Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

DASAR – DASAR AKUNTANSI Anwar Syam Pelatihan Dasar – dasar Akuntansi 1.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "DASAR – DASAR AKUNTANSI Anwar Syam Pelatihan Dasar – dasar Akuntansi 1."— Transcript presentasi:

1 DASAR – DASAR AKUNTANSI Anwar Syam Pelatihan Dasar – dasar Akuntansi 1

2 TUJUAN PEMBELAJARAN TUJUAN PEMBELAJARAN UMUM Peserta pelatihan memahami dasar-dasar Akuntansi TUJUAN PEMBELAJARAN KHUSUS Melalui pelatihan ini diharapkan para peserta dapat : 1) Memahami akuntansi, tujuan dan manfaatnya. 2) Mengetahui konsep-konsep dasar akuntasi dan persamaan akuntansi (accounting equation). 3) Memahami siklus akuntansi. 4) Mengetahui keistimewaan membuat laporan akuntansi dengan Microsoft Excel 2

3 KERANGKA PEMBELAJARAN AKUNTANSI, MANFAAT, TUJUAN KONSEP DASAR AKUNTANSI SIKLUS AKUNTANSI MICROSOFT EXCEL PENGERTIAN CARA – CARA : MENCATAT TRANSAKSI, MENJURNAL DAN MEMPOSTING KE BUKU BESAR JURNAL, BUKU BESAR, NERACA, LAPORAN LABA RUGI, LAPORAN PERUBAHAN MODAL, TUTUP BUKU KEISTIMEWAAN MEMBUAT LAPORAN KEUANGAN MENGGUNAKAN MICROSOFT EXCEL 3

4 DASAR – DASAR AKUNTANSI Anwar Syam Pelatihan Dasar – dasar Akuntansi BAGIAN KE 1 (SATU) 1.) AKUNTANSI, TUJUAN DAN MANFAAT 4

5 1.1 PENGERTIAN AKUNTANSI “Akuntansi adalah suatu seni pencatatan, pengelompokkan dan pengikhtisaran menurut cara-cara yang berarti dan dinyatakan dalam nilai uang, segala transaksi dan kejadian yang dikit- dikitnya bersifat keuangan dan kemudian menafsirkan artinya”. Definisi Akuntansi yang dikemukaka oleh American Institute of certified Public Accounts (AICPA) ”Akuntansi sebagai “proses pengumpulan, pengidentifikasian dan pencatatan serta pengikhtisaran dari data keuangan serta melaporkannya kepada pihak yang menggunakannya, kemudian menafsirkan guna pengambilan keputusan ekonomi”. American Accounting Association 5

6 1.) AKUNTANSI, TUJUAN DAN MANFAAT 1.1 PENGERTIAN AKUNTANSI Dari definisi diatas diatas dapat ditarik kesimpulan merupakan : 1. Suatu proses, artinya dari data mentah menjadi informas yang siap dipakai. 2. Didalamnya terdapat berbagai kegiatan yaitu pengumpulan, pengidentifikasian, pencatatan, serta pengikhtisaran dari data keuangan. 3. Data keuangan yang telah diikhtisarkan mrupakan nformasi keuangan yang disampaikan kepada para pemakai yang kemudian akan ditafirkan untuk kepentingan pengambilan keputusan ekonomi. 6

7 1.) AKUNTANSI, TUJUAN DAN MANFAAT 1.1 PENGERTIAN AKUNTANSI “ SEHINGGA AKUNTANSI ADALAH SUATU PROSES PENCATATAN TRANSAKSI DARI BUKTI-BUKTI YANG ADA DAN DIKELOMPOKAN BERDASARKAN AKUN-AKUN UNTUK MENJADI LAPORAN KEUANGAN (NERACA, LABA RUGI, LAPORAN PERUBAHAN MODAL) YANG BERGUNA BAGI PENGGUNA INFORMASI, UNTUK MEMBERIKAN INFORMASI DAN MENGAMBIL KEPUTUSAN “ BUKTI - BUKTI DI CATATLAPORAN KEUANGAN 7

