Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KONSEP-KONSEP OPERATING SYSTEM. Buku Pegangan A. Silberschatz, P.B. Galvin, Operating System Concepts 5th Ed., Addison-Wesley, 1998 A. Silberschatz, P.B.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KONSEP-KONSEP OPERATING SYSTEM. Buku Pegangan A. Silberschatz, P.B. Galvin, Operating System Concepts 5th Ed., Addison-Wesley, 1998 A. Silberschatz, P.B."— Transcript presentasi:

1 KONSEP-KONSEP OPERATING SYSTEM

2 Buku Pegangan A. Silberschatz, P.B. Galvin, Operating System Concepts 5th Ed., Addison-Wesley, 1998 A. Silberschatz, P.B. Galvin, Operating System Concepts 5th Ed., Addison-Wesley, 1998 A. Silberschatz, P.B. Galvin, G. Gagne, Operating System Concepts with Java 6th Ed., John Wiley & Sons, 2004 A. Silberschatz, P.B. Galvin, G. Gagne, Operating System Concepts with Java 6th Ed., John Wiley & Sons, 2004 Stalling, W, Operating System, 2th Ed, New- Jersey : Prentice-Hall, 1995 Stalling, W, Operating System, 2th Ed, New- Jersey : Prentice-Hall, 1995 Tanenbaum. Operating System : Design, Implementation, 4th Ed, New-Jersey : Prentice- Hall, 1995 Tanenbaum. Operating System : Design, Implementation, 4th Ed, New-Jersey : Prentice- Hall, 1995 Selected papers : case study on various OS : NT, Solaris, Linux, etc. Selected papers : case study on various OS : NT, Solaris, Linux, etc.

3 BAGIAN I Overview

4 Pembahasan Apakah suatu Operating System ? Apakah suatu Operating System ? Perkembangan Operating System Perkembangan Operating System Struktur-struktur Sistem Komputer Struktur-struktur Sistem Komputer Struktur-struktur Operating System Struktur-struktur Operating System

5 Apakah suatu Operating System ? Sebagai perantara (mediatory) user komputer dengan hardware, Sebagai perantara (mediatory) user komputer dengan hardware, dalam hal user mengeksekusi program dalam hal user mengeksekusi program dalam hal berinteraksi dengan system resource dalam hal berinteraksi dengan system resource

6 Obyektif OS Convenience : user merasakan kemudahan dan kenyamanan dalam penggunaan Convenience : user merasakan kemudahan dan kenyamanan dalam penggunaan Efficiency : resources system dapat diutilisasi semaksimal mungkin Efficiency : resources system dapat diutilisasi semaksimal mungkin Robustness : kehandalan sistem proteksi terhadap kesalahan user Robustness : kehandalan sistem proteksi terhadap kesalahan user Evolution : memudahkan pengembangan, mendukung sistem baru dan program aplikasi yang berkembang Evolution : memudahkan pengembangan, mendukung sistem baru dan program aplikasi yang berkembang

7 Abstraksi Sistem Komputer

8 Komponen-komponen Sistem Komputer Perangkat keras Perangkat keras CPU, RAM, storage (hardisk, floppy disk, CDROM, dsb), piranti I/O (printer, scanner, dsb) CPU, RAM, storage (hardisk, floppy disk, CDROM, dsb), piranti I/O (printer, scanner, dsb) Operating System Operating System Mengontrol dan mengkoordinasikan penggunaan hardware dari berbagai program aplikasi dan user Mengontrol dan mengkoordinasikan penggunaan hardware dari berbagai program aplikasi dan user Perangkat Lunak aplikasi Perangkat Lunak aplikasi Pengaturan penggunaan system resources untuk pemecahan problem kebutuhan user (kompiler, sistem basis data, games, dan program-program untuk bisnis) Pengaturan penggunaan system resources untuk pemecahan problem kebutuhan user (kompiler, sistem basis data, games, dan program-program untuk bisnis) User User Orang, mesin, atau komputer lain Orang, mesin, atau komputer lain

9 Definisi Operating System Sebagai System Resource Allocator Sebagai System Resource Allocator OS sebagai resource manager diperlukan OS sebagai resource manager diperlukan karena adanya beberapa user/program aplikasi karena adanya beberapa user/program aplikasi Karena adanya beberapa resource untuk dapat diutilisasi oleh user/program aplikasi dalam suatu keterbatasan Karena adanya beberapa resource untuk dapat diutilisasi oleh user/program aplikasi dalam suatu keterbatasan Manajemen diperlukan untuk mencegah konflik dan berperan sebagai interface Manajemen diperlukan untuk mencegah konflik dan berperan sebagai interface

