Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1. Dasar Parasitologi Klinis ; Harold W. Brown; Gramedia; Jakarta 1979. 2. Parasitologi dan Ilmu Kedokteran Tropik ; W. Peters & H. M. Gilles; EGC Buku.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1. Dasar Parasitologi Klinis ; Harold W. Brown; Gramedia; Jakarta 1979. 2. Parasitologi dan Ilmu Kedokteran Tropik ; W. Peters & H. M. Gilles; EGC Buku."— Transcript presentasi:

1

2 1. Dasar Parasitologi Klinis ; Harold W. Brown; Gramedia; Jakarta Parasitologi dan Ilmu Kedokteran Tropik ; W. Peters & H. M. Gilles; EGC Buku Kedokteran; Jakarta Parasitologi Kedokteran Edisi Ketiga ; Prof. dr. Srisasi Gandahusada, Drs. H. Henry D. Ilahude DAP & E, Prof. dr. Wita Pribadi ; Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ; Jakarta Parasitologi Keperawatan ; Samsunir Adam. 5. Petunjuk Penanganan Spesimen dan Pemeriksaan Laboratorium dari Penderita Diare dan Kecacingan : Ditjen PPM & PL, Depkes RI, Jakarta Protozologi ; Drg. Ririn Arminsih, MKM & Laila Fitria, SKM, MKM; Bahan Kuliah Dept. Kesling Universitas Indonesia; Depok 2006.

3 Q U I Z – 1 Silahkan Jawab Sepengetahuan Saudara? Waktu 15 menit ! Sebutkan definisi Parasitologi ? Sebutkan 3 jenis golongan parasitologi ? Apa yang dimaksud dengan : a)Simbiosis b)Mutualisme c)Komensalisme d)Hospes Apa yang anda ketahui tentang siklus hidup ? Mengapa siklus hidup parasit dipelajari? Selamat Bekerja !

4 Ilmu yang mempelajari jasad-jasad yang hidup, untuk sementara atau tetap, pada permukaan atau di dalam jasad hidup lain dengan maksud untuk mengambil makanan, dan mempelajari hubungan antara jasad-jasad ini dengan hospesnya

5 Parasitologi hanya dipakai untuk parasit hewani, dalam golongan : 1. Protozoa 2. Helminthes 3. Arthropoda

6 PEMBAGIAN KELAS PARASIT PROTOZOA (Hewan Satu Sel) PROTOZOA (Hewan Satu Sel) METAZOA (Hewan Banyak Sel) METAZOA (Hewan Banyak Sel) Filum Protozoa Filum Protozoa Filum Nemathelminthes Filum Nemathelminthes Filum Platyhelminthes Filum Platyhelminthes Filum Arthropoda Filum Arthropoda Kelas I Crustacea Kelas I Crustacea Kelas I Nematoda Kelas I Nematoda Kelas I Trematoda Kelas I Trematoda Kelas I Sarcodina Kelas I Sarcodina Kelas II Mastigophora Kelas II Mastigophora Kelas II Cestoda Kelas II Cestoda Kelas II Myriapoda Kelas II Myriapoda Kelas III Sporozoa Kelas III Sporozoa Kelas IV Ciliata Kelas IV Ciliata Kelas IV Arachnida Kelas IV Arachnida Kelas III Insecta Kelas III Insecta

7 PARASIT & PARASITISME Parasitisme mencakup setiap hubungan timbal balik suatu species dgn species lain u/ kelangsungan hidupnya. Parasitisme mencakup setiap hubungan timbal balik suatu species dgn species lain u/ kelangsungan hidupnya. 1. Simbiosis : hub.permanen antara dua jasad yang tidak dapat hidup terpisah. 2. Mutualisme : kedua jasad mendapat untung. 3. Komensalisme : satu jasad untung dan yang lain tidak dirugikan.

8 Parasit : jasad yang lebih lemah yang mengambil makanan dan perlindungan dari jasad lain dan memperoleh segala keuntungan daripada hubungan itu. Parasit : jasad yang lebih lemah yang mengambil makanan dan perlindungan dari jasad lain dan memperoleh segala keuntungan daripada hubungan itu. Hospes : species yang dihinggapi atau mungkin juga penderita berbagai kelaianan fungsi dan kelainan organik. Hospes : species yang dihinggapi atau mungkin juga penderita berbagai kelaianan fungsi dan kelainan organik. Ektoparasit: hidup pada sebelah luar badan hospes (infestasi). Ektoparasit : hidup pada sebelah luar badan hospes (infestasi). Endoparasit : hidup di dalam badan hospes (infeksi) Endoparasit : hidup di dalam badan hospes (infeksi) Parasit Patogen : menyebabkan pada hospes karena pengaruh mekanik, traumatik atau toksik. Parasit Patogen : menyebabkan pada hospes karena pengaruh mekanik, traumatik atau toksik.

9 SIKLUS HIDUP PARASIT Siklus hidup : Stadium infektif (kista, spora atau larva) yg dilepas hospes langsung diambil oleh hospes lain sehingga parasit tumbuh dan berkembang. Siklus hidup : Stadium infektif (kista, spora atau larva) yg dilepas hospes langsung diambil oleh hospes lain sehingga parasit tumbuh dan berkembang. Pembiakan : Pembiakan : 1. Sexual : Parasit tersebut mengadakan pembiakan dg melalui jenis kelamin jantan & Betina 2. Asexual: Tidak melalui alat kelamin > pembelahan, Parasit Hermaprodit : jantan & betina terdapat pd satu individu.

10 Parasit manusia mencapai kedewasaan seksuil di didalam hospesnya. Parasit manusia mencapai kedewasaan seksuil di didalam hospesnya. Parasit selama hidup di luar badan hospes, tinggal diam dalam bentuk kista yang resisten, telur/larva, dpt mengalami pertumbuhan secara aktif dan mengalami metamorfosis. Parasit selama hidup di luar badan hospes, tinggal diam dalam bentuk kista yang resisten, telur/larva, dpt mengalami pertumbuhan secara aktif dan mengalami metamorfosis. Siklus parasit dipelajari untuk mengetahui bagaimana manusia memperoleh infeksi dan stadium parasit dan untuk pencegahan yang paling efektif. Siklus parasit dipelajari untuk mengetahui bagaimana manusia memperoleh infeksi dan stadium parasit dan untuk pencegahan yang paling efektif.

11 CARA MASUK PARASIT KE TUBUH MANUSIA 1. Kulit 2. Mulut 3. Pernapasan

12

13 TUGAS KELOMPOK 1. PROTOZOA 2. HELMINTHES 3. ARTHROPODA Morfologi Morfologi Fisiologi Fisiologi Siklus hidup Siklus hidup Penularan Penularan Pengobatan Pengobatan Pencegahan & Pemberantasan Pencegahan & Pemberantasan


Download ppt "1. Dasar Parasitologi Klinis ; Harold W. Brown; Gramedia; Jakarta 1979. 2. Parasitologi dan Ilmu Kedokteran Tropik ; W. Peters & H. M. Gilles; EGC Buku."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google