8 1.) AKUNTANSI, TUJUAN DAN MANFAAT 1.2 TUJUAN AKUNTANSI “ TUJUAN AKUNTANSI ADALAH UNTUK MENYAJIKAN INFORMASI EKONOMI, SEBAGAI SALAH SATU BAHAN PERTIMBANGAN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN “ LAPORAN KEUANGAN 8

9 1.) AKUNTANSI, TUJUAN DAN MANFAAT 1.3 MANFAAT AKUNTANSI “ MANFAAT AKUNTANSI ADALAH SEBAGAI CARA SISTEMATIS MENCATAT DAN MERANGKUM SERTA MENYIMPAN DATA – DATA TRANSAKSI YANG ADA“ 9

10 DASAR – DASAR AKUNTANSI Anwar Syam Pelatihan Dasar – dasar Akuntansi BAGIAN KE 2 (DUA) 2.) KONSEP – KONSEP DASAR AKUNTANSI & PERSAMAAN AKUNTANSI (AKUNTING EQUATION)\ 10

11 2.) KONSEP – KONSEP DASAR AKUNTANSI & PERSAMAAN AKUNTANSI (AKUNTING EQUATION)\ 2. 1 KONSEP DASAR AKUNTANSI 1) Entitas Akuntansi (Accounting Entity) Dipandang dari konsep akuntansi, perusahaan merupakan suatu entitas (kesatuan usaha) yang terpisah dan berdiri sendiri di luar entitas ekonomi lain. 2) Kesinambungan (Going Concern) Bahwa perusahaan diasumsikan tidak berhenti di satu periode saja, melainkan berlanjut terus dan bukan untuk dijual. 3) Periode Akuntansi (Accounting Period) Pada umumnya suatu periode akuntansi terdiri dari 12 bulan atau satu tahun. 11

12 2.) KONSEP – KONSEP DASAR AKUNTANSI & PERSAMAAN AKUNTANSI (AKUNTING EQUATION)\ 2. 1 KONSEP DASAR AKUNTANSI 4) Objektif (Objective) Bahwa pencatatan transaksi-transaksi harus didasarkan pada dokumen asli. 5) Pengukuran dalam satuan uang (Monetary Measurement Unit) Bahwa pengungkapan dan penuangan transaksi harus dinyatakan dalam nilai uang. 6) Harga Pertukaran (Historical Cost) Bahwa aset selalu dicatat dan dilaporkan berdasarkan nilai perolehan atau nilai belinya karena lebih obyektif dan mudah untuk pelaporannya. 12

13 2.) KONSEP – KONSEP DASAR AKUNTANSI & PERSAMAAN AKUNTANSI (AKUNTING EQUATION)\ 2. 1 KONSEP DASAR AKUNTANSI 7) Penandingan beban dengan pendapatan (Matching Cost Against Revenue) Konsep ini menekankan perlunya menghubungkan beban biaya dengan pendapatan yang diakui pada periode yang sama. PUSING...PUSING... 13

14 2.) KONSEP – KONSEP DASAR AKUNTANSI & PERSAMAAN AKUNTANSI (AKUNTING EQUATION)\ 2. 2 PERSAMAAN AKUNTANSI Untuk memenuhi kebutuhan manajemen atas informasi yang akurat dan tepat waktu diperlukan adanya suatu sistem yang dapat mengklasifikasikan dan mencatat transaksi-transaksi sehingga informasi dapat diperoleh setiap hari bahkan setiap saat dibutuhkan. Sistem pengklasifikasian dan pencatatan tersebut adalah sistem pembukuan berganda (double entry accounting system) di mana setiap transaksi dianalisis dan selanjutnya dicatat pada dua sisi yaitu sisi sebelah Kiri (Debet) dan sisi sebelah Kanan (Kredit). K I R I DEBITKREDIT KANAN 14

