Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Hak Kekayaan Intelektual Prof Dr Jamal Wiwoho. SH, MHum www.jamalwiwoho.com HAKI.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Hak Kekayaan Intelektual Prof Dr Jamal Wiwoho. SH, MHum www.jamalwiwoho.com HAKI."— Transcript presentasi:

1 Hak Kekayaan Intelektual Prof Dr Jamal Wiwoho. SH, MHum HAKI.

2 Referensi Sunaryati Hartono, 1982, Hukum Ekonomi Pembangunan Indonesia, Cet. Pertama Binacipta, Bandung Sunaryati Hartono, 1982, Hukum Ekonomi Pembangunan Indonesia, Cet. Pertama Binacipta, Bandung Tim Lindsey et.ai, 2003, Hak Kekayaan Intelektual – Suatu Pengantar, Alumni, Bandung Tim Lindsey et.ai, 2003, Hak Kekayaan Intelektual – Suatu Pengantar, Alumni, Bandung Adi Sulistiyono.2004.Mekanisme Penyelesaian Sengketa HKI(Hak Atas Kekayaan Intelektual).Surakarta : UNS Press. Adi Sulistiyono.2004.Mekanisme Penyelesaian Sengketa HKI(Hak Atas Kekayaan Intelektual).Surakarta : UNS Press. OK Sadikin.2004.Aspek Hukum Hak Kekayaan Intelektual.(Intelectual Property Rights).Jakarta :PT Raja Grafindo Persada. OK Sadikin.2004.Aspek Hukum Hak Kekayaan Intelektual.(Intelectual Property Rights).Jakarta :PT Raja Grafindo Persada. DJHKI, 2003, Panduan HKI DJHKI, 2003, Panduan HKI DJHKI, KOmpilasi UU HKI DJHKI, KOmpilasi UU HKI 4/4/20152

3 HAKI. Bagaimana HKI Apabila tidak ada penghargaan HKI? Apabila tidak ada penghargaan HKI? Perlindungan? Perlindungan? Tidak diakui sebagai pencipta-apa mau? Tidak ada karya? Tidak diakui sebagai pencipta-apa mau? Tidak ada karya? Tidak ada insentif? Secara ekonomis/pribadi? Tidak ada insentif? Secara ekonomis/pribadi? Penghargaan merupakan suatu kebutuhan? Penghargaan merupakan suatu kebutuhan? Peran Negara: Peran Negara: Keseimbangan antara pemilik HKI dan umum Keseimbangan antara pemilik HKI dan umum Prinsip-prinsip: Prinsip-prinsip: Keadilan (the principle of natural justice) Keadilan (the principle of natural justice) Ekonomi (the economic argument) Ekonomi (the economic argument) Kebudayaan (the cultural argument) Kebudayaan (the cultural argument) Sosial (the social argument) Sosial (the social argument) 4/4/20153

4 HAKI. Pengertian Hak yang timbul untuk melindungi hasil olah pikir dan/atau kreativitas seseorang yang menghasilkan suatu produk atau proses yang mempunyai kegunaan bagi manusia Hak yang timbul untuk melindungi hasil olah pikir dan/atau kreativitas seseorang yang menghasilkan suatu produk atau proses yang mempunyai kegunaan bagi manusia Hak untuk menikmati secara ekonimis hasil dari suatu kreativitas intelektual Hak untuk menikmati secara ekonimis hasil dari suatu kreativitas intelektual Objek yang diatur dalam HKI: karya-karya yang timbul atau lahir karena kemampuan intelektual manusia Objek yang diatur dalam HKI: karya-karya yang timbul atau lahir karena kemampuan intelektual manusia 4/4/20154

5 HAKI. Latar Belakang HKI Hak alamiah dasar pencipta: berhak memiliki dan mengontrol ciptaannya – wajar dan adil Hak alamiah dasar pencipta: berhak memiliki dan mengontrol ciptaannya – wajar dan adil Sehinggga adalah fair bahwa orng lain yang akan menggunakan ciptaan orang lain, untuk meminta izin dari pencipta terlebih dahulu Sehinggga adalah fair bahwa orng lain yang akan menggunakan ciptaan orang lain, untuk meminta izin dari pencipta terlebih dahulu Si pencipta dapat menentukan bagaimana ciptaannya digunakan ataupun mencegah orang lain untuk tidak menggunakan ciptaannya Si pencipta dapat menentukan bagaimana ciptaannya digunakan ataupun mencegah orang lain untuk tidak menggunakan ciptaannya Investasi asing – keefektivan penegakan hukum HKI Investasi asing – keefektivan penegakan hukum HKI 4/4/20155

