Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

GENETALIA MASCULINA Dr. Candra Rini HP., M.Kes. Organ genetalia masculina, tdd : Organ genetalia masculina, tdd :  Organ genetalia externa -Penis -Scrotum.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "GENETALIA MASCULINA Dr. Candra Rini HP., M.Kes. Organ genetalia masculina, tdd : Organ genetalia masculina, tdd :  Organ genetalia externa -Penis -Scrotum."— Transcript presentasi:

1 GENETALIA MASCULINA Dr. Candra Rini HP., M.Kes

2 Organ genetalia masculina, tdd : Organ genetalia masculina, tdd :  Organ genetalia externa -Penis -Scrotum  Organ genetalia interna -Testis -Epididymis -Ductus defferens (Vas defferens) -Vesicula seminalis -Ductus ejaculatorius -Glandula prostat -Glandula bulbourethralis Pembahasan

3

4 Scrotum Letak : dorsal dari penis, caudal dari symphisis pubis Letak : dorsal dari penis, caudal dari symphisis pubis Topografi scrotum

5 Ruangan dalam scrotum Terbagi menjadi 2 ruangan (D & S) oleh : Terbagi menjadi 2 ruangan (D & S) oleh :  Dari luar o/ raphe scroti  Dari dalam o/ septum scroti Masing2 ruangan berisi : Masing2 ruangan berisi :  Testis  Epididymis  Sebagian funiculus spermaticus Sinistra lebih rendah dari pada dextra Sinistra lebih rendah dari pada dextra ruangan scrotum

6 Merupakan suatu kantong, tdd lapisan : Merupakan suatu kantong, tdd lapisan :  Cutis  Subcutis Lapisan-lapisan scrotum Lapisan scrotum

7 Lapisan scrotum Bagian kecil epididymis Cutis scrotum Sub cutis scrotum Sub cutis scrotum-2 Permukaan testis Funiculus spermaticus Funiculus spermaticus-2 Funiculus spermaticus-3

8 ruangan scrotum Permukaan testis

9 Kulit sangat tipis, berlipat2 Kulit sangat tipis, berlipat2 Pigmen lebih banyak drpd kulit sekitarnya Pigmen lebih banyak drpd kulit sekitarnya Sedikit rambut Sedikit rambut Kelenjar sebasea & keringat lebih banyak Kelenjar sebasea & keringat lebih banyak Raphe scroti terletak di median : Raphe scroti terletak di median :  ventral  raphe penis  dorsal  raphe perinei Cutis Cutis scrotum

10 = Tunica dartos = Tunica dartos Tdd serabut otot polos, lemak (-) Tdd serabut otot polos, lemak (-) Melekat erat pd cutis Melekat erat pd cutis Mrpk lanjutan dr fascia perinei superficialis & fascia penis superficialis Mrpk lanjutan dr fascia perinei superficialis & fascia penis superficialis Terpisah dr fascia spermatica ext. o/ jaringan ikat kendor  shg scrotum dpt bergerak bebas Terpisah dr fascia spermatica ext. o/ jaringan ikat kendor  shg scrotum dpt bergerak bebas patologis : dpt terjadi timbunan cairan/darah (ex. rupture urethra) Sub Cutis Sub cutis scrotum

11 Bagian dalamnya membentuk septum scroti (mengandung jar.ikat fibrous)  membagi scrotum menjadi 2 ruang Bagian dalamnya membentuk septum scroti (mengandung jar.ikat fibrous)  membagi scrotum menjadi 2 ruang Septum scroti  luar ~ raphe scroti Septum scroti  luar ~ raphe scroti Bentuk tunica dartos dpt berubah krn kontraksi lapisan ototnya : Bentuk tunica dartos dpt berubah krn kontraksi lapisan ototnya :  Dingin, olahraga, rangsang sex  kontraksi  kulit scrotum mengkerut  scrotum mengecil  Panas  relaxasi  kulit scrotum rata/halus  scrotum memanjang/kendor Sub cutis scrotum-2

