Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

LESSON : GEOGRAPHY CLASS VII Create by : BAMBANG SUDARTO, S.Pd NIP. 196303021984121004 GEOGRAPHY’S TEACHER SMP NEGERI 1 KARANGMOJO GUNUNGKIDUL.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "LESSON : GEOGRAPHY CLASS VII Create by : BAMBANG SUDARTO, S.Pd NIP. 196303021984121004 GEOGRAPHY’S TEACHER SMP NEGERI 1 KARANGMOJO GUNUNGKIDUL."— Transcript presentasi:

1 LESSON : GEOGRAPHY CLASS VII Create by : BAMBANG SUDARTO, S.Pd NIP GEOGRAPHY’S TEACHER SMP NEGERI 1 KARANGMOJO GUNUNGKIDUL

2 Peta Konsep (Concept Mapping) Bentuk Muka Bumi Keragaman Bentuk Muka Bumi Proses Pembentukan Muka Bumi Relief Daratan Relief Dasar laut Tenaga Endogen Tenaga Eksogen Dampak Tenaga Endogen dan Eksogen bagi Kehidupan

3 Proses Pembentukan Muka Bumi

4 Bagaimanakah bumi terbentuk? Pada mulanya bumi merupakan bola pijar yang berputar-putar. Setelah berjuta- juta tahun bola bumi yang panas mengalami masa pendinginan. Bagian luarnya kemudian membeku, sedangkan bagian dalam masih berupa massa cair, pejal dan pijar.

5 The Earth interiors devided into layers, crust, mantle and core. (Struktur Lapisan Bumi terdiri atas lapisan-lapisan kerak bumi, selimut bumi dan inti bumi ) Crust (kerak bumi) Lapisan bumi bagian luar yang tersusun dari berbagai jenis batuan yang membentuk lempeng-lempeng kaku dan selalu bergerak. Lapisan kerak bumi yang mencapai kedalaman 100 km disebut litosfer Mantle (selimut bumi) Lapisan yang letaknya di bawah lapisan kerak bumi dengan ketebalan mencapai km Core (inti bumi) Lapisan paling dalam dari struktur bumi, terdiri atas lapisan inti luar dan lapisan inti dalam

6 At the lithosphere, there are geological forces which perform earth’s surface.They are endogenous and exogenous. Pada lapisan litosfer bumi terdapat tenaga geologi yang membentuk permukaan bumi. Tenaga geologi tersebut adalah tenaga endogen dan tenaga eksogen.

7 Endogenous Force ( Tenaga Endogen )

8 Tectonism or diastrophism is disposition of earth’s crust vertically and horizontally. It is devided into two motions : epirogenic and orogenic. Tektonisme atau diastropisme adalah tenaga dari dalam bumi yang menyebabkan terjadinya pergeseran lapisan kerak bumi secara vertikal dan horisontal. Gerakan tektonisme dibedakan menjadi dua macam yaitu epirogenesis dan orogenesis.

9  Adalah gerak pergeseran lapisan kerak bumi secara perlahan dalam waktu yang lama dan meliputi daerah yang luas.

10  Adalah gerak pergeseran lapisan kerak bumi secara cepat dalam waktu yang pendek dan meliputi daerah yang sempit. Gerakan ini menimbulkan lipatan dan patahan.  Pelengkungan kerak bumi karena pengaruh tekanan horisontal disebut lipatan. Bagian puncak lipatan disebut antiklinal dan bagian bawah atau lembahnya disebut sinklinal. Antiklinal Sinklinal

11 Macam-macam bentuk lipatan :

12 Macam-macam bentuk patahan

13 Kerak bumi dapat retak atau patah jika mendapat tekanan horisontal atau vertikal yang sangat kuat dan cepat. Tekanan yang sangat kuat dan cepat tersebut mengakibatkan terjadinya penurunan (Graben) dan penaikan kerak bumi(Horst).

