Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Sikap dan Proses Riset Pada Dimensi Holistik dan Metodologik Kudang B. Seminar Institut Pertanian Bogor DEPARTEMEN TEKNIK MESIN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Sikap dan Proses Riset Pada Dimensi Holistik dan Metodologik Kudang B. Seminar Institut Pertanian Bogor DEPARTEMEN TEKNIK MESIN."— Transcript presentasi:

1

2 Sikap dan Proses Riset Pada Dimensi Holistik dan Metodologik Kudang B. Seminar Institut Pertanian Bogor DEPARTEMEN TEKNIK MESIN DAN BIOSITEM FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR

3 Paradigma Untuk Riset A paradigm is a mental frame of reference that dominates the way people think and act (Karl Albrech) Visi dan misi manusia Visi & Misi Dalam Organisasi Visi dan misi kesejahteraan manusia Paradigma Untuk Riset

4 What is Intelectual? A person who uses intelligence (thought and reason) and critical or analytical reasoning in either a professional or a personal capacity. (www.thefreedictionary.com) A person who uses intelligence (thought and reason) and critical or analytical reasoning in either a professional or a personal capacity. (www.thefreedictionary.com)www.thefreedictionary.com Something developed or chiefly guided by the intellect (intelligence/rational) rather than emotion or experience (www.meriam- webster.com) Something developed or chiefly guided by the intellect (intelligence/rational) rather than emotion or experience (www.meriam- webster.com)www.meriam- webster.comwww.meriam- webster.com

5 Manusia Pengelola (khalifah) bumi Pengelola (khalifah) bumi Diberi kecerdasan & ilmu Diberi kecerdasan & ilmu Dianugerahi sumberdaya Dianugerahi sumberdaya Hrs kompetitif dlm amal baik Hrs kompetitif dlm amal baik Diminta pertanggungan jawab Diminta pertanggungan jawab ILMUWAN Menggali & mengajarkan ilmu Menggali & mengajarkan ilmu Memotivasi & melahirkan penuntut ilmu Memotivasi & melahirkan penuntut ilmu Memberi keteladanan Memberi keteladanan Amanah Tambahan Amanah Bagi Manusia

6 Ilmuwan adalah penjaga kebenaran pada ilmunya ILMUWAN/PENELITI “ilmu” (“science”) yang berasal dari bahasa Latin scientia yang berarti pengetahuan (knowledge) atau mengetahui (knowing) ILMU suatu upaya sistematik untuk menggali pengetahuan baru, menambah atau menyempurnakan pengetahuan yang sudah ada yang disertai dengan bukti kebenarannya Tulisan pengetahuan hasil riset KARYA ILMIAH RISET rangkaian sistematik pernyataan-pernyataan kebenaran (premises) Tanggung jawab moral & intelektual Kontribusi pengetahuan

7 What is thesis? A thesisA thesis (literally: 'position' from the Greek θέσις) is an intellectual proposition. ----In academia, a thesis or dissertation is a document that presents the author's research and findings and is submitted in support of candidature for a degree or professional qualification. A thesisA thesis is the particular proposition, or argument, relating to the topic that you advance in a paper. A thesisA thesis is a statement of interpretation, as opposed to observation. The thesis is the heart of any critical paper.

8 Attitude Towards Scientific Writing Eagerly & honestly seeking for truthEagerly & honestly seeking for truth HardthinkingHardthinking HardworkingHardworking Continuing (No give up)Continuing (No give up) Relevant to expertiseRelevant to expertise Open to critics & opinionsOpen to critics & opinions

9 Karakteristik Pernyataan Kebenaran Ilmiah Eksplisit : Eksplisit : dinyatakan secara jelas dengan pengertian yang utuh dan benar. Sahih (absah) : Sahih (absah) : memiliki keabsahan yang bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Komunikatif : Komunikatif : mudah dipahami oleh pembaca yang ditargetkan bahkan oleh umum. Konsisten : Konsisten : tidak mengandung kontradiksi dalam arti, definisi, simbol, dan kosakata yang digunakan. Efisien : Efisien : singkat, padat, tidak berulang dalam mengungkap suatu maksud atau arti. Inovatif : Inovatif : ada pembaharuan dalam beberapa aspek riset, tujuan, metodologi, aplikasi atau konklusi, implikasi atau rekomendasinya. Baku : Baku : menggunakan kosakata, simbol, diagram, satuan, terminologi baku (standar) yang dimengerti secara universal. Etis : Etis : jujur, santun, dan menghormati kode etik ilmiah.

