Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MG-8 PERMINTAAN DAN PENAWARAN HASIL HUTAN Meti Ekayani, S.Hut, M.Sc Dr. Ir. Dodik Ridho Nurrochmat, M.Sc Adi Hadianto, SP EKONOMI KEHUTANAN ESL 325 (3-0)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MG-8 PERMINTAAN DAN PENAWARAN HASIL HUTAN Meti Ekayani, S.Hut, M.Sc Dr. Ir. Dodik Ridho Nurrochmat, M.Sc Adi Hadianto, SP EKONOMI KEHUTANAN ESL 325 (3-0)"— Transcript presentasi:

1 MG-8 PERMINTAAN DAN PENAWARAN HASIL HUTAN Meti Ekayani, S.Hut, M.Sc Dr. Ir. Dodik Ridho Nurrochmat, M.Sc Adi Hadianto, SP EKONOMI KEHUTANAN ESL 325 (3-0)

2 PERMINTAAN HASIL HUTAN Pengertian Permintaan: Pengertian Permintaan: Jumlah barang dan jasa yang ingin dikonsumsi oleh konsumen pada tingkat harga tertentu Jumlah barang dan jasa yang ingin dikonsumsi oleh konsumen pada tingkat harga tertentu Permintaan Barang dan Jasa Hasil Hutan meliputi: Permintaan Barang dan Jasa Hasil Hutan meliputi: 1. Kayu dan turunannya 1. Kayu dan turunannya 2. Non Kayu 2. Non Kayu 3. Jasa Hutan 3. Jasa Hutan

3 KONSEP PERMINTAAN 1. Konsep Garis Anggaran (Budget Line) 2. Teori Preferensi Konsumen 3. Tujuan Konsumen (Maksimum Kepuasan) Kurva Permintaan: Kurva Permintaan: Kurva yang menghubungkan jumlah barang dan jasa yang akan dibelanjakan pada tingkat harga tertentu. Kurva yang menghubungkan jumlah barang dan jasa yang akan dibelanjakan pada tingkat harga tertentu.

4 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Pendapatan/income konsumen Pendapatan/income konsumen Jumlah konsumen potensial Jumlah konsumen potensial Harga barang yang bersangkutan Harga barang yang bersangkutan Harga barang substitusi Harga barang substitusi Harga barang komplementer Harga barang komplementer Selera/trend Selera/trend

5 PENAWARAN HASIL HUTAN Pengertian Penawaran: Pengertian Penawaran: Jumlah barang dan jasa yang ingin diproduksi oleh produsen untuk keuntungan maksimum pada tingkat harga tertentu. Jumlah barang dan jasa yang ingin diproduksi oleh produsen untuk keuntungan maksimum pada tingkat harga tertentu. Penawaran Barang dan Jasa Hasil Hutan meliputi: Penawaran Barang dan Jasa Hasil Hutan meliputi: 1. Kayu dan turunannya 1. Kayu dan turunannya 2. Non Kayu 2. Non Kayu 3. Jasa Hutan 3. Jasa Hutan

6 KONSEP PENAWARAN 1. Konsep Produksi - Produksi Total (Kurva Pertumbuhan) - Produksi Total (Kurva Pertumbuhan) - Produksi Rata-rata (MAI) - Produksi Rata-rata (MAI) - Produksi Marjinal (CAI) - Produksi Marjinal (CAI) 2. Konsep Biaya (Cost) - Biaya Total (Total Cost) - Biaya Total (Total Cost) - Biaya Tetap (Fix Cost) - Biaya Tetap (Fix Cost) - Biaya Variabel (Variabel Cost) - Biaya Variabel (Variabel Cost) - Biaya Marjinal (Marjinal Cost) - Biaya Marjinal (Marjinal Cost) 3. Tujuan Produsen (Maksimum Keuntungan)

7 Kurva Penawaran: Kurva Penawaran: Kurva yang menghubungkan jumlah barang dan jasa yang akan diproduksi pada tingkat harga tertentu. Kurva yang menghubungkan jumlah barang dan jasa yang akan diproduksi pada tingkat harga tertentu.

8 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penawaran Biaya Produksi Biaya Produksi Teknologi Teknologi

9 PASAR HASIL HUTAN Pengertian Pasar: Pengertian Pasar: Pembeli dan pembeli potensial, yakni orang atau sekelompok orang yang memiliki: Pembeli dan pembeli potensial, yakni orang atau sekelompok orang yang memiliki: Keinginan, Kemampuan, Kewenangan, Kemauan untuk membeli barang atau jasa tertentu. Keinginan, Kemampuan, Kewenangan, Kemauan untuk membeli barang atau jasa tertentu.  Pengertian Harga : jumlah uang yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah barang atau jasa.   Kurva Keseimbangan Pasar

10 Struktur Pasar Industri Hasil Hutan (Kayu) Industri Kayu Gergajian Industri Kayu Gergajian cenderung bersaing sempurna - Relatif mudah dimasuki pengusaha baru karena: cenderung bersaing sempurna - Relatif mudah dimasuki pengusaha baru karena: 1. modal kecil 1. modal kecil 2. tenaga kerja sedikit 2. tenaga kerja sedikit 3. skala usaha relatif kecil 3. skala usaha relatif kecil Industri Pulp dan Plywood Industri Pulp dan Plywood Cenderung monopoli – relatif sulit dimasuki pengusaha baru karena : kebalikan dari industri kayu gergajian Cenderung monopoli – relatif sulit dimasuki pengusaha baru karena : kebalikan dari industri kayu gergajian

11 KONDISI PASAR HASIL HUTAN KAYU KAYU Pasar sudah terbentuk karena sudah menjadi barang ekonomi, dibutuhkan konsumen sehingga ada permintaan, selanjutnya ada harga Pasar sudah terbentuk karena sudah menjadi barang ekonomi, dibutuhkan konsumen sehingga ada permintaan, selanjutnya ada harga Non Kayu Non Kayu Sebagian besar masih berupa barang umum, belum ada konsumen, sehingga pasar belum terbentuk – sebagian kecil sudah ada pasar: rotan dan getah (damar) Sebagian besar masih berupa barang umum, belum ada konsumen, sehingga pasar belum terbentuk – sebagian kecil sudah ada pasar: rotan dan getah (damar) Jasa Hutan Jasa Hutan Sebagian besar masih berupa barang umum, belum ada pasar. Sebagian besar masih berupa barang umum, belum ada pasar.

