Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PERTEMUAN 3 BANK SENTRAL.  Bank sentral di suatu negara, pada umumnya adalah sebuah instansi yang bertanggung jawab atas kebijakan moneter di wilayah.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PERTEMUAN 3 BANK SENTRAL.  Bank sentral di suatu negara, pada umumnya adalah sebuah instansi yang bertanggung jawab atas kebijakan moneter di wilayah."— Transcript presentasi:

1 PERTEMUAN 3 BANK SENTRAL

2  Bank sentral di suatu negara, pada umumnya adalah sebuah instansi yang bertanggung jawab atas kebijakan moneter di wilayah negara tersebut.instansimoneter  Bank Sentral berusaha untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, stabilitas sektor perbankan, dan sistem finansial secara keseluruhan.mata uang BANK SENTRAL

3  1828: De Javasche Bank didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda sebagai bank sirkulasi yang bertugas mencetak dan mengedarkan uang.  1953: Undang-Undang Pokok Bank Indonesia menetapkan pendirian Bank Indonesia untuk menggantikan fungsi De Javasche Bank sebagai bank sentral SEKILAS PERJALANAN SEJARAH BANK INDONESIA

4  1968: Undang-Undang Bank Sentral mengatur kedudukan dan tugas Bank Indonesia sebagai bank sentral, terpisah dari bank-bank lain yang melakukan fungsi komersial. Selain tiga tugas pokok bank sentral, Bank Indonesia juga bertugas membantu Pemerintah sebagai agen pembangunan mendorong kelancaran produksi dan pembangunan serta memperluas kesempatan kerja guna meningkatkan taraf hidup rakyat.

5  1999: Babak baru dalam sejarah Bank Indonesia, sesuai dengan UU No.23/1999 yang menetapkan tujuan tunggal Bank Indonesia yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah.  2004: Undang-Undang Bank Indonesia diamandemen dengan focus pada aspek penting yang terkait dengan pelaksanaan tugas dan wewenang Bank Indonesia, termasuk penguatan governance.

6  2008: Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (PerPPU) No.2 tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang No.23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas sistem keuangan. Amandemen dimaksudkan untuk meningkatkan ketahanan perbankan nasional dalam menghadapi krisis global melalui peningkatan akses perbankan terhadap Fasilitas Pembiayaan Jangka Pendek dari Bank Indonesia.

7  Organisasi Bank Indonesia dikelompokkan dalam tiga bidang utama yang menggambarkan tugas-tugas pokoknya, yaitu Moneter, Perbankan, dan Sistem Pembayaran. SEKILAS ORGANISASI BANK INDONESIA

8  Kedudukan Bank Indonesia adalah Independent  Fungsi dan peran sebagai Otoritas Moneter menjadi lebih efektif dan efisien KEDUDUKAN BI SEBAGAI LEMBAGA NEGARA

9  Misi  Mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah melalui pemeliharaan kestabilan moneter dan pengembangan stabilitas sistem keuangan untuk pembangunan nasional jangka panjang yang berkesinambungan.  :: Visi  Menjadi lembaga bank sentral yang dapat dipercaya (kredibel) secara nasional maupun internasional melalui penguatan nilai-nilai strategis yang dimiliki serta pencapaian inflasi yang rendah dan stabil.  :: Nilai-Nilai Strategis  Kompetensi - Integritas - Transparansi - Akuntabilitas - Kebersamaan (KITA - Kompak) MISI, VISI DAN SASARAN STRATEGIS BANK INDONESIA

10 TUJUAN DAN TUGAS BANK INDONESIA

11  Hubungan Keuangan  Independensi dalam interdependensi HUBUNGAN BI DENGAN PEMERINTAH

12  Kementrian keuangan  Kejaksaan Agungan dan Kepolisian  Kepolisian Negara dengan BIN  Menkokesra, Kementrian Koperasi dan UKM  Perhimpunan Pedagang SUN KERJASAMA BI DENGAN LEMBAGA LAIN

13 BI menjalin kerjasama internasional meliputi bidang-bidang :  Investasi bersama untuk kestabilan pasar valuta asing  Penyelesaian transaksi lintas negara  Hubungan koresponden  Tukar-menukar informasi mengenai hal-hal yang terkait dengan tugas-tugas selaku bank sentral  Pelatihan/penelitian di bidang moneter dan sistem pembayaran. KERJASAMA INTERNASIONAL YANG DILAKUKAN BANK INDONESIA

14  The South East Asian Central Banks Research and Training Centre (SEACEN Centre)  The South East Asian, New Zealand and Australia Forum of Banking Supervision (SEANZA)  The Executive' Meeting of East Asian and Pacific Central Banks (EMEAP)  ASEAN Central Bank Forum (ACBF)  Bank for International Settlement (BIS) KEANGGOTAAN BANK INDONESIA DI BEBERAPA LEMBAGA DAN FORUM INTERNASIONAL

15 STRUKTUR ORGANISASI BANK INDONESIA

16  Dewan ini terdiri atas seorang Gubernur sebagai pemimpin, dibantu oleh seorang Deputi Gubernur Senior sebagai wakil, dan sekurang-kurangnya empat atau sebanyak-banyaknya tujuh Deputi Gubernur  Masa jabatan Gubernur dan Deputi Gubernur selama 5 tahun dan dapat diangkat kembali dalam jabatan yang sama untuk sebanyak-banyaknya 1 kali masa jabatan berikutnya. DEWAN GUBERNUR

17  Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia tidak dapat diberhentikan oleh Presiden, kecuali bila mengundurkan diri, terbukti melakukan tindak pidana kejahatan, tidak dapat hadir secara fisik dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan berturut- turut tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan, dinyatakan pailit atau tidak mampu memenuhi kewajiban kepada kreditur, atau berhalangan tetap.