10 Definisi Operating System (Lanjutan…) Sebagai Control Program Sebagai Control Program Mengontrol eksekusi program dari adanya kesalahan utilisasi Mengontrol eksekusi program dari adanya kesalahan utilisasi Menghindari pemakaian komputer yang tidak benar Menghindari pemakaian komputer yang tidak benar Khususnya untuk I/O device Khususnya untuk I/O device Sebagai Kernel Sebagai Kernel OS merupakan program yang berjalan sepanjang sistem perangkat keras dihidupkan OS merupakan program yang berjalan sepanjang sistem perangkat keras dihidupkan

11 Definisi Operating System (Lanjutan…) Sebagai Extended Machine Sebagai Extended Machine Bare hardware (instruction set, memory access dan operasi I/O) Bare hardware (instruction set, memory access dan operasi I/O) primitif dan sulit digunakan primitif dan sulit digunakan low level dan hardware dependant low level dan hardware dependant Dengan adanya OS sebagai interface Dengan adanya OS sebagai interface sederhana dan general sederhana dan general high level dan hardware independent high level dan hardware independent easy to program & easy to operate easy to program & easy to operate

12 Jadi apa definisi Operating System ? Dalam hal OS sebaiknya kita tidak membatasi diri dengan definisi karena definisi akan berkembang sejalan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan Dalam hal OS sebaiknya kita tidak membatasi diri dengan definisi karena definisi akan berkembang sejalan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan

13 Sistem-sistem Awal Sistem komputasi adalah hanya sebuah mesin yang dijalankan oleh programmer yang juga bertindak sebagai operator Sistem komputasi adalah hanya sebuah mesin yang dijalankan oleh programmer yang juga bertindak sebagai operator Proses-proses masih sederhana dan diaktifkan melalui console dan tombol-tombol pada panel Proses-proses masih sederhana dan diaktifkan melalui console dan tombol-tombol pada panel Punch card / paper Punch card / paper Bahasa mesin Bahasa mesin Buffer, flag, register dan control bit lain Buffer, flag, register dan control bit lain

14 Hasil Perkembangan Teknologi HW Teknologi storage : magnetic tape Teknologi storage : magnetic tape Program dan data dapat disimpan dalam media yang berkapasitas besar dan relatif mudah di-load Program dan data dapat disimpan dalam media yang berkapasitas besar dan relatif mudah di-load Modul-modul perangkat lunak pendukung yang membantu pengoperasian perangkat keras serta memberikan lingkungan yang lebih baik bagi pembuat program aplikasi Modul-modul perangkat lunak pendukung yang membantu pengoperasian perangkat keras serta memberikan lingkungan yang lebih baik bagi pembuat program aplikasi Device driver (misalnya I/O), library fungsi komputasi, assembler, modul loader Device driver (misalnya I/O), library fungsi komputasi, assembler, modul loader

15 High Level Language Hasil lebih lanjut : munculnya high level language Hasil lebih lanjut : munculnya high level language Sehingga penulisan program menjadi jauh lebih mudah Sehingga penulisan program menjadi jauh lebih mudah Tahapan pemrograman : Tahapan pemrograman : Program (source code) ditulis dalam bahasa ybs Program (source code) ditulis dalam bahasa ybs Dikompilasi oleh compiler ke dalam assembly Dikompilasi oleh compiler ke dalam assembly Ditranslasikan ke dalam bahasa mesin (object code) oleh assembler Ditranslasikan ke dalam bahasa mesin (object code) oleh assembler

16 Tahapan Eksekusi Load compiler Load compiler Masukan : source code, keluaran : assembly code Masukan : source code, keluaran : assembly code Me-load assembler Me-load assembler Masukan : assembly code, keluaran : object code Masukan : assembly code, keluaran : object code Me-load linker Me-load linker Masukan : object code & library, keluaran : executable code Masukan : object code & library, keluaran : executable code Run executable code Run executable code Jika terjadi error seluruh rangkaian harus diulangi Jika terjadi error seluruh rangkaian harus diulangi

17 Sistem-sistem Batch Sederhana Operator Operator Secara khusus menangani beroperasinya sistem Secara khusus menangani beroperasinya sistem Programmer Programmer Menspesifikasikan aktifitas-aktifitas job Menspesifikasikan aktifitas-aktifitas job Automatic Job Sequencing : transfer kontrol secara otomatis dari satu job ke job yang lain. Menjadi dasar awalnya operating system Automatic Job Sequencing : transfer kontrol secara otomatis dari satu job ke job yang lain. Menjadi dasar awalnya operating system Resident Monitor Resident Monitor Program kecil untuk melakukan Automatic Job Sequencing Program kecil untuk melakukan Automatic Job Sequencing

