Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 1 5-1 Type DataUkuranNilai Integer2 byteData numerik berupa Bilangan Bulat -32.768 hingga 32.767 Byte1 byteBilangan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 1 5-1 Type DataUkuranNilai Integer2 byteData numerik berupa Bilangan Bulat -32.768 hingga 32.767 Byte1 byteBilangan."— Transcript presentasi:

1 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman Type DataUkuranNilai Integer2 byteData numerik berupa Bilangan Bulat hingga Byte1 byteBilangan bulat positif O hingga 255 Decimal14 byteUntuk menampung nilai pecahan Hingga 28 angka desimal Boolean2 byteMemiliki 2 buah nilai True atau False String10 byte + panjang stringNilai alphanumerik berupa : Huruf, angka dan karakter khusus. Single4 byteData numerik yang memiliki kisaran nilai : E+38 hingga E+38 Double8 byteData numerik yang memiliki kisaran nilai : E+308 hingga E+308 Date8 byteDigunakan untuk menyimpan nilai tanggal 1 januari 100 hingga 31 desember 9999 Currency8 byteDigunakan untuk menyimpan nilai mata uang Long4 byteMirip dengan integer kisarannya : hingga Object4 byteMenyimpan objek seperti form, kontrol, dsb Variant22 byte + panjang stringTipe data yang bisa menyimpan segala tipe data yang berbeda. A.Type Data

2 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 2 B.Operator Operatior adalah perintah yang memanipulasi nilai atau variable dan memberikan suatu hasil. Sedangkan Operan adalah data-data yang dimanipulasi oleh operator untuk memberikan suatu hasil.  Operator Aritmatika Untuk melakukan perhitungan matematika. Macam-macam operator matematika : +, -, *, /, ^, & (atau +)  Operator Perbandingan Untuk membadingkan membadingkan suatu nilai dengan nilai yang lain. Macam-macam operator Pembanding : =, >, =,  Operator Logika Hampir sama dengan operator pembanding, yang fungsinya juga membandingkan dua buah nilai untuk menghasilkan nilai True atau False. Perbedaanya adalah operator l ogika berfungsi “membandingkan perbandingan”. Contoh : (total >10) and (biaya < 100) macam-macam operator logika : And, Or, Not

3 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 3 A[1]A[2]A[3]A[4]A[5]A[6]A[7]A[8]A[9]A[10] C.Array Array adalah sekumpulan variable yang memiliki nama dan tipe data yang sama pula. Karena merupakan kumpulan maka array memiliki anggota atau yang sering disebut sebagai elemen. Elemen array dapat diakses dengan menentukan sebuah nilai indeks integer yang akan digunakan untuk memilih atau menunjuk elemen array tersebut. Contoh penggunaan array adalah pada penyimpanan nilai seorang mahasiswa selama 10 kali mengikuti tes. Ilustrasinya sebagai berikut : Nama variable array di atas adalah A, memiliki 10 elemen. Nilai 1,2,3 … dst adalah nilai indeks untuk menunjuk elemen tertentu. Range yang digunakan pada array berdimensi satu di atas adalah 1 sampai dengan 10. Nilai mahasiswa A pada tes yang ketiga ditunjuk oleh variable A pada indeks ketiga ::: A[3] = 97.

4 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman Statemen Option Base Dalam pemakaian sebuah array kita akan memakai sistem range. Contoh pada array nilai di atas (array A) mengindikasikan sebuah array dengan range 1 sampai merupakan range nilai awal sedangkan 10 merupakan range nilai akhir. Nilai range awal sebuah array, dapat dimulai dengan angka 0 (nol) atau 1 (seperti contoh di atas).Untuk dapat menentukan range awal sebuah array kita dapat menggunakan statemen/perintah Option Base. Format perintahnya adalah : Option Base 0 (untuk nilai awal 0)  default atau Option Base 1(untuk nilai awal 1) 2.Mendeklarasikan Array Seperti halnya variable, maka sebelum digunakan terlebih dahulu array harus dideklarasikan/dibuat. Syntax sbb: Dim namaVariabel (range awal to range akhir) As typeVariabel Contoh : Dim A(1 to 10) as Integer

5 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman Menggunakan Array Setelah dideklarasikan, maka variable array sudah dapat digunakan dan diberikan nilai. Contoh penggunaannya : Dim A[1 to 10] as integer A[1] = 86 A[2] = 90 A[3] = 97 A[4] = 100 A[5] = 98 A[6] = 79 A[7] = 76 A[8] = 55 A[9] = 90 A[10] = 100

