Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Sebuah aktiva yang dibeli PT”Trans” pada Juli 2008 Rp 50 juta dijual pada akhir November 2010 Rp 30 juta. Hitung: a. Penyusutan dengan metode garis lurus.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Sebuah aktiva yang dibeli PT”Trans” pada Juli 2008 Rp 50 juta dijual pada akhir November 2010 Rp 30 juta. Hitung: a. Penyusutan dengan metode garis lurus."— Transcript presentasi:

1 Sebuah aktiva yang dibeli PT”Trans” pada Juli 2008 Rp 50 juta dijual pada akhir November 2010 Rp 30 juta. Hitung: a. Penyusutan dengan metode garis lurus menurut akuntansi komersiil ! b. Penyusutan dengan metode garis lurus menurut akuntansi perpajakan ! c. Besarnya keuntungan atau kerugian dng metode garis lurus dari penjualan tersebut menurut akuntansi komersiil dan menurut akuntansi perpajakan! d. Penyusutan dengan metode saldo menurun menurut akuntansi komersiil ! e. Penyusutan dengan metode saldo menurun menurut akuntansi perpajakan ! f. Besarnya keuntungan atau kerugian dng metode saldo menurun dari penjualan tersebut menurut akuntansi komersiil dan menurut akuntansi perpajakan!

2 50 Juta disusut selama 4 tahun dengan metode garis lurus (Akuntansi Komersiil). Sehingga dalam satu tahun beban penyusutannya sebesar = 50 juta/4 tahun = 12,5 juta. Tahun 1 (Juli 2008 – Juli 2009) = 12,5 Juta Tahun 2 (Juli 2009 – Juli 2010) = 12,5 Juta Tahun 3 (Juli 2010 – Nov 2010) = (5 bulan:12 bulan) X 12,5 Juta = ,33 Total Penyusutan = ,33

3 Bila akan digunakan untuk AJP: Tahun 1 (Juli 2008 – Des 2008) = 6/12 x 12,5 Juta = Tahun 2 (Jan 2009 – Des 2009) = Tahun 3 (Jan 2010 – Nov 2010) = 11/12 X 12,5 Juta = ,33 Total Penyusutan = ,33

4 50 Juta disusut selama 4 tahun dengan metode garis lurus (Akuntansi Perpajakan, Tarif=25% per tahun karena Aktiva Golongan 1). Sehingga dalam satu tahun beban penyusutannya sebesar = 50 juta x 25% = 12,5 juta. Tahun 1 (Juli 2008 – Des 2008) = 12,5 Juta Tahun 2 (Jan 2009 – Des 2009) = 12,5 Juta Tahun 3 (Jan 2010 – Nov 2010) = 0 (Tidak menjadi tanggungan penjual) Total Penyusutan =

5  Akuntansi Komersial Harga Jual = 30 Juta Nilai Buku = Harga Beli – Penyusutan Nilai Buku = 50 Juta ,33 = ,67 Keuntungan = Harga Jual – Nilai Buku = 30 Juta – ,67 = ,33

6  Akuntansi Perpajakan Harga Jual = 30 Juta Nilai Buku = Harga Beli – Penyusutan Nilai Buku = 50 Juta – 25 Juta = 25 Juta Keuntungan = Harga Jual – Nilai Buku = 30 Juta – 25 Juta =

7 50 Juta disusut dengan saldo menurun dengan penyusutan 50% per tahun. Tahun 1 (Juli 2008 – Juli 2009) = 50 Juta x 50% = 25 Juta Tahun 2 (Juli 2009 – Juli 2010) = (50-25 juta) X 50% = 12,5 Juta Tahun 3 (Juli 2010 – Nov 2010) = (5 bulan:12 bulan) X 50% x (25-12,5 Juta) = ,67 Total Penyusutan = ,67

8 Bila akan digunakan untuk AJP: Tahun 1 (Juli 2008 – Des 2008) = 6/12 x 50% x 50 Juta = Tahun 2 (Jan 2009 – Des 2009) → (Jan – Juli) = 6/12 x 50% x 50 Juta = (Juli – Des) = 6/12 x 50% x 25 juta = Tahun 3 (Jan 2010 – Nov 2010) → (Jan – Juli) = 6/12 x 50% x 25 Juta = (Juli – Nov) = 5/12 x 50% x 12,5 Juta= ,67 Total Penyusutan = ,67

9 50 Juta disusut selama 4 tahun dengan metode Saldo Menurun(Akuntansi Perpajakan, Tarif=50% per tahun karena Aktiva Golongan 1). Tahun 1 (Juli 2008 – Des 2008) = 50% x 50 Juta = 25 Juta Tahun 2 (Jan 2009 – Des 2009) = 50% x 25 Juta = 12,5 Juta Tahun 3 (Jan 2010 – Nov 2010) = 0 (Tidak menjadi tanggungan penjual) Total Penyusutan =

10  Akuntansi Komersial Harga Jual = 30 Juta Nilai Buku = Harga Beli – Penyusutan Nilai Buku = 50 Juta ,67 = ,33 Keuntungan = Harga Jual – Nilai Buku = 30 Juta – ,33 = ,67

11  Akuntansi Perpajakan Harga Jual = 30 Juta Nilai Buku = Harga Beli – Penyusutan Nilai Buku = 50 Juta – 37,5 Juta = 12,5 Juta Keuntungan = Harga Jual – Nilai Buku = 30 Juta – 12,5 Juta =

12 TanggalKeteranganDebetKredit Nov 2010Kas Akum.Penyst Aktiva ,67 Aktiva PPN 16D Laba Penjualan Aktiva ,67 TanggalKeteranganDebetKredit Des 2010PPN 16 D Kas Jurnal saat penyetoran PPN 16 D

13 Atas perbedaan besarnya laba penjualan aset yang terjadi akuntansi komersiil dan pajak, maka perusahaan tidak perlu membuat jurnal penyesuaian.Perbedaan pengakuan besarnya laba penjualan aset tersebut menimbulkan beda tetap/beda permanen antara pajak dan akuntansi. Untuk itu perusahaan harus melakukan koreksi negatif pada rekonsiliasi fiskal pada pengisian SPT sebesar: Koreksi Negatif = , = ,67

14 Koreksi Negatif apabila perrhitungan laba akuntansi (komersiil) lebih besar dibanding perhitungan laba dng pajak. Apabila kondisi sebaliknya maka disebut Koreksi Positif.

15 AKTIVA LAIN-LAIN Akuntansi Perpajakan - Suranto, S.Pd, M.Pd

16 AMORTISASI Adalah proses penyusutan aset tidak berwujud dalam akuntansi dan perpajakan.

17 SOAL Pak Baskoro pada tanggal 1 Januari 2010 mengeluarkan uang sebesar (belum termasuk PPN dan PPh) untuk memperoleh waralaba “Wong Solo” selama 4 tahun. a. Hitunglah Amortisasi-nya dengan metode garis lurus dan metode saldo menurun b. Buatlah Jurnal akuntansi pajak untuk transaksi tersebut apabila perusahaan pak Baskoro menggunan metode saldo menurun. c. Buatlah jurnal akuntansi pajak untuk penyetoran pajak PPh. d. Buatlah jurnal akuntansi pajak untuk pihak “Wong Solo”.


Download ppt "Sebuah aktiva yang dibeli PT”Trans” pada Juli 2008 Rp 50 juta dijual pada akhir November 2010 Rp 30 juta. Hitung: a. Penyusutan dengan metode garis lurus."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google