18 PROFIL DEWAN GUBERNUR

19  Diantara dewan gubernur dilarang mempunyai hubungan keluarga sampai dengan derajat besan.  Anggota dewan gubernur baik sendiri maupun bersama sama dilarang mempunyai kepentingan langsung atau tidak langsung pada perusahaan manapun, merangkap jabatan pada lembaga lain kecuali karena kedudukannya wajib memangku jabatan tersebut serta menjadi pengurus dan /atau anggota partai politik. LARANGAN BAGI ANGGOTA DEWAN GUBERNUR

20  Anggota Dewan Gubernur dan/atau pejabat Bank Indonesia tidak dapat dihukum karena telah mengambil keputusan atau kebijakan yang sejalan dengan tugas dan wewenangnya sepanjang dilakukan dengan itikad baik.  Pengambilan keputusan dianggab dilakukan dengan itikad baik apabila:  Dilakukan dengan maksud tidak mencari keuntungan bagi diri sendiri, keluarga, kelompoknya sendiri dan/atau tindakan-tindakan lain yang berindikasi korupsi, kolusi dan nepotisme  Dilakukan berdasarkan analisis yang mendalam dan berdampak positif  Diikuti dengan rencana tindakan preventif apabila keputusan yang diambil ternyata tidak tepat  Dilengkapi dengan sistem pemantauan PERLINDUNGAN HUKUM BAGI ANGGOTA DEWAN GUBERNUR

21  Bank Indonesia adalah Bank Sentral Republik Indonesia dan merupakan badan hukum yang memiliki kewenangan untuk melakukan perbuatan hukum  Bank Indonesia mempunyai tujuan tunggal, yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah.  Tugas Bank Indonesia:  Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter  Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran  Mengatur dan mengawasi bank STATUS, TUJUAN, DAN TUGAS BI

22  Bank Indonesia berwenang menetapkan sasaran-sasaran moneter dengan memperhatikan sasaran laju inflasi.  Bank Indonesia juga dapat melakukan upaya pengendalian moneter antara lain melalui:  Operasi pasar terbuka,  Penetapan tingkat diskonto,  Penetapan cadangan wajib minimum,  Pengaturan kredit atau pembiayaan. TUGAS MENETAPKAN DAN MELAKSANAKAN KEBIJAKAN MONETER

23  OPT terdiri dari 2 jenis, yaitu:  OPT Absorpsi  OPT absorpsi dilakukan apabila dari perkiraan perhitungan likuiditas maupun dari indikator suku bunga di PUAB, pasar uang diperkirakan mengalami kelebihan likuiditas  OPT Injeksi  OPT injeksi dilakukan apabila dari perkiraan perhitungan likuiditas maupun dari indikator suku bunga di PUAB, pasar uang diperkirakan mengalami kekurangan likuiditas

24  Bank Indonesia berwenang untuk melaksanakan dana memberikan persetujuan dan izin atas penyelenggaraan jasa sistem pembayaran, mewajibkan penyelanggara sistem pembayaran untuk menyampaikan laporan kegiatannya, serta menetapkan penggunaan alat pembayaran.  Pengaturan dan Penyelenggaraan kliring serta penyelesaian akhir transaksi  Mengeluarkan dan mengedarkan uang TUGAS MENGATUR DAN MENJAGA KELANCARAN SISTEM PEMBAYARAN

25 Bank Indonesia berwenang menetapkan peraturan, mengeluarkan dan mencabut izin atas kelembagaan dan kegiatan usaha tertentu dari bank, melaksanakan fungsi pengawasan, serta mengenakan sanksi terhadap bank. Berkenaan dengan kewenangan di Bidang perizinan: 1.Memberikan dan mencabut izin usaha bank 2.Memberikan izin pembukaan, penutupan dan pemindahan kantor bank 3.Memberikan persetujuan atas kepemilikan dan kepengurusan bank 4.Memberikan izin kepada bank untuk menjalankan kegiatan- kegiatan usaha tertentu PENGATURAN DAN PENGAWASAN BANK

26  Bank dan pihak lain tersebut wajib memberikan kepada pemeriksa:  Keterangan dan data yang diminta  Kesempatan untuk melihat semua pembukuan, dokumen, dan sarana disik yang berkaitan dengan kegiatan usahanya  Serta Hal-hal lain yang diperlukan seperti salinan dokumen PEMERIKASAAN TERHADAP BANK

27  Operasi pasar terbuka adalah kegiatan transaksi di pasar uang oleh Bank Indonesia dengan pihak Bank dan pihak lain dalam rangka pengendalian moneter.  Kegiatan tersebut dapat berupa kontraksi (menyerap likuiditas perbankan) dan ekspansi (menambah likuiditas perbankan) OPERASI PASAR TERBUKA

28  Dua Instrumen yang digunakan  SBI  FSBI PENCAPAIAN TARGET OPT

29


Download ppt "PERTEMUAN 3 BANK SENTRAL.  Bank sentral di suatu negara, pada umumnya adalah sebuah instansi yang bertanggung jawab atas kebijakan moneter di wilayah."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google