Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

UANG DAN BANK CHRIS SURYA SUDJIANTO, SE.. Sejarah Uang Si A Si B Roti BakarJagung Manis Si C Nasi Goreng SISTEM BARTER (Masyarakat Purba)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "UANG DAN BANK CHRIS SURYA SUDJIANTO, SE.. Sejarah Uang Si A Si B Roti BakarJagung Manis Si C Nasi Goreng SISTEM BARTER (Masyarakat Purba)"— Transcript presentasi:

1 UANG DAN BANK CHRIS SURYA SUDJIANTO, SE.

2 Sejarah Uang Si A Si B Roti BakarJagung Manis Si C Nasi Goreng SISTEM BARTER (Masyarakat Purba)

3 Sejarah Uang Si A Si B Roti BakarJagung Manis Media Uang

4 Sejarah Uang  Masa sebelum Barter  Masa Barter  Masa Uang Barang  Masa Uang Logam  Masa Uang Kertas  Masa Uang Bank  Masa Uang Kredit Card  Masa Electronic Money

5 Apa itu “uang”? “Sesuatu yang dapat berfungsi secara umum sebagai sarana pertukaran barang dan jasa, asset, dan pembayaran terhadap utang-utang”.

6 Diskusikan!!! 1 Tim = 5 orang  Mengapa orang pakai uang?  Bagaimana Ciri” Uang?  Apa saja Jenis” Uang?  Faktor” apa yang mempengaruhi permintaan uang?  Faktor” apa yang mempengaruhi jumlah uang beredar?

7 Mengapa orang pakai uang?  Medium of Exchange / Sarana pertukaran:  A store of value (Penimbun nilai)  A unit of account (satuan hitung)  A standard deffered of payment (standar pembayaran utang)

8 FUNGSI UANG  Origin functions / fungsi asli Calculation unit / satuan hitung Exchange medium / alat tukar  Derivative functions / fungsi turunan Storage of wealth / penyimpan kekayaan Transfer of wealth / pemindah kekayaan Standar of calculation of debt value / standar hitung nilai utang

9 CIRI” UANG 1. Portability  mudah dibawa/ditukarkan 2. Durability  tahan lama/ tdk mdh ditiru 3. Divisibility  dapat dipecah 4. Acceptable  diterima umum dan stabil 5. Elasticity of supply  Jumlahnya harus mencukupi untuk transaksi

10 Jenis Uang  lembaga yang mengeluarkan Uang Kartal Uang Giral  Negara yang mengeluarkan Dalam Negeri Asing Unifikasi  Bahan uang Uang logam Uang kertas  Nilai uang Nilai uang penuh (full bodied money) Uang nilai tidak penuh (token money)

11 Types of money values  Nilai Interinsik uang  Nilai Nominal uang

12 MATA UANG INGGRIS (1999)

13 Mata uang Jerman (1923)

14 MATA UANG JERMAN 1931 SELAMA KRISIS MONETER

15 MATA UANG CANADA (1999)

16 MATA UANG AS (1999)

17 MATA UANG CANADA (1936) SELAMA KRISIS MONETER

18 MATA UANG ARGENTINA (2000)

19 MATA UANG MEKSIKO (1999)

20 MATA UANG AFRIKA (1999)

21 MATA UANG THAILAND (2000)

22 MATA UANG JEPANG (1998) SELAMA KRISIS MONETER

23 Faktor yang mempengaruhi PERMINTAAN & PENAWARAN UANG PERMINTAAN PENAWARAN 1. Kebutuhan bertransaksi 2. Kebutuhan berjaga-jaga 3. Kebutuhan berspekulasi 1.TINGKAT BUNGA 2.TINGKAT INFLASI 3.PRODUKSI & PEN. NASIONAL 4.DUNIA PERBANKAN 5.NILAI TUKAR RP

24 Faktor yang mempengaruhi jumlah uang beredar  Tingkat pendapatan masyarakat  Tingkat suku bunga  Selera masyarakat  Sistem pembayaran  Harga barang  Jenis kekayaan yang dimiliki masyarakat