14 b. Volcanism (Vulkanisme) Adalah proses keluarnya cairan magma dari dalam bumi menuju ke permukaan bumi. Proses ini menghasilkan gunung api. Magma adalah batuan cair pijar di dalam bumi yang terdiri atas larutan mineral silikat dan gas dengan suhu yang sangat tinggi (900 – derajat Celcius)

15 Proses menerobos atau menyusupnya magma ke permukaan ada 2 macam yaitu intrusi magma dan ekstrusi magma. Intrusi magma Ektrusi magma Apakah yang dimaksud dengan intrusi dan ektrusi magma itu ?

16 When hot magma from inside the earth flows out (extrudes) on to the surface as lava or explodes violently into the atmosphere, it produces three types of mountain, namely : 1.Shield Volcano 2.Strato Volcano 3.Maar Volcano Pada saat magma keluar ke permukaan bumi biasanya diikuti letusan gunung api (erupsi ekplosif) dan lelehan gunung api (erupsi efusif). Erupsi menghasilkan tiga macam bentuk gunung api yaitu : 1.Gunung Api Perisai 2.Gunung Api Strato 3.Gunung Api Maar 1 23

17 1. Shield Volcano (Gunung Api Perisai) Shield volcano is formed from fluid lava that can travel long distances across slight inclines, resulting in their relatively flat, broad profile. Gunung api perisai terbentuk karena hasil letusan yang berbentuk lelehan lava secara terus menerus. There is no such kind of mountain in Indonesia Tipe gunung seperti ini tidak ada di Indonesia

18 2. Strato Volcano (Gunung Api Strato) Gunung api Strato yaitu gunung api yang berbentuk kerucut dan berlapis-lapis. Jenis gunung api ini terbentuk karena sering kali terjadi letusan dan lelehan yang mengeluarkan lava disertai bahan-bahan yang padat. Most of Indonesia mountains are strato volcano, such as Semeru mountains, Merapi mountains etc.

19 3. Maar Volcano (Gunung Api Maar) Gunung api Maar yaitu gunung api yang lubang kepundannya berbentuk corong dan dikelilingi oleh dinding-dinding kawah yang tidak tinggi. Gunung api ini terjadi akibat letusan yang hanya sekali dan puncak gunungnya terlempar hingga membentuk kawah.

20 When a volcano erupted, the following materials flows toward the crater, such as : Lava, molten rock expelled by volcano during eruption ( berupa material pijar dan cair yang berasal dari magma Solid materials (efflata)/material padat, yang terdiri atas batu-batu besar (bom), batu kecil (lapili), kerikil, pasir, batu apung dan abu vulkanik Volcanic gasses (exhalation)/ gas-gas gunung api, seperti CO2 (karbondioksida), H2S (asam sulfida), H2SO4 (asam sulfat), Cl (Clorida), H2O (uap air) dan HCl (sulfida)

21 Apabila gunung api sudah tidak aktif lagi atau padam akan dijumpai fenomena yang disebut post vulkanik. Post vulkanik adalah keluarnya meterial terutama gas dan air panas antara lain : Fumarol : yaitu gas uap air, seperti yang terdapat di Kamojang Jawa Barat Geyser : yaitu mata air panas yang menyemburkan uap air ke udara secara berkala.

22 c. Seism (Seisme) Seisme atau gempa bumi adalah getaran yang dirasakan permukaan bumi akibat adanya kekuatan dari dalam bumi yang terjadi karena aktivitas tektonisme, vulkanisme, dan runtuhan bagian lapisan bumi. Jelaskan apa yang dimaksud dengan hiposentrum, episentrum, seismograf dan Skala Richter itu ?

23 Akibat yang ditimbulkan oleh gempa bumi :

24

25

26

27

28

29

30 Ada 3 jenis gempa bumi : 1.Gempa tektonis : gempa yang terjadi karena adanya pergeseran lapisan kulit bumi 2.Gempa vulkanis : gempa yang disebabkan oleh aktivitas letusan gunung api 3.Gempa runtuhan / terban : gempa yang disebabkan oleh tanah runtuh, misalnya di daerah pertambangan dan gua-gua.

