Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ANALISIS KENAIKAN CPR DAN TFR BERDASARKAN HASIL SEMENTARA SDKI 2007 PROVINSI SUMATERA SELATAN Operasionalisasi Program Smester II 2008 وليخش الذين لو تركـوا.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ANALISIS KENAIKAN CPR DAN TFR BERDASARKAN HASIL SEMENTARA SDKI 2007 PROVINSI SUMATERA SELATAN Operasionalisasi Program Smester II 2008 وليخش الذين لو تركـوا."— Transcript presentasi:

1 ANALISIS KENAIKAN CPR DAN TFR BERDASARKAN HASIL SEMENTARA SDKI 2007 PROVINSI SUMATERA SELATAN Operasionalisasi Program Smester II 2008 وليخش الذين لو تركـوا مـن خلفـهم ذرية ضعافا خافوا عليهم فليتقوا الله وليقولوا قولا سديدا ( النسآء - 9) الســـــــــــــلام عليــــــكم ورحــــمة الله وبـــركاتـه TFR CPR TFR CPR

2 Presiden SBY: “Revitalisasi Program KB” Harganas ke XIV 29 Juni 2007 di Ambon

3 TREND TFR SUMSEL BERDASARKAN SDKI 1994, 1997,2002 DAN TFR

4 CPR TREND CPR SUMSEL BERDASARKAN SDKI 1994, 1997,2002 DAN 2007

5 I. Faktor Penentu Fertililtas ( Kingsley Davis & Judith Blake) DEMOGRAFI SOSIAL EKONOMI VARIABEL LAINNYA FERTILITAS Intercourse Variables: 1. Umur memulai hubungan kelamin 2. Selibat permanen 3. Lamanya berstatus kawin 4. Abstinensi sukarela 5. Abstinensi terpaksa 6. Frekuensi senggama Conception Variables: 7.Infekunditas sengaja 8.Pemakaian kontrasepsi 9.Infekunditas tidak disengaja Gestation Variables: 10.Mortalitas janin tidak disengaja 11.Mortalitas janin disengaja

6 ANALISIS 1. INTERCOURSE VARIABEL a. Usia Kawin Pertama TAHUNJUMLAH < 16 TAHUN TAHUN ,83 % 28,56 % 47,39 % ,18 % 27,60 % 43,78 % ,28 % 26,52 % 43,80 % ,05 % 26,65 % 41,70 % USIA KAWIN PERTAMA SUMBER : BPS SUMSEL

7 Akibatnya: 1.USIA REPRODUKSI SEMAKIN PANJANG ( PAKAI KONTRASEPSI VS TIDAK PAKAI KONTRASEPSI) USIA SUBUR : 15 – 49 ( 34 TAHUN) 2. RESIKO BILA HAMIL DAN MELAHIRKAN (KEMATIAN KAWIN LAGI REPRODUKSI LAGI) AKI SUMSEL : 424/ KEL HIDUP (BPS, UNFPA 2004)

8 PENYEBAB KAWIN MUDA: 1.RENDAHNYA TINGKAT PEREKONOMIAN KELUARGA 2.RENDAHNYA AKSES PEREMPUAN TERHADAP PENDIDIKAN 3.RENDAHNYA AKSES PEREMPUAN YANG TIDAK LAGI SEKOLAH KEPADA DUNIA PEKERJAAN KHUSUSNYA BAGI PEREMPUAN YANG TINGGAL DI DESA 4.FAKTOR LAINNYA

9 a. LAMANYA BERSTATUS KAWIN (PERKAWINAN DAN PERCERAIAN)  TAHUN 2000: Status KAWIN CERAI (9,50 %)  TAHUN 2006: Status KAWIN 45,98 % PERCERAI AN4,21 % : a. 0,90 CERAI HIDUP; b. 3,31 CERAI MATI. Sumber: BPS

10 2. CONCEPTION VARIABEL a. PEMAKAIAN KONTRASEPSI (MENGGUNAKAN VS TIDAK MENGGUNAKAN KONTRASEPSI) TAHUN PUS PUS % DARI PUS IUD IUD MOW MOW MOP MOP IMP IMPPILSTKKDMTOTAL , , , , ,38 MIKS KONTRASEPSI

