Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PPMJ. Dasar dari nilai kepribadian orang Jepang Kanji & ArtinyaLatar BelakangDefinisiPembagian.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PPMJ. Dasar dari nilai kepribadian orang Jepang Kanji & ArtinyaLatar BelakangDefinisiPembagian."— Transcript presentasi:

1 PPMJ

2 Dasar dari nilai kepribadian orang Jepang

3 Kanji & ArtinyaLatar BelakangDefinisiPembagian

4 Kanji dan Artinya

5 SHUDANSHUGI しゅう だん 集団 しゅ ぎ 主義

6 SHUDANSHUGI 集団 Collective Kelompok 主義 -ism Paham

7 しゅう だん しゅ ぎ 集団主義 Collectivism Groupisme Paham Kelompok

8 Latar Belakang

9  Jepang sebagai Negara Agraris  Mura Hachibu  Shimaguni Konjisei  Politik Sakoku (Masa Isolasi)

10 Jepang sebagai negara agraris sejak zaman Yayoi sampai dengan zaman berakhirnya Perang Dunia ke-2.

11  Mempunyai kepercayaan yang sama (Taritsuteki).  Hidup bergantung pada orang lain, dimana pandangan orang lain sangat penting, sehingga mereka dalam bertindak harus memikirkan dampak pada orang lain.

12  Perasaan solidaritas yang kuat, atau dikenal sebagai masyarakat paguyuban, sehingga hidup terikat oleh lingkungan. noka bunka  Menjalankan kehidupan dari segi pertanian (noka bunka/ のう かぶんか / 農家文化 ).

13 mura hachibu Dlm masyarakat pertanian, apabila seseorang melakukan kesalahan, maka ia akan dikenakan “mura hachibu”, yaitu dikucilkan dari pergaulan anggota mura (desa) nya.

14 shimaguni konjosei Akibat pengaruh geografis Jepang sebagai negara kepulauan dengan iklim yang berbeda di setiap wilayah, Jepang dikenal dengan sifat “ shimaguni konjosei ”, yaitu sifat pemikiran yang sempit yang terbatas pada kepulauan yang didiaminya saja.

15 masa isolasi (politik Sakoku) Pada zaman Edo, bangsa Jepang menutup diri selama 250 thn, yang dikenal dengan masa isolasi (politik Sakoku), karena masyarakat Jepang merasa lain dari masyarakat di luar Jepang.

16 politik Kaikaku Setelah masa isolasi (politik Sakoku), bangsa Jepang mulai menerima pengaruh dari luar hanya di bidang teknologi & industri, yang disebut dengan politik Kaikaku.

17 adat istiadat bangsa Jepang menjadi utuh Sejarah Jepang yang berjalan sangat panjang, yaitu sejak pra Jomon sampai dengan masa isolasi, membuat kebiasaan yang ada dalam adat istiadat bangsa Jepang menjadi utuh karena tidak dipengaruhi oleh bangsa lain.

18 Definisi

19 sifat terikat pada kelompoknya Shudanshugi adalah masyarakat yang mempunyai sifat terikat pada kelompoknya, mempunyai nilai kebersamaan yang kuat sebagai akibat dari merasa dan menjadi bagian dari kelompoknya.

20 nakama ishiki kesadaran berkelompok Sifat terikat dengan pada kelompoknya berdasarkan adanya ikatan emosional yang disebut nakama ishiki ( なかま いしき / 仲間意識 ), yang berarti kesadaran berkelompok.

21 sifat terikat pada kelompoknya shudanteki shakai Masyarakat Jepang dikenal sebagai masyarakat yang mempunyai sifat terikat pada kelompoknya dan merasa menjadi bagian dari kelompoknya, atau disebut juga shudanteki shakai ( しゅう だんてきしゃかい / 集団的社会 ).

22 Pembagian

23 しゅうだんしこう 集団思考 しゅうだんせいかつ 集団生活 しゅうだんいしき 集団意識

24 集団思考(しゅうだんしこう)

25  Kehidupan masyarakat Jepang semakin berkembang dan berubah menjadi masyarakat industri, dan kini memasuki masyarakat teknologi canggih.  Perkembangan dan perubahan yang terjadi di dalam kehidupan sosial masyarakat Jepang dibangun satu kesatuan konsep kerja kelompok yang dikenal dengan shuudan shikou.

26 kerangka berpikir kerja kelompok kesadaran tinggi kepentingan kelompok terikat oleh kehidupan bekerja sama Orientasi kelompok adalah kerangka berpikir orang Jepang terhadap kerja kelompok, yang didasari atas kesadaran tinggi terhadap kepentingan kelompok, sehingga membuat mereka terikat oleh kehidupan bekerja sama dalam suatu kesatuan kehidupan sosial masyarakat.

