Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

By.Lies..  on and curettage/html). on  Price Sylvia A.Wilson.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "By.Lies..  on and curettage/html). on  Price Sylvia A.Wilson."— Transcript presentasi:

1 By.Lies.

2

3  on and curettage/html). on  Price Sylvia A.Wilson Lorraine M,Patofisiolgi Konsep Klinis Proses –Proses Penyakit, EGC 2005 Jakarta.  Manuaba IBG, Pengantar Kuliah Obstetri EGC 2007 Jakarta.  Cunningham,FG.Obstetri Williams.ED.21 Jakarta:EGC.2005  Varney H.Buku Ajar asuhan kebidanan Jakarta : YBP-SP.

4 Mahasiswa mampu menyebutkan : Defenisi Kuretase Tujuan Kuretase Indikasi Kuretase Persiapan alat kuretase Komplikasi sesudah kuretase

5  Defenisi Kuretase  Tujuan Kuretase  Indikasi Kuretase  Persiapan alat kuretase  Komplikasi

6  Kuret adalah tindakan medis untuk mengeluarkan jaringan dari dalam rahim.Jaringn itu sendiri bisa berupa tumor,selaput rahim,atau Janin yang dinyatakan tidak berkembang maupun sudah meninggal.Dengan alasan medis,tidak ada cara lain jaringan semacam itu harus dikeluarkan ( Dr.H.Taufik Jamaan,SpOG)

7  Kuretase adalah suatu tindakan medis yang dilakukan untuk membersihkan sisa kehamilan,kematian janin usia kehamilan < 20 minggu,janin yang tidak berkembang ( tidak ditemukan adanya janin sehingga yang berkembang hanya plasentanya saja,perdarahanan rahim disfungsional ( menometrooaghia) dan penegakan dignosa satu penyakit( myoma uter,kanker endometrium).

8  Kuret adalah pembersihan sisa-sisa jaringan yang ada dalam rahim.  Sebuah dilatasi kuret ( D & C ) adalah sebuah operasi yng dilakukan pada diri perempuan untuk mengikis lapisan rahim.( and curettage/html).  Sebuah kuret adalah alat bedah yang dirancang untuk mengorek jaringan biologis atau puing disebuah biopsi,eksisi,atau prosedur pembersihan.( Michelson,1988).

9 Menurut ginekolog dari Morula Fertility Clinik,RS Bunda Jakarta,tujuan kuret ada dua yaitu : 1. Sebagai terapi pada kasus-kasus abortus.Intinya kuret ditempuh oleh dokter untuk membersihkan rahim dan dinding rahim dari benda-benda atau jaringan yang tidak diharapkan. 2. Sebagai penegakan Diagnosis, mencaritahu gangguan yang terdapat pada rahim apakah sejenis tumor atau gangguan lain.

10 Meskipun tujuan berbeda tapi tindakan yang dilakukan sama.Begitupun persiapan yang harus dilakukan pasien sebelum menjalankan kuret.

11  Abortus Inkomplitus >>> untuk menghentikan perdarahan.  Blighted Ova >>> tdk ditemukan janin hanya plasenta oki hrs dikeluarkan karena bisa jadi keganasan.  Dead Conseptus >>> USG janin tdk berdenyut ( apabila hamil mgg >> diperlukan obat perangsang utk pengeluaran janin dilanjutkn kuretase.

12  Ab.Mola >> tdk ditemukan janin yang tumbuh hanya plasenta dgn gambaran bergelembung spt buah anggur. o Menometorarghia >>perdarahan banyak dan panjang diantara siklus haid

13 1. Alat tenun terdiri dari :  Baju operasi.  Laken  Duk kecil  Sarung meja mayo 2. Alat instrumen untuk kuretase.  Spekulum  sonde.

14 - untuk mengukur kedalaman rahim - Untuk mengetahui lebarnya lubang vagina.  Alat kuret  Klem jaringan.  Klem dinding rahim/uterus.  Nierbeken  Kasa steril  Sarung tangan steril.

15 3. Alat tambahan.  Mesin EKG  Mesin O2 dan N2O  Infus set dan cairannya.  Guedel  Bethadin  Larutan NaCl 0,9% 1000 cc  Tempat sampah.

16 Hand Scoen Speculum Sim”s Ring Tang Tenakulum Sonde UterusAbortustang Dilatator Hegar Sendok Kuret

17 1. USG 2. Mengukur Tensi dan HB 3. Memeriksa sistem pernafasan 4. Mengatasi perdarahan 5. Memastikan pasien dalam kondisi fit 6. Puasa 8-12 jam >> dilakukan pembiusan.

18 1. Perhatikan sudah nafas spontan atau belum. 2. Dipindahkan ke recovey room.. 3. Post operasi >>> ttv,O2, 2 ltr/m baru dipindahkan ke ruang prwtan.

19  Perhatikan tanda-tanda vital.  Cek perdarahan  Beri dukungan bagi pasien dan ajarkan keluarganya  Mobilisasi.

20 1. Perdarahan 2. Perforasi dinding rahim 3. Gangguan haid. 4. Infeksi 5. Kanker trofobalst akibat sisa plasenta yang ada didinding rahim.

21  S : Ibu mengatakan baru dilakukan kuretase dan merasa nyeri didaerah simpisis,pusing mual.  O : Tensi 100/70 Suhu37.9˚C,Nadi 100x/m. Pernafasan 25 x/m, perdarahan 100 cc  A. Post Kuretase dengan Febris Potensial terjadi Infeksi  P. Observasi KU,beri banyak minum,ukur suhu tiap 4 jam,observasi perdarahan,TTV mobilisasi, konsultasi dokter untuk infeksi, TKTP.

22 TERIMA KASIH


Download ppt "By.Lies..  on and curettage/html). on  Price Sylvia A.Wilson."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google