumi INTI DALAM Inti dalam merupakan pusat bola bumi dengan jari-jari 1200 km. Inti dalam terdiri dari 80 % kristal besi dan sisanya kristal nikel. Massa jenisnya kg/m 3. Suhunya mencapai C. Inti dalam bumi adalah sumber medan magnet dengan tekanan atm.

58 MATERI: Atmosfer Kerak Mantel Inti luar Inti dalam Litosfer (klik komponen pada gambar untuk melihat keterangan) Lapisan Bumi LITOSFER Litosfer yang artinya lapisan batuan adalah lapisan kerak bumi terluar dengan ketebalan sekitar 100 km. Sebagian besar batuan pada lapisan ini terdiri dari silikon oksida dan aluminium oksida. Delapan unsur utama pembentuk kerak bumi adalah oksigen, aluminium, silikon, besi, kalsium, natrium, kalium, dan magnesium.

59

60 Galeri Pilih gambar: 1. PENGINDERAAN SATELIT Kemampuan memantau jarak jauh yang dimiliki satelit buatan banyak dimanfaatkan untuk mempelajari keadaan alam bumi. Sumber :

61 Galeri Pilih gambar: 2. PERMUKAAN BUMI Lebih dari 50% permukaan bumi tertutup oleh air. Perbandingan antara luas daratan dan lautan di bumi adalah 2:3 Sumber :

62 Galeri Pilih gambar: 3. ATMOSFER BUMI Tampak foto atmosfer bumi yang diambil dari satelit. Kombinasi gas penyusun atmosfer bumi adalah 77% Nitrogen, 21% Oksigen, sementara sisanya adalah Argon dan Karbon Dioksida. Sumber :

63 Galeri Pilih gambar: 4. KONDISI ALAM BUMI Susunan gas dalam atmosfer bumi membuat iklim bumi menjadi kondusif dan memungkinkan untuk ditinggali makhluk hidup. Sumber : koleksi CD 5000 walpaper

64 Galeri Pilih gambar: 5. PUSARAN KABUT ANGKASA Hipotesis Kabut Kant-Lapplace mengemukakan bahwa tata surya terbentuk dari pusaran kabut yang membeku membentuk matahari dan planet-planet. Sumber : koleksi CD 5000 walpaper

65 Galeri Pilih gambar: 6. LIDAH PIJAR YANG MEMBEKU Menurut Teori Pasang-Surut, planet terbentuk dari lidah pijar matahari yang terlepas karena tertarik gravitasi bintang lain. Kemudian lidah pijar itu membeku menjadi planet. Sumber : koleksi CD 5000 walpaper

66 Galeri Pilih gambar: 7. LEDAKAN BINTANG Teori Bintang Kembar: salah satu dari 2 bintang meledak karena tidak stabil. Bekas ledakan ini kemudian membentuk planet-planet. Sumber : koleksi CD 5000 walpaper

67 Galeri Pilih gambar: 8. PEGUNUNGAN HIMALAYA Pegunungan Himalaya merupakan hasil tumbukan dua lempeng; Indo- Australia dan Eurasia. Sumber :

68 Galeri Pilih gambar: 9. PEGUNUNGAN PATAGONIA ANDES Pegunungan Patagonia Andes terbentuk karena proses subduksi, yaitu gerak turunnya batuan dan material kerak bumi. Sumber :

69 Galeri Pilih gambar: 10. PATAHAN SAN ANDREAS Patahan San Andreas di California, AS merupakan hasil dari aktivitas lempeng yang berpapasan karena bergerak mendatar. Sumber :

70

71 Latihan Soal INDIKATOR JAWABAN PETUNJUK Klik salah satu huruf pilihan A, B, C, D, atau E yang tersedia untuk memilih jawaban yang menurut anda paling benar. Indikator jawaban akan menunjukkan benar atau salah berdasarkan jawaban yang anda pilih. Silahkan lanjut ke halaman berikutnya, selamat berlatih!

72 Latihan Soal INDIKATOR JAWABAN 1.Lapisan Atmosfer yang ditunjuk pada gambar berikut bernama... Stratosfer Troposfer Mesosfer Ionosfer Eksosfer A B C D E BENAR! SALAH! Coba lagi ?

73 Latihan Soal INDIKATOR JAWABAN 2.James Jeans dan Harold Jeffreys terkenal dengan teorinya, yaitu.. Planetesimal Bintang Kembar Nebula Pasang surut bintang Proto Planet A B C D E BENAR! SALAH! Coba lagi

74 Latihan Soal INDIKATOR JAWABAN 3.Terdapat lempeng di dalam kerak bumi. Lempeng itu terapung-apung di atas mantel bumi. Arus konveksi yang kuat dalam Astenosfer menggerakkan lempeng-lempeng itu di permukaan bumi. Pergerakan lempeng-lempeng itu mengakibatkan pergeseran benua. Adalah bunyi dari teori… Lempeng Tektonik Continental Drift Laurasia - Gondwana Pemekaran Dasar Samudera Hanyutan Benua A B C D E BENAR! SALAH! Coba lagi

75 Latihan Soal INDIKATOR JAWABAN 4.Mana yang benar berikut ini? Mantel Termosfer Litosfer Inti Luar Kerak Bumi A B C D E BENAR! SALAH! Coba lagi

76 Latihan Soal INDIKATOR JAWABAN 5.Pegunungan Himalaya terbentuk akibat... aktivitas lempeng yang berpapasan karena bergerak mendatar. subduksi tumbukan dua lempeng Pasang surut bintang Hancurnya Lempeng Atlantik A B C D E BENAR! SALAH! Coba lagi

77 Latihan Soal INDIKATOR JAWABAN Selamat, Anda telah menyelesaikan latihan!

78

79 MEDIA PEMBELAJARAN GEOGRAFI berbasis teknologi informasi dan komunikasi untuk kelas X SMA. PROSES TERJADINYA BUMI KITA Biodata Nama: Ardiansyah Paramita, S.Hut Tempat/Tgl Lahir: Jakarta, 8 Oktober 1976 Instansi: SMA Insan Kamil Bogor Alamat Sekolah: Jl. Aria Surialaga Batutapak Pasirjaya Ciomas Bogor Telp/Fax Sekolah: (0251) / HP: Blog: idris76.blogspot.com About Terima kasih atas penggunaan media ini untuk kemanfaatan ilmu

80 About Referensi: •Djuwita, Fatma, dkk Geografi. Jakarta: Widya Utama. •Yani, Ahmad, Mamat Ruhimat Geografi Menyingkap Fenomena Geosfer. Bandung: Grafindo Media Pratama. •Tika, Prabundu, dkk Pengetahuan Sosial Geografi. Jakarta: Bumi Aksara. •Mulyadi, Asep, Marah Uli H Geografi untuk SMA dan MA kelas X. Jakarta: Erlangga.

81

82 Benarkah anda ingin keluar? Ya Tidak


Download ppt "mempersembahkan PROSES TERJADINYA BUMI KITA MEDIA PEMBELAJARAN GEOGRAFI berbasis TIK KELAS X SMA SEMESTER 1."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google