27 集団生活(しゅうだんせいかつ)

28 kehidupan sosial kerjasama kelompok kesadaran tinggi kepentingan kelompok aturan, sistem, pola, dan pedoman Kehidupan kelompok adalah kehidupan sosial yang berlangsung atas dasar adanya kerjasama kelompok yang didasari atas kesadaran tinggi terhadap kepentingan kelompok yang diikat oleh aturan, sistem, pola, dan pedoman tentang kehidupan dalam bekerja sama di dalam kelompoknya.

29 rasa tanggung jawab  Adanya kesadaran tinggi dalam menjalankan kewajibannya menimbulkan rasa tanggung jawab di setiap individu yang termasuk dalam sebuah kelompok.  Pembagian kerja yang merata sesuai dengan tugas dan kewajibannya merupakan sistem kehidupan berkelompok dalam melakukan berbagai kegiatan yang diperlukan untuk kepentingan dan kesejahteraan kelompoknya.

30 集団意識(しゅうだんいしき)

31 penting prioritasnya terhadap kelompok  Dalam masyarakat Jepang, berpedoman pada sebuah kelompok merupakan hal yang sangat penting dan memberikan prioritasnya terhadap kelompok daripada diri sendiri. kebaikan setia pada nilai-nilai kelompok  Kebanyakan masyarakat Jepang menyadari bahwa kebaikan yang sangat penting itu adalah dengan menyatakan setia pada nilai-nilai kelompok yang diikutinya.

32 memprioritaskan kepentingan kelompok kesetiaan pada kelompok tindakan yang mulia Sebagian besar dari masyarakat Jepang merupakan masyarakat yang lebih memprioritaskan kepentingan kelompok daripada kepentingan diri sendiri. Sebagian besar meyakini bahwa kesetiaan pada kelompok dimana suatu individu tersebut berada merupakan suatu tindakan yang mulia.

33 Loyalitas perasaan solidaritas Loyalitas kepada kelompok ini menciptakan sebuah perasaan solidaritas dan mengedepankan dari kesadaran berkelompok yang bisa dilihat dari berbagai aspek kehidupan, seperti perayaan matsuri, ataupun kegiatan undoukai di sekolah-sekolah Jepang

34 orang luar diundang diperlakukan dengan ramah dan sangat formal Ketika orang luar diundang datang dengan menggunakan janji terlebih dahulu, maka mereka akan diperlakukan dengan ramah dan sangat formal layaknya tamu. orang luar menjadi bagian dari kelompok tidak akan diberikan sambutan akan ditolak untuk masuk Jika orang luar mencoba untuk menjadi bagian dari kelompok tersebut, maka tidak akan diberikan sambutan yang hangat dan akan ditolak untuk masuk ke dalam kelompok tersebut. orang Jepang sangat membatasi diri Dalam sebuah kelompok orang Jepang sangat membatasi diri dengan masyarakat di luar kelompoknya.

35 dampak negatif  Kehidupan berkelompok menghasilkan dampak negatif yang menyebabkan individu-individu menahan diri dari pemikiran mandiri. remaja Jepang kenakalan remaja kriminalitas  Hal ini kerap dijumpai di Jepang yang dilakukan oleh remaja Jepang yang dilatarbelakangi oleh kenakalan remaja yang berujung pada kriminalitas.

36  Aturan, sistem, pola, dan pedoman yang berlaku telah mendasari dan mengikat masyarakat Jepang dalam kehidupan berkelompok.  Hal ini menyebabkan masyarakat Jepang memiliki kesadaran tinggi terhadap kepentingan kelompok dari kepentingan individu.

37  Kesadaran tinggi akan kelompoknya membuat mereka memiliki rasa tanggung jawab atas segala tugas dan pekerjaan yang diemban, dan kesetiaan/loyalitas terhadap nilai-nilai dalam kelompok.  Loyalitas kepada kelompok ini menciptakan sebuah perasaan solidaritas, yang dapat terlihat pada perayaan matsuri, ataupun kegiatan undoukai di sekolah-sekolah Jepang.

38  Namun, dibalik itu semua, masyarakat Jepang sangat membatasi diri terhadap masyarakat di luar kelompoknya.  Bahkan, menghasilkan dampak negatif yang menyebabkan individu-individu menahan diri dari pemikiran mandiri.  Misalnya, fenomena ijime di kalangan remaja.

39 Topik berikutnya: KERANGKA & ATRIBUT


Download ppt "PPMJ. Dasar dari nilai kepribadian orang Jepang Kanji & ArtinyaLatar BelakangDefinisiPembagian."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google