15 2.) KONSEP – KONSEP DASAR AKUNTANSI & PERSAMAAN AKUNTANSI (AKUNTING EQUATION)\ 2. 2 PERSAMAAN AKUNTANSI Untuk mengklasifikasikan pos-pos atau transaksi yang terjadi di perusahaan digunakan suatu bagan yang berisi rekening-rekening atau perkiraan, yang disebut “Bagan Perkiraan Standar”. Di dalam bagan perkiraan standar, perkiraan-perkiraan diklasifikasikan menjadi perkiraan neraca dan perkiraan laba/rugi. 1.ASET 2.HUTANG 3.MODAL 1.PENDAPATAN 2.BIAYA PERKIRAAN NERACAPERKIRAAN LABA RUGI 15

16 2.) KONSEP – KONSEP DASAR AKUNTANSI & PERSAMAAN AKUNTANSI (AKUNTING EQUATION)\ 2. 2 PERSAMAAN AKUNTANSI ASET = HUTANG + MODAL NERACA DEBIT KREDIT 16

17 2.) KONSEP – KONSEP DASAR AKUNTANSI & PERSAMAAN AKUNTANSI (AKUNTING EQUATION)\ 2. 2 PERSAMAAN AKUNTANSI 1) Aset Aset adalah sumber-sumber daya ekonomi yang dimiliki perusahaan, dapat diukur dengan uang dan digunakan untuk menjalankan kegiatan usahanya. Aset dapat dikelompokan menjadi : Aset Lancar Aset Tetap dan Aset Lain-lain. Aset Lancar adalah kas dan aset lainnya yang dapat dijadikan kas atau akan dipakai habis pada tahun buku berikutnya. Contoh aset yang dikategorikan sebagai aset lancar antara lain : kas, bank, piutang dan persediaan. 17

18 2.) KONSEP – KONSEP DASAR AKUNTANSI & PERSAMAAN AKUNTANSI (AKUNTING EQUATION)\ 2. 2 PERSAMAAN AKUNTANSI Aset Tetap yaitu aset berwujud yang dimiliki oleh perusahaan yang mempunyai manfaat lebih dari satu tahun. Contoh aset tetap antara lain: tanah, bangunan, kendaraan bermotor dan inventaris kantor. Aset Lain-lain adalah aset yang tidak dapat diklasifikasikan ke dalam aset lancar dan aset tetap. Contoh aset lain-lain antara lain : hak cipta, paten, goodwill dan lain-lain. 18

19 2.) KONSEP – KONSEP DASAR AKUNTANSI & PERSAMAAN AKUNTANSI (AKUNTING EQUATION)\ 2. 2 PERSAMAAN AKUNTANSI 2) HUTANG Hutang merupakan kewajiban perusahaan yang timbul kepada pihak ketiga yang harus dibayar oleh perusahaan di masa yang akan datang pada saat hutang tersebut jatuh tempo. 3) MODAL Modal merupakan kekayaan bersih pemilik yang ditanamkan di perusahaan. Modal ini merupakan selisih antara total aset dikurangi total kewajiban yang ada. Modal merupakan penyertaan pemilik dalam berpartisipasi menjalankan kegiatan usaha. 19

20 2.) KONSEP – KONSEP DASAR AKUNTANSI & PERSAMAAN AKUNTANSI (AKUNTING EQUATION)\ 2. 2 PERSAMAAN AKUNTANSI 4) PENDAPATAN Pendapatan adalah segala bentuk penerimaan yang di terima oleh suatu perusahaan baik dari jasa maupun non jasa contohnya : pendapatan sewa, pendapatan usaha, pendapatan jual beli dan lain-lain. 3) BIAYA Biaya adalah segala bentuk pengeluaran yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan guna memenuhi operasional perusahaan tersebut contohnya : biaya transportasi, biaya gaji pegawai, biaya administrasi dan lain-lain. 20

21 21

22 22

23 DASAR – DASAR AKUNTANSI Anwar Syam Pelatihan Dasar – dasar Akuntansi BAGIAN KE 3 (TIGA) 3.) MEMAHAMI SIKLUS AKUNTANSI 23

24 3.) SIKLUS AKUNTANSI TRANSAKSIJURNAL POSTING KE BUKU BESAR NERACA & LABA RUGI 24

25 3.) SIKLUS AKUNTANSI TGL 01 APRIL 2011 TELAH DITERIMA DANA UNTUK MODAL PEMBIAYAAN DARI DOMPET DHUAFA SEBESAR Rp DEBITKREDIT KAS MODAL TRANSAKSI JURNAL 25