11 PEMAKAIAN ALKON BERDASARKAN SDKI 1994,1997,2002, 2007 TAHUN PILIUDSTKKDMIMPMOWMOP ,615,810,010,14,93,02,00,910,921,23044,11,30,90,50,510,09,4114,83,04,35,02,30,40,0 0,1 0,0 KONTRASEPSI

12 b.PEMAKAIAN KONTRASEPSI DIDOMINASI OLEH NON MJP: b.Rawan Drop Out Terutama Pada Kelompok Pusmupar c.2. PELAPORAN TIDAK AKURAT b.Tenaga Kurang di Lini Lapangan d.MENINGKATNYA UNMETNEED - SDKI 2002: 6,8 % - SDKI 2007: 7,4 % ( + 0,6) Akibatnya : Kelahiran yang tidak diinginkan

13 Distribusi Wanita Pus Bukan Peserta KB Menurut Keinginan Mempunyai Anak  Mini Survey Pa 2006 : 1)Wanita Pus Bukan Peserta KB Yang Menginginkan Anak : 39,4 % NoKelompok Umur (Tahun)% – – – – – – ,6 18,6 30,7 25,7 14,8 07,1 00,5

14 2) Wanita Bukan Peserta KB Menginginkan Anak Segera Dan Telah Mempunyai 2 Anak (22,5 %), 3 Orang Anak (5,9 %) Dan 4 Orang Anak (1,3 %) 3)Prevalensi Peserta KB Menurut Kelompok Umur (2006) John Ross: CPR Ideal Setiap Tahun Naik 1 % (Sumsel % Idealnya Tahun 2007 Cpr Sumsel 66 %  Saat ini 64,8% ) NoKelompok Umur (Tahun)% – – – – – – ,1 61,1 69,4 74,8 77,6 73,9 59,9

15 3. Gestation Variables Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kehamilan Dan Kelahiran Dengan Selamat

16 II. TEORI FISIOLOGI/ALAMI DOUBLEDAY “Kemakmuran Akan Menurunkan Daya Reproduksi Manusia”

17 TAHUN PENDA TAAN JUMLAH KELUARGA PRA SEJAHTERA KS I (24,62%) (23,69%) (22,73 %) (19,74 %) (18,63 5) (32,03 %) (31,74 %) (30,98 %) (27,09 %) (23,64 %) TAHAPAN KELUARGA SUMBER : Bkkbn, Profil Kependudukan Sumsel 2007 TAHAPAN KELUARGA PRA SEJAHTERA DAN KS I DI SUMSEL

18 III. PENGGARAPAN PROGRAM Penggarapan Program Kurang Memperhatikan : Penggarapan Program Kurang Memperhatikan : 1. Segmentasi Sasaran 2. Segmentasi Wilayah

19 IV FAKTOR LAIN 1. Kebijakan Otonomi Daerah: Petugas Lapangan Kurang; Petugas Lapangan Kurang; KB “Dianggap Bukan Prioritas Pemba-ngunan Daerah”. KB “Dianggap Bukan Prioritas Pemba-ngunan Daerah”. 2. Kebijakan Askeskin Bagi Keluarga Miskin Yang Tidak Ada Batasan Jumlah Yang Ditanggung dan data kurang akurat

20 IDENTIFIKASI MASALAH CPR NAIK DAN TFR NAIK 1. Pemakaian Kontrasepsi Masih Didominasi Oleh Pemakaian Kontrasepsi Non MKJP 2. Masih Tingginya Usia Muda Kawin Pertama ( 2006, < 16 Thn 15,05 %, 17 – 18 Thn 26,65 %) 3. Pemakaian Kontrasepsi Terutama MKJP Prevalen- sinya Lebih Banyak Pada Kelompok Tua (40-44 Thn) 4. 4.Masih Relatif Tingginya Angka Pra-S & KS I