12 Arteri : Arteri :  A.femoralis  a.pudendalis ext.  a.scrotalis ant.  bagian ventral  a. iliaca int.  a.pudendalis int.  a.scrotalis post.  bagian dorsal  A.epigastrica inf.  a.cremasterica Vena : Vena : Mengikuti arteri Terutama  v.pudendalis ext. Vascularisasi scrotum vascularisasi scrotum

13 vascularisasi scrotum

14 Lnn. inguinalis superficialis Lnn. inguinalis superficialis Aliran lymphe lympheinervasi

15 Testis 2 buah (D & S)  S lebih berat & lebih besar drpd D 2 buah (D & S)  S lebih berat & lebih besar drpd D Bentuk ovoid Bentuk ovoid Berat gr, pjg 4 cm,  antero-post +3cm, tebal (medial-lat) +2,5cm Berat gr, pjg 4 cm,  antero-post +3cm, tebal (medial-lat) +2,5cm Fungsi testis : Fungsi testis : Mrpk organ/kelenjar :  Exocrine  produksi spermatozoa  o/ tubuli seminiferi contorti  Endokrin  produksi hormon androgen (testosteron)  o/ sel2 interstitial di sekitar septula & tubuli

16 Bagian permukaan dari testis : Bagian permukaan dari testis :  Facies medialis  Facies lateralis  Margo libera (=anterior)  Mesorchium (=posterior) -Ditempati o/ epididymis -Tidak tertutup o/ peritoneum -Tertutup o/ sebagian funiculus spermaticus  Polus superior  Polus inferior Permukaan testis Testis-cross section

17 Lapisan pembungkus testis (luar-dalam): Lapisan pembungkus testis (luar-dalam):  Scrotum -Integumen -Tunica dartos  Lapisan2 funiculus spermaticus : -Fascia spermatica ext. / intercruralis -Fascia dan m.cremaster -Fascia spermatica int. / infundibuliformis  Tunica vaginalis -Lapisan parietalis (=periorchium) -Lapisan visceralis (=epiorchium)  Tunica albuginea Lapisan testis

18 Lapisan testis Epididymis

19 Tunica albuginea : Tunica albuginea : -Tdd jar.ikat padat -Permukaan dalamnya membentuk septula testis  arah konvergen ke epididymis  membagi testis menjadi ( lobulus2) Lobulus testis : Lobulus testis : - Basis : ke arah perifer - Apex : ke facies posterior  septula testis bertemu  menuju mediastinum testis  rete testis Septula & lobulus testis

20 Septula & lobulus testis Bagian epididymis

21 - Saluran dalam lobulus testis : dalam lobulus tdp.jar.parenchym  membentuk tubuli seminiferi contorti (saluran berkelok2)  di mediastinum testis menjadi tubuli seminferi recti (lurus)  anyaman (rete testis Halleri)  ductuli efferentes  masuk dalam caput epididymis Saluran dlm testis

22 Saluran dlm testis Bagian kecil epididymis-2 Bagian kecil epididymis-3

23 Perjalanan spermatozoa : Perjalanan spermatozoa : Tubuli seminiferi contorti  Tubuli seminiferi recti  rete testis  ductuli efferentes  ductus defferens  (+ductus excretorius vesicula seminalis) ductus ejaculatorius  colliculus seminalis (di dorsal dinding urethra pars prostatica)

24 Arteri : dr aorta abdominalis  Arteri : dr aorta abdominalis  A. spermatica interna (A.testicularis)  cabang2nya menuju facies posterior  menembus tunica albuginea  cabang2 kecil berjalan di sepanjang septula  ke mediastinum testis.  cabang2nya menuju facies posterior  menembus tunica albuginea  cabang2 kecil berjalan di sepanjang septula  ke mediastinum testis. Beranastomose dg.a.spermatica ext. (cabang dr.a.epigastrica inferior) & a.defferentialis Vena : Vena : Plexus pampiniformis  v.testicularis  Dextra  v.cava inf. Sinistra  v.renalis (S) Vascularisasi testis vascularisasi testis vascularisasi testis-2

