Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

By Luh Putu Suciati Jember, 24 Februari 2015. Merupakan cara untuk mendapatkan Pengetahuan yang ilmiah Metode Ilmiah.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "By Luh Putu Suciati Jember, 24 Februari 2015. Merupakan cara untuk mendapatkan Pengetahuan yang ilmiah Metode Ilmiah."— Transcript presentasi:

1 By Luh Putu Suciati Jember, 24 Februari 2015

2 Merupakan cara untuk mendapatkan Pengetahuan yang ilmiah Metode Ilmiah

3 Metode Ilmiah adalah mekanisme atau cara mendapatkan pengetahuan dengan prosedur yang didasarkan pada suatu struktur logis yang terdiri atas tahapan kerja :  disebut daur logico-hypothetico-verifikatif Adanya kebutuhan objektifPerumusan masalahPengumpulan teoriPerumusan hipotesisPengumpulan data/informasi/faktaAnalisis dataPenarikan kesimpulan

4

5 When, why and how do ……... we do the research... ? When, why and how do ……... we do the research... ? Penelitian Masalah? Hasrat ingin tau Atau Ilmu Pengetahuan

6 When, why and how do ……... we do the research... ? When, why and how do ……... we do the research... ? Penelitian Masalah? Hasrat ingin tau Atau Ilmu Pengetahuan

7 Pendekatan Ilmiah : Cari data di lapangan Amir makan apa ? Periksa ke dokter Tes laboratorium Pengobatan Kesimpulan : Amir Keracunan Pendekatan Non Ilmiah : Pergi ke dukun Penyembuhan Kesimpulan : Amir kena guna-guna dari temen/musuhnya

8 Perbedaan Pendekatan Ilmiah dan Non Ilmiah : Pendekatan Ilmiah : 1.Perumusan masalah jelas dan spesifik 2.Masalah merupakan hal yang dapat diamati dan diukur secara empiris 3.Jawaban permasalahan didasarkan pada data 4.Proses pengumpulan dan analisis data, serta pengambilan keputusan berdasarkan logika yang benar 5.Kesimpulan yang didapat siap/terbuka untuk diuji oleh orang lain Contoh :  Penggunaan Metode Ilmiah Pendekatan Ilmiah : 1.Perumusan masalah jelas dan spesifik 2.Masalah merupakan hal yang dapat diamati dan diukur secara empiris 3.Jawaban permasalahan didasarkan pada data 4.Proses pengumpulan dan analisis data, serta pengambilan keputusan berdasarkan logika yang benar 5.Kesimpulan yang didapat siap/terbuka untuk diuji oleh orang lain Contoh :  Penggunaan Metode Ilmiah Pendekatan Non Ilmiah : 1.Perumusan masalah yang kabur atau abstrak 2.Masalah tidak selalu diukur secara empiris dan dapat bersifat supranatural/dogmatis 3.Jawaban tidak diperoleh dari hasil pengamatan data di lapangan 4.Keputusan tidak didasarkan pada hasil pengumpulan data dan analisis data secara logis 5.Kesimpulan tidak dibuat untuk diuji ulang oleh orang lain  Contoh : Penggunaan akal sehat, prasangka, intuisi, penemuan secara kebetulan dan coba-coba, Pendekatan Non Ilmiah : 1.Perumusan masalah yang kabur atau abstrak 2.Masalah tidak selalu diukur secara empiris dan dapat bersifat supranatural/dogmatis 3.Jawaban tidak diperoleh dari hasil pengamatan data di lapangan 4.Keputusan tidak didasarkan pada hasil pengumpulan data dan analisis data secara logis 5.Kesimpulan tidak dibuat untuk diuji ulang oleh orang lain  Contoh : Penggunaan akal sehat, prasangka, intuisi, penemuan secara kebetulan dan coba-coba,

9  Bersifat kritis, analistis, artinya metode menunjukkan adanya proses yang tepat untuk mengidentifikasi masalah dan menentukan metode untuk pemecahan masalah.  Bersifat logis, artinya dapat memberikan argumentasi ilmiah. Kesimpulan yang dibuat secara rasional berdasarkan bukti-bukti yang tersedia  Bersifat obyektif, artinya dapat dicontoh oleh ilmuwan lain dalam studi yang sama dengan kondisi yang sama pula.  Bersifat konseptual, artinya proses penelitian dijalankan dengan pengembangan konsep dan teori agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.  Bersifat empiris, artinya metode yang dipakai didasarkan pada fakta di lapangan.  Bersifat kritis, analistis, artinya metode menunjukkan adanya proses yang tepat untuk mengidentifikasi masalah dan menentukan metode untuk pemecahan masalah.  Bersifat logis, artinya dapat memberikan argumentasi ilmiah. Kesimpulan yang dibuat secara rasional berdasarkan bukti-bukti yang tersedia  Bersifat obyektif, artinya dapat dicontoh oleh ilmuwan lain dalam studi yang sama dengan kondisi yang sama pula.  Bersifat konseptual, artinya proses penelitian dijalankan dengan pengembangan konsep dan teori agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.  Bersifat empiris, artinya metode yang dipakai didasarkan pada fakta di lapangan.

10

11 PERUMUSAN MASALAHPENYUSUNAN KERANGKA BERFIKIRPERUMUSAN HIPOTESISPENGUJIAN HIPOTESISPENARIKAN KESIMPULAN

12

13 METHODOS  Metoda = cara / jalan  Cara kerja untuk memahami sesuatu (obyek yang menjadi sasaran)  Tata cara dalam kegiatan berpikir METODOLOGI  Ilmu yang mempelajari tentang tata cara ( ilmiah ) dalam melaksanakan sesuatu Metodologi penelitian adalah suatu cabang ilmu yang membahas tentang cara atau metode yang digunakan dalam kegiatan penelitian

14 Langkah awal tahapan metode ilmiah adalah merumuskan masalah Pada dasarnya MASALAH merupakan : 1.Suatu keadaan yang memerlukan solusi. 2.Adanya penyimpangan dari standar. 3.Kesenjangan antara : - apa yang seharusnya terjadi dengan apa yang ada dalam kenyataan/yang sebenarnya terjadi. -apa yang diperlukan dengan apa yang tersedia. -harapan dengan kenyataan/fakta dengan capaian. -das Sollen dan das Sein (antara harapan dan kenyataan)

15 Topik 1.Ketahanan dan Kerawanan pangan 2.Pemasaran hasil pertanian 3.Agroindustri 4.Lahan pertanian 5.Lembaga dan organisasi pertanian 6.Kemiskinan 7.Penyuluhan dan komunikasi 8.Adopsi inovasi petani 9.Pembiayaan pertanian 10.Peranan gender dan pemuda tani


Download ppt "By Luh Putu Suciati Jember, 24 Februari 2015. Merupakan cara untuk mendapatkan Pengetahuan yang ilmiah Metode Ilmiah."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google