Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ELASTISITAS LOADING........................................

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ELASTISITAS LOADING........................................"— Transcript presentasi:

1 ELASTISITAS LOADING

2 ELASTISITAS NAMASEPTI MARFU’AH NIM NEXS

3 KOPETENSI MATERI SIMULASI VIDEO LATIHAN

4 MENU KOPETENSI MATERI SIMULASI VIDEO LATIHAN  Mendiskripsikan sifat elastisitas benda  Menganalisis pengaruh gaya pada sifat elastisitas bahan KOMPETENSI

5 MENU KOPETENSI MATERI SIMULASI VIDEO LATIHAN ELASTISITAS Elastis atau elastsisitas adalah kemampuan sebuah benda untuk kembali ke bentuk awalnya ketika gaya luar yang diberikan pada benda tersebut dihilangkan. Jika sebuah gaya diberikan pada sebuah benda yang elastis, maka bentuk benda tersebut berubah. Untuk pegas dan karet, yang dimaksudkan dengan perubahan bentuk adalah pertambahan panjang. Benda-benda elastis juga memiliki batas elastisitas. Ada 2 macam benda yaitu: benda elastis dan benda plastis (tak elastis).

6 MENU KOPETENSI MATERI SIMULASI VIDEO LATIHAN 1. HUKUM HOOKE Pertambahan panjang yang timbul berbanding lurus dengan gaya tarik yang diberikan. Hal ini pertama kali diselidiki pada abad 17 oleh seorang arsitek berkebangsaan Inggris yang bernama Robert Hooke. Hooke menyelidiki hubungan antara gaya tarik yang diberikan pada sebuah pegas dengan pertambahan panjang pegas tersebut. Hooke menemukan bahwa pertambahan panjang pegas yang timbul berbanding lurus dengan gaya yang diberikan. Lebih jauh lagi, Hooke juga menemukan bahwa pertambahan panjang pegas sangat bergantung pada karakteristik dari pegas tersebut. Pegas yang mudah teregang seperti karet gelang akan mengalami pertambahan panjang yang besar meskipun gaya yang diberikan kecil. Sebaliknya pegas yang sangat sulit teregang seperti pegas baja akan mengalami pertambahan panjang yang sedikit saja meskipun diberi gaya yang besar. Karakteristik yang dimiliki masing- masing pegas ini dinyatakan sebagai tetapan gaya dari pegas tersebut. Pegas yang mudah teregang seperti karet gelang memiliki tetapan gaya yang kecil. Sebaliknya pegas yang sulit teregang seperti pegas baja memiliki tetapan gaya yang besar. Secara umum apa yang ditemukan Hooke bisa dinyatakan sebagai berikut:

7 MENU KOPETENSI MATERI SIMULASI VIDEO LATIHAN F = k. x Keterangan: F = gaya yang diberikan pada pegas (N) k = tetapan gaya pegas (N/m) x = pertambahan panjang pegas (m) 2. ENERGI POTENSIAL PEGAS Besar energi potensial sebuah pegas dapat dihitung dari grafik hubungan gaya yang bekerja pada pegas dengan pertambahan panjang pegas tersebut. Ep = ½ F. x = ½ (k. x). x Keterangan: Ep = energi potensial pegas (joule) k = tetapan gaya pegas (N/m) x = pertambahan panjang pegas (m)

8 MENU KOPETENSI MATERI SIMULASI VIDEO LATIHAN 3. Modulus ElastisitasYang dimaksud dengan Mosdulus Elastisitas adalah perbandingan antara tegangan dan regangan. Modulus ini dapat disebut dengan sebutan Modulus Young. 1.Tegangan (Stress) Tegangan adalah gaya per satuan luas penampang. 2.Regangan (Strain) Regangan adalah perbandingan antara pertambahan panjang suatu batang terhadap panjang awal mulanya bila batang itu diberi gaya. Dari kedua persamaan di atas dan pengertian modulus elastisitas, kita dapat mencari persamaan untuk menghitung besarnya modulus elastisitas.

