Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1 BAB III STRUKTUR – TINGKAT PERSAINGAN 1.Pengantar –Definisi Pasar –Tiga elemen dalam struktur pasar (pangsa pasar, konsentrasi, dan hambatan). 2.Definisi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1 BAB III STRUKTUR – TINGKAT PERSAINGAN 1.Pengantar –Definisi Pasar –Tiga elemen dalam struktur pasar (pangsa pasar, konsentrasi, dan hambatan). 2.Definisi."— Transcript presentasi:

1 1 BAB III STRUKTUR – TINGKAT PERSAINGAN 1.Pengantar –Definisi Pasar –Tiga elemen dalam struktur pasar (pangsa pasar, konsentrasi, dan hambatan). 2.Definisi Pasar Satu kelompok penjual dan pembeli yang melakukan interaksi ekonomi (jualbeli) produk berupa barang atau jasa dan antarproduk dapat disubstitusikan (produk dan luas pasar). –elastisitas silang, informasi, dan keputusan produsen. –perbandingan biaya transportasi dan nilai produk, jarak pengiriman produk, dan rasio kapal masuk dan kapal keluar (10% dari kebutuhan konsumsi dan 10% dari kemampuan produksi).

2 2 BAB III STRUKTUR – TINGKAT PERSAINGAN 3.Elemen Stuktur Pasar –Pangsa Pasar Sumber keuntungan perusahaan (sebagai tujuan) Rate of capital = a + bM =  –a: biaya modal perusahaan –b: sudut kemiringan garis (kondisi permintaan dan skala ekonomi) –M: pangsa pasar – : rate of return modal perusahaan –Konsentrasi Merupakan kombinasi pangsa pasar dari perusahaan oligopolis (2 sampai dengan 8 perusahaan) Hubungan positif antara tingkat konsentrasi dan  Faktor tingkat konsentrasi (derajat oligopoli, erat/ tidak erat antara derajat dan efek saling ketergantungan, dan struktur internal kelompok)

3 3 BAB III STRUKTUR – TINGKAT PERSAINGAN 3. Elemen Struktur Pasar –Hambatan TB dan LB, tingkatan hambatan, dan kompleksitas hambatan. Technical barrier to entry –Penguasaan input strategis –Sempitnya pasar –Skala ekonomis –Merger –Inovasi Legal barrier to entry –Hak monopoli –Hak franchising –Hak paten

4 4 BAB III STRUKTUR – TINGKAT PERSAINGAN 4.Tingkat dan Konsep Persaingan Parsial –Perusahaan Dominan Mampu menguasai 40% pangsa pasar. Apabila pangsa pasar naik menjadi 100% maka keuntungan meningkat menuju taraf monopoli. Mempengaruhi terhadap kenaikan harga untuk memperoleh keuntungan dan diskriminasi harga. Joseph Schumpeter (creative destruction, 1944) bahwa dominasi pasar akan sebaik monopoli murni karena inovasi, dominasi, keuntungan, monopoli, inovasi baru, perusahaan dominan baru dan seterusnya. –Oligopoli Oligopoli ketat (tindakan tergantung pesaing). Persaingan Berkelanjutan, Kesepakatan, Dorongan Berkoalisi karena kesamaan kondisi, pengenalan sepanjang waktu, dan konsentrasi. Kolusi langsung (OPEC) dan kolusi tersamar (harga sejajar atau harga isyarat).

5 5 BAB III STRUKTUR – TINGKAT PERSAINGAN 4.Tingkat dan Konsep Persaingan Parsial –Persaingan Monopolistis (oligopoli longgar) Kurva permintaan landai (D di atas AC dan D di bawah atau samadengan AC) gambar 3.5). Produk berbeda sehingga ada pilihan konsumen. Pesaing bebas masuk pasar karena laba lebih di atas laba normal. Tidak ada ketergantungan antarindividu perusahaan. D di atas AC maka ada pesaing masuk. D di bawah atau samadengan AC maka perusahaan bertahan karena keuntungan > PPS. Biaya dan harga lebih tinggi daripada PPS (manfaat dari harga ekstra yang dibayar). Kapasitas menganggur (kapasitas dan harga unutk layanan yang memuaskan). –Indeks Konsentrasi Untuk mengetahui ciri-ciri struktur pasar (tabel 3.2 dan tabel 3.3)


Download ppt "1 BAB III STRUKTUR – TINGKAT PERSAINGAN 1.Pengantar –Definisi Pasar –Tiga elemen dalam struktur pasar (pangsa pasar, konsentrasi, dan hambatan). 2.Definisi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google