6 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman Mengubah dimensi array Untuk mengubah dimensi sebuah array digunakan perintah redim. Syntaksnya sebagai berikut : Dim A( ) as integer ‘diubah menjadi ReDi m A(10 to 15) as integer 5.Fungsi LBOUND dan UBOUND Fungsi LBOUND digunakan untuk mengetahui indeks pertama sebuah array sedangkan fungsi UBOUND digunakan untuk mengetahui indeks terakhir sebuah array. Contoh : Dim awal, akhir as integer Dim A(3 to 9) as integer Awal = Lbound(A) Akhir = Ubound(A) 6.Menghapus Array Untuk menghapus array dapat digunakan perintah ERASE. Contoh : Erase A‘(menghapus array A)

7 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 7 D.Built-In Function VB6 menyediakan cukup banyak procedure yang siap-pakai (built-in) untuk berbagai ‘tugas’. Daftar built-in function yang tersedia pada Visual Basic dapat dilihat melalui Object Browser, caranya klik menu View – Object Browser atau tekan tombol F2 pada keyboard. Sementara untuk melihat deskripsi fungsi Built-in secara detail, misalkan untuk mengetahui penggunaan fungsi ASC( ) caranya adalah : 1.Cari module Strings pada bagian Classes. 2.Lihat daftar pada bagian Member of ‘Strings’yang merupakan kumpulan procedure dengan ‘tugas’ pengolahan data string. 3.Klik nama procedure untuk mengetahui apa ‘tugas’-nya.

8 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 8

9 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 9 FungsiKeteranganContoh Abs()Menghasilkan nilai mutlah positifAbs(-90) = 90 Atn()Nilai arc tangen (dalam radian)Atn(3.14) = Cos()Nilai kosinus (dalam radian)Cos(3.14) = -1 Exp()Nilai basis logaritmaExp(100) = 2,688 Int()Nilai integer saja (bulat)Int(123.45) = 123 Len()Jumlah karakter numerikLen(1234) = 4 Log()Nilai logaritma naturalLog(100) = Round(nilai,x)Membulatkan nilai sebesar x angka dibelakang komaRound(1.26,1) = 1.3 Sin()Nilai sinus(dalam radian)Sin(3.14) = 2,653 Sqr()Akar kuadratSqr(4) = 2 Tan()Nilai tangen (dalam radian)Tan(3.14)= -2,653 1.Fungsi Matematik

10 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 10 FungsiKeterangan Asc(str)Mengubah nilai string menjadi ASCII Chr(int)Merubah nilai ASCII menjadi karakter LCase(str)Merubah menjadi huruf kecil Left(str,int)Mengambil sejumlah huruf dari kiri Len(str)Menghitung panjang string LTrim(str)Memotong spasi disebelah kiri string Mid(str,intStart,intLen)Mengambil sejumlah huruf dari posisi tertentu Right(str,int)Mengambil sejumlah huruf dari kanan RTrim(str)Memotong spasi disebelah kanan string Str()Mengubah nilai numerik menjadi string StrReverse()Membalik urutan huruf string UCase(str)Merubah menjadi huruf besar 2.String

11 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 11 FungsiKeteranganContoh DateMenampilkan tanggal saat ini DateSerial(year, month, day)Mengubah nilai numerik menjadi bentuk tunggal DateSerial(1970,11,21) = DateDiff(interval, date1, date2)Menghitung interval antara dua tanggalDateDiff(“d”,10,13) = 3 DatePart(interval, Date)Mengambil bagian tertentu dari tanggalDatePart(“d”,) = 21 NowMenampilkan tanggal dan jam saat ini18: TimeWaktu saat ini TimerJumlah detik setelah tengah malam81426,98 TimeSerial(hour, min, sec)Mengubah nilai numerik menjadi bentuk jam TimeSerial(10,20,30) = 3.Tanggal dan Jam

12 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 12 FungsiKeteranganContoh “Currency”Menampilkan tanda mata uang didepan nilai serta di[pisah dalam kelipatan ribuan Format( ,”Currency”) = $1,000,000 “Fixed”Menampilkan nilai dengan minimal 2 angka desimal di belakang koma Format(1000,”Fixed”) = 1, “General Number”Menampilkan nilai tanpa pemisah kelipatan ribuanFormat( ,”General Number”) = “Medium Time”Menampilkan waktu dalam format 12 jamFormat(1000,”Medium Time”) = “on/off”Menampilkan off jika nilai 0 dan On jika bukanFormat(1,”on/off”) = On “Percent”Menampilkan nilai dikali 100 dan ditambahi tanda persenFormat(1.25,”Percent”) = % “Scientific”Menampilkan dalam format ilmiahFormat( ,”Scientific”) = 1.00E+06 “Short Time”Menampilkan waktu dalam format 24 jamFormat(1000,”Short Time”) = “True/False”Menampilkan false jika nilai 0 dan True jika bukanFormat(12324,”True/False”) = True “Yes/No”Menampilkan No jika nilai 0 dan Yes jika bukanFormat(0,”Yes/No”) = N0 4.Fungsi Format Dengan cara lain juga bisa dilakukan yaitu dengan tanda “#” Contoh : Format( ,”###,###,###”) = 1,000,000 Format( ,”###,###,###.0000”) = 1,

