Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BAB 9 DESAIN, IMPLEMENTASI DAN PENGOPERASIAN. PERAN AKUNTAN Sebagai pengguna sistem Sebagai ketua/anggota tim pengembang sistem Sebagai auditor proyek.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BAB 9 DESAIN, IMPLEMENTASI DAN PENGOPERASIAN. PERAN AKUNTAN Sebagai pengguna sistem Sebagai ketua/anggota tim pengembang sistem Sebagai auditor proyek."— Transcript presentasi:

1 BAB 9 DESAIN, IMPLEMENTASI DAN PENGOPERASIAN

2 PERAN AKUNTAN Sebagai pengguna sistem Sebagai ketua/anggota tim pengembang sistem Sebagai auditor proyek pengembangan sistem Meyakinkan kesesuaian sistem dengan tujuan dan sasaran organisasi Memantau biaya pengembangan sistem. Memastikan kelancaran proyek SIA

3 KONSEP DESAIN SIA 1.Evaluasi alternatif desain sistem Dilakukan untuk mempertimbangkan:  Kesesesuaian dengan tujuan organisasi dan tujuan sistem  Kemampuan kerja sistem  Kelayakan sistem  Keunggulan dan kelemahannya. Streering committee bertugas mengevaluasi dan memilih alternatif yang paling baik.

4 KONSEP DESAIN SIA 1.Evaluasi alternatif desain sistem Contoh-contoh alternatif desain:  Konfigurasi saluran komunikasi (misalnya point to point, multidrop, atau line sharing)  Saluran komunikasi (kabel, satelit, atau fiber optik)  Jaringan komunikasi (setralisasi atau desentralisasi)  Media penyimpanan data  Struktur penyimpanan data (file atau data base)

5 KONSEP DESAIN SIA 1.Evaluasi alternatif desain sistem Contoh-contoh alternatif desain:  Organisasi dan pengaksesan file (random atau sequential)  Media input (keying, OCR, MICR, POS, EDI, atau voice)  Pengoperasian (in-house atau outsourcing)  Frekuensi output, media output, skedul output (ditentukan di muka atau berdasarkan permintaan)

6 KONSEP DESAIN SIA 1.Evaluasi alternatif desain sistem Contoh-contoh alternatif desain:  Bentuk output (soft copy atau hard copy)  Sistem pemrosesan data (manual, batch, atau real-time)  Prosesor dan perangkat lunak  Frekuensi pemutakhiran data.

7 KONSEP DESAIN SIA 2.Spesifikasi disain, mencakup:  Output: frekuensi output/laporan, isi output, tampilan output, bentuk output hard copy atau screen, atau kedua- duanya.  Data storage: elemen data, model penyimpanan (sequencial atau random), file atau data base, ukuran field.  Input: spesifikasi input mengikuti spesifikasi output.  Processing procedures and operations.

8 KONSEP DESAIN SIA 3.Laporan konsep desain SIA. Tujuan laporan:  Memberikan pedoman desain fisik sistem  Mengkomunikasikan prosedur pemenuhan kebutuhan informasi  Membantu steering committee dalam menilai kelayakan sistem.

9 PERANCANGAN FISIK SISTEM 1.Output disign. 2.File and data base design 3.Input design 4.Program design 5.Procedures design 6.Control design 7.Physical systems design report

10 1.Output design, mencakup: sifat, format, isi, frekuensi laporan, tampilan dst. Pertimbangan perancangan output: a.Use. Siapa pengguna output, mengapa membutuhkannya, keputusan apa yang akan didasarkan kepada output tersebut? b.Medium. kertas, layar, voice response, diskette, microfilm, atau kombinasi dari beberapa bentuk output? PERANCANGAN FISIK SISTEM

11 Pertimbangan perancangan output: c.Format. Tabel, naratif, atau grafik? d.Preprinted. Haruskah output dalam bentuk preprinted form, seperti cek atau order pembelian? e.Location. Kemana output harus dikirimkan? f.Access. Siapa yang boleh mengakses output? g.Detail. Bagaimana bentuk dan isi dari output secara rinci?

12 PERANCANGAN FISIK SISTEM Pertimbangan perancangan output: Timeliness. Bagaimana frekuensi dari output? Format. Tabel, naratif, atau grafik? Preprinted. Haruskah output dalam bentuk preprinted form, seperti cek atau order pembelian? Location. Kemana output harus dikirimkan?

13 PERANCANGAN FISIK SISTEM Penggolongan Output: Sceduled reports. Berupa laporan rutin. Special-purpose analysis. Tidak memiliki isi dan format standar. Triggered exception reports. Memiliki isi dan format standar untuk merespon situasi khusus. Demand reports. Memiliki isi dan format standar, tetapi hanya dibuat jika ada permintaan.

14 PERANCANGAN FISIK SISTEM 2.File and data base design, mencakup: a.Medium. Disimpan dalam disk, diskettes, optical disk, atau tape? b.Organization and access. Sequential, indexed-sequential, or random-access methods? c.Processing mode. Batch or real-time processing? d.Maintenance. e.Storage capacity (size). f.Activity level. Prediksi persentase penambahan, pengurangan, dan pemutakhiran data per tahun.