10 Riset sebagai Tindakan Ilmiah (Scientific Action) Mencari kebenaran (search for truth) dan bukan mencari pembenaran & ketenaran Mencari kebenaran (search for truth) dan bukan mencari pembenaran & ketenaran Memiliki tujuan yang jelas dan fokus Memiliki tujuan yang jelas dan fokus Menambah atau mengembangkan ilmu Menambah atau mengembangkan ilmu Menggunakan metodologi yang benar Menggunakan metodologi yang benar Menuntut kejujuran dan kearifan Menuntut kejujuran dan kearifan Mendayagunakan fakta dan ilmu pengetahuan Mendayagunakan fakta dan ilmu pengetahuan

11 Dimensi Holistik dan Metodologik Penulisan Karya Ilmiah Tujuan Tujuan Sistematika Sistematika Landasan fakta dan teori Landasan fakta dan teori Isi Isi Struktur & Format Penyajian Struktur & Format Penyajian Cita dan niat Cita dan niat Ikhtiar Ikhtiar Kejujuran & kesungguhan Kejujuran & kesungguhan Pesan kebenaran Pesan kebenaran Etika & Norma Etika & Norma METODOLOGIK HOLISTIK

12 11/22/2014 Scope of Research Exploration of knowledge Exploration of knowledge Problem solving Problem solving Observing facts/phenomena Observing facts/phenomena Investigating causes Investigating causes Proving hypothesis Proving hypothesis

13 Types of Research Basic research Basic research Theoretical research Theoretical research Applied research Applied research

14 Basic Research Focusing on basic sciences: biology, chemistry, physics, mathematics Focusing on basic sciences: biology, chemistry, physics, mathematics Findings of new organisms, formulas, substances, materials, composites Findings of new organisms, formulas, substances, materials, composites Finding new characteristics (attributes & behaviors) of existing organisms, formulas, substances, materials, composites Finding new characteristics (attributes & behaviors) of existing organisms, formulas, substances, materials, composites

15 Theoretical Research Focusing on theoretical aspects of objects, processes, tools, methods Focusing on theoretical aspects of objects, processes, tools, methods Formulating a new set of theories Formulating a new set of theories Stating the strengths & weaknesses of theories Stating the strengths & weaknesses of theories Comparative analysis of theories Comparative analysis of theories

16 Applied Research Focusing on application & implementation aspects of objects, processes, tools, methods. Focusing on application & implementation aspects of objects, processes, tools, methods. Inventing/proposing new applications of theories, objects, processes, tools, methods. Inventing/proposing new applications of theories, objects, processes, tools, methods. Providing implementation results & recommendations Providing implementation results & recommendations Producing prototypes Producing prototypes

17 Quality of Research Originality Originality Significant contribution Significant contribution Methods & tools Methods & tools Relevance to the current/popular issues Relevance to the current/popular issues Availability of authentic data & info Availability of authentic data & info Availability of relevant & valid references Availability of relevant & valid references Style & readability of research writing Style & readability of research writing Research team qualifications & assignments Research team qualifications & assignments Publishable Publishable

18 Apa itu Originality (Keaslian)? Ada keunikan/kebaruan dari riset yang sudah ada (sebelumnya)? Ada keunikan/kebaruan dari riset yang sudah ada (sebelumnya)? Berbeda antar strata (s1, S2, S3) Berbeda antar strata (s1, S2, S3) Untuk strata S1: aplikasi/reproduksi/produksi informasi Untuk strata S1: aplikasi/reproduksi/produksi informasi Untuk Strata S2: Fokus pada kekuatan analisis (what, why & how) dan desain. Untuk Strata S2: Fokus pada kekuatan analisis (what, why & how) dan desain. Untuk strata S3: Fokus pada kebaruan (novelty), aspek filosofis, analisis & sintesis Untuk strata S3: Fokus pada kebaruan (novelty), aspek filosofis, analisis & sintesis

19 Proses Riset Writing the First Draft Getting in the Mood Revising, Revising, Revising Finishing Ref: Alley, Michael The craft of scientific writing. 3rd ed.. Springer-Verlag. Berlin.