26 3.) SIKLUS AKUNTANSI DEBITKREDIT KAS BUKU BESAR DEBITKREDIT MODAL

27 3.) SIKLUS AKUNTANSI NERACA ASETKEWAJIBAN + MODAL KAS MODAL KEWAJIBAN

28 NAMA – NAMA AKUN DAN PERKIRAAN 3.) SIKLUS AKUNTANSI NO AKUNNAMA PERKIRAANPOSISI 1-000AKTIVA 1-100KASDEBIT 1-200BANKDEBIT 1-300PIUTANGDEBIT 1-400UANG MUKADEBIT 1-500PEMBIAYAAN MURABAHAHDEBIT 1-600PEMBIAYAAN MUDHARABAHDEBIT 1-700PEMBIAYAAN MUSYARAKAHDEBIT 1-800AL QARDHON HASANDEBIT 1-900(PENGHAPUSAN PEMBIAYAAN)DEBIT BIAYA DI BAYAR DI MUKADEBIT AKTIVA TETAPDEBIT (AKUM PENYUSUTAN AKTIVA TETAP)DEBIT 2-000KEWAJIBAN 2-100HUTANGKREDIT 2-200TABUNGAN ANGGOTAKREDIT 2-300TITIPAN DANA ZISKREDIT 3-000MODAL 3-100SIMPANAN POKOK ANGGOTAKREDIT 3-200SIMPANAN WAJIB ANGGOTAKREDIT 3-300SIMPANAN SUKARELAKREDIT 3-400MODAL PENYERTAANKREDIT 3-500MODAL SUMBANGANKREDIT 3-600SHU BELUM DI BAGIKREDIT PENDAPATAN 4-100PENDAPATAN MARGINKREDIT 4-200PENDAPATAN BAGI HASILKREDIT 4-300PENDAPATAN OPERASIONALKREDIT 4-400PENDAPATAN NON OPERASIONALKREDIT BIAYA - BIAYA 5-100BEBAN PERSONALIADEBIT 5-200BEBAN BARANG CETAKAN FOTO COPY & ATKDEBIT 5-300BEBAN TRANSPORTASI BBMDEBIT 5-400BEBAN PENYUSUTAN AKTIVA TETAPDEBIT 5-500BEBAN OPERASIONAL KANTORDEBIT 5-600BEBAN NON OPERASIONALDEBIT 5-700BEBAN PENGHAPUSAN PEMBIAYAANDEBIT 28

29 3.) SIKLUS AKUNTANSI BELAJAR MENJURNAL

30 CONTOH SOAL : NO.1 TGL 01 MARET 2011, DITERIMA DANA DARI DOMPET DHUAFA UNTUK BIAYA OPERASIONAL DAN PENYALURAN DANA SEBESAR Rp ; DANA TERSEBUT DI KIRIMKAN KE REKENING BANK PROGRAM STF JURNALNYA : DANA DI TERIMA LEWAT BANK = BANK DARI DD UNTUK OPERASIONAL LEMBAGA DAN PENYALURAN = MODAL PENYERTAAN DEBITKREDIT 1-200BANK MODAL PENYERTAAN ( DANA DARI DD UNTUK OPERASIONAL DAN PENYALURAN DANA ) 30

31 CONTOH SOAL : NO.2 TGL 30 MARET 2011, SAAT BUKU BANK STF DI CETAK DI BANK, SALDO TERCETAK Rp ; SEHARUSNYA RP ; TERDAPAT SELISIH SEBESAR Rp ; SETELAH DI LIHAT TERNYATA ADA : 1.BUNGA/BAGI HASIL BANK TGL 25 MARET 2011Rp ; 2.BIAYA BUKU TABUNGAN TGL 26 MARET 2011Rp ; JURNALNYA : 1.DITERIMA DANA DARI BANK = BANK BUNGA BANK/BAGI HASIL = TITIPAN DANA ZIS 2. BIAYA BUKU TABUNGAN BANK = BEBAN NON OPERASIONAL PENGURANGAN DANA OLEH BANK = BANK 31

