Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

DOKPOL BIDDOKPOL PUSDOKKES POLRI GRANDSTRA POLRI GRANDSTRA POLRI 2005-2025 1. TRUST BUILDING 2. PARTNERSHIP BUILDING 3. STRIVE FOR EXCELLENCE ARAH BIJAK.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "DOKPOL BIDDOKPOL PUSDOKKES POLRI GRANDSTRA POLRI GRANDSTRA POLRI 2005-2025 1. TRUST BUILDING 2. PARTNERSHIP BUILDING 3. STRIVE FOR EXCELLENCE ARAH BIJAK."— Transcript presentasi:

1

2 DOKPOL BIDDOKPOL PUSDOKKES POLRI

3 GRANDSTRA POLRI GRANDSTRA POLRI TRUST BUILDING 2. PARTNERSHIP BUILDING 3. STRIVE FOR EXCELLENCE ARAH BIJAK & IMPL GRANDSTRA POLRI -> KEUNGGULAN KOMPETITIF DOKKES POLRI RENSTRA POLRI RENSTRA POLRI RENSTRA DOKKES RENSTRA DOKKES INSTITUTION STRENGTHENING 2 CREATIVE BREAKTHROUGH 3 INTEGRITY IMPROVEMENT MELAYANI PROAKTIF TRANSPARAN AKUNTABEL 8 PROGR POKOK 10 PROGR PRIORITAS RKA – KL PUSDOKKES PENJABARAN KEBIJAKAN KAPOLRI

4 GRANDSTRADOKKESRENSTRADOKKESRENJADOKPOL REVITALISASIPOLRI REVITALISASIDOKKES REVITALISASIDOKPOL

5 PENDAHULUAN  KEDOKTERAN KEPOLISIAN SPT YG TERCANTUM DLM UU NO 2 TH 2002, DAN PERKAP 12 TAHUN 2011  I MPLEMENTASI OLEH DOKKES POLRI :  IMPLEMENTASI BID HARKAMTIBMAS  IMPLEMENTASI BID GAKKUM  IMPLEMENTASI BID LIN,YOM, YANMAS  ARAH BIJAK KAPOLRI—TEROBOSAN KREATIF BIDANG DOKPOL GUN KAT KEPERCAYAAN MASY DAN MENYONGSONG PELAKS BPJS 1 JAN 2014

6 REVITALISASI DOKKES POLRI  MELAKSANAKAN BANTEK LIDIK SIDIK T. PIDANA PD PENGUNGKAPAN & PENYELESAIAN KASUS 2 MENONJOL;  DUK KAT RIK PREMAN, KEJAHATAN JALANAN, JUDI, NARKOBA, ILL LOGGING, ILL FISHING, IL MINING, H TRAFFICKING & KORUPSI ;  LAKS JEMPUT BOLA MEL PERAN SERTA AKTIF TIM DVI POLRI DG DENSUS 88 AT PD KASUS TEROR ;  LAKS LAT OLAH TKP ASPEK MEDIK (DVI FASE 1) DAN PENANGANAN BB BIOLOGIS UTL SAMPLING DNA ;  IMPLEMENTASI STRUKTUR ORGANISASI PUSDOKKES POLRI YG BARU ;  MEMBANGUN KERJA SAMA MELALUI SINERGI POLISIONAL YG PROAKTIF DLM RANGKA MENINGKATKAN PELAYANAN DOKPOL & KESPOL (KESEHATAN KESAMPTAAN DAN PELAYANAN KESEHATAN) ;  MEMPERCEPAT PERUBAHAN BUDAYA POLRI DGN MEMACU PERUBAHAN MIND SET & CULTURE SET ;  MENGGELAR KEGIATAN YANKES TERUTAMA PD TKT KETERJANGKAUAN YANKES SAMPAI TINGKAT POLSEK ;  MEMBANGUN & MENGEMBANGKAN SIS INFO DOKKES POLRI SERTA PERSIAPAN PAM PEMILU BIDANG DOKPOL GUNA MEWUJUDKAN PELAYANAN PRIMA

7  P ENJABARAN REVITALISASI DOKKES POLRI MULAI TK PUSAT SP KEWILAYAHAN ASPEK DOKPOL DLM RANGKA PERSIAPAN MENYONGSONG PELAKSANAAN BPJS 1 JANUARI 2014  P EMERATAAN KEMAMPUAN & KEKUATAN DI BIDANG DOKPOL MULAI TK PUSAT SP KEWILAYAHAN  P EMANFAATAN BANTEK PELAYANAN PRIMA ASPEK DOKPOL OLEH STAKEHOLDER & INSTANSI TERKAIT

8

9  BIDDOKPOL PUSDOKKES POLRI  LABORATORIUM DNA FORENSIK  L.K.O.K. (ODONT. FORENSIK)  SEKRETARIAT DVI  PUSAT DATABASE DOKPOL (DEVINA)  KOMPARTEMEN DOKPOL RS BHY

