Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Probosuseno SMF Geriatri RS Dr Sardjito/ Bag Penyakit Dalam FK UGM Seminar Seminar Telaah Profesional Penyakit Medik Kompromis Pada Tindakan Bedah Mulut.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Probosuseno SMF Geriatri RS Dr Sardjito/ Bag Penyakit Dalam FK UGM Seminar Seminar Telaah Profesional Penyakit Medik Kompromis Pada Tindakan Bedah Mulut."— Transcript presentasi:

1 Probosuseno SMF Geriatri RS Dr Sardjito/ Bag Penyakit Dalam FK UGM Seminar Seminar Telaah Profesional Penyakit Medik Kompromis Pada Tindakan Bedah Mulut Minor” Penyelenggara PABMI Pengwil DIY Di Sheraton Hotel Yogyakarta, Sabtu 13 September 2014 Probosuseno SMF Geriatri RS Dr Sardjito/ Bag Penyakit Dalam FK UGM Seminar Seminar Telaah Profesional Penyakit Medik Kompromis Pada Tindakan Bedah Mulut Minor” Penyelenggara PABMI Pengwil DIY Di Sheraton Hotel Yogyakarta, Sabtu 13 September 2014

2 Probosuseno, dr, SpPD, K-Ger, FINASIM 52 tahun, ibunda Hj. Waliyatun, ayahanda H. S Alimurjoko istri drg. SITI ROHMI, anak 6 Kepala Klinik Geriat RSUP Dr Sardjito Lektor Kepala IPD FK UGM/ dokter pendidik klinis Depkes dr, SpPD, K-Ger di FK UGM Mhs S1 STIE SBI Yogyakarta, S3 FK UGM Pengurus IDI DIY, PAPDI,Pergeri, AAzI, PERGEMI, AKHI, IPSI, MPI, MUI Kab Temanggung Hobi: Nyanyi, Lukis, Puisi, Momong anak, pengajian, Seni Beladiri, Nulis Probosuseno, dr, SpPD, K-Ger, FINASIM 52 tahun, ibunda Hj. Waliyatun, ayahanda H. S Alimurjoko istri drg. SITI ROHMI, anak 6 Kepala Klinik Geriat RSUP Dr Sardjito Lektor Kepala IPD FK UGM/ dokter pendidik klinis Depkes dr, SpPD, K-Ger di FK UGM Mhs S1 STIE SBI Yogyakarta, S3 FK UGM Pengurus IDI DIY, PAPDI,Pergeri, AAzI, PERGEMI, AKHI, IPSI, MPI, MUI Kab Temanggung Hobi: Nyanyi, Lukis, Puisi, Momong anak, pengajian, Seni Beladiri, Nulis Assalaamu;alaikum

3 KITA INGIN BERUBAH

4 INGININGIN LEBIH BAIK 3 senang, SeTaMan Penghalang  4 Sakit-Miskin-Tidak tahu-Tergoda

5 Kenapa Sakit? Bawaan lahir probosuseno, 2014 Defisiensi, Degeneratif Pikiran Autoimun Metabolik Infeksi; Iatrogenesis Trauma; Tumor – Kanker; Tak dipakai yg seharusnya Dokter Gigi melayani: Penyakit tunggal? Lokal? Berpenyakit banyak ?...sistemik?

6 Sakit itu tidak enak ! Dapat diderita semua umur Ada  dibersihkan, ditambal, dikawat, dihaluskan, dicabut dan atau harus dibedah. Sakit itu tidak enak ! Dapat diderita semua umur Ada  dibersihkan, ditambal, dikawat, dihaluskan, dicabut dan atau harus dibedah.

7 Problem Gi-lut Karena Atau Menyebabkan Dengan Problem Sistemik Pendekatan Utuh

8 Problem Gigi-Mulut pada usia lanjut Kenapa Sakit ? Karena  proses menua? proses penyakit? Akibat 1.Penderitaan (OS & kel) 2.Kualitas Hidup, Sos-ek, dll Kenapa Sakit ? Karena  proses menua? proses penyakit? Akibat 1.Penderitaan (OS & kel) 2.Kualitas Hidup, Sos-ek, dll