18 Ilustrasi Batch System Operator membawa card ke 1401 : card dibaca oleh card reader Operator membawa card ke 1401 : card dibaca oleh card reader Hasil pembacaan data dari card reader dismpan ke dalam tape Hasil pembacaan data dari card reader dismpan ke dalam tape Operator membawa ke 7094 untuk melakukan komputasi Operator membawa ke 7094 untuk melakukan komputasi Outputnya kemudian dimasukkan ke output tape Outputnya kemudian dimasukkan ke output tape Operator membawa hasil output tape ke 1401 untuk dicetak Operator membawa hasil output tape ke 1401 untuk dicetak

19 Layout Memori Sistem Batch Sederhana

20 Resident Monitor Program selalu resident di memory Program selalu resident di memory Diaktifkan saat komputer dihidupkan Diaktifkan saat komputer dihidupkan Transfer kontrol ke program yang di-load & dikembalikan saat program selesai Transfer kontrol ke program yang di-load & dikembalikan saat program selesai Control card berisi spesifikasi bagaimana program dijalankan Control card berisi spesifikasi bagaimana program dijalankan Loader Job sequencing Control card interpreter User program area

21 Control Card Deretan informasi mengenai bagaimana dan apa saja yang perlu disetup sistem dalam menjalankan suatu job Deretan informasi mengenai bagaimana dan apa saja yang perlu disetup sistem dalam menjalankan suatu job Compiler dari bahasa pemrograman Compiler dari bahasa pemrograman Library yang akan digunakan Library yang akan digunakan Storage (magnetic tape) yang perlu di-mount untuk I/O Storage (magnetic tape) yang perlu di-mount untuk I/O Option-option bagaimana program running Option-option bagaimana program running

22 Kelemahan Batch System Masih ketergantungan pada operator manusia untuk setup dan sequencing Masih ketergantungan pada operator manusia untuk setup dan sequencing CPU lebih banyak idle saat pergantian job atau I/O CPU lebih banyak idle saat pergantian job atau I/O

23 Overlapped Operations Overlapping bekerjanya CPU dan I/O Overlapping bekerjanya CPU dan I/O Maksimalisasi utilisasi CPU dan I/O devices Maksimalisasi utilisasi CPU dan I/O devices Aktifitas-aktifitas dalam running job : card reading, CPU, line printing Aktifitas-aktifitas dalam running job : card reading, CPU, line printing Metode off-line : loading job ke dalam memory dari tape, card reading, dan line printing secara off-line Metode off-line : loading job ke dalam memory dari tape, card reading, dan line printing secara off-line Spooling : ketika melakukan suatu job, OS : Spooling : ketika melakukan suatu job, OS : Membaca job berikutnya dari card reader ke dalam storage pada disk (job queue) Membaca job berikutnya dari card reader ke dalam storage pada disk (job queue) Output pada job sebelumnya dicetak dari disk ke printer Output pada job sebelumnya dicetak dari disk ke printer

24 Overlapped Operations (lanjutan) Job pool : struktur data yang memungkinkan OS memilih job yang mana yang akan dieksekusi berikutnya untuk meningkatkan utilisasi CPU Job pool : struktur data yang memungkinkan OS memilih job yang mana yang akan dieksekusi berikutnya untuk meningkatkan utilisasi CPU

25 Multiprogramming Sistem Batch Beberapa job di simpan dalam memori pada waktu yang sama, dan CPU mengerjakan job tersebut secara bersamaan (multiplexing) Beberapa job di simpan dalam memori pada waktu yang sama, dan CPU mengerjakan job tersebut secara bersamaan (multiplexing)

26 Kebutuhan OS untuk Multiprogramming Fungsi/routine untuk I/O disediakan oleh sistem Fungsi/routine untuk I/O disediakan oleh sistem Manajemen memori : sistem harus dapat mengalokasikan memori untuk beberapa job Manajemen memori : sistem harus dapat mengalokasikan memori untuk beberapa job CPU scheduling : sistem harus mampu mengorganisir penjadualan beberapa job yang di-run. CPU scheduling : sistem harus mampu mengorganisir penjadualan beberapa job yang di-run. Pengalokasian devices Pengalokasian devices