21 Potret Pencapaian Indikator Kontrak Kinerja s/d Juni ‘08 Indikator Kinerja Sasaran 2008 Realisasi S/d Juni 08 % Total PPM PB ,5 PPM-PB Selain Pria: - IUD - IUD - MOW - MOW - Implan - Implan - Suntik - Suntik - Pill - Pill ,4737,9629,6544,4251,8437,59 PPM-PB Pria: - MOP - MOP - Kondom - Kondom , ,6545,99

22 Potret Pencapaian Indikator Kontrak Kinerja s/d Juni ‘08 Indikator Kinerja Sasaran 2008 Realisasi S/d Juni 08 % Jmlh PIK-KRR ,77 Ketahanan Keluarga: - Jlh Klrg Balita-BKB - Jlh Klrg Balita-BKB - Jlh Klrg Rmaja-BKR - Jlh Klrg Rmaja-BKR - Jlh UPPKS- Data Basis - Jlh UPPKS- Data Basis - Jlh Pra S & KS I-UPPKS - Jlh Pra S & KS I-UPPKS yang Aktif Berusaha yang Aktif Berusaha ,5067,4947,4881,86 Kelembagaan: Jlh KB/Kota- OPD-KB tlah dikukuhkan

23 Berdasarkan lingkungan strategis, terdapat beberapa hal yang mempengaruhi pelaksanaan Program KB Nasional di Sumatera Selatan, yaitu : Kekuatan (S) Kelemahan (W) Peluang (O) Tantangan (T) Adanya Visi dan Misi Program KB Nasional Revitalisasi Program KB Nasional seba gai Instruksi Presiden Kontrak Kinerja BKKBN Pusat dan BKKBN Propinsi Relatif rendahnya SDM Pengelola dan Pelaksana Program KB Nasional Masih rendahnya sinergi antara mission center dengan service center Terbatasnya sarana dan prasarana untuk pelayaan KB Adanya Otonomi Daerah Terbitnya Peraturan Pemerintah No 38 dan 41 Kerjasama lintas sektor dan mitra kerja dalam pengelolaan Program KB Komitment Pem da, Pemkab/Kot sangat baik. Otonomi Daerah Masih relatif banyaknya keluarga Pra Sejahtera dan KS I Masih Adanya anggapan Program KB bukan merupakan prioritas pembangunan Tingkat pema haman program belum menyeluruh

24 Analisa Penyebab Naiknya TFR dan CPR Provinsi Sumatera Selatan Melalui BALANCE D SCORECARD Oleh Tim BKKBN PROVINSI SUMSEL 24

25 Cus to mer Pro ses Pembel ajarn & Pertm buhan Keua ngan 25 Pemakaian Kontrasepsi Masih Didominasi Oleh Pemakaian Kontrasepsi Non MKJP Program KB memperoleh penganggaran dari APBD I & II Program KB memperoleh prioritas penganggaran pemerintah pusat Tersedianya petugas Yang kompeten dalam melakukan KIE/Konseling KB Nasional Penyediaan Tenaga KIE KB di tingkat kecamatan dan desa Penyediaan bahan & Fasilitas KIE KB yang memadai Pengembangan jejaring pelayanan KIE program KB Penyediaan Data & Informasi Khalayak Sasaran Pembentukan Tim Pembina Pelaksanaan KIE KB Pelayanan Data dan Informasi Pelaksanaan KIE KB Pelayanan Fasilitas KIE KB Melaui Mupen, Radio dan TV