32 LANJUTAN SOAL NO 2 : 1.DEBITKREDIT 1-200BANK TITIPAN DANA ZIS ( BUNGA / BAGI HASIL DARI BANK) 2.DEBITKREDIT 1-200BANK BEBAN NON OPERASIONAL5.000 ( BIAYA BUKU TABUNGAN BANK/ BIAYA ADMINISTRASI BANK) 32

33 CONTOH SOAL : NO.3 TGL 02 APRIL 2011, PENARIKAN DANA DARI REKENING PROGRAM STF DI BANK SEBESAR Rp ; UNTUK DI SIMPAN TUNAI. JURNALNYA : 1.PENERIMAAN DANA TUNAI = KAS PENARIKAN DANA DARI BANK STF = BANK 1.DEBITKREDIT 1-100KAS BANK ( PENARIKAN UANG DARI BANK UNTUK MENGISI KAS TUNAI) 33

34 CONTOH SOAL : NO.4 TGL 03 APRIL 2011, ADA PENCAIRAN DANA SECARA TUNAI SEBESAR Rp ; UNTUK PEMBIAYAAN SECARA AL QARDH, UNTUK BAPAK OZAN KELOMPOK MAWAR. JURNALNYA : 1.PEMBIAYAAN NTUK BAPAK OZAN = PEMBIAYAAN AL QARDHON HASAN PENGELUARAN DANA SECARA TUNAI = KAS 1.DEBITKREDIT 1-800PEMBIAYAAN AL QARDHON HASAN KAS ( PEMBIAYAAN PAK OZAN TAHAP 1 SECARA TUNAI) 34

35 CONTOH SOAL : NO.5 TGL 04 APRIL 2011, ADA SETORAN TUNAI, UNTUK ANGSURAN BAPAK OZAN KELOMPOK MAWAR SEBESAR Rp ; JURNALNYA : 1.PENERIMAAN DANA SECARA TUNAI = KAS ANGSURAN BAPAK OZAK KE 1 PEMBIAYAAN AL QARDH = PEMBIAYAAN AL QARDHON HASAN DEBITKREDIT 1-100KAS PEMBIAYAAN AL QARDHON HASAN ( ANGSURAN KE -1 PEMBIAYAAN PAK OZAN TAHAP 1 SECARA TUNAI) 35

36 CONTOH SOAL : NO.6 TGL 05 APRIL 2011, DITERIMA DARI MASYARAKAT SEBESAR Rp ; SECARA TUNAI UNTUK ZIS. JURNALNYA : 1.PENERIMAAN DANA SECARA TUNAI = KAS DANA ZIS DARI MASYARAKAT = TITIPAN DANA ZIS DEBITKREDIT 1-100KAS TITIPAN DANA ZIS ( MASYARAKT MEMBERIKAN ZIS SECARA TUNAI) 36

37 CONTOH SOAL : NO.7 TGL 06 APRIL 2011, DISETORKAN SECARA TUNAI DAN ZIS DARI MASYARAKAT YANG DITERIMA UNIT STF KE DOMPET DHUAFA SEBESAR Rp JURNALNYA : 1.DI SETORKAN DANA ZIS DARI MASYARAKAT = TITIPAN DANA ZIS PENGELUARAN DANA TUNAI = KAS DEBITKREDIT 2-300TITIPAN DANA ZIS KAS ( DI SETORKAN DANA ZIS MASYARAKAT YANG ADA DI UNIT STF) 37

38 CONTOH SOAL : NO.8 TGL 07 APRIL 2011, DI KELUARKAN SECARA TUNAI BIAYA TRANSPORTASI SEBESAR Rp ; JURNALNYA : 1.BIAYA TRANSPORTASI = BEBAN TRANSPORTASI BBM PENGELUARAN DANA TUNAI = KAS DEBITKREDIT 5-300BEBAN TRANSPORTASI BBM KAS ( BIAYA TRANSPORTASI DI UNIT STF) 38