27 Sistem Time-Sharing, Interactive Computing CPU di-multiplex antara beberapa job dan disimpan dalam memori & disk (CPU dialokasikan untuk job jika job tersebut ada di memori) CPU di-multiplex antara beberapa job dan disimpan dalam memori & disk (CPU dialokasikan untuk job jika job tersebut ada di memori) Job di swap-in dan swap-out dari memori ke disk Job di swap-in dan swap-out dari memori ke disk Komunikasi on-line antara user dan sistem; ketika OS menyelesaikan eksekusi dari suatu command, maka OS akan mencari ‘control statement’ berikutnya dari user (keyboard) Komunikasi on-line antara user dan sistem; ketika OS menyelesaikan eksekusi dari suatu command, maka OS akan mencari ‘control statement’ berikutnya dari user (keyboard) Sistem on-line harus tersedia untuk user untuk mengakses data dan code Sistem on-line harus tersedia untuk user untuk mengakses data dan code

28 Sistem Personal-Computer (Desktop System) Personal computer – sistem komputer yang ditujukan untuk single user Personal computer – sistem komputer yang ditujukan untuk single user I/O devices : keyboard, mouse, display screen, printer I/O devices : keyboard, mouse, display screen, printer User convenience & responsif User convenience & responsif Dapat mengadopsi teknologi yang berkembang untuk OS yang lebih besar dan tidak membutuhkan utilisasi CPU untuk proteksi Dapat mengadopsi teknologi yang berkembang untuk OS yang lebih besar dan tidak membutuhkan utilisasi CPU untuk proteksi Running pada tipe-tipe OS : Window, MacOS, UNIX, Linux Running pada tipe-tipe OS : Window, MacOS, UNIX, Linux

29 Parallel System Sistem multiprocessor dimana terdapat lebih dari satu CPU Sistem multiprocessor dimana terdapat lebih dari satu CPU Tightly coupled system – processor membagi bersama (sharing) memori dan clock; komunikasi terjadi biasanya melalui shared memory Tightly coupled system – processor membagi bersama (sharing) memori dan clock; komunikasi terjadi biasanya melalui shared memory Keuntungan Sistem Parallel Keuntungan Sistem Parallel Meningkatkan throughput Meningkatkan throughput Ekonomis Ekonomis Meningkatkan reliabilitas Meningkatkan reliabilitas

30 Parallel System (Lanjutan..) Symmetric multiprocessing (SMP) Symmetric multiprocessing (SMP) Masing-masing processor run dan memiliki OS yang identik Masing-masing processor run dan memiliki OS yang identik Pemrosesan yang banyak tidak menyebabkan penurunan performance Pemrosesan yang banyak tidak menyebabkan penurunan performance OS modern banyak yang mendukung sistem SMP OS modern banyak yang mendukung sistem SMP Asymmetric multiprocessing Asymmetric multiprocessing Masing-masing processor diberikan tugas (task) yang spesifik; master processor menjadual dan mengalokasikan pekerjaan (work) pada slave processor Masing-masing processor diberikan tugas (task) yang spesifik; master processor menjadual dan mengalokasikan pekerjaan (work) pada slave processor Umumnya digunakan pada sistem yang besar Umumnya digunakan pada sistem yang besar

31 Arsitektur Symmetric Multiprocessing

32 Distributed System Loosely coupled system : Setiap site memiliki processor, memori lokal dan clock sendiri namun semua resource dapat diakses dari setiap site (eg. Database) Loosely coupled system : Setiap site memiliki processor, memori lokal dan clock sendiri namun semua resource dapat diakses dari setiap site (eg. Database) OS mengatur alokasi resources & load sharing untuk speedup tingkat komputasi OS mengatur alokasi resources & load sharing untuk speedup tingkat komputasi Jika suatu site down, site yang lain tetap bisa running (khusus data diperlukan duplikasi) - reliability Jika suatu site down, site yang lain tetap bisa running (khusus data diperlukan duplikasi) - reliability Komunikasi data digunakan melalui jaringan atau sistem interkoneksi (switch) Komunikasi data digunakan melalui jaringan atau sistem interkoneksi (switch)

33 Distributed System (Lanjutan..) Membutuhkan infrastruktur jaringan (network) Membutuhkan infrastruktur jaringan (network) Local Area Network (LAN), Wide Area Network (WAN), Wireless LAN (WLAN) Local Area Network (LAN), Wide Area Network (WAN), Wireless LAN (WLAN) Metode sistem dapat bersifat client-server atau peer-to-peer Metode sistem dapat bersifat client-server atau peer-to-peer