25 vascularisasi testis vascularisasi penis

26 Mengikuti a.spermatica interna  ke lnn. Lumbalis Mengikuti a.spermatica interna  ke lnn. Lumbalis Lnn. preaorta Lnn. preaorta Aliran lymphe testis lympheinervasi

27 Epididymis Letak : di facies posterior testis, sedikit menutupi facies lateralis Letak : di facies posterior testis, sedikit menutupi facies lateralis Fungsi : menyimpan spermatozoa  setelah penuh  ke ductus epididymis Fungsi : menyimpan spermatozoa  setelah penuh  ke ductus epididymis Bentuk ~ huruf C Bentuk ~ huruf C Epididymis

28 Bagian2 epididymis : Bagian2 epididymis :  Caput -Bagian terbesar -Letak : proximal, di superior testis -Terdapat lobulus -Septa berasal dr tunica albuginea  Corpus -Letak : melekat di facies posterior testis -Dipisahkan dr testis o/ sinus epididymis (bursa testicularis) -Sinus  dibatasi o/ epiorchium (pars visceralis) tunica vaginalis  Cauda -Terkecil, paling distal -Ductus epididymis mulai membesar  berubah jd ductus deferens. Bagian epididymis

29 Struktur2 kecil (sisa) : Struktur2 kecil (sisa) :  Appendix testis -Di cranial testis -Sisa dr ujung cranial ductus para mesonephridicus -Homolog dg fimbriae tuba uterinae  Appendix epididymis -Di caput epididymis -Diduga adl sisa dr mesonephron  Ductuli aberrantes superior -Saluran kecil2 di caput epididymis -Berhubungan dg rete testis -Mrpk sisa dr tubulus mesonephridicus (mesonephron) Bagian kecil epididymis Bagian kecil epididymis-2

30  Ductuli aberrantes inferior -Saluran kecil2, berhubungan dg bagian caudal ductus defferens -Sisa dr mesonephron  Paradidymis -Melekat di ductus defferens -Tdd beberapa saluran kecil -Diduga adl sisa dr tubulus mesonephridicus (mesonephron) bag.caudal Bagian kecil epididymis-3

31 Arteri : Arteri : cabang2 A. spermatica interna (A.testicularis) Vena : Vena : Plexus pampiniformis Vascularisasi epididymis Aliran lymphe epididymis Mengikuti A. spermatica interna  ke lnn.lumbalis Mengikuti A. spermatica interna  ke lnn.lumbalis Lnn. paraaorta Lnn. paraaorta vasclymphe

32 Vasc.epididymis vascularisasi testis-2

33 Funiculus Spermaticus : Struktur2 pembungkus ductus defferens & mengikuti testis & epididymis waktu terjadi descensus testis : Struktur2 pembungkus ductus defferens & mengikuti testis & epididymis waktu terjadi descensus testis Dari canalis inguinalis  ke scrotum  berakhir di facies posterior testis Dari canalis inguinalis  ke scrotum  berakhir di facies posterior testis

34 Dindingnya berasal dari dinding ventral abdomen Dindingnya berasal dari dinding ventral abdomen S lebih panjang dari D S lebih panjang dari D Di caudal dr annulus inguinalis subcutaneus, ia terletak ventral dr m.adductor longus & a.pudendalis ext.superficialis  langsung di bawah kulit & fascia superficialis Di caudal dr annulus inguinalis subcutaneus, ia terletak ventral dr m.adductor longus & a.pudendalis ext.superficialis  langsung di bawah kulit & fascia superficialis Lateral dr tuberculum pubicum Lateral dr tuberculum pubicum