10 KOMPARTEMEN DOKPOL  FORENSIK PATOLOGI  FORENSIK KLINIK  PPT  IPWL & REHAB NARKOBA  PERAWATAN TAHANAN  TRAUMATIC CENTER

11

12

13 YANMED KORBAN KEKERASAN PEREMPUAN DAN ANAK

14 1. Kekerasan sexual 2. Kekerasan fisik 3. Kekerasan psikis 4. Gabungan 2 atau 3 gejala di atas 5. Penelantaran (pendidikan, gizi, emosional dll)

15 1.Kekerasan di dalam RT (domestik) 2.Kekerasan di tempat kerja 3.Kekerasan di daerah konflik/ pengungsian 4.Kekerasan jalanan

16 1.Sebelum lahir (akibat pukulan, tendangan & atau rudapaksa thd perut ibu hamil) 2.Bayi (pembunuhan atau penelantaran bayi) 3.Pra remaja (perkawinan di bawah umur, penganiayaan fisik, seks, psikis, inses, prostitusi) 4.Remaja & dewasa (penganiayaan oleh teman dekat, pemaksaan seks, inses, perkosaan, pelecehan seks, prostitusi, perkosaan dlm perkawinan, pembunuhanoleh pasangan, kekerasan thd perempuan tdk mampu/pembantu, kawin paksa). 5.Usia lanjut (penganiayaan fisik, seks dan psikis)

17 YANMED KORBAN KEKERASAN PEREMPUAN DAN ANAK

18 Tim terpadu: Kompleksitas permasalahan memerlukan penanganan yg komprehensif & kerjasama multi disiplin (medik,hukum & psikososial) Perlu layanan yg efisien agar korban tdk perlu lagi mengulang cerita yg justru akan semakin melukai perasaan & memperparah kondisi kejiwaannya. Melalui penatalaksanaan berbagai komponen layanan spt pengobatan medik, dukungan konseling dan persiapan layanan hukum, akan diperoleh pelayanan yg memadai bagi korban kekerasan. Tim yg terpadu terdiri dari tenaga medis (dokter spesialis, dokter umum), perawat, bidan, tenaga non medis (Psikolog, Pekerja sosial, penyidik, LSM dll)

19 1.Seorang koordinator 2.Penanggung jawab administrasi / Sekretariat 3.Penanggung jawab Pelayanan Medik / Mediko-legal, a.l.: Dokter umum / spesialis atau Dokter Konsulen / Spesialis atau Bidan / perawat terlatih 4.Penanggung jawab Psiko-sosial

20 Mengatur pelaksanaan kerja dlm lingkungan PPT agar tdk terjadi tumpang tindih pelaksanaan kerja dr bbrp institusi terkaitMengatur pelaksanaan kerja dlm lingkungan PPT agar tdk terjadi tumpang tindih pelaksanaan kerja dr bbrp institusi terkait Mengawasi pelaksanaan perawatan korban selama dlm PPTMengawasi pelaksanaan perawatan korban selama dlm PPT Membantu merencanakan & menyusun kebutuhan operasional PPTMembantu merencanakan & menyusun kebutuhan operasional PPT Mengevaluasi kegiatan PPT & mengajukan saran kpd pimpinanMengevaluasi kegiatan PPT & mengajukan saran kpd pimpinan Melakukan kerjasama dengan pihak terkaitMelakukan kerjasama dengan pihak terkait

21 Melakukan surat menyurat dlm intern RS Melakukan tatalaksana dokumen Melakukan pengumpulan, pengolahan & analisa data PPT Membuat pencatatan & pelaporan

22 Melakukan koordinasi pelaksanaan pelayanan medis & mediko-legal Melakukan pemeriksaan, pengobatan & perawatan lanjutan thd korban Melakukan pemeriksaan mediko-legal meliputi pengumpulan barang bukti pada korban & pembuatan visum et repertum Melakukan pemeriksaan penunjang dr laboratorium thd barang bukti, membuat laporan kasus Melakukan konsultasi kpd dokter ahli

23 Melakukan pendampingan awal Melakukan konseling

24 YANMED KORBAN KEKERASAN PEREMPUAN DAN ANAK

25 Sesuai dgn penatalaksanaan pd umumnya namun pd korban KPA perlu memperhatikan beberapa aspek sesuai dengan jenis kekerasan yg terjadi, dlm hal ini dibedakan thd pemeriksaan korban kekerasan seksual, KDRT & kekerasan thd anak

26 Terdiri dari pendampingan dan konseling, penanganan krisis, kunjungan rumah dan rumah aman. Pendampingan mrp serangkaian tindakan yg diberikan kpd korban KPA selama dalam proses kuratif & rehabilitatif.

