Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

TECHNOPRENEURSHIP (EM604) Session 3 Entrepreneurship Theories Dr. Winarno.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "TECHNOPRENEURSHIP (EM604) Session 3 Entrepreneurship Theories Dr. Winarno."— Transcript presentasi:

1 TECHNOPRENEURSHIP (EM604) Session 3 Entrepreneurship Theories Dr. Winarno

2 Why becoming Technopreneur?

3 Mengapa Menjadi Technopreneur Yang pertama adalah karena seseorang tidak ingin menjalani kewajiban sebagai karyawan dari suatu perusahaan atau instansi pemerintah, dengan segala disiplin dan peraturan kerjanya.

4 Mengapa Menjadi Technopreneur Yang kedua, tidak ingin menjadi seorang upahan yang dibayar rutin setiap minggu atau setiap bulan, dengan penghasilan yang hanya cukup untuk bulanan.

5 Mengapa Menjadi Technopreneur Yang ketiga, pada dasarnya seorang technopreneur adalah seseorang yang tidak ingin bekerja untuk orang lain, melainkan untuk diri sendiri. Dengan demikian segala hasil adalah untuk dirinya sendiri, untuk kesejahteraan diri dan keluarganya.

6 Mengapa Menjadi Technopreneur Yang keempat, seorang technopreneur tentu saja akan memerlukan sejumlah karyawan atau pegawai. Dengan demikian seorang technopreneur akan menggaji orang lain, sehingga dapat turut serta menciptakan kesejahteraan bagi orang lain atau masyarakat.

7 Mengapa Menjadi Technopreneur Yang kelima, pada akhirnya seorang technopreneur turut menyumbangkan kesejahteraan bagi negaranya, menjadi asset bagi negara.

8 Technopreneur Means The wealth of Nation

9 Entrepreneurship Definition Identification and exploitation of previously unexploited opportunities (Hitt, 2001). It is a systematic, repeatable discipline that can be learned.

10 Technology Definition Devices, artifacts, processes, tools, methods, and materials that can be applied to industrial and commercial purposes.

11 Technopreneurship Identification and exploitation of previously unexploited opportunities by using devices, artifacts, processes, tools, methods, and materials that can be applied to industrial and commercial purposes.

12 Entrepreneurship cs Intrapreneurship Technopreneurship Creativepreneurship Social Preneurship Gov-preneurship

13 Intrapreneurship Intrapreneurship adalah prinsip entrepreneurship yang diterapkan oleh seorang karyawan di suatu perusahaan, sehingga karyawan tersebut turut serta mengembangkan perusahaan dimana dia berada, misalnya memajukan perusahaan dari kecil menjadi besar; atau melakukan diversifikasi usaha, bersama dengan pemilik perusahaan tersebut

14 Creativepreneurship Creativepreneurship adalah seorang entrepreneur yang mengembangkan bisnis berdasarkan modal kreativitas di bidang kreatif. Dengan kata lain, bisnisnya terkait dengan bidang seni. Misalnya yang termasuk dalam kelompok ini adalah para musisi, produsen film, pertunjukan, bidang desain periklanan, penerbitan, pengarang, desain pakaian, game, software, dan sebagainya yang termasuk dalam kelompok industri kreatif.

15 Socialpreneurship Socialpreneurship adalah entrepreneurship yang diterapkan dalam bidang sosial, misalnya mengembangkan bisnis yang melibatkan aspek sosial, misalnya mendirikan koperasi, mendirikan bisnis listrik pedesaan, pengolahan limbah, pelestarian lingkungan, dan lain-lain.

16 Gov-preneurship Gov-preneurship adalah entrepreneurship yang diterapkan oleh pegawai pemerintah di instansinya, sehingga instansi pemerintah tersebut dapat menyelenggarakan pelayanan publik yang lebih baik, disertai kreativitas dan inovasi. Contoh gov-preneurship adalah reformasi birokrasi, pemberantasan korupsi, pelayanan KTP satu hari selesai, pelayanan perijinan satu atap, dan sebagainya.

17 8 Skills of Entrepreneurship Initiate and operate purposeful enterprise Operate within the context and industrial environment at the time of initiation Identify and screen timely opportunities Accumulate and manage knowledge and technology Mobilize resources (financial, physical, human) Assess and mitigate uncertainty and risk associated with the initiation of the enterprise Provide an innovative contribution or at least a contribution that encompasses novelty or originality Enable and encourage a collaborative team of people who have the capabilities and knowledge necessary for success

18 Mitos Seputar Entrepreneur Entreprenurs mengalami banyak stres dan membayar harga tinggi. Memulai bisnis dan gagal, dan Anda tidak akan pernah dapat mengumpulkan uang lagi. Uang adalah bahan startup yang paling penting. Entrepreneurs harus muda dan energik. Pengusaha termotivasi semata-mata untuk mengejar uang.

19 Mitos Seputar Entrepreneur Pengusaha mencari kekuasaan dan kontrol atas orang lain. Jika seorang Pengusaha memang berbakat, keberhasilan akan terjadi dalam satu atau dua tahun. Pengusaha dengan ide yang baik dapat meningkatkan modal ventura. Jika seorang Pengusaha memiliki cukup modal awal, dia tidak bisa gagal. Pengusaha adalah pemain tunggal dan tidak bisa bekerja dengan orang lain. Kecuali jika Anda mencapai di SAT atau GMATs, Anda tidak akan pernah menjadi pengusaha sukses.

20 Tugas Carilah contoh Entreprenuership Intrapreneurship Technopreneurship Socialpreneurship Creativepreneurship Gov-preneurship


Download ppt "TECHNOPRENEURSHIP (EM604) Session 3 Entrepreneurship Theories Dr. Winarno."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google