35 Lapisan2 : Lapisan2 :  Fascia spermatica interna (=tunica vaginalis communis) -Adl lanjutan dr fascia transversa abdominis (fascia transversalis)  Fascia cremasterica -Terdapat m.cremaster  lanjutan dr m.obliquus abdominis internus  Fascia spermatica externa -Mrpk lanjutan dr m.obliquus abdominis externus -Di cranial  melekat di crura dr annulus inguinalis subcutanea (superficialis) Funiculus spermaticus

36 Isi : Isi :  Ductus (vas) defferens -Paling dorsal  A. spermatica interna (=a. testicularis) -Di ventral dr ductus defferens -Diikuti o/ plexus nervosus (testicularis)  Plexus venosus pampiniformis -Memberi bentuk pd funiculus spermaticus -Mendapat darah dr testis & epididymis -Ke cranial menjadi 2-3 vena  masuk ke annulus inguinalis abdominalis -Patologis : melebar  varicocele Funiculus spermaticus-2

37  Pembuluh2 lymphe  A.defferentialis & a.cremasterica (spermatica externa)  R.genitalis n.genitofemoralis  Processus vaginalis peritonei -Waktu sampai di testis pecah menjadi 2 lapis, yaitu : PeriorchiumPeriorchium EpiorchiumEpiorchium -Celah di antaranya  cavum scroti (sinus vaginalis) Funiculus spermaticus-3

38 Ductus (vas) defferens Adl lanjutan dr epididymis Adl lanjutan dr epididymis Fungsi : saluran spermatozoa (dr epididymis ke ductus ejaculatorius) Fungsi : saluran spermatozoa (dr epididymis ke ductus ejaculatorius)

39

40 Perjalanan : Perjalanan : Dr cauda epididymis  berkelok2  makin lurus di sisi medial epididymis dekat facies post.testis  dikelilingi o/ plexus venosus pampiniformis  dr superior testis ke cranial sp ann.inguinalis subcutanea  canalis inguinalis  meninggalkan struktur2 lainnya dlm funiculus spermaticus  cavum pelvis, menyilang struktur2 :  a.v. iliaca ext  a.v. epigastrica inferior  a.v.n. obturatorius  a.v. vesicalis sup.

41 Topografi terhadap ureter : Topografi terhadap ureter : Mula2 menyilang ureter dr ventral  di fundus ves.urinaria : di medial dr ureter & vesicula seminalis (  melebar jd ampulla ductus defferens)  mengecil lagi  dekat gld.prostat : bersama duct.excretorius vesicula seminalis membentuk ductus ejaculatorius  bermuara di colliculus seminalis (di dinding post.lumen urethra)

42 Letak ves. seminalis seminalis

43 Arteri : Arteri :  A.vesicalis sup (inf.)  a. defferentialis  Anastomose dg a.testicularis di posterior testis Vena : Vena : sebagian besar  v.testicularis bagian lain  plexus venosus vesicularis/prostaticus Vascularisasi ductus defferens Aliran lymphe ductus defferens Lnn. Iliaca externa Lnn. Iliaca externa lymphe vasc

44 Vesicula Seminalis Organ berbentuk kantong bergelembung2 Organ berbentuk kantong bergelembung2 2 buah (D & S) 2 buah (D & S) Posisi tergantung isi ves.urinaria  Posisi tergantung isi ves.urinaria   Penuh  vertikal  Kosong  horizontal Terbungkus o/ jar.ikat fibrous & muscular di dinding dorsal ves.urinaria Terbungkus o/ jar.ikat fibrous & muscular di dinding dorsal ves.urinaria

45

46

47 Letak : Letak :  Lateral dr ureter & ampulla ductus defferens  Medial dr plexus venosus vesicalis  Inferior dr rectum (dipisahkan o/ excavatio rectovesicalis)  Di dinding dorsal ves.urinaria Di bagian cranial tertutup o/ peritoneum Di bagian cranial tertutup o/ peritoneum Fungsi : menghasilkan seminal fluid  zat u/ makanan spermatozoa Fungsi : menghasilkan seminal fluid  zat u/ makanan spermatozoa Selama ejakulasi  dinding vesicula seminalis kontraksi  mendorong isi ke ductus ejaculatorius Selama ejakulasi  dinding vesicula seminalis kontraksi  mendorong isi ke ductus ejaculatorius Letak ves. seminalis