20 Organisasi Tulisan Ilmiah

21 Contoh Gaya Pemilihan Judul Kinerja dari traktor tangan tipe X->eksploratif Kinerja dari traktor tangan tipe X->eksploratif Modifikasi rancangan transmisi pada traktor tangan tipe X -> konstruktif Modifikasi rancangan transmisi pada traktor tangan tipe X -> konstruktif Pengembangan sistem robotik untuk pemanenan tomat -> konstruktif Pengembangan sistem robotik untuk pemanenan tomat -> konstruktif Peningkatan pH dan pengendapan logam berat terlarut air asam tambang (AAT) dengan bakteri pereduksi sulfat dari ekosistem air hitam Kalimantan Tengah -> eksploratif Peningkatan pH dan pengendapan logam berat terlarut air asam tambang (AAT) dengan bakteri pereduksi sulfat dari ekosistem air hitam Kalimantan Tengah -> eksploratif

22 Contoh Gaya Pemilihan Judul Strategi pemasaran menggunakan teknologi e-commerce ->rekomendatif Strategi pemasaran menggunakan teknologi e-commerce ->rekomendatif Perlunya kebijakan hukum pada e-commerce di Indonesia-> rekomendatif Perlunya kebijakan hukum pada e-commerce di Indonesia-> rekomendatif

23 Judul Harus Bisa Menjawab: “ Apa yang dipelajari/diteliti?”, “ Apa yang dipelajari/diteliti?”, “Mengapa penting diteliti?”, “Mengapa penting diteliti?”, “Apa yang diketahui sebelum melakukan penelitian ini?” “Apa yang diketahui sebelum melakukan penelitian ini?” “Bagaimana penelitian ini akan menambah pengetahuan?” “Bagaimana penelitian ini akan menambah pengetahuan?”

24 Contoh Evaluasi Judul Judul: “Pengaruh pemberian larutan A-B Mixed pada tanaman tomat dalam sistem hidroponik.” Judul: “Pengaruh pemberian larutan A-B Mixed pada tanaman tomat dalam sistem hidroponik.” “Apa yang dipelajari/diteliti?” : Pengaruh pemberian larutan A-B Mixed pada tanaman tomat dalam sistem hidroponik “Apa yang dipelajari/diteliti?” : Pengaruh pemberian larutan A-B Mixed pada tanaman tomat dalam sistem hidroponik “Mengapa penting diteliti?” : Mengetahui pengaruh (baik ataupun buruk) pemberian larutan A-B Mixed pada tanaman tomat dalam sistem hidroponik memberikan arahan penting dalam budidaya tomat dalam sistem hidroponik “Mengapa penting diteliti?” : Mengetahui pengaruh (baik ataupun buruk) pemberian larutan A-B Mixed pada tanaman tomat dalam sistem hidroponik memberikan arahan penting dalam budidaya tomat dalam sistem hidroponik “Apa yang diketahui sebelum melakukan penelitian ini?” : larutan A- B Mixed, tanaman tomat, dan sistem hidroponik. “Apa yang diketahui sebelum melakukan penelitian ini?” : larutan A- B Mixed, tanaman tomat, dan sistem hidroponik. “Bagaimana penelitian ini akan menambah pengetahuan?” Pengaruh pemberian larutan A–B Mixed pada tanaman tomat dalam sistem hidroponik belum diteliti oleh peneliti terdahulu, sehingga akan menambah pengetahuan dan alternatif baru dalam penerapan larutan A-B Mixed untuk budidaya tanaman tomat dalam sistem hidroponik. “Bagaimana penelitian ini akan menambah pengetahuan?” Pengaruh pemberian larutan A–B Mixed pada tanaman tomat dalam sistem hidroponik belum diteliti oleh peneliti terdahulu, sehingga akan menambah pengetahuan dan alternatif baru dalam penerapan larutan A-B Mixed untuk budidaya tanaman tomat dalam sistem hidroponik.

