Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pengantar Teori Ekonomi By, Nurul Komaryatin, SE, MSi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pengantar Teori Ekonomi By, Nurul Komaryatin, SE, MSi."— Transcript presentasi:

1 Pengantar Teori Ekonomi By, Nurul Komaryatin, SE, MSi

2 “ NATIONAL INCOME ACCOUNTING SYSTEM ” (Sistem penghitungan pendapatan nasional) yaitu cara pengumpulan informasi mengenai penghitungan: Nilai barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu negara Nilai berbagai jenis pengeluaran atas produk nasional yang diciptakan Jumlah pendapatan yag diterima oleh berbagai faktor produksi yg digunakan untuk menciptakan produksi nasional tersebut.

3 I.Produk Domestik Bruto (Gross Domestic Product) Dalam menghitung produk domestik Bruto nilai barang dan jasa dalam suatu negara yang diproduksi oleh faktor-faktor produksi milik warga negara tersebut dan negara asing dalam satu tahun tertentu GDP=C+I+G+(X-M)

4 II.Produk Nasional Bruto ( Gross National Product ) menghitung nilai barang dan jasa yang dihitung dalam pendapatan nasional hanya barang dan jasa yang diproduksi oleh faktor-faktor produksi yang dimiliki oleh warga negara suatu negara, terdapat di negara itu sendiri maupun diluar negeri. maka nilai produksi yang diwujudkan oleh faktor-faktor produksi yang digunakan luar negeri juga dihitung dalam PNB.

5 PDB= PNB+PFnLN, –dimana PfnLN adalah pendapatan faktor neto dari luar negeri. –PfnLN adalah pendapatan faktor-faktor produksi yang dibayarkan ke luar negeri

6 III.Pendapatan Nasional (National Income ) Yaitu jumlah dari pendapatan faktor- faktor produksi yang digunakan untuk memproduksi barang dan jasa dalam suatu tahun tertentu

7 a)Pendapatan Nasional Harga Berlaku dan Harga Tetap Pendapatan Nasional Pada Harga Berlaku (Nominal) adalah nilai barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara dalam suatu tahun dan dinilai menurut harga-harga yang berlaku pada tahun tersebut. Cara yang digunakan yaitu menghitung pendapatan nasional dari suatu periode ke periode lainnya Pertambahan nilai tersebut, disebabkan oleh dua faktor: –Pertambahan fiskal barang dan jasa yang dihasilkan dalam perekonomian –Kenaikan harga-harga yang berlaku dari satu periode ke periode lainya.

8 Pendapatan Nasional Pada Harga Tetap/ Pendapatan Nasional Riil Pendapatan nasional pada harga tetap adalah harga yang berlaku pada suatu tahun tertentu yang seterusnya digunakan untuk menetapkan/ menilai barang dan jasa yang dihasilkan pada tahun yang lain. Nilai pendapatan nasional yang didapat dalam penghitungan dinamakan pendapatan nasional pada harga tetap/pendapatan nasional riil

9 Mendeflasikan pendapatan Nas Nom adalah menghitung nilai pendapatan Nas Riil dari berbagai tahun dengan menghilangkan pengaruh kenaikan harga-harga yang terjadi dari tahun ke tahun pada kenaikan pendapatan nas tahun-tahun yang bersangkutan

10 Contoh 2003; Ynom=200M, Indeks Harga=100 (Tahun Dasar) 2004; Ynom=242M, Indeks Harga=110

11 b) Harga Pasar Dan Harga Faktor HARGA PASAR Suatu barang dikatakan dinilai menurut harga pasar apabila penghitungan nilai barang itu didasarkan pada yang dibayar oleh pembeli, misal seorang konsumen membeli baju dan sepatu, dengan harga Rp dan RP dalam memperhitungkan nilai baju dan sepatu, pendapatan nasional yang diperhitungkan adalah Rp untuk sumbangan produksi baju dan Rp untuk sumbangan produksi sepatu kepada pendapatan nasional

12 HARGA FAKTOR Pendapatan nasional dihitung menurut harga faktor, sumbangan baju dan sepatu diatas kepada pendapatan nasional, bergantung pada jumlah pendapatan faktor- faktor produksi yang digunakan untuk menghasilkan barang-barang tersebut. Misal pendapatan faktor- faktor produksi untuk memproduksi baju dan sepatu masing-masing adalah RP dan Rp Harga Pasar= Harga Faktor+pajak tak langsung- subsidi GNP hp = GNP hf + ( Tx tak lgs – Subsidi) GNP hf = PN +Depresiasi