27 Diperlakukan sbg korban darurat tanpa membedakan status perkawinan, status sosial/ekonomi, agama, ras & suku bangsa Prosedur administrasi & medis di IGD Pendampingan psikis & upaya pengumpulan bukti Penanganan di PPT dilakukan sth penatalaksanaan darurat medis selesai Menghargai/menjunjung tinggi hak korban dlm hal: Mendpt informasi ttg layanan yg disediakan PPT Menerima atau menolak tindakan yg akan diberikan kepadanya stlh memahami informasi mengenai tindakan tsb Keputusan yg diambil ditentukan oleh korban, apakah kasusnya akan diteruskan melalui proses hukum atau tidak Kerahasiaan identitas korban & kerahasiaan hsl pemeriksaan

28 KORBAN DENGAN/TANPA PENGANTAR IGD PENANGANAN LUKA DAN KEDARURATAN LAB FORENSIK RUANG PELAKSANAAN MEDIKOLEGAL DOKTER PPT RUANG PENYIDIKAN ICU RAWAT INAP RUANG PERAWATAN PPT PULANG RUMAH PERLINDUNGAN PSIKIATER/ PSIKOLOGI/ PSIKOSOSIAL

29 Penyelamatan nyawa ( life - saving ) utk krisis fisik Penanganan teknis-medis thd trauma fisik Penanganan krisis psikologik termasuk penanganan konseling utk mendapatkan dukungan keluarga & persiapan kembali menghadapi masyarakat (rehabilitasi) Edukasi kpd klien, keluarga & masyarakat dgn isue sensitif gender Pencatatan & pelaporan untuk persiapan layanan hukum

30  Utk kekerasan seksual,apabila diperlukan dpt meminta bantuan bidan Ruangan Obsgin/Poli utk pendampingan & pengambilan sampel  Jika menemui kesulitan dokter PPT dpt berkonsultasi dgn dokter konsulen sesuai dgn kasusnya  Bila kondisi korban (psikis maupun fisik ) membaik, sth proses utk kepentingan peradilan selesai korban diperbolehkan pulang.  Bila kondisi korban (psikis maupun fisik ) masih memerlukan perawatan maka korban dipindahkan ke Ruang rawat Inap  Bila korban mengalami masalah dgn tempat tinggal & hubungan sosial, korban dpt dirujuk ke rumah aman / Shelter.

31 POLDAKASUS NTT405 RIAU379 JATIM313 GORONTALO185 KALTIM158 SUMSEL139 SULTRA137 SUMBAR100 SULUT91 MALUKU73 JAMBI72 KALBAR63 BALI57 JATENG44 BENGKULU41 SULSEL33 NTB31 KALSEL25 SULTENG15 JABAR3 PAPUA2 BABEL0 ACEH0 KALTENG0 SUMUT0 MALUKU UTARA0 LAMPUNG0 METRO JAYA0 DIY0 BANTEN0 KEPRI0

32 POLDAKASUS NTT444 JATIM205 BALI205 KALBAR179 RIAU145 SULTRA133 GORONTALO126 NTB121 SULSEL101 SUMSEL96 SUMBAR61 JATENG58 KALTIM51 JAMBI22 SULTENG19 SULUT0 KALSEL0 SUMUT0 ACEH0 KALTENG0 BENGKULU0 LAMPUNG0 METRO JAYA0 JABAR0 DIY0 MALUKU0 PAPUA0 BANTEN0 MALUKU UTARA0 BABEL0 KEPRI0

33 POLDAKASUS JATIM83 NTT53 RIAU36 SUMBAR33 JAMBI30 MALUKU19 JATENG15 KALSEL11 SULSEL11 SULUT9 SULTRA8 KALTENG5 KALTIM4 KALBAR3 SUMSEL3 BALI3 JABAR2 NTB0 BABEL0 SULTENG0 ACEH0 BENGKULU0 SUMUT0 BANTEN0 LAMPUNG0 METRO JAYA0 DIY0 PAPUA0 MALUKU UTARA0 GORONTALO0 KEPRI0

34 POLDAKASUS NTT398 JATIM250 SULSEL146 GORONTALO114 KALBAR109 KALTIM106 SUMSEL57 NTB55 JATENG30 JAMBI25 SUMBAR23 BALI4 SULTENG0 SUMUT0 KALSEL0 KALTENG0 BABEL0 RIAU0 SULUT0 ACEH0 BANTEN0 BENGKULU0 LAMPUNG0 METRO JAYA0 JABAR0 DIY0 SULTRA0 MALUKU0 PAPUA0 MALUKU UTARA0 KEPRI0

35 BIDDOKPOL

36

37

38 PEMERIKSAAN PENUNJANG USG

39 RADIOLOGI

40

41 DNA

42

43

44

45

46

47

48

49


Download ppt "DOKPOL BIDDOKPOL PUSDOKKES POLRI GRANDSTRA POLRI GRANDSTRA POLRI 2005-2025 1. TRUST BUILDING 2. PARTNERSHIP BUILDING 3. STRIVE FOR EXCELLENCE ARAH BIJAK."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google