9 MENU KOPETENSI MATERI SIMULASI VIDEO LATIHAN 4. RANGKAIAN PEGAS Suatu rangakaian pegas pada dasarnya tersusun dari susunan seri dan / atau susunan paralel. 1) Susunan Seri Saat pegas dirangkai seri, gaya tarik yang dialami tiap pegas sama besarnya dan gaya tarik ini = gaya tarik yang dialami pegas pengganti ( F1 = F2 =....Fn). Pertambahan panjang pegas pengganti seri = total pertambahan panjang tiap – tiap pegas ( = x1 + x xn) maka nilai konstanta pengganti = total dari kebalikan tiap – tiap tetapan pegas ( 1/ks = 1/k1 + 1/k /kn ). 2) Susunan Paralel Saat pegas dirangkai paralel, gaya tarik pada pegas pengganti F = total gaya tarik pada tiap pegas ( F = F1 + F F ). Pertambahan panjang tiap pegas sama besarnya ( xtotal = x1 + x xn ) maka nilai konstanta pengganti = total dari tetapan tiap – tiap pegas (kp = k1 + k kn). 5. Gerak Benda di Bawah Pengaruh Gaya PegasBila suatu benda yang digantungkan pada pegas ditarik sejauh x meter dan kemudian dilepas, maka benda akan bergetar. Percepatan getarnya itu dapat dihitung dengan persamaan: percepatan getar Dari persamaan di atas, kita mengetahui bahwa besarnya percepatan getar (a) sebanding dan berlawanan arah dengan simpangan (x)

10 MENU KOPETENSI MATERI SIMULASI VIDEO LATIHAN simulasi

11 MENU VIDEO KOPETENSI MATERI SIMULASI LATIHAN video

12 MENU KOPETENSI MATERI SIMULASI VIDEO LATIHAN 1. Benda bermassa 2 kg digantungkan pada pegas sehingga pegas bertambah panjang 2 cm. Tetapan pegas tersebut …. a. 100 N/m d N/mb. 200 N/m c N/m

13 MENU KOPETENSI MATERI SIMULASI VIDEO LATIHAN A. 2,0 cm d. 5,0 cm C. 4,0 cm B. 2,5 cm 2. Agung yang bermassa 50 kg menggantung pada sebuah pegas yang memiliki konstanta pegas sebesar N/m. Pegas tersebut akan bertambah panjang sebesar ….

14 MENU KOPETENSI MATERI SIMULASI VIDEO LATIHAN a. 1,2 N d. 4,4 Nb. 2,2 N c. 2,4 N 3. Sebuah pegas yang digantung diberi beban 200 gram dan pegas bertambah panjang 5 cm. Jika beban ditarik ke bawah sejauh 6 cm, gaya pemulih pada pegas adalah …. (g = 10 m/s 2 )

15 MENU KOPETENSI MATERI SIMULASI VIDEO LATIHAN 4. Dua buah sistem massa pegas A dan B bergetar dengan periode T A dan T B. Jika T A = 2 T B dan tetapan kedua pegas dianggap sama maka kedua massa m A dan m B memenuhi hubungan …. a. mA = ¼ m B d. mA = 2mB b. mA = ½ mB c. mA= √2 MB

16 MENU KOPETENSI MATERI SIMULASI VIDEO LATIHAN a. 32,4 cm d. 29,0 cmb. 31,5 cm c. 29,4 cm 5. Sebuah pegas yang digantungkan vertikal panjangnya 15 cm. Jika diregangkan dengan gaya sebesar 0,5 N, panjang pegas menjadi 27 cm. Panjang pegas jika diregangkan dengan gaya sebesar 0,6 N adalah ….

17 SILAHKAN KLIK DI BWAH INI! KLIK


Download ppt "ELASTISITAS LOADING........................................"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google