25 Judul Mana Yang Terbaik? Pengaruh pemberian nutrisi tambahan pada tanaman hidroponik Pengaruh pemberian nutrisi tambahan pada tanaman hidroponik Pengaruh pemberian larutan A-B Mixed pada tanaman hidroponik Pengaruh pemberian larutan A-B Mixed pada tanaman hidroponik Pengaruh pemberian larutan A-B Mixed pada tanaman tomat dalam sistem hidroponik. Pengaruh pemberian larutan A-B Mixed pada tanaman tomat dalam sistem hidroponik.

26 Penutup Sikap & proses riset mencakup dimensi holistik dan dimensi metodologik untuk mendapatkan kebenaran (pengetahuan) dengan niat, sikap, dan tindakan ilmiah. Keluaran dari riset tsb perlu ditulis dan dipublikasikan sebagai naskah yang mencakup kumpulan terangkai dari pernyataan-pernyataan kebenaran (premise) yang dihasilkan suatu riset. Pernyataan kebenaran tersebut harus dapat dibuktikan kebenarannya yang menjadi tanggung jawab moral dan intelektual penulisnya sebagai peneliti sekaligus ilmuwan. Karakteristik ekspresi pernyataan kebenaran ilmiah adalah eksplisit, sahih (absah) komunikatif, konsisten, efisien, inovatif, baku, dan etis. Tantangan untuk menulis hasil riset mencakup bagaimana membangun semangat riset (getting in the mood) sejak dari awal sampai akhir publikasi riset, dan bagaimana mengatasi keterbatasan kemampuan dan pengalaman menulis, keterbatasan akses pustaka, keterbatasan dalam membaca karya tulis ilmiah, serta bagaimana mendapatkan model panutan penulis dan karya tulis ilmiah yang cocok dan memiliki reputasi yang baik.

27 Penutup Strategi penulisan karya ilmiah meliputi gaya, struktur, dan format yang dapat bervariasi. Bahasan lanjut tentang strategi penulisan karya ilmiah telah disajikan pada Bagian D-F. Strategi penulisan karya ilmiah meliputi gaya, struktur, dan format yang dapat bervariasi. Bahasan lanjut tentang strategi penulisan karya ilmiah telah disajikan pada Bagian D-F. Setiap komponen dalam struktur tulisan ilmiah dibahas dengan pendekatan fungsi, sehingga lebih mudah dipahami bagaimana menyusun dan menulis komponen-komponen tersebut dengan baik dan benar. Setiap komponen dalam struktur tulisan ilmiah dibahas dengan pendekatan fungsi, sehingga lebih mudah dipahami bagaimana menyusun dan menulis komponen-komponen tersebut dengan baik dan benar. Namun demikian rincian teknis tentang pemilihan font, format, dan cara penulisan sumber pustaka tidak disajikan karena sangat bervariasi tergantung wadah publikasinya dan selain itu contoh penulisannya sudah tersedia cukup banyak dan mudah untuk diperoleh khususnya pada situs-situs web. Beberapa daftar pustaka yang dicantumkan pada tulisan ini memuat rincian teknis tersebut. Namun demikian rincian teknis tentang pemilihan font, format, dan cara penulisan sumber pustaka tidak disajikan karena sangat bervariasi tergantung wadah publikasinya dan selain itu contoh penulisannya sudah tersedia cukup banyak dan mudah untuk diperoleh khususnya pada situs-situs web. Beberapa daftar pustaka yang dicantumkan pada tulisan ini memuat rincian teknis tersebut.

28 Terima kasih Kudang B. Seminar Institut Pertanian Bogor


Download ppt "Sikap dan Proses Riset Pada Dimensi Holistik dan Metodologik Kudang B. Seminar Institut Pertanian Bogor DEPARTEMEN TEKNIK MESIN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google