Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1 ILMU, PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI MANUSIA DAN LINGKUNGAN ETIKA PROFESI ETIKA DAN PERILAKU.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1 ILMU, PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI MANUSIA DAN LINGKUNGAN ETIKA PROFESI ETIKA DAN PERILAKU."— Transcript presentasi:

1 1 ILMU, PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI MANUSIA DAN LINGKUNGAN ETIKA PROFESI ETIKA DAN PERILAKU

2 2 MANUSIA ADALAH BAGIAN DARI ALAM MANUSIA TUNDUK PADA HUKUM ALAM MANUSIA DAN ALAM (YANG MENJADI LINGKUNGANNYA) MEMILIKI KETERIKATAN KOSMOLOGIS

3 3 ALAM ? ALAM DIJADIKAN BUDAYA OLEH MANUSIA MANUSIA MENGKULTIVASI DAN MENGHUMANISASI ALAM MANUSIA BERBEDA DENGAN BINATANG

4 4 - BINATANG MEMPUNYAI PENGETAHUAN, TETAPI HANYA TERBATAS UNTUK SURVIVAL - BINATANG BISA BERKOMUNIKASI, TETAPI TIDAK BISA MENGANALISA INFORMASI TERSEBUT

5 5 - BERTRAND RUSSEL : Tak ada seekor anjing pun yang berkata : Ayahku miskin tapi jujur - ADAM SMITH : Tak ada seekor anjing pun yang secara sadar tukar menukar tulang

6 6 MANUSIA MEMPUNYAI PENGETAHUAN, DAN MAMPU MENGEMBANGKANNYA MANUSIA MAMPU BERFIKIR SECARA ANALITIS DENGAN PENALARANNYA

7 7 PENGUASAAN ALAM DAN SIKAP MANUSIA ADA DUA MACAM SIKAP : 1. SIKAP YANG SETUJU DENGAN PENGUASAAN ALAM DENGAN PENGEMBANGAN ILMU DAN TEKNOLOGI 2. SIKAP YANG MENDEWAKAN ALAM

8 8 PERLU ADANYA SIKAP ILMIAH SEBAGAI PERWUJUDAN KEWAJIBAN MORAL DARI ILMUWAN TERHADAP KELESTARIAN DAN KESEIMBANGAN ALAM PERLU ADANYA KETERKAITAN MANUSIA DENGAN ALAM YANG BUKAN SEKEDAR BERSIFAT INTRINSIK KOSMOLOGIS TETAPI HARUS ETIS EPISTEMOLOGIS

9 9 ILMU PENGETAHUAN PENGETAHUAN ADALAH HASIL PROSES BERPIKIR MANUSIA MENURUT ALUR KERANGKA TERTENTU YANG BERUPA PENALARAN UNTUK MENDAPATKAN SUATU KESIMPULAN PENGETAHUAN YANG DIPUNYAI MANUSIA DIGUNAKAN DALAM UPAYANYA MENCARI SUATU KEBENARAN ILMU PENGETAHUAN PENGETAHUAN ADALAH HASIL PROSES BERPIKIR MANUSIA MENURUT ALUR KERANGKA TERTENTU YANG BERUPA PENALARAN UNTUK MENDAPATKAN SUATU KESIMPULAN PENGETAHUAN YANG DIPUNYAI MANUSIA DIGUNAKAN DALAM UPAYANYA MENCARI SUATU KEBENARAN

10 10 TINGKAT PENGETAHUAN : - NESIENCE TIDAK TAHU SAMA SEKALI - IGNORANT KETIDAK TAHUAN - DOUBT KERAGUAN - SUSPECT PERKIRAAN - OPINION PENDAPAT - CERTITUDE KEPASTIAN

11 11 KEBENARAN ADALAH PERNYATAAN TANPA KERAGUAN RENE DESCARTES mengatakan : De Omnibus Dubitandum (RAGUKAN SEGALA SESUATU) HAMLET BERSERU KEPADA OPHELIA : - Ragukan bahwa bintang itu api - Rgukan bahwa matahari itu bergerak - Ragukan bahwa kebenaran itu dusta - Tapi jangan ragukan cintaku