9 Tindakan Gigi-Mulut pada usia lanjut Pencabutan sederhana Pencabutan Gigi dengan pembedahan Kelanjutan & Komplikasi Pencabutan Gigi Apa yang membedakan dengan yang bukan usia lanjut? Pencabutan sederhana Pencabutan Gigi dengan pembedahan Kelanjutan & Komplikasi Pencabutan Gigi Apa yang membedakan dengan yang bukan usia lanjut? Gordon W Pedersen, 1996

10 Tindakan Gigi-Mulut pada usia lanjut Mencabut ? Bedah ? Apa yang membedakan ?  organ menurun & gejala tak khas, komplikasi Mencabut ? Bedah ? Apa yang membedakan ?  organ menurun & gejala tak khas, komplikasi

11 Pasien usia lanjut  penurunan cadangan fisiologisnya (kapasitas fungsionalnya berkurang 1 % pertahun sesudah usia 30 tahun)

12 UMUR latihan 50% 100% akut kronik Pasien Dokter Gigi

13 Perubahan fisiologis pada usia tua

14 presentasi atipikal, multipatologis, ada gangguan imunitas. presentasi atipikal, multipatologis, ada gangguan imunitas.

15

16 Pembedahan butuh  anestesi baik lokal ataupun general. Demi keamanan selama dan pasca operasi butuh kondisi pasien yang benar-benar memungkinkan operasi (terkait darah, jantung, ginjal, liver, dll). Pembedahan butuh  anestesi baik lokal ataupun general. Demi keamanan selama dan pasca operasi butuh kondisi pasien yang benar-benar memungkinkan operasi (terkait darah, jantung, ginjal, liver, dll).

17 Penanganan yang TEPAT Outcome clinic (luaran) memuaskan (bagi pelanggan eksternal dan internal). seharusnya secara holistik, sesuai dan penyebabnya, bukan hanya simptomatik. Outcome clinic (luaran) memuaskan (bagi pelanggan eksternal dan internal). seharusnya secara holistik, sesuai dan penyebabnya, bukan hanya simptomatik.

18 Pre-optimisation Pengukuran fisiologis dan perawatan sebelum operasi, terutama yang bertujuan untuk meningkatkan output jantung seseorang dan pengiriman oksigen.

19

20 Beberapa kondisi yang harus dipertimbangkan karena pasien Usia Lanjut yang berpenyakit

21 KAITAN MEDIS  Penyakit Sistemik Penyakitnya? Tindakannya? Anemia  Hb 8 Leukemia/MDS  Polisitemia  tak ada yg khusus Osteoporosis  implan bukan KI Trombositopenia  > , pantau ssd 24 jam

22 Jantung  jenis AMI/non AMI? Functional Class...oksigen, posisi, jk pasien cemas  anti anxiety Stroke  tensi, aspirin DM  gds? Hepatitis  Sakit Ginjal  ssd HD? Obat strep, genta, neo dll 

23 Untuk pencegahan infeksi endokarditis bakterial,  bedah rahang, gigi, tonsil dan saluran nafas,  antibiotik 1 jam sebelum tindakan penisilin G 1 juta unit + PP unit lalu dilanjut penisilin V 4X500 mg/hari selama 3-5 hari, ATAU KAITAN MEDIS  Penyakit Sistemik

24  jika alergi penisilin berikan 2 – 1,5 jam sebelum tindakan Eritromisin gram per oral susul 4X500 mg/hari 3-5 hari sesudahnya. ATAU

25  Vancomycin 1 gram iv diberikan selama menit lalu diteruskan dengan eritromisin 4X500 mg/hr selama 3-5 hari, ATAU

26  Amoksisilin 2 gram p.o 1 jam sebelum tindakan, ATAU Ampisilin 2 gram i.v, ATAU Clindamisin 600 mg ATAU Cephalexin 2 gram ATAU Cefadroxil 2 gram. ATAU Azithromisin 500 mg ATAU Clarithromycin 500 mg p.o. sebelum tindakan

27 pengguna obat antikoagulan atau penyakit gangguan perdarahan, hentikan pemakaian ASPIRIN 7 hari sebelum tindakan, jika menggunakan WARFARIN hentikan 4-5 hari sebelum tindakan, jika menggunakan sampai 1 hari sesudahnya.