26 No Isu Strategis MasalahPenyebab Masalah Intervensi KegiatanWaktuPeleksan a Dana (Rp) 1 TFR tinggi & CPR tinggi 1. Pemakai an kont rasep si masih didomi nasi oleh pe- makai alokon non-MKJP Tenaga yang kompeten untuk melakukan KIE belum maksimal 1. Data dan informasi khala yak sasaran be lum dimanfaat kan secara mak simal. 1.Pertemuan penelaahan program Kb Pria; 2.Pertemuan KIE KB Pria; 3.Pertemuan pemantapan kasi Jamyan Kab/Kota; 4.Orientasi survailan Pas ca pemasaran kontra sepsi bagi PLKB 5.Operasional TKBK Tkt Provinsi; 6.Pembinaan Rutin bagi PLKB; 7.Intensifikasi KIE KB Pria oleh motivator; 8.Operasional Advokasi KIE bagi PLKB; 1. Pemanfaatan data hasil radalgram; 2. Menyedianak data informasi terkini melalui web site, perpustakaan; 3. Pemanfaatan hasil pengelolaan data pendataan keluarga; 4. Pengumpulan data program F/I/Dal dan F/II/KB. Augs. ’08 Oktbr. ’08 Aug-Des ’08 Aug-Des ‘08 Aug-Sep ‘08 Aug-Sep ’08 Aug-Sep ‘08 -Bid KB/KR -Kab/Kota Kab/Kota Bid IKAP , , , , , , , , , , , ,- Plan Of Action Program KB dan KR Semester II Tahun 2008 Provinsi Sumsel

27 No Isu Strategis MasalahPenyebab Masalah Intervensi KegiatanWaktuPeleksan a Dana (Rp) 2. Tenaga KIE- KB di tk Kecama tan dan Desa belum ideal 3. Penyediaan bahan dan fasili- tas KIE-KB blum memadai 4.Pengembanga n jejaring pelaya nan KIE-KB belum optimal 5.Belum leng kapnya sarana pelayanan infor masi 6. Pembina KIE belum terbentuk 7.Terbatasnya dukungan oprs KIE-KB di TV, 1. Melakukan advokasi kpd Pem Kab/Kota dlm rangka penamba han PLKB 2. Melakukan pembinaan pegawai yang ada 1.Pembuatan bahan/media KIE 1.Orientasi KB Pria bagi BP-4 dan KUA; 2.Indentifikasi KIE-KB Pria oleh tenaga motivator 1.Pengembangan design komputer. 1.Pembentukan tim pembina KIE 1. Talk-Show di Televisi/Radio Aug-Nop. ’08 Aug-Nop. ‘08 Sep-Okt. ‘08 Augst ‘08 Aug-Des ’08 Juli ’08 Augsf ’08 Sep-Nop ‘08 -Sekretariat -Bid KS/Pk -Bid KB/KR Kab/Kota Bid IKAP Bid KS/PK , , , , , , ,- Plan Of Action Program KB dan KR Semester II Tahun 2008 Provinsi Sumsel

28 Cus to mer Pro ses Pembel ajarn & Pertm buhan Keua ngan 28 Masih Tingginya Usia Muda Kawin Pertama (2006, < 16 Thn 15,05 %, 17 – 18 Thn 26,65 %) Tersedianya pemibiayaan program KB Dari APBD I & II Program KB memperoleh anggaran yang memadai Dari pemerintah Tersedianya Tenaga KIE PUPLini Lapangan Penyediaan Fasilitas KIE PUP Lini Lapangan Penyiapan Tenaga KIE PUP Lini Lapangan Terpunuhinya Materi KIE PUP Terpadu di Lini Lapangan Terbinanya Kelangsungan Jejaring Kemitraan KIE PUP Penyiapan Data & informasi Terselaksananya Program KIE PUP Lini Lapangan Tersedianya Media KIE PUP Terpadu di Lini Lapangan

29 No Isu Strategis MasalahPenyebab Masalah Intervensi KegiatanWaktuPeleksan a Dana (Rp) 2. Masih tinggi- nya usia mu - da kawin per- tama: (th 2006: <16 thn = 15,05%, thn= 26,65%) 1. Pelaksana program KIE PUP di lini lapangan belum optimal 2. Terbatasnya tenaga KIE PUP di lini lapangan 3.Kurangnya materi dan media KIE PUP di lini lapangan 4.Kurang terbi nanya jejaring KIE PUP di lini lapangan 1. Sosialisasi dan KIE program KRR 2.Orientasi tenaga inti konseling 1.Dukungan operasional pengelolaan PIK-KRR 1.Penggandaan buku materi PIK- KRR 1.Pembinaan after school program 2.Pembinaan pembina initi konseling 3.Orientasi KRR bagi Fatayat NU dan ‘Aisyiyah. Augst. ’08 Augst. ‘08 Agu-Des‘08 Augst ‘08 Aug-Des ’08 Septemb ’08 -Bid KB/KR -Kab/Kota -Bid KB/KR , , , , , ,- Plan Of Action Program KB dan KR Semester II Tahun 2008 Provinsi Sumsel

