Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

“ Jika resultan gaya pada suatu benda sama dengan nol, maka benda yang diam akan tetap diam dan benda yang bergerak akan tetap bergerak dengan kecepatan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "“ Jika resultan gaya pada suatu benda sama dengan nol, maka benda yang diam akan tetap diam dan benda yang bergerak akan tetap bergerak dengan kecepatan."— Transcript presentasi:

1

2 “ Jika resultan gaya pada suatu benda sama dengan nol, maka benda yang diam akan tetap diam dan benda yang bergerak akan tetap bergerak dengan kecepatan tetap”.

3 Kesimpulan Newton tersebut dikenal sebagai hukum I Newton. Secara matematis dapat dituliskan sebagai berikut. ∑F=0

4 “Percepatan yang dihasilkan oleh resultan gaya yang bekerja pada suatu benda berbanding lurus dengan resultan gaya, dan berbanding terbalik dengan massa benda”.

5 Secara matematis dapat dituliskan sebagai berikut : a ~ f → ∑F = m×a Keterangan: a : percepatan benda (ms-2) ∑F : resultan gaya yang bekerja pada benda (N) m : massa benda (kg)

6 Sebuah truk dapat menghasilkan gaya sebesar N. Jika truk tersebut dapat bergerak dengan percepatan 3,5 m/s, maka tentukan massa truk tersebut! Diketahui : a. ∑F = N b. a = 3,5 m/s Ditanyakan: m = …? Jawab : a ∑ /F → m= ∑F/ a = ,5 = kg = 2 ton Jadi, massa truk tersebut adalah 2 ton.

7 “Jika benda A mengerjakan gaya pada benda B, maka benda B akan mengerjakan gaya pada benda A, yang besarnya sama tetapi arahnya berlawanan”.

8 Secara matematis hukum III Newton dapat di tulis sebagai berikut: F aksi = -F reaksi

9 Secara matematis dapat ditulis sebagai berikut. Keterangan : w : gaya berat (N) m : massa benda (kg) g : percepatan gravitasi (ms-2) w = m × g

10 Gaya normal (N) adalah gaya yang bekerja pada bidang yang bersentuhan antara dua permukaan benda, yang arahnya selalu tegak lurus dengan bidang sentuh.

11 Gaya gesek adalah gaya yang bekerja antara dua permukaan benda yang saling bersentuhan. Arah gaya gesek berlawanan arah dengan kecenderungan arah gerak benda.

12 Secara matematis dapat ditulis sebagai berikut

13 Fs (Gaya Sentripetal) adalah gaya yang bekerja pada sebuah benda yang bergerak melingkar dimana arah F selalu menuju ke pusat lingkaran. atau dapat juga dikatakan Fs (Gaya Sentripetal) adalah gaya yang membuat benda untuk bergerak melingkar.

14 hubungan antara percepatan sentripetal, massa benda, dan gaya sentripetal dapat dituliskan sebagai berikut. keterangan : Fs = kecepatan sentripetal m = massa a s = percepatan sentripetal R = jari-jari lingkaran v = kecepatan Fs = m. a s Fs= m. (v 2 /R) a s = v 2 /R percepatan sentripetal

15 Fx = F × cos F

16 Sebuah balok es yang memiliki massa 25 kg didorong Rafli, dengan sudut 30°. Jika balok es bergerak dengan percepatan konstan 1/4√3 m/s2, maka tentukan besar gaya dorongan Rafli! Diketahui : a. m = 25 kg b. a = 1/4√3 m/s2 c. = 30° Ditanyakan : F = ….?

17 a = 1/4√3 m/s2 = 30° m = 25 kg Fx = F × cos 30º 30º y x F

18 Jawab : F cos = m a F cos 30° = 25 × 1/4√3 m/s2 F =25 × 1/4√3 : ½√3 = 25 : 2 = 12,5 N Jadi, Rafli mendorong balok es tersebut dengan gaya sebesar 123,5 N.


Download ppt "“ Jika resultan gaya pada suatu benda sama dengan nol, maka benda yang diam akan tetap diam dan benda yang bergerak akan tetap bergerak dengan kecepatan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google