Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BADAN KOORDINASI KELUARGA BERENCANA NASIONAL DIREKTORAT PELAPORAN DAN STATISTIK DISAJIKAN PADA RADALGRAM JAKARTA, 4 AGUSTUS 2009.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BADAN KOORDINASI KELUARGA BERENCANA NASIONAL DIREKTORAT PELAPORAN DAN STATISTIK DISAJIKAN PADA RADALGRAM JAKARTA, 4 AGUSTUS 2009."— Transcript presentasi:

1 BADAN KOORDINASI KELUARGA BERENCANA NASIONAL DIREKTORAT PELAPORAN DAN STATISTIK DISAJIKAN PADA RADALGRAM JAKARTA, 4 AGUSTUS 2009

2 PENDATAAN KELUARGA PENDATAAN KELUARGA ADALAH KEGIATAN PENGUMPULAN DATA PRIMER TENTANG DATA DEMOGRAFI, KELUARGA BERENCANA, KELUARGA SEJAHTERA DAN DATA INDIVIDU ANGGOTA KELUARGA, YANG DILAKUKAN OLEH MASYARAKAT DAN PEMERINTAH (PEMDA DAN BKKBN) SECARA SERENTAK PADA WAKTU YANG TELAH DITENTUKAN (JULI – SEPTEMBER) SETIAP TAHUN MELALUI KUNJUNGAN KE KELUARGA DARI RUMAH KE RUMAH, DENGAN WAWANCARA DAN OBSERVASI.

3 OPERASIONAL DEFINISI OPERASIONAL DI PENDATAAN KELUARGA 1. Peserta KB adalah pasangan usia subur (suami atau isteri) yang pada saat pendataan sedang memakai atau menggunakan salah satu alat/cara kontrasepsi modern. Dalam pengertian ini tidak termasuk cara-cara kontrasepsi tradisional, seperti pijat urut, jamu dan juga tidak termasuk cara-cara KB alamiah, seperti pantang berkala, senggama terputus dan sebagainya. 2. Peserta KB Swasta : adalah peserta KB yang memperoleh pelayanan KB melalui tempat-tempat pelayanan swasta, misalnya Klinik KB Swasta, Dokter/Bidan Praktek Swasta, Apotik, Toko Obat dan lain-lainnya 3. Peserta KB Pemerintah : adalah peserta KB yang memperoleh pelayanan KB melalui tempat-tempat pelayanan Pemerintah, misal di Puskesmas, Klinik KB/Rumah Sakit Pemerintah.

4

5 PERKEMBANGAN PROSENTASE CAKUPAN WILAYAH HASIL PENDATAAN KELUARGA WILAYAH : TAHUN PENDATAAN WILAYAH : TAHUN PENDATAAN PROVINSI 100,00 100,00 100,00 2.KAB/KOTA 94,77 100,00 99,37 3.KECAMATAN 95,08 98,17 98,41 4.DESA/KELURAHAN 91,96 97,61 97,34 5.DUSUN/RW 91,42 99,02 98,45 6.RUKUN TETANGGA 97,38 97,93 98,05 7.KELUARGA 98,51 99,60 99,62

6 1. BALI 2. DKI JAKARTA 3. DI YOGYAKARTA 4. JAWA TENGAH 5. JAMBI 6. SUM-BAR 7. JAWA TIMUR 8. BANTEN 9. KAL- TIM 10. JAWA BARAT 11. KAL- SEL 12. RIAU 13. SUL-UT 14. SUM-SEL 15. NAD 16. SUM-UT 17. LAMPUNG 18. BABEL 19. SUL-SEL 20. KAL-TENG 21. KAL-BAR 22. BENGKULU 23. PAPUA BARAT 24. SUL-BAR 25. KEPRI 26. NTB 27. MALUKU 28. PAPUA 29. GORONTALO 30. MALUKU UTARA 31. SUL-TENG 32. SUL-TRA 33. NTT 12 PROVINSI > 50 % 11 PROVINSI > 30 - < 50 % 10 PROVINSI < 30 % GAMBARAN PESERTA KB DARI JALUR PELAYANAN SWASTA HASIL PENDATAAN KELUARGA TAHUN 2008 Pemerintah 49,76%Swasta50,24% Angka Nasional

7 Pelayanan KB Swasta > 50 %=12Provinsi %=11Provinsi < 30 %=10Provinsi Persentase Peserta KB yang dilayani Jalur Pelayanan KB Swasta Hasil Pendataan Keluarga Tahun 2008