15 PERANCANGAN FISIK SISTEM 3.Input design, mencakup: a.Alat input: keyboard, OCR (optical character recognition), MICR (magnetic ink character recognition), POS (point-of-sale), atau voice input. b.Asal/sumber data: komputer, pelanggan, lokasi terpisah (remote location), dan pengaruhnya terhadap data entry. c.Format data agar dapat di­input secara efektif dan efisien. d.Type/jenis data dan volume data. e.Kompetensi operator sistem f.Frekuensi penginputan data g.Efisiensi peng-input-an data h.Error detection and correction.

16 PERANCANGAN FISIK SISTEM 4.Program design, pertimbangan: a.Modules, pengelompokan program ke dalam modul untuk mengurangi kompleksitas program serta meningkatkan kemudahan modifikasi program. Pendekatan ini disebut structured programming. b.Common routines. Memanfaatkan struktur dasar kode untuk hal-hal yang umum dan rutin, misalnya input, output, dan pemeliharaan file.

17 PERANCANGAN FISIK SISTEM 4.Program design, pertimbangan: c.Standards. Penggunaan standar pemrograman untuk menjamin konsistensi antar program dan memudahkan pemeliharaan. d.Walk-through. Menelaah seluruh struktur program. e.Team approach. Penggunaan team program untuk menjamin efektifitas dan efisiensi perancangan program.

18 PERANCANGAN FISIK SISTEM 5.Procedures design, adalah penentuan tentang:  Siapa pengguna sistem  Apa yang harus dikerjakan  Kapan mengerjakannya  Di mana mengerjakannya  Bagaimana mengerjakannya Prosedur bisa dalam bentuk manual sistem, instruksi untuk user, bahan training, atau on-line help screens.

19 PERANCANGAN FISIK SISTEM 6.Control design, mencakup aspek-aspek sebagai berikut: –Validitas proses dan hasil. –Otorisisasi input, proses, dan output. –Keakuratan input, proses, dan output. –Akses input, proses, dan output. –Penomoran tercetak pada dokumen. –Jejak audit untuk identifikasi seluruh proses pengolahan data.

20 PERANCANGAN FISIK SISTEM 7.Physical systems design report. Laporan lengkap hasil perancangan fisik sistem digunakan sebagai dasar untuk melanjutkan proses pengembangan sistem ke tahap implementasi dan konversi sistem.

21 IMPLEMENTASI SISTEM Kegiatan implementasi: Perencanaan Penyiapan lokasi sistem Pemasangan hardware Pengujian software Pemilihan dan pelatihan personel Penyusunan dokumentasi sistem Pengujian sistem

22 DESKRIPSI ASPEK IMPLEMENTASI Perencanaan implementasi mencakup: Penentuan tugas implementasi. Penentuan tanggal penyelesaian implementasi. Penentuan biaya implementasi. Penentuan penanggungjawab setiap tugas implementasi.

23 DESKRIPSKI ASPEK IMPLEMENTASI Penyiapan lokasi sistem (site preparation), mencakup beberapa hal seperti penyiapan PC, penambahan outlet listrik, pemasangan fasilitas komunikasi data, sistem pengontrol suhu udara dst.

24 DESKRIPSI ASPEK IMPLEMENTASI Dokumentasi sistem mencakup: Dokumentasi pengembangan sistem, misalnya: deskripsi sistem (input, output, file dan data base layout), program flowchart, dan formulir dst. Dokumentasi pengoperasian, misalnya: cara pengoperasian, pengaksesan file dan data base, pemeliharaan dan pengamanan dst. Dokumentasi pengguna (user documentation), mencakup manual prosedur dan bahan pelatihan.

25 DESKRIPSI ASPEK IMPLEMENTASI Pengujian sistem mencakup: Review menyeluruh (walk-throughs). Uji coba transaksi dengan data benar dan data yang salah. Pengujian daya terima sistem bagi pengguna sistem (acceptance tests). KONVERSI SISTEM Konversi langsung (direct conversion) Konversi paralel (parallel conversion) Konversi bertahap (phase-in conversion) Konversi percontohan (pilot conversion)

26 ILUSTRASI METODE KONVERSI

27 OPERATION AND MAINTENANCE Langkah terakhir di dalam SDLC adalah mengoperasikan dan memelihara sistem. Review pasca implementasi (postimplementation review), penting dilakukan untuk menjamin kemampuan sistem dalam memenuhi tujuan yang telah ditetapkan.

28 OPERATION AND MAINTENANCE ELEMEN REVIEW PASCA IMPLEMENTASI Kemampuan memenuhi sasaran sistem Pepuasan pengguna sistem Biaya pengoperasian sistem Keandalan sistem dan keakuratan sistem Kesesuaian dengan sistem lama Pengawasan dan pengamanan Prosedur penanganan masalah/kesalahan Pelatihan karyawan Sistem komunikasi Perubahan organisasi Dokumentasi sistem


Download ppt "BAB 9 DESAIN, IMPLEMENTASI DAN PENGOPERASIAN. PERAN AKUNTAN Sebagai pengguna sistem Sebagai ketua/anggota tim pengembang sistem Sebagai auditor proyek."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google