48 Arteri : Arteri :  A. Vesicalis inferior  A. haemorrhoidalis media Vena : Vena : ~ arteri Vascularisasi vesicula seminalis Aliran lymphe vesicula seminalis Lnn. Iliaca externa  dr bagian superior Lnn. Iliaca externa  dr bagian superior Lnn. Iliaca interna  dr bagian inferior Lnn. Iliaca interna  dr bagian inferior lymphe vasc

49 Ves.seminalis Duct.defferens Duct.ejacu latorius

50 Ductus ejaculatorius Panjang (masing2) : < 1 inci (2,54cm) Panjang (masing2) : < 1 inci (2,54cm) Dibentuk o/ persatuan dr ductus defferens dg ductus vesicula seminalis Dibentuk o/ persatuan dr ductus defferens dg ductus vesicula seminalis Menembus facies posterior gld.prostata  bermuara di urethra pars prostatica (dekat pinggir utriculus prostaticus) Menembus facies posterior gld.prostata  bermuara di urethra pars prostatica (dekat pinggir utriculus prostaticus) Fungsi : mengalirkan cairan semen ke urethra Fungsi : mengalirkan cairan semen ke urethra

51

52 Arteri : Arteri : ~ arteri u/ duct.defferens  cabang2 a.vesicalis sup. Vena : Vena : plexus venosus vesicalis & prostaticus Vascularisasi ductus ejaculatorius Aliran lymphe ductus ejaculatorius Lnn. Iliaca externa Lnn. Iliaca externa lymphe vasc

53 Glandula prostata Letak : dalam cavum pelvis subperitonealis, dorsal dr symphisis pubis Letak : dalam cavum pelvis subperitonealis, dorsal dr symphisis pubis Tdd kelenjar2 tubuloalveolar Tdd kelenjar2 tubuloalveolar Fungsi : menghasilkan seminal fluid  sifat alkalis u/ menetralkan suasana asam dalam vagina Fungsi : menghasilkan seminal fluid  sifat alkalis u/ menetralkan suasana asam dalam vagina Dibungkus o/ : Dibungkus o/ :  Jar. Ikat fibrous  Serabut otot polos  m.prostaticus  kontraksi untuk sekresi cairan prostat

54 Bagian2 prostat : Bagian2 prostat :  Apex -Paling caudal -dorsal dr symphysis pubis -Berhadapan dg diaphragma urogenitale  Basis -Letak di superior -Bagian proximal -Setinggi pertengahan symphysis pubis -Terdapat orificium urethrae internum  Facies inferolateral -Convex -Terpisah dari fascia pelvis sup.  diantaranya : plexus venosus Bagian2 prostat

55  Facies anterior -Berhubungan dg spatium prevesicalis Retzius -Tempat perlekatan lig.puboprostatica medialis  Facies posterior -Berhadapan dg vesicula seminalis & ampulla ductus defferens Bagian2 prostat-2

56 Superior : Superior : Basis prostata berhubungan dg collum vesicae Inferior : Inferior : Apex terletak di facies superior diaphragma urogenital Anterior : Anterior : Facies anterior berhadapan symphysis pubis (dibatasi lemak dalam cavum Retzius) Selubung fibrosa prostat berhubungan dg aspek posterior os pubis o/ lig.puboprostatica Hubungan dg organ lain

57 Posterior : Posterior : Facies posterior prostat berhubungan dg facies anterior ampulla recti (dipisahkan o/ septum rectovesicale / fascia Denonvillier) Lateral : Lateral : Fascia lateralis prostat difixasi o/ m.levator ani

