Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Muhammad Fathurrohman, M.Pd.I. Penetapan KKM (kreteria Ketuntasan belajar minimal)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Muhammad Fathurrohman, M.Pd.I. Penetapan KKM (kreteria Ketuntasan belajar minimal)"— Transcript presentasi:

1 Muhammad Fathurrohman, M.Pd.I. Penetapan KKM (kreteria Ketuntasan belajar minimal)

2 PENETAPAN KKM ANALISIS PENCAPAIAN KKM ANALISIS PENCAPAIAN KKM

3 Tujuan Analisis : mengetahui tingkat ketercapaian KKM yang telah ditetapkan. Manfaat Analisis : Sebagai dasar untuk menetapkan KKM pada semester/tahun berikutnya

4 KKM ditetapkan pada awal tahun pelajaran KKM ditetapkan oleh forum MGMP sekolah/madrash Nilai KKM dinyatakan dalam bentuk bilangan bulat dengan rentang 0 – 100 Nilai ketuntasan belajar maksimal adalah 100 Sekolah/madrasah dapat menetapkan KKM dibawah nilai ketuntasan belajar maksimal KKM yang belum mencapai nilai standar maksimal harus ditingkatkan secara terus menerus Nilai KKM harus dicantumkan dalam LHBS RAMBU-RAMBU

5 MEKANISME / LANGKAH-LANGKAH : KKM INDIKATOR KKM INDIKATOR KKM M P KKM M P KKM S K KKM S K KKM K D KKM K D

6 Kompleksitas (TINGKAT KESULITAN & KERUMITAN MATERI DALAM PENCAPAIAN SK/KD/INDIKATOR) Daya dukung ( KEMAMPUAN/KECUKUPAN SUMBERDAYA PENDUKUNG BAIK MANUSIA/NON MANUSIA) Intake siswa (TINGKAT KEMAMPUAN RATA-RATA) SISWA ) KRITERIA PENETAPAN KKM

7 TINGKAT KOMPLEKSITAS (Kesulitan & Kerumitan MATERI PADA setiap SK/KD/INDIKATOR yang harus dicapai oleh siswa. Tingkat Kompleksitas Tinggi, bila dlm pelaksanaannya menuntut : - Materi dan pencapaian SK/KD sangat sulit, rumit dan komlek - SDM memahami tingkat kompetensi tinggi dan komplek yanghrs dicapai - Menuntut Siswa Berpikir tingkat tinggi, kreatif dan inovatif - Membutuhkan WAKTU cukup lama karena perlu pemahaman, praktik, atau pengulangan - Butuh PENALARAN dan KECERMATAN siswa yang tinggi.

8 KEMAMPUAN dan KECUKUPAN SUMBERDAYA PENDUKUNG: yaitu di dukung oleh visi, misi, tujuan dan program madrasah, ketersediaan, kecukupan dan kesesuaian SDM dan non SDM; seperti Tenaga pendidik, sumber belajar, Media dan alat peraga PBM, sarana dan prasarana pendidikan yang sangat dibutuhkan, Biaya peningkatan mutu dan proses pembelajaran, BOP, manajemen sekolah, kepedulian stakeholders sekolah.

9 INTAKE (TINGKAT KEMAMPUAN RATA-RATA) SISWA : KKM Kelas I MI/SD, VII MTs/SMP, IX MA/SMA didasarkan pada hasil seleksi PSB (PENERIMAAN SISWA BARU), LAPORAN HASIL BELAJAR DI TK, test seleksi masuk atau psikotes KKM Kelas II - VIII didasarkan pada tingkat pencapaian KKM siswa pada LHBS/RAPOR semester atau kelas sebelumnya KKM Kelas X didasarkan pada hasil seleksi PSB, NUN, Rapor kelas 3 MTs/SMP, test seleksi masuk atau psikotes KKM Kelas XI dan XII didasarkan pada tingkat pencapaian KKM siswa pada semester atau kelas sebelumnya

10 Penetapan kkm ada beberapa cara dan format: PENETAPAN KKM : menggunakan Format A Masukan KD dan indikator dalam format Menetapakn rentang nilai satuan (mis; 1- 4 ) untuk kreteria tingkat komplekstis, daya dukung dan intake siswa Menentukan nilai setiap KD-Indikator berdasarkan kreteria komplekstis, daya dukung dan intake siswa yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing madrasah (contoh pada nefasirkan kreteria menjadi nilai) Menghitung nilai KKM setiap KD-indikator Menggabung semua nilai KKM KD-Indikator dalam satu semester/tahun menjadi KKBM MATA PELAJARAN

11 Kompetensi dasar dan Indikator Kriteria Ketuntasan Minimal Kriteria Penetapan Ketuntasan Nilai KKM Kompleksi tas Daya dukung Intake 1.1. Mengenal tata cara bersuci Menjelaskan pengertian bersuci 2.2. Menjelaskan tata cara bersuci 2.3 Menirukan tata cara mensucikan najis. FORMAT A

