Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MATERI-9 Unsur Hara Mikro: Kation & Anion. Pengelolaan tanaman secara intensif, disadari atau tidak, dapat menjadi penyebab munculnya kekurangan ataupun.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MATERI-9 Unsur Hara Mikro: Kation & Anion. Pengelolaan tanaman secara intensif, disadari atau tidak, dapat menjadi penyebab munculnya kekurangan ataupun."— Transcript presentasi:

1 MATERI-9 Unsur Hara Mikro: Kation & Anion

2 Pengelolaan tanaman secara intensif, disadari atau tidak, dapat menjadi penyebab munculnya kekurangan ataupun keracunan unsur mikro. Pemupukan NPK berat merupakan pendorong kekurangan; terlebih lagi bila digunakan pupuk NPK beranalisis tinggi tanpa atau sedikit ikutan unsur mikro seperti lazim digunakan (Urea, TSP/SP-36 dan KCl). Tindakan tersebut mempengaruhi keseimbangan unsur hara dalam tanah ataupun tanaman Unsur Hara Mikro: Kation & Anion 2 Modul Kestan, Syekhfani

3 Unsur mikro kation meliputi: Fe, Mn, Cu, dan Zn. Secara pedogenesis, dua pertama dalam jumlah banyak di alam sebagai penyusun makro berpeluang meracun; sedang dua terakhir relatif sedikit sehingga berpeluang kekurangan. Pengaruh tanah terhadap keempat kation berbeda-beda, tetapi pada kondisi tanah tertentu cenderung berpengaruh umum yang sama. Faktor-faktor tersebut adalah: (1) reaksi tanah (pH) (2) tingkat oksidasi & Eh, (3) reaksi dengan senyawa anorganik lain,dan (4) ikatan dg bahan organik. Kelarutan unsur mikro kation tinggi pada tanah masam, sehingga keracunan Fe atau Mn sering terjadi, tetapi Cu dan Zn kekurangan akibat hilang melalui pencucian. Unsur Hara Mikro: Kation 3Modul Kestan, Syekhfani

4 Unsur Fe dan Mn sangat dipengaruhi oleh kondisi oksidasi-reduksi. Pada tanah tergenang (reduktif) ion Fe 3+ atau Mn 4+ berubah menjadi Fe 2+ atau Mn 2+ sehingga ketersediaannya meningkat. Sebaliknya bila tanah tergenang diperbaiki drainasenya maka jumlah ion Fe atau Mn tersedia menjadi berkurang. Selain itu, ketersediaan unsur mikro kation berkurang akibat keberadaan kation lain, sehubungan dengan mekanisme kompetisi terhadap serapan oleh akar. Baik Fe dan Mn maupun Cu dan Zn terikat kuat dengan bahan organik dalam bentuk ikatan khelat logam-organik. Unsur Hara Mikro: Kation 4Modul Kestan, Syekhfani

5 Secara alami, daerah tropika basah (tropical rain forest) berpeluang besar mengalami masalah unsur mikro kation. Curah hujan tinggi, reaksi tanah masam, tekstur tanah berpasir, topografi berombak hingga bergelombang, merupakan kondisi umum area pertanian lahan kering di Indonesia. Kekurangan unsur Cu dan Zn secara alami muncul akibat hilang melalui pencucian dan erosi terutama di lahan tegalan. Keracunan Fe dan Mn berkaitan dengan drainase buruk, di mana ketersediaan kedua unsur meningkat terutama pada daerah cekungan, sawah atau rawa. Unsur Hara Mikro: Kation 5Modul Kestan, Syekhfani

6 Boron (B): Ketersediaan & penggunaaan B sebagian besar ditentukan pH tanah. Boron sgt larut dl keadaan masam & sebagian B dalam bentuk as borat yang segera tersedia. Pada tanah berpasir agak masam B larut tercuci; padd tanah liat tidak begitu masam, muatan negatif tidak menjerap anion H 2 BO 3 - atau HBO Pada tanah liat masam didominasi tipe 1 : 1 mengalami patahan, anion tsb dijerap kisi bermuatan positif. Pada nilai pH tinggi B tdk begitu tersedia, kemungkinan diikat liat dg adanya kation bivalen Ca atau Mg. Pemberian kapur berlebihan menciptakan kekurangan B. Boron diikat senyawa organik setelah prombakan & tersedia bagi tanaman. Umumnya kadar B lap atas > tinggi daripada lap bawah; menjadi sebab kekurangan B musim kemarau. Saat kekurangan air, akar tnm masuk lebih dalam utk memperoleh > banyak hara & air shg kadar B rendah di bagian bawah menyebabkan tnm kekurangan. Pada musim hujan, akar tnm cukup memperoleh hara & air dari lap atas shg B tak masalah. Unsur Hara Mikro: Anion 6Modul Kestan, Syekhfani

7 Molibdenum (Mo): Reaksi tanah molibdenum hampir sama seperti P; misalnya Mo hampir tdk tersedia pd tanah masam. Anion molibdat (MoO 4 3- ) bereaksi dg mineral seperti Si, Fe & Al Ion molibdat terikat dpt diganti ion fosfat melalui pertukaran anion, suatu petunjuk bhw senyawa tanah yg sama dpt terlibat dlm pengikatan molibdat & fosfat. Ketersediaan Mo sgt menurun pd tanah masam, shg pengapuran ditujukan agar ketersediaan Mo meningkat. Molibdenum sgt penting bagi bakteri Rhizobium, shg legum ditanam pd tanah kalkareus seringkali menunjukkan respon thd pemberian Mo. Unsur Hara Mikro: Anion 7Modul Kestan, Syekhfani

8 Khlor (Cl): Sebagian besar Cl dalam tanah dijumpai dlm bentuk sgt larut, mis. kalium khlorida. Ion Cl - tidak dijerap liat yg bermuatan negatif & turut bergerak mengikuti aliran air, baik ke atas maupun ke bawah. Di daerah bercurah hujan tinggi, ion Cl dlm tanah rendah akibat hilang melalui pencucian. Di daerah kering atau setengah kering, dijumpai kadar Cl tinggi, kadang-kadang bersifat meracun tanaman. Penambahan Cl dari atmosfer diduga dpt mencukupi kebutuhan tnm, terutama kondisi Indonesia yg merupakan kepulauan. Uap air laut merupakan sumber Cl cukup tinggi shg masalah Cl di Indonesia belum ada yang melaporkan. Ion Cl - meningkatkan laju mobilitas Ni 2+, Cu 2+ & Cd 2+ melalui tanah. Unsur Hara Mikro: Anion 8Modul Kestan, Syekhfani


Download ppt "MATERI-9 Unsur Hara Mikro: Kation & Anion. Pengelolaan tanaman secara intensif, disadari atau tidak, dapat menjadi penyebab munculnya kekurangan ataupun."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google