Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pengantar Sistem Telekomunikasi Kuliah-06 Fixed Line Access Network.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pengantar Sistem Telekomunikasi Kuliah-06 Fixed Line Access Network."— Transcript presentasi:

1 Pengantar Sistem Telekomunikasi Kuliah-06 Fixed Line Access Network

2 Access Network (Jaringan Akses) Penghubung antara CPE dengan Core Network yg berfungsi menyalurkan informasi/data dari CPE ke Core Network dan sebaliknya SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap Transport (Core Network) Terminal (CPE) Access Network CPE = Customer Premises Equipment

3 SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap Fixed Line Access Network •Fixed line access network adalah jaringan akses untuk menghubungkan terminal (CPE) yang tidak bepindah-pindah (fixed) •Jaringan akses berdasarkan media yang digunakan: –Kabel tembaga –Kabel coaxial –Kabel serat optik (optical fiber)

4 SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap Jaringan Akses Kabel Tembaga •Kabel serta perangkatnya yang menghubungkan titik terminasi telepon pelanggan dengan sentral telepon lokal

5 SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap Penggunaan Jaringan Akses Kabel Tembaga •Transmisi analog •Jaringan lokal telepon PSTN (Public Switched Telephone Network) •Untuk komunikasi data (mis. akses Internet) digunakan Modem •Bandwidth –4 kHz untuk voice –64 Kb/s untuk data Voice(analog) Data (digital) Modem PSTN Analog Digital

6 Broadband Access

7 •Pertumbuhan jumlah pelanggan  jumlah dan kompleksitas aplikasi meningkat  kebutuhan bandwidth meningkat secara exponensial Kebutuhan Bandwidth SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap

8 Definisi Broadband •Pengertian broadband dapat berbeda-beda di tiap negara •Pengertian secara global: –“Transmission capacity and speed to allow interactive high- quality full-motion video, data and voice applications simultaneously via one pipe”. •Broadband merupakan teknologi komunikasi yang dapat menyediakan dukungan layanan yang “always-on and fast-access”  Aplikasi: –Advanced computer applications, –Video-on-Demand (VOD) –Video Conferencing (VC) –Computer Aided Design (CAD) –e-Government –e-learning –telemedicine, dll. SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap

9 Teknologi Akses Broadband –Digital Subscriber Line (DSL) –Fiber Access Network –Hybrid Fiber Coaxial (HFC) –Power Line Communication (PLC) SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap

10 Digital Subscriber Line (DSL) •Teknologi yang menyediakan transmisi data digital pada jaringan lokal telepon (kabel tembaga) •Memungkinkan penggunaan bandwidth yang besar pada jaringan lokal akses telepon eksisiting •Meningkatkan kapasitas digital saluran telepon biasa (local loop) •Menggunakan saluran kabel tembaga eksisting untuk layanan broadband •Tujuannya untuk menyediakan layanan pita lebar untuk residensial dan perkantoran •xDSL adalah terminologi umum untuk semua jenis-jenis dari DSL. “x” berarti tipe / jenis teknologi; HDSL, ADSL, SDSL, VDSL, dll SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap

11 Keuntungan DSL  Menggunakan infrastruktur (kabel pair) eksisting.  Layanan dapat seketika diberikan kepada setiap pelanggan yang telah mempunyai sambungan telepon baik perumahan maupun bisnis/perkantoran.  Tidak perlu meng-upgrade sentral, karena trafik DSL tidak masuk ke sentral.  Layanan baru yang diberikan tidak mengganggu layanan telepon eksisting.  Mampu memberikan kanal akses digital kecepatan tinggi secara dedicated untuk setiap pelanggan. 11 SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap

12 How DSL Works  DSL adalah teknologi yang mengasumsikan bahwa data digital tidak perlu diubah ke dalam bentuk analog, dan sebaliknya.  Data digital ditransmisikan melalui jaringan lokal langsung dalam bentuk sinyal digital.  Hal ini memungkinkan digunakannya teknologi modulasi/multiplexing digital yang memungkinkan jaringan dapat digunakan untuk bandwidth yang lebih tinggi.  Sinyal juga dapat dipisahkan, sebagian bandwidth dapat digunakan untuk mentransmisikan sinyal analog, sehingga komunikasi data melalui komputer dan percakapan melalui telepon dapat dilakukan melalui saluran yang sama dan pada waktu yang bersamaan 12 SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap

13 Konfigurasi xDSL SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap Core Network DSL DSLAM DSL DSLAM DSL CPE DSLAM = DSL Access Multiplexer Jaringan kabel tembaga

14 Asimetris SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap Core Network Down stream Up stream Core Network Down stream Up stream Simetris Sifat Transmisi xDSL Biasanya digunakan oleh pelanggan untuk akses Internet, di mana arah down stream lebih besar daripada arah up stream (lebih banyak download daripada mengirim data) Biasanya digunakan untuk hubungan yang memerlukan kecepatan data yang tinggi untuk kedua arah

15 Beberapa Type xDSL •Assymetric DSL (ADSL) –G (G.DMT) –G (ADSL2) –G (ADSL2+) •High data-rate DSL (HDSL) –G •Single-line Digital Subscriber Line (SDSL) •Very high data-rate DSL (VDSL) –G –G (VDSL2) 15 SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap

16 Perbandingan Type xDSL TypeTransmissionData RateApplication ADSL G.992.1Asymmetric7 Mbps down 800 kbps up Internet and Web access, motion video, video on demand, remote LAN access ADSL2 G.992.3Asymmetric8 Mb/s down 1 Mbps up ADSL2plus G.992.5Asymmetric24 Mbps down 1 Mbps up HDSL G.991.1Symmetric2 Mbps up/downT1/E1 service between server and phone company or within a company; WAN, LAN, server access SDSLSymmetric2 Mbps up/downSame as for HDSL but requiring only one line of twisted-pair VDSL G.993.1Asymmetric55 Mbps down 15 Mbps up Supporting new high bandwidth applications such as HDTV, as well as telephone services (Voice over IP) and general Internet access, over a single connection VDSL2 G MHz long reach Asymmetric55 Mbps down 30 Mbps up VDSL2 G MHz Short reach Symmetric100 Mbps up/down 16 SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap wikipedia

17 Bell Labs develop OFDM to make traditional copper wires to support new digital services - especially video-on-demand (VOD) Phone companies start deploying High-Speed DSL (HDSL) to offer T1 service (1.544 Mb/s) on copper lines without the expense of installing repeaters - first between small exchanges Phone companies begin to promote HDSL for smaller and smaller companies and ADSL for home internet access Innovative companies begin to see ADSL as a way to meet the need for faster Internet access DMT adopted by almost all vendors following ANSI T issue 2 (in contrast to CAP) ITU-T produced ADSL standards G (G.full: 8M/640k) and G (G.lite: 1.5M/512k) Evaluation of three modulation technologies for ADSL: QAM, DMT and CAP. DSL Forum established on 1994 Short History of xDSL SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap

18 Number of DSL subscribers 18.7 million worldwide ITU-T completed G and G standards for ADSL ADSL2plus released (G.992.5). It can gain up to 20 Mbps on phone lines as long at 1.5 km. 30 million DSL users worldwide VDSL2 standards under preparation in DSL forum VDSL2 standard verified (G.933.2) – symmetrical 100 Mb/s. 115 million DSL users Short History of xDSL SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap

19 19 Motivation / properties of ADSL •Need for high-speed Internet access –Telephone modem have only moderate rates (56 kb/s) •ADSL Transmits high speed data to local loop by using unshielded 2-wire twisted pairs •The the most popular commercial ADSL (G.992.1) allows maximum rate 800 kbit/s upstream and 7 Mb/s downstream •Different xDSL techniques developed to serve symmetric and asymmetric traffic requirements and different rates 19 SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap

20 20 Residential Customer ADSL Modem or Gateway Customer Premises Equipment Central Office Building ADSL Rack of Line Cards Standard Telephone Lines ADSL Equipment 20 SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap

21 21 Contoh Pembagian Bandwidth ADSL Contoh pembagian bandwidth ADSL dengan teknik modulasi Digital Multi Tone (DMT) 21 SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap

22 22 Implementasi BB Access dg ADSL •Pada saat ini, di TELKOM, yang dimaksud dengan service broadband adalah

23 Deskripsi Produk •Speedy adalah produk Layanan Internet access end-to- end dengan basis teknologi ADSL •Paket Layanan SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap Paket Layanan Speedy Office Speedy Warnet Speedy Personal Speedy Professional Speedy Time Based KuotaUnlimited 1000 MB/bln3000 MB/bln50 Jam/bln