12 MENAFSIRKAN KRITERIA MENJADI NILAI A. Dengan memberikan point pada setiap kriteria yang ditetapkan : 1. Kompleksitas:- Sangat Tinggi = 1 - Tingi= 2 - Sedang = 3 - Rendah = 4 2. Daya dukung:- Sangat Tinggi = 4 - Tinggi= 3 - Sedang = 2 - Rendah = 1 3. Intake:- Sangat Tinggi= 4 - Tinggi = 3 - Sedang = 2 - Rendah = 1 Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah, daya Dukung tinggi dan intake siswa sedang  nilainya adalah: ( ) x 100 = 75 12

13 Kompetensi dasar dan Indikator Kriteria Ketuntasan Minimal Kriteria Penetapan Ketuntasan Nilai KKM Kompleksi tas Daya dukung Intake 1.1. Mengenal tata cara bersuci Menjelaskan pengertian bersuci 2.2. Menjelaskan tata cara bersuci 2.3 Menirukan tata cara mensucikan najis. FORMAT A Rendah Sedang tinggi sedang tinggisedang tinggi sedang

14 Formula kkm Nilai Kreteria (K+d+I) X 100 = KKM KD-Indikator 12 KKM SK = Rata-2 dari seluruh Jumlah nilai KKM KD-Indikator KKM MP = Rata-2 dari seluruh jumlah KKM SK Nilai Kreteria (K+d+I) X 100 = KKM KD-Indikator 12 KKM SK = Rata-2 dari seluruh Jumlah nilai KKM KD-Indikator KKM MP = Rata-2 dari seluruh jumlah KKM SK

15 B. Dengan menggunakan rentang nilai pada setiap kriteria: 1.Kompleksitas:- Tinggi = Sedang = Rendah = Daya dukung:- Tinggi = Sedang = Rendah = Intake:- Tinggi = Sedang = Rendah = Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas sedang, daya dukung tinggi dan intake sedang  nilainya adalah rata-rata setiap nilai dari kriteria yang kita tentukan. Dalam menentukan rentang nilai dan menentukan nilai dari setiap kriteria perlu kesepakatan dalam forum MGMP

16 Kompetensi dasar dan Indikator Kriteria Ketuntasan Minimal Kriteria Penetapan Ketuntasan Nilai KKM KompleksitasDaya dukung Intake 1.1. Mengenal tata cara bersuci Menjelaskan pengertian bersuci 2.2. Menjelaskan tata cara bersuci 2.3 Menirukan tata cara mensucikan najis. FORMAT B Sedang tinggisedang tinggisedang tinggisedang ,

17 NoMata Pelajaran KKM/SKBMl *) Nilai Hasil Belajar Pengetahuan dan Pemahaman Konsep PraktikSikap/ Afektif AngkaHurufAngkaHurufPredikat 1.Pendidikan Agama a.Al-Qur’an Hadist b.Aqidah Akhlak c.Fiqih d.SKI 75 2.Pendk. Kewarganegaraan75 3.Bhs dan Sastra Indonesia70 4.Bahasa Inggris65 5.Matematika60 6BAHASA ARAB78 LAPORAN HASIL BELAJAR SISWA MADRASAH TSANAWIYAH…….… Nama Siswa: ………………………………… Nomor Induk: ………………………………… Kelas/Semester: XI IA /1 Nama Madrasah : ……………………………… Tahun Pelajaran: ……………………………… PENULISAN KKM PADA LHBS

18

19 CONTOH KKM KEL.KLS/SMTKKMKET. 1VII/160 2VII/166 3VII/2 4 5VIII/1 6 7VIII/261 8VIII/265,75 9IX/163,1 10IX/160,38 11IX/2 12IX/258,9

20 NoMata Pelajaran KRETERIA KETUNTAS AN MINIMAL Nilai Hasil Belajar Pengetahuan dan Pemahaman Konsep PraktikSikap/ Afektif AngkaHurufAngkaHurufPredikat 1Pendidikan Agama76 2.Pendk. Kewarganegaraan75 3.Bhs dan Sastra Indonesia76 4.Bahasa Inggris75 5.Matematika 75 LAPORAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMP DEWO …….… Nama Siswa: ………………………………… Nomor Induk: ………………………………… Kelas/Semester: VII /1 Nama Sekolah : ……………………………… Tahun Pelajaran: ……………………………… PENULISAN KKM PADA LHBS

21 NoMata Pelajaran KRETERIA KETUNTAS AN MINIMAL Nilai Hasil Belajar Pengetahuan dan Pemahaman Konsep PraktikSikap/ Afektif AngkaHurufAngkaHurufPredikat 7.IPA75 8.IPS76 9.SENI BUDAYA77 10.T I K78 11.PEND JASMANI DAN KESEHATAN 76 12MUATAN LOKAL75 LAPORAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK SMP DEWO …….… Nama Siswa: ………………………………… Nomor Induk: ………………………………… Kelas/Semester: VII /1 Nama Sekolah : ……………………………… Tahun Pelajaran: ……………………………… PENULISAN KKM PADA LHBS

22 Inga’-Inga’ Agar lulus dalam verivikasi dan menjadi SSN KKM setiap Mata Pelajaran harus ≥ 75 Penentuan KKM diharapkan memakai dua prosedur di atas.

23


Download ppt "Muhammad Fathurrohman, M.Pd.I. Penetapan KKM (kreteria Ketuntasan belajar minimal)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google