13 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 13 E.Inputbox Inputbox adalah fungsi yang menghasilkan kotak yang meminta input tertentu dari user. Input box menampilkan kotak dialog yang berisi kotak teks yang bisa di isi oleh nilai tertentu oleh user yang berupa string. Contoh : Membuat input box, syntaknya : strNamaVariabel = InputBox(pesan [, strJudul, strDefault, IntxPos, IntYPos] ) Contoh : Tanya = InputBox("Masukkan Jam Alarm Aktif : ", "Alarm Aktif", Time$)

14 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 14 F.Msgbox Adalah fungsi yang menghasilkan kotak yang menampilkan pesan-pesan untuk user. Pesan ini bisa berupa pesan peringatan, pesan error, pesan untuk mematikan suatu tindakan, dsb. Membuat Message box, syntaknya : strNamaVariabel = MsgBox(pesan [, intType, strJudul] ) Contoh : IntHasil = InputBox("Input Anda Salah”, VBQuestion,”Warning !”) Hasil dari contoh diatas :

15 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 15 Syntaxnya sbb : If ( kondisi ) Then …….Ekspresi………… End If G.Condition Pernyataan berkondisi atau kondisional statement adalah sebuah pernyataan yang menganalisa suatu keadaan dan mengambil keputusan berdasarkan pada hasil dari analisa tersebut i.IF Digunakan untuk membandingkan suatu kondisi tertentu, jika kondisi tersebut benar, maka akan menjalankan ekpresi tertentu. Tetapi jika kondisi salah ekpresi didalam if tidak akan dijalankan.

16 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 16 Syntaxnya sbb : If ( kondisi ) Then …….Ekspresi-1………… Else …….Ekspresi-2………… End If ii.If Else Hampir sama dengan If, hanya saja pada If Else kita bisa menetukan ekspresi lain yang akan dieksekusi jika kondisi yang dibandingkan oleh if tidak memenuhi syarat.

17 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 17 Syntaknya sbb : Select Case ekspresi Case nilai : ……..Ekspresi-1……. Case nilai : ……..Ekspresi-2……. Case nilai : ……..Ekspresi-3……. Case Else nilai : ……..Ekspresi-4……. End Select iii.Select Case Digunakan untuk melakukan pemilihan kondisi yang jumlahnya banyak atau bertingkat tingkat. Walaupun bisa digunakan dengan if kondisi, namun tidak se-efektif select case. Contoh : Dim X Private Sub Text1_Change() x = text1.text select case x case 1 : Text2.Text = 1000 case 2 : Text2.Text = 2000 case 3 : Text2.Text = 3000 case 4 : Text2.Text = 4000 end select End Sub

18 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 18 Syntexnya sbb : Do While ( kondisi ) …….Ekspresi…… …… Looping Pengulangan atau Loop sering juga disebut dengan iterasi adalah instruksi program yang memerintahkan suatu tugas diulang-ulang berdasarkan kondisi tertentu. Pengulangan ini dapat dikendalikan oleh aplikasi tergantung pada kondisi yang diinginkan. i.Do While Melakukan pengulangan terus menerus selama (while) suatu kondisi memenuhi syarat atau bernilai True. Dan akan berhenti jika kondisi bernilai False.

19 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 19 Syntexnya sbb : Do Until ( kondisi ) …….Ekspresi………… ii.Do Until Kebalikan dari DO While. Do Until akan menjalankan blok program didalam loop selama kondisi yang dibandingkan tidak terpenuhi (False), baru kemudian setelah memenuhi syarat (True) program akan berhenti.

20 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 20 Syntexnya sbb : For counter = nilaiAwal TO nilaiAkhir [ Step kenaikan ] …….Ekspresi………… Next counter iii.For Next Digunakan untuk mengulangi suatu perintah dalam jumlah yang ditentukan.

