Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

"Cukup Itu Berapa?". Alkisah, seorang petani menemukan sebuah mata air ajaib. Mata air itu bisa mengeluarkan kepingan uang emas yang tak terhingga banyaknya.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: ""Cukup Itu Berapa?". Alkisah, seorang petani menemukan sebuah mata air ajaib. Mata air itu bisa mengeluarkan kepingan uang emas yang tak terhingga banyaknya."— Transcript presentasi:

1 "Cukup Itu Berapa?"

2 Alkisah, seorang petani menemukan sebuah mata air ajaib. Mata air itu bisa mengeluarkan kepingan uang emas yang tak terhingga banyaknya. Mata air itu bisa membuat si petani menjadi kaya raya seberapapun yang diinginkannya, sebab kucuran uang emas itu baru akan berhenti bila si petani mengucapkan kata "cukup". Seketika si petani terperangah melihat kepingan uang emas berjatuhan di depan hidungnya. Diambilnya beberapa ember untuk menampung uang kaget itu. Setelah semuanya penuh, dibawanya ke gubug mungilnya untuk disimpan disana. Kucuran uang terus mengalir sementara si petani mengisi semua karungnya, seluruh tempayannya, bahkan mengisi penuh rumahnya. Masih kurang! Dia menggali sebuah lubang besar untuk menimbun emasnya. Belum cukup, dia membiarkan mata air itu terus mengalir hingga akhirnya petani itu mati tertimbun bersama ketamakannya karena dia tak pernah bisa berkata cukup. "Cukup Itu Berapa?"

3 Belajarlah untuk berkata "Cukup" "Cukup" jangan diartikan sebagai kondisi stagnasi, mandeg dan berpuas diri. Mengucapkan kata cukup membuat kita melihat apa yang telah kita terima, bukan apa yang belum kita dapatkan. Jangan biarkan kerakusan manusia membuat kita sulit berkata cukup. Belajarlah mencukupkan diri dengan apa yang ada pada diri kita hari ini, maka kita akan menjadi manusia yang berbahagia.

4 Aku tak suka bibirku..kurang seksi. Aku ingin seperti Angelina Jolie. Di saat yang sama seseorang berharap.. Tuhan, berikanlah aku bibir yang normal...

5 Aku ingin mataku berwarna biru..Akan lebih cantik bila aku punya mata berwarna biru.. Tuhan, kenapa kau tidak berikan aku sepasang mata untuk melihat... Di saat yang sama seseorang berharap..

6 Aku oleskan pewarna dan kurawat jari-jariku agar selalu tampil cantik Tuhan, kau hanya berikan aku 4 jari, namun aku mensyukurinya... Di saat yang sama seseorang berharap..

7 Aku akan ke salon, creambath dan hairspa agar rambutku tampil cantik Tuhan, kenapa aku diberikan kepala dengan ukuran yang berbeda... Kalau seperti ini, rambut seperti apapun akan terlihat aneh... Di saat yang sama seseorang berharap..

8 Tuhan, kau tak memberikan aku tangan dan kaki..namun aku bahagia aku masih bisa berkarya....

9 Sesungguhnya tubuh kita adalah hal yang berharga Tak peduli apapun warnanya, apapun ukurannya, apapun bentuknya... Syukurilah itu kawan... Karena di luar sana masih banyak yang mengharapkan mendapat fisik yang lengkap... Kau lah ciptaan Tuhan yang terbaik... Kau yang tampan Kau yang cantik Syukurilah itu..walaupun itu hanya sementara... Kawan dengarlah...jutaan orang di luar sana... Berharap bisa melihat... Berharap bisa mendengar... dan berharap bisa berbicara.... Seperti kita.... Kau tak pernah mengerti.. Dan tak kan pernah mengerti... Sadarlah kawan... Bahwa sesungguhnya kau tidak kekurangan....


Download ppt ""Cukup Itu Berapa?". Alkisah, seorang petani menemukan sebuah mata air ajaib. Mata air itu bisa mengeluarkan kepingan uang emas yang tak terhingga banyaknya."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google