39 CONTOH SOAL : NO.9 TGL 08 APRIL 2011, DIKETAHUI PAK OZAN SUDAH TIDAK SANGGUP LAGI MEMBAYAR ANGSURAN PINJAMAN AL QARDH YANG DI STF, SEHINGGA UNIT STF MENGHAPUS PINJAMAN PAK OZAN DARI KELOMPOK MAWAR, SEBESAR SISA PINJAMANNYA Rp JURNALNYA : 1.BIAYA PENGHAPUSAN PEMBIAYAAN PAK OZAN= BIAYA PENGHAPUSAN PEMBIAYAAN PELUNASAN PEMBIAYAAN PAK OZAN = PENGHAPUSAN PEMBIAYAAN DEBITKREDIT 5-700BIAYA PENGHAPUSAN PEMBIAYAAN PENGHAPUSAN PEMBIAYAAN ( PENGHAPUSAN PEMBIAYAAN PAK OZAN) 39

40 CONTOH SOAL : NO.10 TGL 09 APRIL 2011, DI KELUARKAN DANA SECARA TUNAI KEPADA PEGAWAI UNIT STF SEBESAR Rp ; YANG BELUM DILAPORKAN UNTUK PEMBELIAN MEJA DAN KURSI KANTOR JURNALNYA : 1.PEMBELIAN MEJA DAN KURSI KANTOR BELUM DILAPORKAN = UANG MUKA PENGELUARAN UANG SECARA TUNAI = KAS DEBITKREDIT 1-400UANG MUKA KAS ( PEMBELIAN MEJA DAN KURSI BELUM DI LAPORKAN) 40

41 CONTOH SOAL : NO.11 TGL 10 APRIL 2011, DI LAPORKAN PEMBELIAN MEJA DAN KURSI KANTOR, DAN MASIH ADA SISA UANG YANG DILAPORKAN SEBESAR Rp JURNALNYA : 1.PENERIMAAN DANA TUNAI = KAS BARANG MEJA DAN KURSI = AKTIVA TETAP LAPORAN UANG MUKA PEMBELIAN MEJA DAN KURSI = UANG MUKA DEBITKREDIT 1-100KAS AKTIVA TETAP UANG MUKA ( PEMBELIAN MEJA DAN KURSI TELAH DI LAPORKAN) 41

42 CONTOH SOAL : NO.12 TGL 11 APRIL 2011, DI BAYARKAN SEWA SECARA TUNAI UNTUK RUANG KANTOR SELAMA 3 BULAN Rp JURNALNYA : 1.SEWA RUANG KANTOR SELAMA 3 BULAN = BIAYA DI BAYAR DI MUKA BIAYA SEWA DI BAYAR TUNAI = KAS DEBITKREDIT BIAYA DIBAYAR DI MUKA KAS ( PEMBAYARAN SEWA SELAMA 3 BULAN) 42

43 CONTOH SOAL : NO.13 TGL 11 JULI 2011, BIAYA SEWA KANTOR TELAH SELESAI, MAKA DI LAKUKAN JURNAL UNTUK MENGHAPUS BIAYA SEWA KANTOR, PADA TGL 11 APRIL 2011, SEBESAR Rp JURNALNYA : 1.SEWA KANTOR TELAH SELESAI SELAMA 3 BULAN = BEBAN OPERASIONAL KANTOR PENGHAPUSAN BIAYA SEWA DI BAYAR DI MUKA = BIAYA DI BAYAR DIMUKA DEBITKREDIT 5-500BEBAN OPERASIONAL KANTOR BIAYA DI BAYAR DI MUKA ( SEWA SELAMA 3 BULAN TELAH SELESAI) 43

44 CONTOH SOAL : NO.14 TGL 11 JULI 2011, DILAKUKAN PENYUSUTAN UNTUK ASSET TETAP : 1. MEJA DAN KURSI HARGA Rp TGL PEMBELIAN 10 APRIL METODE PENYUSUTAN GARIS LURUS 2 TAHUN (24 BULAN) 3. NILAI SISA Rp. 1; = – 1 = = /24 BULAN = PENYUSUTAN TELAH BERJALAN SELAMA 4 BULAN = X 4 BULAN = JURNALNYA : 1.BIAYA PENYUSUTAN SELAMA 4 BULAN = BIAYA PENYUSUTAN AKUMULASI PENYUSUTAN SELAMA 4 BULAN = AKUMULASI PENYUSUTAN 44

