Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1. Lingkungan abiotik (benda mati) : a. Bangunan fisik : pagar, gedung, halaman, lapangan olahraga, tempat bermain,kebun, sungai, kamar mandi, kakus,

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1. Lingkungan abiotik (benda mati) : a. Bangunan fisik : pagar, gedung, halaman, lapangan olahraga, tempat bermain,kebun, sungai, kamar mandi, kakus,"— Transcript presentasi:

1

2 1. Lingkungan abiotik (benda mati) : a. Bangunan fisik : pagar, gedung, halaman, lapangan olahraga, tempat bermain,kebun, sungai, kamar mandi, kakus, kantin, dan warung. b. Lingkungan fisik : temperatur, kelembapan, kebisingan, tekanan udara, radiasi, getaran. 2. Lingkungan biotik (makhluk hidup) : tanaman dan hewan. Hewan dapat berperan sbg(pet animal), hewan ternak, vektor penyakit, dan hospes.

3  Lingkungan nonfisik (mental dan sosial) : hubungan timbal balik antara individu dengan masyarakat sekitarnya.

4  Dapat memberikan dampak positif terhadap kesehatan, bila lingkungan fisik ideal  rasa nyaman dlm beraktivitas  produktif  Dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan, bila…..

5  Ideal  terasa nyaman dalam beraktifitas (suhu kamar, o C)  Suhu lingkungan tergantung iklim di suatu daerah (tergantung letak daerah thd matahari): Tropis, Sub Tropis, Kutub  Suhu ruangan tergantung dr iklim dan aktifitas di ruang tsb (misal pabrik)  Agar nyaman  manusia menciptakan kondisi tersebut (AC, kipas angin, pemanas ruangan)

6  Suhu panas  Suhu dingin

7  Biasanya terjadi di iklim subtropis (saat musim panas dg kondisi ekstrim)  Suhu lingkungan tinggi  Heat related illness and death  Manusia menderita heat rellated illness ketika tubuhnya tidak dapat beradaptasi. Pada suhu panas biasanya tubuh akan mengeluarkan keringat untuk mendinginkannya. Namun jika kelembapan tinggi, tubuh tidak dapat segera melepaskan keringat, akibatnya suhu tubuh akan segera naik, dan dapat merusak otak dan organ vital lainnya.

8  Age (>65 th, bayi dan balita)  obesity,  fever,  dehydration,  heart disease,  mental illness,  poor circulation,  sunburn,  drug and alcohol use.

9 (1) heat rush (2) sunburn (3) heat exhausted (4) heat cramps (5) heat stroke (Tugas! Membuat ppt tentang heat related illness  definisi, tanda, gambar) (Tugas! Membuat ppt tentang heat related illness  definisi, tanda, gambar)

10  Aklimatisasi dg menggunakan AC. Selama kondisi extreme heat habiskan waktu di ruangan ber-AC.  Menambah asupan air minum dan isotonik  Jangan minum minuman beralkohol  Mengurangi aktivitas fisik (istirahat / tidur)  Mengenakan pakaian yg nyaman (bahan katun)

11  Biasanya terjadi di iklim subtropis (saat musim dingin dg kondisi ekstrim)  Suhu lingkungan rendah  cold related problems  Saat suhu lingkungan rendah + angin kencang, panas tubuh dapat hilang.

12  Desain rumah yg tidak dilengkapi pemanas  Listrik padam saat winter  icy environment

13 (6) Hypothermia (7) Frosbite (8) Chilblain (9) Trenchfoot (Tugas! Membuat ppt mengenai cold related problems  definisi, tanda, gambar) (Tugas! Membuat ppt mengenai cold related problems  definisi, tanda, gambar)

14  Aklimatisasi dg menggunakan pemanas ruangan, menggunakan listrik (heater) atau fireplaces.  Mengenakan pakaian tebal

15 15  Mengakibatkan kelelahan pada mata;  Iritasi, mata berair, mata merah, sakit kepala, contrast sensitivity, akomodasi menurun  Pengendalian :  Sumber pencahayaan: intensitas, sumber cahaya, efisiensi & efektivitasnya  Keadaan lingkungan tempat kerja: luas, jendela, langit2/dinding  Tenaga kerja: kemampuan penglihatannya, kondisi kesehatan

16 16  Bising: suara yg tidak dikehendaki  Efek /gangguan kebisingan: › (10) Gangguan Fisiologis › (11) Gangguan Psikologis › (12) Gangguan Patologis Organis  Pengendalian › Substitusi › Eliminasi › Administrasi (Tugas! Membuat ppt mengenai efek kebisingan  definisi, tanda, gambar)

17 17  Tekanan udara tinggi dapat dijumpai pada kedalaman laut dan penggalian terowongan.  Tekanan total semua gas akan mengalami kenaikan sesuai dengan tingkat kedalaman.  Pengecilan volume gas, merupakan pengaruh penting dari kedalaman. tingginya tekanan akan mengakibatkan mengecilnya rongga udara dalam paru- paru (tekanan alveolus), sehingga mengakibatkan kerusakan yang serius

18  (13) Narkosis Nitrogen  (14) Keracunan Oksigen  (15) Keracunan CO2  (16) Helium bertekanan tinggi  (17) Penyakit dekompresi (Tugas! Membuat ppt mengenai efek hiperbarik  definisi, tanda, gambar) (Tugas! Membuat ppt mengenai efek hiperbarik  definisi, tanda, gambar)

19  Persiapkan perlengkapan sebaik mungkin (sesuai standar) yang berlaku sebelum melakukan penyelaman. (mengenakan SCUBA)  Pada kasus terjadinya hiperbarik yang berpengaruh tehadap kesehatan tubuh dapat dilakukan terapi oksigen hiperbarik

20  Getaran, akibat terpajan terhadap getaran dapat menimbulkan (18)Raynaud Syndrome (Tugas! Membuat ppt mengenai raynaud syndrome  definisi, tanda, gambar) (Tugas! Membuat ppt mengenai raynaud syndrome  definisi, tanda, gambar)

21 21 › (19) Radiasi non pengion: UV light, infra merah, microwave (gelombang mikro)  Efek kesehatan: gangguan mata (sementara-permanen), gangguan pada kulit › (20) Radiasi pengion: sinar X, sinar α, sinar β, dll  Efek akut: syndrom SSP, gangguan pencernaan, gangguan hemopoetik  Efek kronis: karsinogenesis, kerusakan genetik › Pengendalian:  Tempatkan sumber radiasi secara benar (mis: ruang isolasi)  Lindungi operator dgn APD

22  (Tugas! Membuat ppt mengenai efek yg ditimbulkan oleh radiasi pengion dan non ion  definisi, tanda, gambar)  Kelas dibagi menjadi 20 kelompok, tugas dikumpulkan dalam bentuk hardcopy (1 halaman 6 slide), dan softcopy (1 CD) selambatnya tanggal 23 Desember 2011 di r. dosen kesling.


Download ppt "1. Lingkungan abiotik (benda mati) : a. Bangunan fisik : pagar, gedung, halaman, lapangan olahraga, tempat bermain,kebun, sungai, kamar mandi, kakus,"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google