Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

NAMA KELOMPOK : Laili Nur Hanifah(08320103) Sumani(08320109) Nur Indah Ekasari(08320115)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "NAMA KELOMPOK : Laili Nur Hanifah(08320103) Sumani(08320109) Nur Indah Ekasari(08320115)"— Transcript presentasi:

1

2 NAMA KELOMPOK : Laili Nur Hanifah( ) Sumani( ) Nur Indah Ekasari( )

3 VARIABEL STRING, SCRIPT M-FILE DAN VISUALISASI DASAR 2D

4 Variabel String Matlab hanya memiliki dua jenis tipe data yaitu Numeric dan String. Dalam matlab setiap variabel akan disimpan dalam bentuk matrik. User dapat langsung menuliskan variabel baru tanpa harus mendeklarasikannya terlebih dahulu pada command window. Penamaan variabel pada matlab bersifat caseSensitif karena itu perlu diperhatikan penggunaan huruf besar dan kecil pada penamaan variabel. Apabila terdapat variabel lama dengan nama yang sama maka matlab secara otomatis akan me-replace variabel lama tersebut dengan variabel baru yang dibuat user.

5 Aturan penamaan variabel dalam MATLAB juga sama dengan aturan penamaan variabel pada umumnya, seperti: 1. Harus diawali dengan karakter huruf 2. Tidak boleh mengandung spasi 3. Tidak boleh mengandung operator aritmatik (+, -, /, *) 4. Tidak boleh sama dengan nama function

6 Berikut ini beberapa contoh penamaan variabel yang benar dan proses assignmentnya >> Nilaiku = 6; Sedangkan contoh-contoh berikut ini penamaan variabel yang salah: >> 7an = 10; >> A1 = 4.5; >> Nilai_ku = Nilaiku + A1; >> varA = ‘test variabel’ >> varA = test variabel >> Jumlah-Bilangan = 3 + 4; >> Hallo Boy = -3;

7 cara melihat daftar nama-nama variabel tersebut dengan mengetikkan perintah >> who >> whos Caranya menghapus nama-nama variabel tersebut dalam memori, adalah dengan mengetikkan perintah >> clear

8 Beberapa fungsi built-in yang dapat digunakan untuk manipulasi data tipe string >> disp( ‘ Praktikum Pemrograman MATLAB ‘ ) >> x=1:5; disp(x) >> Nama=input('Masukkan nama Anda ! ’, ’ s ’ ); >> disp ( ‘ Nama yang anda masukkan = ’ ); disp (Nama) >> z = ‘ Percobaan Command fprintf ‘ ; >> y= ‘ Ini test kedua ‘ ; >> fprintf( ‘ %s \n ’, z) >> fprintf( ‘ %s \n %s \n ’, z, y) >> fprintf( ‘ %s %s \n ’, z, y)

9 Konversi dan Fungsi-fungsi String KONVERSI KETERANGAN ‘ %c ’ Karakter tunggal ‘ %d ’ Notasi desimal dengan tanda +/- ‘ %e ’ Notasi eksponensial ‘ %f ’ Notasi titik tetap (fixed point) ‘ %i ’ Notasi desimal dengan tanda +/- \b Backspace \f Formfeed(penulisan diteruskan dalam baris yang sama) \n Penulisan dituliskan pada baris baru

10 Script M-file Untuk menghadapi masalah jika harus mengetikkan perintah yang jumlahnya cukup banyak dibutuhkan suatu file script. File seperti ini di Matlab disebut M-file. Pada m-file anda diperbolehkan untuk mengetikkan deretan perintah dalam suatu teks file. Untuk membuat M- file, buka teks editor, pilih File New M-File Jika perintah matlab tidak diakhiri dengan titik koma,hasil dari perintah itu serta nama variabelnya akan ditampilkan kembali dalam command window. Supaya tampilan lebih bagus, maka untuk menampilkan nama variabel digunakan perintah disp. Perintah echo on membuat perintah-perintah yang dibuat di M-file akan ditampilkan kembali di command window. Perintah input memungkinkan anda meminta input dari pemakai saat M-file dijalankan.

11 Operator Deskripsi < kurang dari <=kurang dari sama dengan >lebih dari >=lebih dari sama dengan ==sama ~=tidak sama dengan Operator logika Deskripsi |or &and ~not

12 Fungsi M-File Fungsi M-file hampir sama dengan script file dimana keduanya merupakan suatu file teks dengan ekstensi.m. Fungsi M-file ini tidak dimasukkan dalam command window, melainkan suatu file tersendiri yang dibuat dalam editor teks (MATLAB editor/debugger). Suatu fungsi M-File harus mengikuti beberapa aturan.