45 LANJUTAN NO. 14: DEBITKREDIT 5-400BIAYA PENYUSUTAN AKUMULASI PENYUSUTAN ( BIAYA PENYUSUTAN SELAMA 4 BULAN) 45

46 CONTOH SOAL : NO.15 TGL 12 JULI 2011, DILAKUKAN PENGELUARAN DANA SECARA TUNAI UNTUK PEMBIAYAAN MURABAHAH, SEBUAH BARANG SENILAI Rp UNTUK BAPAK PANDI KELOMPOK MELATI, DENGAN MARGIN SEBESAR 20 %, SELAMA 10 BULAN; = PEMBIAYAAN + MARGIN = ( 20 % X = ) = ( TOTAL PEMBIAYAAN ) MENGHITUNG ANGSURAN PERBULAN = / 10 BULAN = DITAMBAH = MARGIN 20 % = / 10 BULAN = SEHINGGA ANGSURAN PERBULANYA Rp

47 LANJUTAN NO. 14: DEBITKREDIT 1-500PEMBIAYAAN MURABAHAH KAS ( PEMBIAYAAN MURABAHAH SELAMA 10 BULAN) JURNALNYA SAAT PENYALURAN PEMBIAYAAN: 1.PEMBIAYAAN MURABAHAH PAK PANDI = PEMBIAYAAN MURABAHAH PENGELUARAN DANA TUNAI = KAS 47

48 LANJUTAN NO. 14: DEBITKREDIT 1-100KAS PEMBIAYAAN MURABAHAH PENDAPATAN MARGIN ( ANGSURAN PEMBIAYAAN MURABAHAH BULAN KE=1) JURNALNYA SAAT ANGSURAN BULAN PERTAMA : 1.PENERIMAAN UANG TUNAI = KAS ANGSURAN KE 1 PEMBIAYAAN MURABAHAH = PEMBIAYAAN MURABAHAH MARGIN PENDAPATAN PEMBIAYAAN MURABAHAH = PENDAPATAN MARGIN TGL 13 AGUSTUS 2011: 48

49 ALHAMDULILAH BISA MENJURNAL 49

50 DASAR – DASAR AKUNTANSI Anwar Syam Pelatihan Dasar – dasar Akuntansi BAGIAN KE 4 (EMPAT) 4.) MICROSOFT EXCEL 50

51 4.) MICROSOFT EXCEL 4.1 MENGENAL KEISTIMEWAAN MICROSOFT EXCEL 1.FUNGSI DATA VALIDATION 2.FUNGSI VLOOKUP 3.FUNGSI SUM IF 4.FUNGSI AUTO FILTER 5.FUNGSI COPY PASTE 51

52 4.) MICROSOFT EXCEL 1. FUNGSI DATA VALIDATION FUNGSINYA UNTUK MEMILIH TAMPA MENGETIK 52

53 4.) MICROSOFT EXCEL 2. FUNGSI VLOOKUP FUNGSINYA UNTUK MENGISI DATA BERDASARKAN DATA BASE 53

54 4.) MICROSOFT EXCEL 3. FUNGSI SUMIF FUNGSINYA UNTUK MENJUMLAH OTOMATIS BERKELOMPOK 54

55 4.) MICROSOFT EXCEL 4. FUNGSI AUTO FILTER FUNGSINYA UNTUK MELIHAT DATA SECARA RAPIH DAN TERATUR 55

56 4.) MICROSOFT EXCEL 5. FUNGSI COPY PASTE FUNGSINYA UNTUK MENGCOPY DATA YANG ADA 56

57 OK SAYA BISA DAN MENGERTI SEKARANG


Download ppt "DASAR – DASAR AKUNTANSI Anwar Syam Pelatihan Dasar – dasar Akuntansi 1."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google