12 12 HUBUNGAN KEBENARAN DAN KUALITAS PENGETAHUAN HUBUNGAN KEBENARAN DAN KUALITAS PENGETAHUAN 1.PENGETAHUAN AGAMA - KEBENARAN BERSIFAT ABSOLUT DAN DOGMATIS 2.PENGETAHUAN FILSAFAT - KEBENARAN BERSIFAT ABSOLUT-INTERSUBYEKTIF - SELALU MELEKAT PADA DIRI PEMIKIR FILSAFAT 3. PENGETAHUAN ILMIAH - KEBENARAN BERSIFAT RELATIF - SELALU ADA REVISI DARI PENELITI YANG BARU - PERLU PERSETUJUAN DARI ILMUWAN YANG SEJENIS 4. PENGETAHUAN DASAR (ORDINARY KNOWLEDGE) - KEBENARAN BERSIFAT SUBYEKTIF - KEBENARAN BERSIFAT SUBYEKTIF - PENGETAHUAN SELALU MEMILIKI SIFAT BENAR ASALKAN SARANA UNTUK MEMPEROLEHNYA BERSIFAT NORMAL UNTUK MEMPEROLEHNYA BERSIFAT NORMAL HUBUNGAN KEBENARAN DAN KUALITAS PENGETAHUAN HUBUNGAN KEBENARAN DAN KUALITAS PENGETAHUAN 1.PENGETAHUAN AGAMA - KEBENARAN BERSIFAT ABSOLUT DAN DOGMATIS 2.PENGETAHUAN FILSAFAT - KEBENARAN BERSIFAT ABSOLUT-INTERSUBYEKTIF - SELALU MELEKAT PADA DIRI PEMIKIR FILSAFAT 3. PENGETAHUAN ILMIAH - KEBENARAN BERSIFAT RELATIF - SELALU ADA REVISI DARI PENELITI YANG BARU - PERLU PERSETUJUAN DARI ILMUWAN YANG SEJENIS 4. PENGETAHUAN DASAR (ORDINARY KNOWLEDGE) - KEBENARAN BERSIFAT SUBYEKTIF - KEBENARAN BERSIFAT SUBYEKTIF - PENGETAHUAN SELALU MEMILIKI SIFAT BENAR ASALKAN SARANA UNTUK MEMPEROLEHNYA BERSIFAT NORMAL UNTUK MEMPEROLEHNYA BERSIFAT NORMAL

13 ILMU - PENGETAHUAN ILMU - PENGETAHUAN ADALAH SEMUA BUAH PIKIRAN DAN PEMAHAMAN MANUSIA TENTANG DUNIA YANG DIPEROLEH LEWAT JALUR HIPOTETIKO- DEDUKTO-VERIFIKATIF ADALAH SEMUA BUAH PIKIRAN DAN PEMAHAMAN MANUSIA TENTANG DUNIA YANG DIPEROLEH LEWAT JALUR HIPOTETIKO- DEDUKTO-VERIFIKATIF MEMPUNYAI DAYA PREDIKTIF MEMPUNYAI DAYA PREDIKTIF - RAMALAN BINTANG (BUKAN ILMU) - RAMALAN BINTANG (BUKAN ILMU) - TEORI BLACK HOLE(ILMU) - TEORI BLACK HOLE(ILMU) MESKIPUN SANGAT BERGUNA, NAMUN TIDAK MAMPU MEMBERIKAN PEMAHAMAN YANG LENGKAP DAN MENYELURUH TENTANG HAKEKAT ALAM MESKIPUN SANGAT BERGUNA, NAMUN TIDAK MAMPU MEMBERIKAN PEMAHAMAN YANG LENGKAP DAN MENYELURUH TENTANG HAKEKAT ALAM KARENA ITU MANUSIA MEMERLUKAN FILSAFAT, ETIKA DAN AGAMA KARENA ITU MANUSIA MEMERLUKAN FILSAFAT, ETIKA DAN AGAMA 13

14 14 PANDANGAN TERHADAP ILMU PENGETAHUAN 1.SEBAGAI PROSES - ILMU PENGETAHUAN ADALAH KEGIATAN SOSIAL - MEMAHAMI ALAM, BAIK MANUSIA DAN LINGKUNGAN - BERSIFAT APA ADANYA, BERDASAR FAKTA, DAN IMPERSONAL 2.SEBAGAI PRODUK - DIDAPAT MELALUI METODE ILMIAH - MENJADI MILIK UMUM - MENDAPAT PERSETUJUAN DUNIA ILMIAH - SIAP DIUJI KEBENARANNYA (DAPAT DITOLAK SEWAKTU-WAKTU) 3.SEBAGAI PARADIGMA ETIKA - BERSIFAT UNIVERSAL, KOMUNAL DAN DESINTERESTEDNESS