24 SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap Speedy yang sekarang diposisikan sebagai akses akan dikembangkan menjadi produk multimedia Today Near Future Access + Internet Internet Game IP TV Streaming Access

25 Fiber Access Network •Untuk memenuhi kebutuhan bandwidth yang terus meningkat untuk berbagai layanan bagi pelanggan diperlukan penyediaan “new high-bandwidth access services”. •Optical fiber access menyediakan bandwidth sampai beberapa gigabits per second (Gbps)—dan mungkin akan terus meningkat sejalan dengan kemajuan teknologi. •Konfigurasi jaringan –All optical fiber access network •Point to point (PTP) network •Passive/active optical network (PON/AON) –FTTx •Struktur jaringan berdasarkan penentuan titik konversi sinyal (perubahan dari optik ke twisted pair atau coaxial cable) SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap

26 Point To Point Network SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap Central Office / Head End

27 Passive/Active Optical Network SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap Central Office / Head End PS/AS PS = Passive Splitter AS = Active Splitter

28 Passive Optical Network (PON) SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap •Does not contain any electronics between the central office/headend switch and the customer- premises equipment •The entire down­stream bandwidth is transmitted to the power splitter and delivered to each subscriber •The customer-premises equipment contains optical transceivers that switch on and off during the allocated time slots and select their content; this prevents them from accessing content not intended for them •Each splitter typically splits a fiber into 16, 32, or 64 fibers, depending on the manufacturer, and several splitters can be aggregated in a single cabinet

29 Active Optical Network (AON) SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap OLT •All subscriber content is transmitted to the aggregation switch and then distributed to the appropriate subscribers only •At the switch, all content is converted from an optical signal to an electrical signal, separated from other content, and converted again to an optical signal and delivered appropriately over separate fibers to each destination •Active networks have additional intelligence located closer to the subscriber that can reduce latency, flexibly add bandwidth, isolate faults, switch, schedule and queue traffic— and maximize bandwidth utilization between the switch aggregator and central office Switch

30 Fiber To The – x (FTTx) •FTTx merupakan berbagai alternatif struktur jaringan berdasarkan letak titik konversi sinyal optik (TKO) •Struktur jaringan –Fiber To The Building (FTTB) –Fiber To The Curb (FTTC) –Fiber To The Home (FTTH) SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap

31 Fiber To The Building (FTTB) Central Office Feeder Distribution Remote Terminal Aplikasi : •Pelanggan bisnis di gedung bertingkat •Pelanggan di apartemen Optical Fiber Cable Existing Indoor Copper Cable Distance 0Up to 20 km SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap

32 Fiber To The Curb (FTTC) Central Office Feeder Distribution Aplikasi : Pelanggan yang letaknya berkumpul di satu area terbatas Optical Fiber Cable Distance 0Up to 20 km SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap Drop home run Network Access Point Copper cable

33 Fiber To The Home (FTTH) Central Office Feeder Distribution Aplikasi : All optical fiber access network Optical Fiber Cable Distance 0Up to 20 km SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap Network access point

34 SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap Hybrid Fiber Coaxial (HFC) •HFC adalah jaringan akses yang mengkombinasikan coaxial dan fiber optik •Hybrid node : mengkonversi sinyal optik menjadi sinyal elektris untuk ditransmisikan ke user terminal melalui kabel coaxial Hybrid Node Coaxial cable Optical Fibers Central Office / Head End

35 Konfigurasi HFC SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap Optical fiber cableCoaxial cable Core network Access network

36 Power Line Communication (PLC) •Powerline Communication (PLC), also known as Broadband Over Powerline (BPL) is a technique for sending high speed data through existing powerline as transmission medium. •PLC creates a high speed data communications network using the medium and low voltage electric distribution grids which connects consumers to the Internet through any electric socket in the consumers home. •Powerline is the worlds largest existing wired infrastructure.

37 PLC Technology SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap

38 PLC Applications Broadband Services •High Speed Internet Access •Voice Over IP •Video Streaming •Home Networking •Home Automation •Home Security Systems •Telemedicine Applications Utility Applications •Automatic Meter Reading •Internal Communications •Demand Side Management •Load monitoring •Security Monitoring SM Pengantar Sistem Telekomunikasi Semester genap


Download ppt "Pengantar Sistem Telekomunikasi Kuliah-06 Fixed Line Access Network."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google