34 Struktur Umum Client-Server

35 Struktur Umum Peer-to-Peer Arsitektur sistem terdistribusi Arsitektur sistem terdistribusi Tidak ada kontrol tersentralisasi Tidak ada kontrol tersentralisasi Node-node memiliki fungsi symmetric Node-node memiliki fungsi symmetric High capacity High capacity Many disk Many disk Many network connection Many network connection Many CPU Many CPU Node Internet

36 Clustered Systems Clustering memungkinkan dua atau lebih sistem men-sharing storage Clustering memungkinkan dua atau lebih sistem men-sharing storage Reliabilitas yang tinggi Reliabilitas yang tinggi Asymmetric clustering : satu server run aplikasi sementara server yang lain standby Asymmetric clustering : satu server run aplikasi sementara server yang lain standby Symmetric clustering : semua N host running aplikasi Symmetric clustering : semua N host running aplikasi

37 Struktur Clustered Systems

38 Real-Time Systems Rancangan OS khusus untuk aplikasi spesifik yang memerlukan waktu response cepat : hardware/software Rancangan OS khusus untuk aplikasi spesifik yang memerlukan waktu response cepat : hardware/software Misal : kontrol proses kimia, alat kedokteran/scientifik, ponsel, home appliances Misal : kontrol proses kimia, alat kedokteran/scientifik, ponsel, home appliances Terdapat batasan waktu tertentu untuk eksekusi (processing), response, dll Terdapat batasan waktu tertentu untuk eksekusi (processing), response, dll Hard & soft real-time system Hard & soft real-time system

39 Hard Real-Time Systems Garansi bahwa task kritis pasti selesai dalam batasan waktu tertentu (terdapat deadline yang harus dipenuhi) Garansi bahwa task kritis pasti selesai dalam batasan waktu tertentu (terdapat deadline yang harus dipenuhi) Optimasi dilakukan dengan melakukan prioritas task, menghilangkan hardware yang lambat (disk). Data disimpan dalam short term memory atau read-only memory (ROM) Optimasi dilakukan dengan melakukan prioritas task, menghilangkan hardware yang lambat (disk). Data disimpan dalam short term memory atau read-only memory (ROM) Overhead dikurangi (dengan membatasi feature untuk aplikasi spesifik) : misal file- system Overhead dikurangi (dengan membatasi feature untuk aplikasi spesifik) : misal file- system

40 Soft Real-Time Systems Versi lain dari OS yang umum dengan menambahkan fasilitas prioritas task, buffering antar proses, dll Versi lain dari OS yang umum dengan menambahkan fasilitas prioritas task, buffering antar proses, dll Aplikasi spesifik untuk melakukan processing sementara secara cepat (multimedia, virtual reality, etc) Aplikasi spesifik untuk melakukan processing sementara secara cepat (multimedia, virtual reality, etc) Utilitas yang terbatas pada mesin kontrol industri atau robotik Utilitas yang terbatas pada mesin kontrol industri atau robotik

41 Real-Time Embedded Systems

42 Handheld Systems Personal Digital Assistant (PDA) Personal Digital Assistant (PDA) Cellular telephones Cellular telephones Issue : Issue : Keterbatasan memori Keterbatasan memori Processor yang lambat Processor yang lambat Display screen yang kecil Display screen yang kecil

43 Migrasi OS – Konsep dan Fitur

44 Histori Singkat OS First generation First generation vacuum tubes, plug boards vacuum tubes, plug boards Second generation Second generation transistors, batch systems transistors, batch systems Third generation 1965 – 1980 Third generation 1965 – 1980 ICs and multiprogramming ICs and multiprogramming Fourth generation 1980 – present Fourth generation 1980 – present personal computers personal computers

45 Computing Environments Traditional computing Traditional computing PCs, Servers, limited remote access PCs, Servers, limited remote access Web-Based Computing Web-Based Computing Client-server and web services, convenient remote access, locationless Servers Client-server and web services, convenient remote access, locationless Servers Embedded Computing Embedded Computing Most computers (auto engine controllers, microwaves) Most computers (auto engine controllers, microwaves) Very limited operating system features Very limited operating system features Little or no user interface, remote access Little or no user interface, remote access


Download ppt "KONSEP-KONSEP OPERATING SYSTEM. Buku Pegangan A. Silberschatz, P.B. Galvin, Operating System Concepts 5th Ed., Addison-Wesley, 1998 A. Silberschatz, P.B."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google