58 Prostata dibungkus o/ (luar-dlm) : Prostata dibungkus o/ (luar-dlm) :  Fascia Prostata  bagian dr lapisan visceral fascia pelvis  Capsula prostata, tdd : -Jaringan otot polos -Jaringan elastis -Jaringan kolagen  Dr capsula keluar septum2 ke dalam jaringan kelenjar  lobulus2 Struktur prostata

59 Terbagi dalam 5 lobus berdasarkan topografinya terhadap urethra & ductus ejaculatorius : Terbagi dalam 5 lobus berdasarkan topografinya terhadap urethra & ductus ejaculatorius :  Lobus anterior  Lobus posterior  Lobus medius  Lobus (lateralis) dextra  Lobus (lateralis) sinistra Lobus anterior Lobus anterior  Anterior dr urethra  Kelenjar (-) Lobus prostat

60 Lobus posterior Lobus posterior  Posterior dr urethra, posteroinferior dr ductus ejaculatorius  Kelenjar (+) Lobus medius Lobus medius  Antara urethra & ductus ejaculatorius  Permukaan atasnya berhubungan dg trigonum vesicae  Kelenjar >>>  Jika membesar  penonjolan uvula ves.urinaria Lobus prostat-2

61 Lobus (lateralis) dextra & sinistra Lobus (lateralis) dextra & sinistra  Disamping urethrae  Dipisahkan o/ alur vertikal dangkal di facies posterior prostat  Kelenjar >>> Lobus prostat-3

62 Bagian2 prostatBagian2 prostat-2Lobus prostatLobus prostat-2Lobus prostat-3

63 Fascia prostata Fascia prostata  dr fascia diaphragma UG yg menebal  membungkus prostat Lig.puboprostatica medialis Lig.puboprostatica medialis  dr fascia prostata ke ventral dg arcus tendineus m.levator ani ke os pubis Lig.puboprostatica lateralis Lig.puboprostatica lateralis  dr fascia prostata ke lateral  ke arcus tendineus m.levator ani Capsula muscularis prostatica Capsula muscularis prostatica M.levator prostat M.levator prostat  bagian dr m.levator ani yg menuju gld.prostat Fixasi gld. prostata

64 Arteri : Arteri :  A. vesicalis inferior  A. rectalis media  A. pudendalis interna Vena : Vena : Plexus venosus prostaticus  v. iliaca interna Vascularisasi gld.prostata Aliran lymphe gld.prostata Lnn. Iliaca interna Lnn. Iliaca interna Lnn. sacralis Lnn. sacralis

65

66 Glandula bulbourethralis Termasuk dalam gld. paraurethralis Termasuk dalam gld. paraurethralis Gld. Paraurethralis, tdd :  Gld. bulbourethralis (Cowperi)  Gld. paraurethralis (Litre) Jumlah 2, bentuk bulat Jumlah 2, bentuk bulat Letak dalam m. sphincter urethrae ext, dorsal dr urethra pars membranacea Letak dalam m. sphincter urethrae ext, dorsal dr urethra pars membranacea Gld bulbourethralis-1

67 Ductus menembus fascia diaphragma UG inf.  masuk ke bulbus penis  2-4 cm setelahnya  ventrocaudal pars spongiosa urethra Ductus menembus fascia diaphragma UG inf.  masuk ke bulbus penis  2-4 cm setelahnya  ventrocaudal pars spongiosa urethra Fungsi : menghasilkan mucus jika ada rangsang sexual  menetralisir asam urine di urethrae & melancarkan pengeluaran semen selama ejakulasi Fungsi : menghasilkan mucus jika ada rangsang sexual  menetralisir asam urine di urethrae & melancarkan pengeluaran semen selama ejakulasi Gld bulbourethralis-2 jump

68 Gld bulbourethralis-1 Gld bulbourethralis-2

69 Arteri : Arteri :  A. bulbaris penis Vena : Vena : ~ arteri Vascularisasi gld.bulbourethralis Aliran lymphe gld.bulbourethralis Lnn. Iliaca interna Lnn. Iliaca interna