15 15 ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI I. ILMU PENGETAHUAN DIBAGI DALAM ILMU DASAR DAN ILMU TERAPAN A. ILMU DASAR - BERTUJUAN MEMAHAMI LEBIH BANYAK TENTANG ALAM DAN ISINYA - HASIL YANG DICAPAI MENAWARKAN SEDERETAN ALTERNATIF B. ILMU TERAPAN - BERTUJUAN UNTUK MEMECAHKAN MASALAH PRAKTIS DALAM MENGATASI KESULITAN MANUSIA - TIDAK BERTUJUAN UNTUK MENGEMBANGKAN ILMU DASAR - MEMILIH ALTERNATIF YANG DITAWARKAN ILMU DASAR II. TEKNOLOGI - MERUPAKAN PENGEMBANGAN DARI ILMU TERAPAN DALAM BENTUK PELAKSANAAN PROSES PENGELOLAAN ATAU PRODUKSI

16 16 AJARAN MORAL  Suatu patokan yang dapat berbentuk lisan atau tulisan  Bertujuan agar manusia hidup dan bertindak yang baik  Bersumber langsung pada tradisi; adat istiadat, ajaran agama atau ideologi AJARAN MORAL  Suatu patokan yang dapat berbentuk lisan atau tulisan  Bertujuan agar manusia hidup dan bertindak yang baik  Bersumber langsung pada tradisi; adat istiadat, ajaran agama atau ideologi

17 17 MORALITAS………..memberi kita satu kemungkinan untuk menyelesaikan konflik, yakni jalan untuk membatasi konflik yang memungkinkan tetap berlangsungnya hubungan- hubungan personal melawan fakta keras dan jelas tak terhindarkan dalam bentuk kesalahpahaman, harapan yang tidak sesuai secara timbal balik, komitmen, loyalitas, minat dan kebutuhan……... Stanley Cavell - Etika - Moralitas - Manusia - Lingkungan - Konflik - Kebenaran

18 18 OTONOMI MORAL Adalah :kemampuan untuk berpikir secara rasional tentang isu moral atas landasan kepedulian moral Berakar dari pelatihan yang didapat selama usia anak-anak dalam kepekaan terhadap hak dan kebutuhan orang lain

19 19 1. Medis 2. Teknik 3. Farmasi 4. Jurnalistik 5. Hukum 6. Administrasi publik 7. Filsafat Awal hayat Akhir hayat Manusia sebagai probandus Pelayanan kesehatan Anak-anak; janin; plasenta Periklanan Pengendalian mutu Penawaran Kontrak kerja Pendirian apotek Distribusi obat Rahasia resep PROBLEM MORAL

20 20 PENDEKATAN ISU MORAL ADA DUA SISI PANDANGAN 1. Pandangan dari sisi MIKRO –berasal dari lingkungan terdekat –problem moral bersifat sederhana –sifatnya terus menerus dan sering menjengkelkan 2. Pandangan dari sisi MAKRO –melibatkan refleksi atas kondisi moral masyarakat YANG BENAR ? Yang diperlukan adalah adanya interaksi berkesinambungan antara kedua pandangan di atas Misal : Bahan baku Proses Produk jadi ( metoda, alat ) PENDEKATAN ISU MORAL ADA DUA SISI PANDANGAN 1. Pandangan dari sisi MIKRO –berasal dari lingkungan terdekat –problem moral bersifat sederhana –sifatnya terus menerus dan sering menjengkelkan 2. Pandangan dari sisi MAKRO –melibatkan refleksi atas kondisi moral masyarakat YANG BENAR ? Yang diperlukan adalah adanya interaksi berkesinambungan antara kedua pandangan di atas Misal : Bahan baku Proses Produk jadi ( metoda, alat )