30 Cus to mer Pro ses Pembel ajarn & Pertm buhan Keua ngan 30 Pemakaian Kontrasepsi terutama MKJP Prevalensinya lebih banyak pada kelompok Tua (40-44 Tahun) Tersedianya pemibiayaan program KB Dari APBD I & II Program KB memperoleh anggaran yang memadai Dari pemerintah Pelayanan KB MKJP Bagi Pus Mupar di pelayanan Statis meningkat Tersedianya data Keluarga hasil penda Taan tahun 2007 Pelayanan KB MKJP Didaerah Rentan Meningkat Pelayanan KB IUD Di Palayanan Swasta Meningkat Tersedianya Tenaga KIE dan Provider Terlatih Tersedianya Fasilitas pelayanan MKJP pelayanan MKJP Bagi PUSMUPAR Pelayanan MKJP di Pelayanan Baksos Meningkat

31 No Isu Strategis MasalahPenyebab Masalah Intervensi KegiatanWaktuPeleksan a Dana (Rp) 3. Pemakaian kontrasep si terutama MKJP preva- lensinya ba- nyak pada kelompok TUA (40-45 tahun) 1. Pusmupar kurang terakses informasi pelaya nan MKJP di fasilitas pelaya- nan. 2. Pelayanan MKJP bagi Pusmupar di pe-layanan statis belum optimal 3. Pelayanan MKJP di daerah rentan kurang efektif. 1.Melakukan KIE terintegrasi ttg. MKJP bagi Pusmupar melalui berbagai forum pertemuan. 2.Operasional TKBK ke kec/desa lebih fokus kepada pelayanan MKJP 3.Operasional pengayomam Kontap (MOP 33 kasus, MOW 998 kasus) 4.Operasional pelayanan IUD bagi Bidan. 5.Mengoptmalkan operasional Mobil unit pelayanan KB. 1.Mengoptimalkan operasional pembinaan kelinik 1.Meningkatkan operasional KIE dan pelayanan KB-KR di daerah rentan Agu-Des. ’08 Aug-Des. ’08 Aug-Des. ‘08 Agu-Des. ‘08 Agu-Des ‘08 Aug-Des ’08 Nopmbr ’08 -Kab/Kota -Baltbang -Bid KB/KR -Bid IKAP -Bid KS/PK , , , , , , ,- Plan Of Action Program KB dan KR Semester II Tahun 2008 Provinsi Sumsel

32 No Isu Strategis MasalahPenyebab Masalah Intervensi KegiatanWaktuPeleksan a Dana (Rp) 4. Pelayanan KB MKJP dalam kegiatan Baksos kurang efektif 5. Pelayanan KB MKJP pada jalur pelayanan swasta belum optimal 6.Tenaga KIE dan Provider Pelayanan MKJP masih ter batas. 7. Data hasil pendataan 2007 belum dimanfaat kan secara mak simal 1.Meningkatkan pelayanan KB MKJP melalui kegiatan Baksos: Harganas Prov, Kb/Kota; Kirab obor 100 th Harkitnas TKMM Kesatn Gerak PKK KB-Kes Yan MKJP pada kunjungan Kepala daerah. 1. Memfungsikan kembali Petugas Penghubung DBS 1.Mendistribusikan IUD ke fasilitas yan Swasta 1.Pelatihan VTP 2.Pelatihan insersi IUD 3.Pelatihan KIP/K 1.Analisa dan Evaluasi segmen sasaran baik utk KIE maupun Yan KB. 2.Menyediakan data terkini melalui Website Juli. ’08 Agu-Sep ‘08 Juli-Sep ‘08 Nop-Des. ‘08 Agu-Des ‘08 Aug-Des ’08 Agustus ‘08 Septmb ‘08 Agu-Des ’08 Agu-Des ‘08 -Kab/Kota -Bid IKAP -Kab/kotat -Balatbang -Bid IKAP , , , , , ,- Plan Of Action Program KB dan KR Semester II Tahun 2008 Provinsi Sumsel