70 Penis Terbagi : Terbagi :  Pars occulta = radix penis = pars fixa -2 crura penis -1 bulbus penis  Pars libera -Corpus penis, tdd 2 corpora cavernosa penis2 corpora cavernosa penis 1 corpus spongiosa penis1 corpus spongiosa penis -Glans penis penis

71 Penis dibungkus o/ (luar-dlm) : Penis dibungkus o/ (luar-dlm) :  Cutis -Warna gelap, licin, elastis -Mendekati radix penis, tdp beberapa rambut -Tidak terikat kuat pd jar.subcutis, kecuali pd glans penis  kulit melekat pd jar.erectil  Sub cutis -Fascia penis superficialis -Fascia penis profundus (Buck) -Tunica albuginea  Membungkus ke2 corpora cavernosa penis & corpus spongiosum penis Pembungkus penis Pembungkus penis

72 Radix penis Radix penis-2 Pembung- kus penis Corp. cavernosa penis Corp. spongio- sum penis Glans penis

73 Pembungkus penis Pars libera penis-2 Tunica albuginea Corp. spongio- sum penis-2

74 Bagian yg tidak bergerak, letak dalam spatium perinei superficialis Bagian yg tidak bergerak, letak dalam spatium perinei superficialis Berisi jaringan erectil Berisi jaringan erectil Crura penis : Crura penis :  Melekat di caudal sebelah dalam dr ramus inf. ossis ischii, ventral dr tuber ischiadicum.  Masing2 crus penis tertutup o/ m.ischiocavernosus  Caudal dr symphysis pubis  ke2 crura bergabung  corpora cavernosa penis  ikut membentuk corpus penis Radix penis Radix penis

75 Bulbus penis : Bulbus penis :  Letak antara 2 crura penis dlm spatium perinei superficialis  Facies superior melekat di fascia diaphragma UG inf.  Facies lateralis & inferior tertutup o/ m.bulbospongiosus m.bulbospongiosus  Ke caudal  corpus spongiosum penis  ikut membentuk corpus penis Radix penis-2

76 m.bulbo- spongiosus Pars libera penis Corp.cavernosa penis-2

77 Bagian yg bebas Bagian yg bebas Terbungkus o/ (luar-dalam): Terbungkus o/ (luar-dalam):  Cutis  Fascia penis superficialis : -Tdd jar.ikat kendor -Diantaranya jar.otot polos (+), lemak (-) -Mrpk lanjutan dr tunica dartos dr scrotum & fascia perinei superficialis  Fascia penis profundus (Buck) -Mrpk lanjutan dr fascia perinei profundus -Mrpk lapisan membran yg kuat  membungkus ke2 corpora cavernosa & corpus spongiosum -Tidak membungkus glans penis -Di daerah collum melekat di lapisan fibrous di bawahnya Pars libera penis Pars libera penis Pars libera penis-2

78  Tunica albuginea -capsula, tdd jar.ikat padat -Di profundus dr fascia profunda penis -Tdd 2 lapis, luar : longitudinal membungkus ke2 corpora cavernosa,luar : longitudinal membungkus ke2 corpora cavernosa, dalam : sirkuler membungkus masing2 corpora  bertemu di tengah membentuk septum penis  di dekat radix : tebal, makin distal makin tipisdalam : sirkuler membungkus masing2 corpora  bertemu di tengah membentuk septum penis  di dekat radix : tebal, makin distal makin tipis -Tunica albuginea pd corpus cavernosa lebih tebal drpd di corpus spongiosum Tunica albuginea