28 –Pengguna cortikosteroid hentikan 2-4 hari sebelum tindakan. KAITAN MEDIS  Penyakit Sistemik

29 KATEGORI RISIKO DM RENDAH Kontrol metabolik baik Kontrol metabolik baik Tidak ada komplikasi Tidak ada komplikasi GDP < 200 mg% GDP < 200 mg% HBA1c < 7 % HBA1c < 7 % MODERAT Kontrol metabolik baik Kontrol metabolik baik Ada komplikasi Ada komplikasi GDP < 250 mg% GDP < 250 mg% HBA1c % HBA1c % TINGGI Kontrol metabolik jelek Kontrol metabolik jelek Gejala (+) Gejala (+) Komplikasi (+) Komplikasi (+) GDP > 250 mg % GDP > 250 mg % HBA1c > 9 % HBA1c > 9 % Tunda Konsultasi medik Normal + insulin, hospital Normal Sedasi

30 HEPATITIS  MANAGEMEN DENTAL 1.Setiap pasien dengan riwayat hepatitis  diprlakukan sebagai potensial infeksi. 2.Dental health care workers  vaksinasi HB 3.Kategori Risiko :  Risiko Rendah  Riwayat Hepatitis A, GOT/GPT normal, Antigen Hepatitis negatif  Riwayat Hepatitis B, GOT/GPT normal, Antigen Hepatitis negatif  Riwayat Hepatitis C, GOT/GPT normal, Antigen Hepatitis negatif  Risiko Tinggi  HbsAg positif  Tes fungsi hati abnormal  Tanda klinis hepatitis

31 PASIEN RISIKO RENDAH : Prosedur dental normal, masker dan sarung tangan. PASIEN RISIKO TINGGI : 1. Tindakan dental dilakukan terakhir 2. Hindari exposure terhadap darah dan sekresi oral 3. Kalau tindakan elektif  ditunda dulu 4. Prosedur sterilisasi yang baik 5. Sarung tangan ganda dan masker 6. Alat yang disposible 7. Imunoglobulin bagi petugas

32 KELAS RISIKO GANGGUAN JANTUNG OPERASI NON - JANTUNG 1. Risiko Tinggi ( > 5 % )  Operasi darurat pada usia lanjut  Operasi lama (ortopedik) 2. Risiko Sedang ( 1 – 5 % )  Operasi kepala dan leher  Operasi dada dan perut  Operasi prostat 3. Risiko rendah ( < 1 % )  Prosedur superfisial  Operasi katarak  Endoskopi  Operasi mamae

33 Penangaan yg Tepat dilakukan mandiri dan atau kerjasama dengan yg kompeten, demi keselamatan pasien (sekaligus demi keamanan kita selaku praktisi medis dari jerat hukum dan imbas lain dibidang ekonomi, sosial, dll). Obat dan alat emergensi minimal disiapkan berjaga dari kemungkinan terburuk yang bisa terjadi diluar perkiraan (syok anafilaksi). dilakukan mandiri dan atau kerjasama dengan yg kompeten, demi keselamatan pasien (sekaligus demi keamanan kita selaku praktisi medis dari jerat hukum dan imbas lain dibidang ekonomi, sosial, dll). Obat dan alat emergensi minimal disiapkan berjaga dari kemungkinan terburuk yang bisa terjadi diluar perkiraan (syok anafilaksi).

34 Mengingat, memohon pertolongan mendekat kepada Allah...Tuhan Yang Maha Perkasa setiap akan-selama-setelah menjalankan aktivitas selalu praktisi medis doa, zikir, sedekah, zakat, dll Mengingat, memohon pertolongan mendekat kepada Allah...Tuhan Yang Maha Perkasa setiap akan-selama-setelah menjalankan aktivitas selalu praktisi medis doa, zikir, sedekah, zakat, dll Penangaan yg Tepat

35 DEMI MASA…… gunakan 5 kesempatan sebelum datang 5 1.hidupmu sebelum datang matimu 2.dan sehatmu sebelum sakitmu 3.dan senggangmu sebelum sibukmu 4.dan mudamu sebelum tuamu 5.dan mampumu sebelum miskinmu

36 Terima kasih Dan Mohon maaf


Download ppt "Probosuseno SMF Geriatri RS Dr Sardjito/ Bag Penyakit Dalam FK UGM Seminar Seminar Telaah Profesional Penyakit Medik Kompromis Pada Tindakan Bedah Mulut."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google