Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Beberapa kompetensi utama sebagai indikator dalam berpikir matematis diantaranya: Procedural knowledge atau keterampilan procedural Conceptual understanding.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Beberapa kompetensi utama sebagai indikator dalam berpikir matematis diantaranya: Procedural knowledge atau keterampilan procedural Conceptual understanding."— Transcript presentasi:

1

2 Beberapa kompetensi utama sebagai indikator dalam berpikir matematis diantaranya: Procedural knowledge atau keterampilan procedural Conceptual understanding atau pemahaman konsep Reasoning atau penalaran Koneksi matematis Komunikasi matematis Problem solving

3 - Koneksi Matematis yaitu dapat diartikan sebagai keterkaitan antara konsep-konsep matematika secara internal yaitu berhubungan dengan matematika itu sendiri ataupun keterkaitan secara eksternal, yaitu matematika dengan bidang lain baik bidang studi lain maupun dengan kehidupan sehari- hari.

4 Menurut Sumarmo (2005 : 7, dalam Herdian 2010), kemampuan koneksi matematis siswa dapat dilihat dari indikator-indikator berikut mengenali representasi ekuivalen dari konsep yang sama; mengenali hubungan prosedur matematika suatu representasi keprosedur representasi yang ekuivalen; menggunakan dan menilai keterkaitan antar topik matematika dan keterkaitan diluar matematika; dan menggunakan matematika dalam kehidupan sehari- hari.

5 Komunikasi matematis dapat diartikan sebagai suatu kemampuan siswa dalam menyampaikan sesuatu yang diketahuinya melalui peristiwa dialog atau saling hubungan yang terjadi di lingkungan kelas, dimana terjadi pengalihan pesan. Pesan yang dialihkan berisi tentang materi matematika yang dipelajari siswa, misalnya berupa konsep, rumus, atau strategi penyelesaian suatu masalah. Pihak yang terlibat dalam peristiwa komunikasi di dalam kelas adalah guru dan siswa. Cara pengalihan pesannya dapat secara lisan maupun tertulis.

6 Menurut Herdian (2010), Kemampuan komunikasi matematis siswa dapat dilihat dari kemampuan berikut: menghubungkan benda nyata, gambar, dan diagram ke dalam idea matematika. menjelaskan idea, situasi, dan relasi matematik, secara lisan dan tulisan dengan benda nyata, gambar, grafik dan aljabar menyatakan peristiwa sehari-hari dalam bahasa atau simbol matematika mendengarkan, berdiskusi, dan menulis tentang matematika membaca dengan pemahaman suatu presentasi Matematika tertulis membuat konjektur, menyusun argumen, merumuskan definisi dan generalisasi menjelaskan dan membuat pertanyaan matematika yang telah dipelajari.

7 Problem solving,yaitu suatu proses dalam mengatasi kesulitan yang ditemui untuk mencapai suatu tujuan yang dikehendaki, selain itu pemecahan masalah dapat berupa mencipta idea baru, atau menemukan teknik atau produk baru (Sumarmo, 1994).

8 Indikator kemampuan dalam pemecahan masalah (Romberg dan Chair) Mengidentifikasi unsur yang diketahui, ditanyakan, serta kecakupan unsur yang diperlukan, merumuskan masalah situasi sehari- hari dan matematik. Menerapkan strategi untuk menyelesaikan berbagai masalah (sejenis dan masalah baru) dalam atau di luar matematika. Menjelaskan/menginterpretasikan hasil sesuai permasalan asal. Menyusun model matematika dan menyelesaikannya untuk masalah nyata dan menggunakan matematika secara bermakna.

9 Disposisi Matematis Disposisi matematis merupakan suatu sikap atau kebiasaan berpikir seseorang yang tumbuh setelah seseorang tersebut selalu menggunakan kompetensi matematis dalam kebiasaan berpikirnya dalam mengahadapi permasalahannya.

10 Contoh soal untuk mengukur kompetensi matematis ( koneksi matematis, komunikasi matematis, problem solving ). 1. Contoh soal yang mengukur koneksi matematis, misalnya soal-soal perbankan dalam perhitungan bunga pinjaman, soal-soal yang yang berhubungan dengan SPLDV dalam jual-beli dikehidupan sehari-hari.

11 2. Contoh soal yang mengukur komunikasi matematis. Jika kita memiliki 31 macam rasa es krim, ada berapa mangkuk es krim dapat dibuat kalau satu mangkuk isinya dua rasa? Jelaskan setiap langkah jawabanmu! 3. Contoh soal yang mengukur problem solving. Pada suatu persiapan pesta pernikahan akan dibuat beberapa kotak perhiasan berbentuk kubus dengan panjang rusuk 6 cm. Kotak tersebut akan dibungkus penuh dengan kain beludru yang lebarnya 90 cm. Berapa m kain beludru yang diperlukan jika banyaknya kotak perhiasan yang akan dibuat sebanyak 5 buah?

12 SEKIAN TERIMAKASIH DAN


Download ppt "Beberapa kompetensi utama sebagai indikator dalam berpikir matematis diantaranya: Procedural knowledge atau keterampilan procedural Conceptual understanding."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google