79 Corpora cavernosa penis Corpora cavernosa penis  ¾ bagian distal (baik D & S) saling melekat pd garis median  ¼ bagian proximal terpisah  masing2 melekat di arcus ischiopubicum  sbg crura penis  Dibungkus o/ tunica albuginea  Di crura penis  tunica albuginea ditutupi o/ m. ischiocavernosus  berisi sinus cavernosus  Dalam corpora cavernosa berisi sinusoid2  dipisahkan o/ septa2 (dr tunica albuginea & septum penis)  disebut trabecula  tdd jar.ikat kolagen, elastis, otot polos  tdpt arteri & saraf  = jar.erectil Corp.cavernosa penis-2 Corp. cavernosa penis

80 Corpus spongiosum penis (corpus cavernosum urethrae) Corpus spongiosum penis (corpus cavernosum urethrae)  Dilalui o/ urethra  Tunica albuginea lebih tipis & lebih kecil dp di corpus cavernosa penis  Berisi jar.erectil Corp.spongiosum penis Corp. spongio- sum penis-2

81 Glans penis Glans penis  Dipisahkan dr corpus o/ penyempitan (=collum) & peninggian di distal yg membatasinya (=corona glandis)  Tdp orificium urethrae ext (lubang di ujung glans penis)  Tdp preputium penis  “sirkumsisi” -Lipatan kulit, menutupi glans penis, dr collum glandis sp orificium urethrae ext. -Tdd 2 lapis kulit (luar & dalam). -Lapisan dalam kulit : rambut (-), kelenjar2 lemak/gld praeputialis Tyson (++)  menghasilkan smegma praeputii  Tdp frenulum penis -Di median, caudal(ventral) dr glans penis -Menghubungkan praeputium dg glans penis Glans penis

82 Crura penis Crura penis Pada arcus ischiopubicum Lig. fundiforme penis Lig. fundiforme penis Serabut berasal dr linea alba diatas symphysis pubis  pecah jd 2 di sisi2 lateral penis  bergabung lagi di ventral (inferior) penis Mengitari penis pd batas antara pars fixa & pars libera Lig. suspensorium penis Lig. suspensorium penis Menghubungkan periosteum dr symphysis pubis dg bagian dorsum (superior) penis, pd fascia profunda penis Bulbus penis Bulbus penis Melekat di fascia diaphragma UG inferior Fixasi penis Fixasi penis

83 Fixasi penis

84 Arteri : Arteri :  A. bulbaris penis  ke jar.erektil bulbus  bagian bulbus corpus spongiosum penis & urethrae di dalamnya  A. profunda penis  Corpora cavernosa penis  jaringan erektil corpora cavernosa  A. dorsalis penis A. dorsalis penis A. dorsalis penis  Profundus dr fascia profunda penis pd dorsum penis, antara v dan n.dorsalis penis  jar.erectil di corpora cavernosa, corpus spongiosum penis & kulit penis Vascularisasi penis

85  Cabang a. dorsalis penis beranastomose dg cabang2 a.profunda penis & cabang2 a.bulbaris penis  glans penis  Cabang prekapiler (terutama dr a.profunda penis) di daerah crura  berjalan dlm trabecula  a.helicinae  masuk sinus cavernosus Vena : Vena :  v. dorsalis penis subfacialis (profundus)  plexus venosus prostaticus  v.iliaca interna  V. dorsalis penis subcutanea (cutanea)  v.saphena magna

86 Aliran lymphe penis Kulit penis  Lnn. Inguinalis superficialis Kulit penis  Lnn. Inguinalis superficialis Glans penis & corpus spongiosum distal  lnn.inguinalis profundus & lnn.iliaca ext. Glans penis & corpus spongiosum distal  lnn.inguinalis profundus & lnn.iliaca ext. Corpora cavernosa & corpus spongiosum proximal  lnn.iliaca interna Corpora cavernosa & corpus spongiosum proximal  lnn.iliaca interna lympe penis

87 scrotumtestisepididymisVas defferens ves. seminalis Duct.ejacu latorius

88


Download ppt "GENETALIA MASCULINA Dr. Candra Rini HP., M.Kes. Organ genetalia masculina, tdd : Organ genetalia masculina, tdd :  Organ genetalia externa -Penis -Scrotum."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google