Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ENGKOS KOSIM ABDULAH PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN PROBLEM SOLVING DI MTS NEGERI CIGUGUR KUNINGAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ENGKOS KOSIM ABDULAH PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN PROBLEM SOLVING DI MTS NEGERI CIGUGUR KUNINGAN."— Transcript presentasi:

1 ENGKOS KOSIM ABDULAH PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN PROBLEM SOLVING DI MTS NEGERI CIGUGUR KUNINGAN

2 LATAR BELAKANG Dalam kurikulum dijelaskan bahwa tujuan diberikannya matematika anatara lain agar siswa mampu menghadapi perubahan keadaan di bumi yang selalu berkembang, melalui latihan bertindak atas dasar pemikiran secara logis, rasional, kritis, cermat, jujur, dan efektif. Hal ini jelas merupakan tuntutan sangat tinggi yang tidak mungkin bisa dicapai hanya melalui hafalan, latihan pengerjaan soal yang bersifat rutin serta proses pembelajaran biasa. Untuk menjawab tuntutan tujuan yang demikian tinggi, maka perlu dikembangkan materi serta proses pembelajarannya yang sesuai. Berdasarkan teori belajar yang dikemukakan oleh Gagne (1970), bahwa keterampilan intelektual tingkat tinggi dapat dikembangkan melalui pemecahan masalah (problem solving).

3 PEMBELAJARAN DENGAN PROBLEM SOLVING Pengertian Pemecahan masalah adalah proses menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh sebelumnya ke dalam situasi baru yang belum dikenal. Pada pemecahan masalah matematika akan memberikan peserta didik kesempatan untuk melakukan investigasi masalah matematika yang mendalam, sehingga dapat mengkonstruksi segala kemungkinan pemecahannya secara kritis, dan kreatif (Rahmawati,2010). Ciri Problem solving a.soal tersebut menantang pikiran (challenging), b.b. soal tersebut tidak otomatis diketahui cara penyelesaiannya (nonroutine).

4 TAHAPAN DAN STRATEGI DALAM PROBLEM SOLVING (MENURUT G.POLYA (DALAM SUMARDYONO,2010) a. Memahami soal / masalah Untuk dapat melakukan tahap ini dengan baik, maka perlu latihan untuk memahami masalah baik berupa soal cerita maupun soal non-cerita, terutama dalam hal: 1). apa saja pertanyaannya, dapatkah pertanyaannya disederhanakan, 2). apa saja data yang dipunyai dari soal/masalah, pilih data-data yang relevan, 3). hubungan-hubungan apa dari data-data yang ada.

5 b.Memilih rencana penyelesaian Strategi yang tepat untuk memecahkan masalah matematika cukup banyak dan bervariasi, tetapi berikut ini beberapa diantaranya yang paling banyak digunakan. Membuat gambar atau diagram Menemukan pola Membuat daftar yang terorganisir Membuat tabel Menyederhanakan masalah Mencoba-coba Melakukan eksperimen Memeragakan (memerankan) masalah Bergerak dari belakang Menulis pertanyaan Menggunakan deduksi

6 c. Menerapkan rencana Untuk dapat melakukan tahapan ini dengan baik, maka perlu dilatih mengenai beberapa hal : 1). keterampilan berhitung, 2). keterampilan memanipulasi aljabar, 3). membuat penjelasan (explanation) dan argumentasi (reasoning).

7 d. Memeriksa jawaban Untuk dapat melakukan tahap ke-4 ini, maka diperlukan latihan mengenai: 1). memeriksa penyelesaian/jawaban (mengetes atau mengujicoba jawaban), 2). memeriksa apakah jawaban yang diperolah masuk akal, 3). memeriksa pekerjaan, adakah yang perhitungan atau analisis yang salah, 4). memeriksa pekerjaan, adakah yang kurang lengkap atau kurang jelas.

8 TEKNIK PENILAIAN SOAL PEMECAHAN MASALAH SkorIndikatorKeterangan 4 Semua yang berikut dipenuhi: - Jawaban yang diperoleh benar. - Penjelasan jelas dan lengkap. - Perhitungan matematis dilakukan dengan benar. respon yang patut dicontoh 3 Hanya terjadi salah satu dari yang berikut: - Jawaban salah karena sedikit kesalahan perhitungan. - Penjelasan kurang jelas. - Penjelasan kurang lengkap respon yang baik 2 Terjadi 2 dari 3 hal pada skor 3 di atas. Atau, salah satu atau lebih ciri-ciri berikut terjadi: - Jawaban tidak benar, namun disebabkan kesalahan analisis (bukan kesalahan perhitungan) - Penjelasan tidak jelas atau membingungkan - Ada kesalahan penerapan strategi penyelesaian respon yang kurang tepat 1 Jawaban tidak benar, dan Penjelasan (jika ada) dengan alasan yang tidak benar, dan Strategi yang diterapkan tidak benar atau membingungkan. respon yang kurang 0 Kertas jawaban dalam keadaan kosong atau berisi catatan yang tidak relevan untuk menjawab masalah tidak ada respon Penyekoran secara holistik (disadur dari Lester, F. & Kroll, D. 1991).


Download ppt "ENGKOS KOSIM ABDULAH PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN PROBLEM SOLVING DI MTS NEGERI CIGUGUR KUNINGAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google