33 Cus to mer Pro ses Pembel ajarn & Pertm buhan Keua ngan 33 Masih Relatif Tingginya Aangka Pra-S dan KS I Tersedianya pemibiayaan program KB Dari APBD I & II Program KB memperoleh anggaran yang memadai Dari pemerintah Pelayanan Informasi KRR melalui PIK-KRR Meningkat Tersedianya data Keluarga hasil Pendataan tahun 2007 Pelayanan Program Ketahanan Kleluarga Melalui BKB & BKR meningkat Pemberdayaan Ekon. Keluarga Pra-S & KS I Melaluia UPPKS Meningkat Tersedianya Sarana dan Tenaga KIE Memprioritaskan Penggarapan Pra-S & KS I Melalui Pemberdayaan Poktan

34 No Isu Strategis MasalahPenyebab Masalah Intervensi KegiatanWaktuPeleksan a Dana (Rp) 4. Masih rela tif tingginya jumlah kelu- arga Pra-S dan KS I 1.Penggarapan Kel.Pra-S dan KS-I melalui pemberdayaan Poktan kurang mendapat prio- ritas SKPD-KB 2.Belum optimalnya penggarapan program KRR bagi keluarga Pra-S dan KS-I melalui PIK- KRR 3.Kurang terak sesnya Kel Pra-S dan KS-I dalam BKR & BKB 1.Kurang terak sesnya Kel. Pra-S dan KS-I dlm Prog Usaha Ekonmi produktif. 1. Memantapkan kemitraan dg jejaring terkait 2.Melakukan pembinaan bagi pengelola Poktan 3.Melaksanan Orientasi KB-KR & KS-PK secata terintegrasi 1.Pembinaan tenaga inti konse ling melalui pertemuan dan orientasi program KRR 2.Pembinaan melalui lomba karya tulis 3.Mengintensifkan Monev pelak sanaan PIK-KRR 1.Meningkatkan pembinaan pengelola BKR & BKB 2.Pembinaan BKB melalui lomba 1.Menyediakan dana bergulir 2.Meningkatkan monitoring pengembalian dana bergulir dari kelompok UPPKS Agu-Des. ’08 Agu-Des. ‘08 Oktbr ‘08 Sep-Okt ’08 Agu-Des ’08 Nopmbr ‘08 Agu-Des ‘08 -Bid KS/PK -Bid KB/KR -Bid KS/PK , , , , , , ,- Plan Of Action Program KS dan PK Semester II Tahun 2008 Provinsi Sumsel

35 No Isu Strategis MasalahPenyebab Masalah Intervensi KegiatanWaktuPeleksan a Dana (Rp) 5. Masih terbat asnya sarana KIE di Poktan 6. Belum diman faatkan nya hasil pendata an kelu arga secara maksi mal 1. Pengadaan panduan KIE BKB 2.Pengadaan APE Kit 1.Pemanfaatan data hasil Radalgram 2.Analisa data hasil Pendataan keluarga untuk kepentingan pengelolaan program KS/PK. Agusts. ’08 Agusts. ‘08 Agu-Des. ‘08 Agu-Des ‘08 -Bid KS/PK -Bid IAKP -Bid IKAP , , , ,- Plan Of Action Program KS dan PK Semester II Tahun 2008 Provinsi Sumsel

36


Download ppt "ANALISIS KENAIKAN CPR DAN TFR BERDASARKAN HASIL SEMENTARA SDKI 2007 PROVINSI SUMATERA SELATAN Operasionalisasi Program Smester II 2008 وليخش الذين لو تركـوا."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google