13 Fungsi M-file juga mempunyai sejumlah sifat penting. Aturan-aturan dan sifat-sifat tersebut meliputi : 1. FUNGSI M-FILE 35 a. Nama fungsi dan nama file harus identik. Contohnya flipud disimpan dalam file yang bernama flipud.m b. Pertama kali MATLAB mengeksekusi suatu fungsi M-file, MATLAB membuka file fungsi tersebut dan mengkompilasi perintah-perintah di dalamnya menjadi suatu representasi internal dalam memoriyang mempercepat eksekusi untuk semua pemanggilan berikutnya. Jika fungsi juga melibatkan pemanggilan ke fungsi M-file yang lain, fungsi M-file yang dipanggil itu juga akan dikompilasi ke dalam memori. c. Baris komentar sampai dengan baris bukan komentar yang pertama adalah teks help yang ditampilkan. Jika anda meminta help, misalnya >>help flipud yang menampilkan 9 baris komentar pertama dari contoh di atas. Baris komentar yang paling atas disebut baris H1 adalah baris yang dicari oleh perintah lookfor.

14 d. Setiap fungsi memiliki ruang kerjanya sendiri yang berbeda dengan ruang kerja MATLAB. Satu-satunya hubungan antara ruang kerja MATLAB dengan variabel-variabel dalam fungsi adalah variabel- variabel input dan output fungsi. Jika suatu fungsi mengubah nilai dalam bentuk suatu variabel input, perubahan itu hanya tampak dalam fungsi dan tidak mempengaruhi ruang kerja MATLAB. e. Jumlah dari argument input dan output yang digunakan jika suatu fungsi dipanggil hanya ada dalam fungsi tersebut. f. Fungsi dapat berbagi variabel dengan fungsi lain, ruang kerja MATLAB dan pemanggilan rekursi untuk dirinya sendiri jika variabelnya dideklarasikan sebagai variabel global. g. Fungsi M-file berhenti dieksekusi dan kembali ke prompt jika telah mencapai akhir dari M-file atau jika menemui perintah return. Perintah return merupakan cara sederhana untuk menghentikan fungsi sebelum mencapai akhir file. h. Fungsi M-file dapat memuat lebih dari sebuah fungsi.

15 Visualisasi Dasar 2D Untuk memvisualisasi data secara 2-dimensi ataupun 3-dimensi, kita menggunakan berbagai command plotting; di mana command yang paling dasar ialah plot. Anda bisa praktekan contoh berikut ini. >> x = 1:8; y=[ ]; >> plot(x,y)

16 Akan muncul window baru berisi figure hasil plotting. Perhatikan kegunaan dari ikon yang ada. 5.0 Grafik dan Suara

17 Gambar 5. 1 Jendela figure. Seperti yang Anda lihat, titik (1,20), (2,22), (3,25), (4,30), dst... terhubung dengan garis lurus. Sekarang Anda bisa coba untuk membalik urutan sintaks dan mengamati grafik yang dihasilkan! >> plot(y,x) Setiap gambar di figure window, bisa Anda print melalui menu File Print (ctrl+P), atau Anda simpan sebagai file FIG dengan File Save (Ctrl+S), ataupun Anda ekspor sebagai file JPG, EMF, BMP, dsb dengan File Export

18 Untuk menambahkan judul, label, dan grid ke dalam hasil plot Anda, digunakan command berikut ini. Tabel 5. 1

19 Sekarang mari kita lihat contoh plot yang lain. Kita akan memplot kurva y = x 3 pada rentang x = -3 hingga x = +3. >> clear >> x=-3:0.1:3; %inkremen=0.1 agar kurva terlihat mulus >> y=x.^3; >> plot(x,y) >> xlabel('Sumbu X'), ylabel('Sumbu Y') >> title('Kurva Y=X^3') >> grid on Gambar 5. 2 Contoh plot: kurva Y = X 3

20 Ketika Anda menggunakan command plot, gambar sebelumnya di figure window akan terhapus. Lalu bagaimana jika kita ingin memplot beberapa fungsi dalam satu figure sekaligus? Dalam hal ini kita bisa gunkan command hold. Tabel 5. 2

21 Berikut ini contoh memplot beberapa kurva eksponensial negatif s ekaligus. >> clear >> x=linspace(0,5,500); >> y1=exp(-x); plot(x,y1); >> grid on >> hold on >> y2=exp(-0.5*x); plot(x,y2); >> y3=exp(-0.25*x); plot(x,y3); >> y4=exp(-0.1*x); plot(x,y4); >> xlabel('sumbu-x'), ylabel('sumbu-y') >> title('Perbandingan fungsi eksponensial... negatif')

22 Gambar 5. 3 Hasil plot dengan “ hold on ”

23


Download ppt "NAMA KELOMPOK : Laili Nur Hanifah(08320103) Sumani(08320109) Nur Indah Ekasari(08320115)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google