12 Elastisitas Permintaan dan Penawaran Hasil Hutan Suatu barang/jasa semakin bersifat sebagai barang primer maka cenderung inelastis terhadap perubahan harga. Suatu barang/jasa semakin bersifat sebagai barang primer maka cenderung inelastis terhadap perubahan harga. Contoh ? Contoh ?

13 Penawaran Hasil Hutan Jangka Pendek Tidak bisa merubah jenis produk Tidak bisa merubah jenis produk Dapat menaikkan/menurunkan volume pemasaran, tetapi tidak dapat merubah total produksi Dapat menaikkan/menurunkan volume pemasaran, tetapi tidak dapat merubah total produksi Dua keputusan dalam penawaran jangka pendek: Dua keputusan dalam penawaran jangka pendek: 1. Menjual kayu saat ini 1. Menjual kayu saat ini 2. Menjual kayu pada masa yang akan datang 2. Menjual kayu pada masa yang akan datang

14 Penawaran Hasil Hutan Jangka Panjang Dapat merubah jenis produk Dapat merubah jenis produk Penting dipahami konsep “Benefit Cost Analysis” Penting dipahami konsep “Benefit Cost Analysis” 1. Cost = total biaya untuk produksi 1. Cost = total biaya untuk produksi 2. Benefit = total pendapatan hasil penjualan 2. Benefit = total pendapatan hasil penjualan

15 Proses Pertumbuhan Kayu Tiga aspek manajemen yang perlu diperhitungkan dalam proses pertumbuhan hasil hutan kayu: Tiga aspek manajemen yang perlu diperhitungkan dalam proses pertumbuhan hasil hutan kayu: 1. Panjang atau lamanya rotasi tebang 1. Panjang atau lamanya rotasi tebang 2. Jumlah volume tegakan hasil hutan 2. Jumlah volume tegakan hasil hutan 3. Intensitas pemeliharaan 3. Intensitas pemeliharaan

16 Jumlah Tegakan Optimum Tanaman terlalu rapat : timbul kompetisi (nutrisi, air, dan cahaya) Tanaman terlalu rapat : timbul kompetisi (nutrisi, air, dan cahaya) Tanaman terlalu jarang : percabangan banyak, pemanfaatan lahan kurang optimum Tanaman terlalu jarang : percabangan banyak, pemanfaatan lahan kurang optimum Jumlah pohon optimum : Jumlah pohon optimum : Secara silvikultur sesuai karakteristik pohonnya, sementara secara ekonomi pada saat MC = MR Secara silvikultur sesuai karakteristik pohonnya, sementara secara ekonomi pada saat MC = MR

17 Pengaturan Input (Biaya) Optimum Biaya dalam pertumbuhan pohon: Biaya dalam pertumbuhan pohon: 1. Biaya tetap : sewa lahan, penyediaan sarana-prasarana, dll 1. Biaya tetap : sewa lahan, penyediaan sarana-prasarana, dll 2. Biaya variabel : biaya penanaman, 2. Biaya variabel : biaya penanaman, pemeliharaan gaji/upah, dll pemeliharaan gaji/upah, dll

18 TARIF/PUNGUTAN KEHUTANAN PNBP KEHUTANAN MENURUT UNDANG- UNDANG 41/1999: PNBP KEHUTANAN MENURUT UNDANG- UNDANG 41/1999: 1. Iuran Ijin Usaha (IIU) 2. Provisi Sumber Daya Hutan (PSDH) 3. Dana Jaminan Reboisasi (DR) 4. Dana Jaminan Kinerja 4. Dana Jaminan Kinerja 5. Dana Investasi Pelestarian Hutan 5. Dana Investasi Pelestarian Hutan 6. Dana Jaminan Reklamasi dan Reboisasi 7. Dana Investasi Litbang dan Diklat 7. Dana Investasi Litbang dan Diklat 8. Dana Kompensasi 8. Dana Kompensasi

19 TARIF/PUNGUTAN LAINNYA PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PAJAK EKSPOR PAJAK EKSPOR PAJAK PENGHASILAN PAJAK PENGHASILAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI PAJAK PERTAMBAHAN NILAI GRADING FEE GRADING FEE DANA PROMOSI ASOSIASI DANA PROMOSI ASOSIASI (Cttn: ketentuan mengenai jenis pungutan kehutanan diatur dalam berbagai peraturan. Tercatat tidak kurang dari 21 peraturan menyangkut pungutan usaha kehutanan di Indonesia)

20 TERIMA KASIH


Download ppt "MG-8 PERMINTAAN DAN PENAWARAN HASIL HUTAN Meti Ekayani, S.Hut, M.Sc Dr. Ir. Dodik Ridho Nurrochmat, M.Sc Adi Hadianto, SP EKONOMI KEHUTANAN ESL 325 (3-0)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google