21 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 21 iv.Keluar Dari Loop Untuk keluar dari loop baik pada do while, do until maupun for next dapat dilakukan dengan perintah “Exit” Contoh : Exit Do Exit For

22 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 22 I.PROSEDUR DAN FUNGSI A.Pengertian Public dan Private Akses Pernyataan [Public | Private] menentukan ruang lingkup (scope) prosedur/fungsi. Sebuah prosedur/fungsi dengan scope public bisa digunakan dalam lingkup project. Sedangkan prosedur/fungsi dengan scope private hanya bisa digunakan dalam lingkup form saja. B.Prosedur Prosedur adalah sebuah rutin program yang mampu menerima berbagai nilai atau data namun tidak ada nilai yang dikembalikan. Bentuk penulisan (syntax) prosedur : [Public | Private] Sub ([ ]) … … End Sub

23 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 23 C.Fungsi Fungsi adalah sebuah rutin program yang mampu menerima berbagai nilai atau data dan memberikan suatu hasil tertentu. Bentuk penulisan (syntax) fungsi : [Public | Private] Function ([ ]) As … … End Function atau dibuat sebagai pengenal procedure saat di-‘panggil’. Aturan penamaan sebuah procedure sama dengan aturan penamaan sebuah variabel. Nama sebuah procedure dibuat unik, tidak boleh ada yang sama. merupakan serangkaian nilai dan tipe data yang dipakai oleh procedure untuk mengerjakan‘tugas’-nya. Sebuah procedure bisa saja tidak memakai argumen sama sekali. Pernyataan As pada procedure function menentukan tipe data nilai yang akan dikembalikan(return value) setelah ‘tugas’-nya selesai.

24 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 24 D.Pemanggilan Prosedur atau Fungsi Untuk menggunakan sebuah prosedur, maka prosedur tersebut harus di-‘panggil’ pada bagian tertentu dari kode program. Prosedur di-‘panggil’ dengan pernyataan : Call ([ ]) Sedangkan fungsi bisa di-‘panggil’ langsung dengan menyisipkannya di dalam kode program yang memanggilnya. E.Pernyataan Optional Nilai argumen di dalam sebuah prosedur atau fungsi dapat dibuat menjadi optional (boleh ada atau tidak ada). Bila nilai argumen yang optional tidak ada, maka yang digunakan adalah nilai default-nya. Untuk membuat nilai argumen menjadi optional, tambahkan pernyataan Optional di depan argumen-nya dan berikan nilai default-nya, contoh :

25 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 25 F.Pernyataan ByRef dan ByVal Nilai argumen yang dikirimkan ke dalam prosedur/fungsi dapat berasal dari sebuah variabel. Namun demikian, perlu diperhatikan bahwa nilai argumen yang dikirimkan ke dalam prosedur bisa berdasarkan referensi (ByRef) atau berdasarkan nilai (ByVal). Default-nya nilai argumen dikirimkan berdasarkan referensi. Pemanggilan secara referensi (call by reference) Pemanggilan dengan referensi merupakan upaya untuk melewatkan alamat dari suatu variabel ke dalam fungsi. Cara ini dapat dipakai untuk mengubah isi suatu variabel di luar fungsi dengan pelaksanaan pengubahan dilakukan di dalam fungsi. Apabila variabel dikirimkan berdasarkan referensi, maka semua perubahan yang dilakukan terhadap argumen akan mempengaruhi variabel tersebut. Hal ini terkadang menimbulkan logical error. Pemanggilan secara nilai (call by value) Pemanggilan dengan nilai merupakan cara yang dipakai untuk seluruh fungsi buatan. Pada pemanggilan dengan nilai, nilai dari parameter actual (nilai di luar fungsi) akan disalin ke parameter formal (nilai yang akan diolah di dalam fungsi). Dengan cara ini nilai parameter aktual tak bisa berubah sekalipun nilai parameter formal berubah.

26 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 26 J.Mengenal Data kontrol DBList Data kontrol merupakan kontrol standar yang disediakan pada Visual Basic untuk digunakan untuk membuat aplikasi database sederhana. Data kontrol merupakan suatu lapisan yang menghubungkan data dengan user interface.