13 1.Cara Pengeluaran (Expenditure Approach) –menjumlahkan nilai-nilai barang jadi yang dihasilkan dalam perekonomian/dengan menjumlahkan pengeluaran atas barang-barang dan jasa yang diproduksi dalam negara tersebut. –Y=C+I+G+(X-M) Y=C+I+G+(X-M)Y=Pendapatan Nasional C=Pengeluaran konsumsi rumah tangga I= Pengeluaran Investasi perusahaan G= Pengeluaran Pemerintahan (x-m)=ekspor neto (selisih ekspor dengan impor)

14 Komponen-komponen Pengeluaran Dalam Perekonomian 1). Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga Nilai perbelanjaan yang dilakukan oleh RT untuk membeli berbagai jenis kebutuhannya dalam satu tahun tertentu. Pendapatan yang diterima oleh RT digunakan untuk membeli makanan, minuman, pakaian, membayar sewa rumah, dan lain-lain 2).Pengeluaran Pemerintah (G) Pengeluaran untuk menyediakan fasilitas pendidikan dan kesehatan, pengeluaran gaji dan lain-lain

15 3).Pembentukan modal Sektor swasta/Investasi (I) Yang dimaksud dengan investasi disini adalah pengeluaran untuk barang-barang investasi berupa gedung-gedung dan kontruksi lainnya, mesin-mesin dan alat-alat produksi lainya, kenaikan dalam persediaan barang dalam jangka waktu satu tahun, jadi tidak termasuk transfer finansial seperti pembelian saham, obligasi atau jual beli asset riil yang sudah ada atau yang dihasilkan dalam tahun- tahun sebelumnya.

16 Pengeluaran Investasi dalam produk nasional bruto adalah pengeluaran bruto artinya didalamnya termasuk juga pengeluaran- pengeluaran untuk menggantikan penyusutan gedung dan kontruksi lainya. Jika dalam perhitungan investasi tidak dihitung bagi yang dipakai untuk menggantikan alat-alat modal yang telah usang yang disebut penyusutan atau depresiasi, maka investasi ini disebut Investasi Neto (Net Invesment)

17 4). Pengeluaran Pemerintah Pengeluaran Pemerintah yang dihitung dalam produk nasional bruto hanyalah pengeluaran untuk barang- barang dan jasa. Dalam perhitungan PNB harus dihindari terjadinya perhitungan ganda (double counting) ialah dari tiap produksi hanya dihitung nilai tambah diatas pembelian bahan-bahan antara (intermediate goods) yang dibeli dari industri atau perusahaan lain

18 Pendapat nasional jumlahnya > daripada PNB karena: a) Apa yang diterima oleh faktor-faktor produksi sudak dikurangi dengan bagian daripada hasil produksi nasional harus disingkirkan sebagai pengganti penyusutan b). Sebagian dari PNB harus dibayarkan kepada pemerintah sebagai pajak tidak langsung ( Indirect Taxes) c). Pendapatan Nasional tidak seluruhnya tersedia bagi masyarakat karena didalamnya termasuk. –bagian dari perusahaan yang tidak dibagikan sebagai deviden –Pajak Pendapatan (corporate income taxe)

19 5). Ekspor Neto Nilai ekspor yang dilakukan suatu negara dalam suatu tahun tertentu dikurangi dengan dengan nilai impor dalam periode yang sama

20 # Masalah Penghitungan Dua Kali # Cara pengeluaran, –Pendapatan nasional dihitung dengan menjumlahkan nilai pengeluaran dari berbagai golongan masyarakat keatas barang- barang jadi dan jasa yang diproduksikan. –Barang/jasa yang diimpor tidak dimasukan dalam penghitungan ini. Begitu juga, barang- barang produksi dalam negeri yang akan diproses kembali oleh perusahaan-perusahan lain untuk dijadikan barang-barang lain, tidak turut dihitung dalam penghitungan pendapatan nasional untuk menghindari berlakunya penghitungan dua kali

21 2. Cara Produk Neto (Net Output) Nilai tambah yang diciptakan dalam suatu proses produksi. Dengan demikian, cara kedua untuk menghitung pendapatan nasional ini adalah dengan cara menghitung dengan menjumlahkan nilai tambah yang diwujudkan oleh berbagai sektor dalam perekonomian. Penggunaan cara ini dalam menghitung pendapatan nasional mempunyai dua tujuan penting, –Untuk mengetahui besarnya sumbangan berbagai sektor ekonomi dalam mewujudkan pendapatan nasional –Untuk menghindari penghitungan dua kali PN=P1.Q1+P2.Q Pn.Qn