8 DATA KELUARGA BERENCANA PUS PESERTA KB ( 70,16 % ) SWASTA = ( 50,93 % ) ( 50,93 % )PEMERINTAH = ( 49,07 % ) ( 49,07 % ) JUMLAH PUS JUMLAH PUS PUS PESERTA KB ( 69,53 % ) SWASTA = ( 51,46 % ) ( 51,46 % )PEMERINTAH = ( 48,54 % ) ( 48,54 % ) JUMLAH PUS JUMLAH PUS PUS PESERTA KB ( 70,55 % ) SWASTA = ( 50,24 % ) ( 50,24 % )PEMERINTAH = ( 49,76 % ) ( 49,76 % ) JUMLAH PUS JUMLAH PUS PERKEMBANGAN TREN PESERTA KB SWASTA HASIL PENDATAAN KELUARGA DALAM TIGA TAHUN TERAKHIR ( 2006 – 2008 ) PK – TH. 2006PK – TH. 2007PK – TH. 2008

9 9 8-Sep-14

10 1.Bali 67,87 2.DKI Jakarta 65,38 3.Jambi 57,31 4.Sumatera Barat 56,76 5.Kalimantan Timur 53,24 6.Jawa Barat 52,40 7.Kalimantan Selatan 51,79 8.Riau 50,19 50 % % Peserta KB Swasta 0 % Trend tiga tahun terakhir Kecenderungan menurun Trend tiga tahun terakhir Kecenderungan meningkat 1.Sulawesi Utara 49,85 2.NAD Sumatera Utara 40,76 4.Lampung 40,05 5.Babel 39,79 6.Sul-Sel 36,29 7.Kal-Bar 34,69 8.Sul-Bar 26,21 9.Kep. Riau 26,14 10.Papua 22,13 11.Gorontalo 21,98 12.Mal-Ut 18,22 13.Sul-Teng 12,30 14.Sul-Tra 6,39 15.NTT 3,54 1.Sumatera Selatan 45,70 2.Kalteng 35,36 3.Bengkulu 33,06 4.Papua Barat 30,29 5.NTB 25,75 6.Maluku 24,26 1.DI Yogyakarta 64,59 2.Jawa Tengah 60,37 3.Jawa Timur 55,78 4.Banten 55,43

11 1. BALI 2. DKI JAKARTA 3. DI YOGYAKARTA 4. JAWA TENGAH 5. JAMBI 6. SUM-BAR 7. JAWA TIMUR 8. BANTEN 9. KAL- TIM 10. JAWA BARAT 11. KAL- SEL 12. RIAU 13. SUL-UT 14. SUM-SEL 15. NAD 16. SUM-UT 17. LAMPUNG 18. BABEL 19. SUL-SEL 20. KAL-TENG 21. KAL-BAR 22. BENGKULU 23. PAPUA BARAT 24. SUL-BAR 25. KEPRI 26. NTB 27. MALUKU 28. PAPUA 29. GORONTALO 30. MALUKU UTARA 31. SUL-TENG 32. SUL-TRA 33. NTT 12 PROVINSI > 50 % 11 PROVINSI > 30 - < 50 % 10 PROVINSI < 30 % GAMBARAN PESERTA KB SWASTA DAN % KEL. PRAS & KS I HASIL PENDATAAN KELUARGA TAHUN 2008 % Pra S+KS I 19,39 % 19,67 % 41,72 % 52,12 % 32,60 % 31,79 % 45,90 % 44,95 % 34,31 % 46,44 % 34,12 % 32,86 % 61,29 % 23,10 % 70,54 % 60,20 % 77,15 % 58,21 % 54,17 % 55,63 % 64,79 % 79,54 % 41,29 % 47,15 % 56,64 % 35,68 % 64,48 % 17,86 % 41,79 % 42,09 % 37,90 % 42,57 % 67,47 %

12 POTENSI SASARAN UNTUK PENINGKATAN PESERTA KB SWASTA POTENSI DITINGKATKAN DIATAS 10 % 1.DKI JAKARTA 2.BALI 3.SUMATERA UTARA 4.SUMATERA BARAT 5.KALIMANTAN BARAT 6.KALIMANTAN SELATAN 7.SULAWESI SELATAN 8.BANGKA BELITUNG 9.GORONTALO 10.SULAWESI BARAT 11.RIAU 12.JAMBI 13.BENGKULU 14.NTT 15.KALIMANTAN TENGAH 16.KALIMANTAN TIMUR 17.SULAWESI TENGAH 18.SULAWESI TENGGARA 19.MALUKU 20.MALUKU UTARA 21.KEPRI POTENSI DITINGKATKAN ANTARA 5-10 % 1.SUM-SEL 2.NTB 3.SUL-UT 4.PAP-BAR SULIT UNTUK DITINGKATKAN LAGI 1. JABAR 2. JATENG 3. DI YOGYA 4. JATIM 5. BANTEN 6. NAD 7. LAMPUNG 8. PAPUA

13


Download ppt "BADAN KOORDINASI KELUARGA BERENCANA NASIONAL DIREKTORAT PELAPORAN DAN STATISTIK DISAJIKAN PADA RADALGRAM JAKARTA, 4 AGUSTUS 2009."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google