31 Demikian tentang tenaga endogen yang membentuk permukaan bumi dan sekarang kita lanjut ke tenaga eksogen yang membentuk permukaan bumi

32 Exogenous Force (Tenaga Eksogen) Tenaga eksogen merombak permukaan bumi melalui 3 kegiatan yaitu : 1.Pelapukan (Weathering) 2.Erosi (Erosion) 3.Sedimentasi (Sedimentation)

33 Pelapukan : adalah proses hancurnya batuan dari bongkah- bongkah besar menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Pelapukan dibedakan menjadi 3 macam : 1.Pelapukan mekanik 2.Pelapukan kimiawi 3.Pelapukan biologis

34 Pelapukan mekanik adalah peristiwa penghancuran batuan karena pengaruh tenaga fisik pada batuan tersebut, misalnya karena penyinaran matahari dan perubahan suhu siang dan malam

35

36

37 Pelapukan kimiawi adalah peristiwa penghancuran batuan disertai dengan perubahan susunan kimiawi batuan tersebut.

38 Pelapukan biologis yaitu peristiwa penghancuran batuan oleh makhluk hidup, baik tumbuh-tumbuhan, hewan maupun manusia. Lihat contoh-contoh gambar pelapukan biologis berikut ini.

39

40

41

42

43 b. Erosi (Erosion) Adalah proses pengikisan butiran-butiran batuan pada permukaan bumi oleh tenaga air, angin dan gletser.

44 c. Sedimentasi (sedimentation) Adalah pengendapan material batuan yang diangkut oleh air, angin atau gletser.

45 Sedimentasi oleh air sungai menghasilkan bentukan alam yaitu : 1. Delta 2. Dataran banjir (flood plain) 3. Meander

46 Delta adalah endapan yang terdapat di muara sungai dan biasanya berbentuk segitiga.

47

48 Delta sungai

49 Dataran banjir (flood plain) adalah endapan yang terdapat di kanan kiri sungai akibat adanya banjir.

50 Flood plain

51

52 Meander adalah bentuk aliran sungai berkelok-kelok yang terjadi akibat peristiwa kikisan pada satu sisi dan endapan pada sisi lainnya yang berlangsung lama.

53 Meander

54

55 Sedimentasi yang disebabkan oleh gelombang laut menghasilkan bentuk pantai : 1. Beting 2. Nehrung 3. Tombolo

56 Beting yaitu onggokan pasir di pantai dan muara sungai yang tampak pada waktu pasang surut dan digenangi air laut pada waktu pasang naik.

57 Beting

58 Nehrung adalah bukit pasir yang panjang dan terletak di dekat pantai

59 Nehrung

60 Tombolo adalah tanggul pasir alami yang menghubungkan daratan pulau utama dengan pulau yang berada di dekat pantai

61 Tombolo

62 Sedimentasi oleh tenaga angin membentuk penampakan alam berupa : 1. Beach 2. Sand dune 3. Barchan

63 Beach adalah bentukan hasil pengendapan material batuan di sepanjang pantai.

64 Beach

65 Sand dune adalah bukit pasir rendah yang terbentuk karena hembusan angin yang membawa butir-butir pasir

66 Sand dune

67

68 Barchan adalah sejenis bukit pasir yang berbentuk seperti bulan sabit

69 Inilah contoh barchan

70

71

72 Demikian tentang tenaga yang membentuk permukaan bumi kita menjadi bermacam- macam penampakan. Selanjutnya akan kita diskusikan tentang “ Rocks on the Earth’s Surface” (Batuan di Permukaan Bumi)


Download ppt "LESSON : GEOGRAPHY CLASS VII Create by : BAMBANG SUDARTO, S.Pd NIP. 196303021984121004 GEOGRAPHY’S TEACHER SMP NEGERI 1 KARANGMOJO GUNUNGKIDUL."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google