21 21 CONTOH KASUS MORAL 1. Petugas Q.C menemukan ketidakberesan suatu alat produksi. Kemudian dia memberi tanda pada alat agar tidak dipakai dulu dan diperbaiki. Manajer produksi melihat bahwa tanda itu tidak perlu, karena hanya masalah kecil. Tujuannya agar produksi tetap jalan. Petugas QC protes, tetapi malah dikenai sangsi indisipliner PENDEKATAN MASALAH SISI MIKRO 2. Suatu pabrik akan memperluas lahan produksinya. Realisasi pembangunannya diserahkan pada sebuah kontraktor. Dalam desain pabrik yang dibuat berfokus utamanya pada kenyamanan dan keamanan pegawai. Ternyata setelah digunakan menimbulkan pengaruh limbah ke masyarakat. Pihak pabrik menyalahkan kontraktor masalah tentang ini. Namun jawab kontraktor, masalah limbah adalah tugas instansi lain PENDEKATAN MASALAH SISI MAKRO CONTOH KASUS MORAL 1. Petugas Q.C menemukan ketidakberesan suatu alat produksi. Kemudian dia memberi tanda pada alat agar tidak dipakai dulu dan diperbaiki. Manajer produksi melihat bahwa tanda itu tidak perlu, karena hanya masalah kecil. Tujuannya agar produksi tetap jalan. Petugas QC protes, tetapi malah dikenai sangsi indisipliner PENDEKATAN MASALAH SISI MIKRO 2. Suatu pabrik akan memperluas lahan produksinya. Realisasi pembangunannya diserahkan pada sebuah kontraktor. Dalam desain pabrik yang dibuat berfokus utamanya pada kenyamanan dan keamanan pegawai. Ternyata setelah digunakan menimbulkan pengaruh limbah ke masyarakat. Pihak pabrik menyalahkan kontraktor masalah tentang ini. Namun jawab kontraktor, masalah limbah adalah tugas instansi lain PENDEKATAN MASALAH SISI MAKRO

22 22 3. Bagian R & D membuat rencana produk baru. Rencana baru dijalankan, bagian pemasaran sudah mempromosikan dalam bentuk iklan yang menggebu. Asumsi masyarakat produk telah tersedia di pasaran dengan kualitas yang dapat diandalkan.. Faktanya, produk tidak ada di pasaran, sehingga masyarakat menuntut ke pabrik. Akibatnya bagian R & D menyalahkan pada bagian pemasaran. Disisi lain bagian pemasaran menuding bagian R&D dengan anggapan kerja yang lambat. PENDEKATAN MASALAH SISI MIKRO DAN MAKRO

23 23 KASUS CHALENGER 1. Segel/sederhana penyambung kedua segmen roket pendorong tidak berhasil menahan gas panas dari bahan bakar 2. Keputusan 14 ilmuwan di MORTON THIOKOL pada malam sebelum peluncuran adalah penundaan peluncuran pesawat 3. Walaupun demikian kesepakatan Manajer puncak THIOKOL dan EKSEKUTIF NASA adalah tetap meluncurkan pesawat 4. Akibatnya terjadi kematian seluruh awak pesawat Siapa yang bertanggung jawab atas musibah ini ? Bagaimana peristiwa tragis itu dapat dicegah ?

24 Contoh kasus Ada seorang pasien kanker stadium lanjut, sudah sekarat, tidak bisa makan. Keluarganya menebus resep obat tablet (salut). Harga sangat mahal. Lalu apoteker bertanya ttg kondisi pasien. Kemudian apt menelpon dokter ttg hal tsb. Dokter menjawab, terserah…. Apa yang harus dilakukan oleh Apt tsb? Ada seorang pasien kanker stadium lanjut, sudah sekarat, tidak bisa makan. Keluarganya menebus resep obat tablet (salut). Harga sangat mahal. Lalu apoteker bertanya ttg kondisi pasien. Kemudian apt menelpon dokter ttg hal tsb. Dokter menjawab, terserah…. Apa yang harus dilakukan oleh Apt tsb? 24

25 25 ILMUWAN ATASANKOLEGA KELUARGA LINGKUNGAN GLOBAL PERUSAHAAN LAIN PASIEN, MASYARAKAT HUKUM, PEMERINTAH, INSTANSI POLITIK ORGANISASI PROFESI KONTEKS PERSELISIHAN PROFESIONAL YANG MUNGKIN DIHADAPI OLEH ILMUWAN

26 26 ISU MORAL DAPAT TERJADI ANTARA : 1.PERSON DENGAN PERSON 2.PERSON DENGAN INSTITUSI 3.INSTITUSI DENGAN INSTITUSI

27 27 Sikap ilmiah - Bukan membahas tentang tujuan ilmu - Bagaimana cara untuk mencapai ilmu yang bebas dari prasangka / kepentingan pribadi dan dapat dipertanggungjawabkan secara sosial dan keagamaan Sikap ilmiah - Bukan membahas tentang tujuan ilmu - Bagaimana cara untuk mencapai ilmu yang bebas dari prasangka / kepentingan pribadi dan dapat dipertanggungjawabkan secara sosial dan keagamaan


Download ppt "1 ILMU, PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI MANUSIA DAN LINGKUNGAN ETIKA PROFESI ETIKA DAN PERILAKU."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google