22 3. Cara Pendapatan Penghitungan pendapatan nasional dengan cara pendapatan pada umumnya menggolongkan pendapatan yang diterima oleh faktor-faktor produksi sebagai berikut: –Pendapatan para pekerja –Pendapatan dari usaha perseorangan –Pendapatan sewa –Bunga neto yaitu seluruh nilai pembayaran bunga yang dilakukan dikurangi bunga keatas pinjaman konsumsi dan bunga keatas pinjaman pemerintah –Keuntungan perusahaan yang tidak dibagikan

23 Y=r+w+i+p –r=(rent) sewa tanah untuk pemilik tanah –w=(wage) gaji/upah untuk para tenaga kerja –i= (interest) bunga modal untuk pemilik modal –p=(profit) laba untuk pemilik keahlian (skill) kewirausahaan

24 4. Pendapatan pribadi (Personal Income) Yaitu, Semua jenis pendapatan termasuk pendapatan yang diperoleh tanpa memberikan sesuatu kegiatan apapun, yang diterima oleh penduduk suatu negara. pendapatan Nasional yang tidak termasuk sebagai pendapatan pribadi adalah: –Keuntungan perusahaan yang tidak dibagikan –Pajak yang dikenakan pemerintah keatas keuntungan perusahaan –Kontribusi yang dilakukan oleh perusahaan dan para pekerja dana pensiun

25 5. Pendapatan Disposibel/ Disposible Income (DI) –Pendapatan pribadi dikurangi oleh pajak yang harus dibayar oleh para penerima pendapatan

26 Konsep penghitungan pendapatan nasional ada dua: a)Konsep kewilayahan yaitu menghitung besarnya nilai produksi barang dan jasa yang dihasilkan seluruh produk diwilayah tersebut naik warga negara sendiri maupun WNA penghitungan ini akan menghasilkan GDP

27 b) Konsep kewarganegaraan –yaitu menghitung besarnya barang dan jasa yang dihasilkan oleh warga negara sendiri baik di dalam maupun diluar negeri Penghitungan ini menghasilakn GNP

28 Konsep pendapatan nasional : a) GDP (Gross Domestic Product) GDP=C+I+G+(x-M) b) GNP (Gross National Product) GNP=GDP+PFnLN c) NNP (Net National Product) NNP=GNP-Penyusutan d) NNI ( Net National Income) NNI=NNP-pajak tak langsung e) PI (Personal Income) PI = NNI - (laba yg ditahan + iuran jaminan pensiun + pajak perseorangan + asuransi) + (transfer paymenf) f) DI (Disposible Income) DI=PI -pajak langsung

29 Transaksi yang tidak dimasukkan dalam PPN 1.Transaksi yang tidak dimasukkan karena alasan teknis al, –Hasil produksi yang dihasilkan dan diproduksi sendiri –Kegiatan yang seharusnya dikerjakan oleh orang lain tetapi dikerjakan sendiri, spt jasa ibu rumah tangga 2.Transaksi yang tidak dimasukkan karena alasan konseptual al, –Kegiatan illegal –Pembayaran transfer dari pihak satu ke yang lainnya, spt sumbangan bencana alam –Perubahan nilai barang sebagai akibat dari perubahan harga barang tersebut

30

31 Soal Data perekonomian,(dalam trilliun) –Konsumsi RT (C)25,0 –Pengeluaran konsumsi pemerintah(G)5,6 –Pembentukan modal tetap (I)9,5 –Ekspor (X)13,4 –Impor (M)9,7 –Pendapatan netto dari luar negeri dr faktor prod (PFnLN)-2,2 –Pajak tak langsung (Tx tak lgs)1,6 –Penyusutan (D)2,8 Dari ket tsb hitunglah –GDP =C+I+G+(X-M)=43,8, –GNP=GDP-PFnLN=41,6, –NNP=GNP-D=38, 8 –NI=NNP-Txtak langsung=37,2 –Perhitungan tsb dilakukan dengan pendekatan apa?Konsumsi, disamping itu dikenal metode perhitungan nasional yang lain apa saja, sebutkan; Pendapatan danProduksi.

32 Data berikut adalah komponen Pendapatn Indonesia atas harga konstan tahun 2003 (dalam T) Pengeluaran konsumsi rumah tangga (C) Pengeluaran konsumsi pemerintah (G)1.776 Pembentukan modal tetap domestik bruto ( I )3.637 Ekspor barang dan jasa ( X )1.444 Impor barang dan jasa ( M )5.229 Pendapatan bersih dr factor neto dr Ln (PFln)- 652 Pajak tak Langsung601 Penyusutan804 Dari data tersebut hitunglah: a.PDB = = ( ) b.PNB = = PDB +PFln = (- 652) c.PNN = = d. NNI (pendapatan nasional) = = e. Pembentukan modal tetap domestik neto = – 804 =


Download ppt "Pengantar Teori Ekonomi By, Nurul Komaryatin, SE, MSi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google