27 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 27 PropertiKeterangan AlignMenentukan pemerataan kontrol pada Form (0-None, 1- Top, 2 - Bottom, 3 - Left, 4 - Right) BOFAction Menentukan metoda yang akan otomatis diaktifkan ketika posisi pointer mencapai BOF (1 - MoveFirst, 0 - BOF) CaptionMenentukan tulisan pada data kontrol AccessMenentukan jenis software file database (Access, dBaseIII, dBaseIV, dll) sebagai sumber data DatabaseNameMenentukan path dan nama database file yang akan digunakan sebagai sumber data DefaultCursorTypeMenentukan jenis kursor yang digunakan (0 - DefaultCursor, 1 - ODBCCursor, 2 - ServerSideCursor) DefaultTypeMenentukan jenis data yang digunakan (2 - UseJext, 1 - UseODBC) EOFAction Menentukan metoda yang akan otomatis diaktifkan ketika posisi pointer mencapai BOF (1 - MoveLast, 0 - EOF,2-AddNew) ExclusiveMenentukan modus pengaktifan database secara Share atau Exclusive (False, True) ReadOnlyMenentukan apakah recordset adalah readonly atau tidak (False, True) RecordsetTypeMenentukan jenis recordset yang akan digunakan (1-Dynaset, 0-Table, 2-Snapshot) RecordSource Menentukan sumber data untuk recordset, dapat berupa nama tabel maupun bahasa SQL (khusus untuk Dynaset dan Snapshot) Properti pada Data kontrol

28 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman )Memahami Jenis RecordSet Visual Basic menerima dan menampilkan record dari database dengan menggunakan objek Recordset. Recordset menampilkan record dari suatu Tabel atau record yang merupakan hasil Query (SQL). Ada tiga jenis recordset yang dapat ditentukan pada properti RecordSetType pada data control, adapun ketiga jenis recordset tersebut adalah sebagai berikut :

29 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 29 Jenis RecordsetKeterangan TableSuatu himpunan dari record yang diambil dari suatu tabel tunggal database. Anda dapat menambah, mengubah, atau menghapus record pada jenis recordset ini. DynasetSuatu himpunan dari record secara dinamis yang di ambil dari suatu tabel tunggal maupun hasil Query (SQL) dari satu atau lebih tabel. Anda dapat menambah, mengurangi, atau menghapus record pada jenis recordset ini, dan perubahan akan mempengaruhi tabel yang bersangkutan. SnapshotSuatu himpunan dari record yang merupakan duplikasi secara statis. Anda dapat menggunakan recordset jenis ini untuk mencari data, dan membuat laporan. Recorset Snapshot dapat mengandung field dari satu atau lebih tabel yang tidak dapat di update.

30 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 30 Anda dapat memilih jenis objek Recordset yang ingin anda gunakan pada Property (RecordsetType), dan nilai defaultnya adalah vbDynasetType. Catatan : Pada Dynaset dan Snapshot, recordset disimpan pada memori lokal, jika aplikasi anda tidak menggambil data lebih dari satu tabel, ataupun sumber data non-ODBC, maka Recordset jenis Table merupakan pilihan yang baik dari segi kecepatan dan efisiensi pemakaian memori. 2)Metoda-metoda pada Data Kontrol Sebagaimana objek-objek standar lainnya, objek Data kontrol menyediakan berbagai metoda yang dapat anda gunakan.

31 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 31 MetodaFungsi MoveFirstMemindahkan keaktifan pointer ke awal recordset MoveLastMemindahkan keaktifan pointer ke akhir recordset MovePreviousMemindahkan keaktifan pointer ke record sebelumnya MoveNextMemindahkan keaktifan pointer ke record berikutnya 3)Bergerak dalam RecordSet Contoh : Data1.Recordset.MoveFirst

32 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 32 MetodaFungsi FindFirst kriteriaMencari record pertama yang memenuhi kriteria FindLast kriteriaMencari record terakhir yang memenuhi kriteria FindNext kriteria Mencari record berikutnya yang memenuhi kriteria FindPrevious Kriteria Mencari record sebelumnya yang memenuhi kriteria 4)Mencari suatu record tertentu Untuk RecordSet jenis Dynaset dan SnapShot Contoh : Data1.Recordset.FindFirst "' Untuk RecordSet jenis Table Pada recordset jenis table anda dapat menggunakan metoda Seek, tetapi sebelumnya anda perlu menentukan index yang digunakan dengan properti index Data1.RecordSet.Index = NamaIndex Data1.RecordSet.Seek perbandingan, key1, key2,...

33 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 33 PerbandinganKeterangan "="Sama dengan ">="Lebih besar atau sama ">"Lebih besar "<="Lebih kecil atau sama "<"Lebih kecil Contoh : Data1.Recordset.Index = "P_Key"Data1.Recordset.Seek

34 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 34

35 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 35

36 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 36

37 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 37

38 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 38

39 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 39

40 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 40

41 Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 41


Download ppt "Putu Darmawan,S.Kom,MM Bahasa Pemrograman 1 1 5-1 Type DataUkuranNilai Integer2 byteData numerik berupa Bilangan Bulat -32.768 hingga 32.767 Byte1 byteBilangan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google