25 TEORI PERUBAHAN NILAI UANG

26 Teori Kuantitas  David Ricardo  Jumlah uang beredar dan tingkat harga selalu berbanding lurus  P = (f)M atau M = k.P M  Jumlah uang beredar P  Harga K  Konstanta

27 Teori Kuantitas  John Stuartmill  Perubahan harga barang bergantung pada jumlah uang beredar dan kecepatan perputaran peredaran uang  P = (f) M.V atau M.V = P M  jumlah uang beredar P  harga V  kecepatan perputaran uang

28 Teori Transaksi  Irving Fisher Quantity Theory of Money: “People hold money for transaction purpose ” Equation of exchange (by Irving Fisher):

29 Teori Transaksi  Irving Fisher  M.V = P.T M  jumlah uang beredar P  tingkat harga V  kecepatan perputaran uang T  jumlah barang dan jasa

30 Teori Pendapatan  J.M. Keynes  Motif Transaksi (Transaction Motive)  Motif berjaga-jaga (Precautanary Motive)  Motif spekulasi (Speculative Motive)  M.Vy = Py.Ty M  jumlah uang beredar Py  tingkat harga Vy  kecepatan peredaran pendapatan uang Ty  barang dan jasa akhir

31 Teori Persediaan Kas  Alfred Marshall “ household desire to hold some fraction of their nominal income as money (in cash) M = k.P.Y atau M = k.P.O M  jumlah uang beredar P  tingkat harga k  jumlah persediaan kas Y  pendapatan O = output

32 KURVA  Kurva permintaan uang memiliki slope negatif, karena jumlah uang yang diminta berbanding terbalik dengan tingkat bunga.  Kurva penawaran uang memiliki slope positif, karena jumlah uang yang diminta berbanding lurus dengan tingkat bunga.

33 KURVA PERMINTAAN  JIKA TINGKAT BUNGA MENINGKAT, PERMINTAAN ATAS UANG AKAN TURUN  SEBALIKNYA, JIKA TINGKAT HARGA TURUN, PERMINTAAN ATAS UANG AKAN NAIK

34 KURVA PERMINTAAN UANG  PERGESERAN KURVA JIKA ADA PERUBAHAN DALAM KEKAYAAN, PERMINTAAN UANG AKAN MENINGKAT JIKA PENDAPATAN NASIONAL DAN PRODUK NASIONAL MENINGKAT (tambah kaya) MAKA KURVA PERMINTAAN AKAN BERGESER KE KANAN, BEGITU PULA SEBALIKNYA…. Gambar liat hal 254

35 KURVA PENAWARAN UANG  PERGESERAN KURVA DALAM PRAKTEKNYA, KURVA PENAWARAN BERBENTUK GARIS TEGAK LURUS, KARENA BANK INDONESIA TELAH MENETAPKAN JUMLAH UANG YANG BEREDAR TERTENTU BERDASAR KEBIJAKAN MONETER Gambar lihat hal 256

36 STANDAR MATA UANG (MONETER)  Standar moneter adalah benda pengukur atau patokan dijadikannya uang dalam perekonomian suatu negara

37 STANDAR MATA UANG (MONETER) STANDAR LOGAM 1,,TUNGGAL a. emas penuh b. inti emas c. wesel emas 2,,KEMBAR (emas & perak) 3,,PINCANG emas ditetapkan, tapi perak juga berlaku STANDAR KERTAS Uang kertas beredar dalam jumlah tidak terbatas dan tidak dapat di ukur atau dijamin oleh emas.

38 SISTEM MONETER Hal 263 – 269 Liat sendiri yach,,,,,,

39 TERIMA KASIH


Download ppt "UANG DAN BANK CHRIS SURYA SUDJIANTO, SE.. Sejarah Uang Si A Si B Roti BakarJagung Manis Si C Nasi Goreng SISTEM BARTER (Masyarakat Purba)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google