6 HAKI. Latar Belakang HKI Dalam berbisnis, sebuah perusahaan sangat membutuhkan reputasi yang baik. Untuk menciptakan reputasi/image ini, mereka seringkali menghabiskan dana dan waktu yang relatif banyak Dalam berbisnis, sebuah perusahaan sangat membutuhkan reputasi yang baik. Untuk menciptakan reputasi/image ini, mereka seringkali menghabiskan dana dan waktu yang relatif banyak Tidak jarang, objek-objek yang dilindungi oleh HKI selain merupakan produk yang menjadi unggulan bagi suatu perusahaan juga telah menjadi simbol bagi perusahaan yang bersangkutan – Image/reputasi Tidak jarang, objek-objek yang dilindungi oleh HKI selain merupakan produk yang menjadi unggulan bagi suatu perusahaan juga telah menjadi simbol bagi perusahaan yang bersangkutan – Image/reputasi 4/4/20156

7 HAKI. Latar Belakang HKI Penemuan/ Kreasi Investasi Penelitian & Pengembangan R&D Sistem Insentif Pengembangan teknologi Invetif / kreatif Mendorong & menghargai Penemuan & kreasi 4/4/20157

8 HAKI. Pembagian dalam HKI Hak Cipta (copyright) Hak Cipta (copyright) Hak atas Kekayaan Industri (industrial property right): Hak atas Kekayaan Industri (industrial property right):  Paten (patent)  Merek (trade mark)  Rahasia Dagang (trade secert)  Desain Industri (industrial design)  Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu (layout design of integrated cicuit) 4/4/20158

9 HAKI. Peraturan Perundang-undangan HKI Indonesia UU No.29 Tahun2000 tentang Perlindungan Varietas Tanaman. UU No.29 Tahun2000 tentang Perlindungan Varietas Tanaman. UU No. 30 Tahun 2000 Tentang Rahasia Dagang UU No. 30 Tahun 2000 Tentang Rahasia Dagang UU No. 31 Tahun 2000 Tentang Desain Industri UU No. 31 Tahun 2000 Tentang Desain Industri UU No. 32 Tahun 2000 Tentang Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu UU No. 32 Tahun 2000 Tentang Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu UU No. 14 Tahun 2001 Tentang Paten UU No. 14 Tahun 2001 Tentang Paten UU No. 15 Tahun 2001 Tentang Merek UU No. 15 Tahun 2001 Tentang Merek UU No. 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta UU No. 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta 4/4/20159

10 HAKI. Hak Cipta Ciptaan Asli Otomatis Buku, program komputer, pamflet, karya tulis yang diterbitkan, ceramah, alat peraga, lagu musik, drama,tari, fotografi, sinematografi, database, terjemahan, dll HAk Cipta (UU 19/2002) Seumur Hidup 50 tahun HAK PENCIPTA – PEMEGANG HAK CIPTA Eksklusif mengumumkan atau memperbanyak, atau memberikan izin pihak lain Ilmu pengetahuan Seni sastra 4/4/201510

11 HAKI. Merek Merek Dagang Merek Jasa Merek Kolektif Indikasi Geografis Tanda – Daya pembeda Merek (UU 15/2001) 10 tahun dapat diperpanjang Digunakan Dalam perdagangan barang/jasa Gambar, nama, kota, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna, atau kombinasi dari unsur-unsur tadi HAK PEMILK MEREK Menggunakan sendiri atau memberikan izin pihak lain 4/4/201511

12 HAKI. Paten - First to file system Paten (UU 14/2001) Invensi yang baru Unsur novelty Mengandung langkah inventif Dapat diterapkan Dalam industri Pten 20 tahun Paten sederhana: 10 tahun (tidak dapat diperpanjang) Teknologi HAK INVENTOR – PEMEGANG PATEN Eksklusif melaksanakan sendiri atau memberikan izin pihak lain 4/4/201512

13 HAKI. Rahasia Dagang Informasi rahasia Rahasia Dagang (UU 30/2000) Teknologi Bisnis Dilego Nilai ekonomi HAK PEMILK RAHASIA DAGANG Menggunakan sendiri, memberikan lisensi atau melarang pihak lain menggunakan/mengungkap untuk kepentingan komersial 4/4/201513

14 HAKI. Desain Industri Kreasi - Baru Desain Industri (UU 31/2000) Kesan estetis Dapat dipakai untuk menghasilkan produk barang komoditasindustri atau kerajinan tangan HAK PENDESAIN Eksklusif melaksanakan sendiri, melarang orang lain yang tidak berhak (membuat, memakai, menjual, mengimpor, mengekspor, mengedarkan) Memberikan persetujuan pihak lain melaksanakan, kecuali pendidikan & penelitian Bentuk, konfigurasi, atau komposisi garis atau warna, atau garis dan warna, atau gabungan daripadanya yang berbentuk 3 dimensi atau 2 dimensi Pendesain 10 tahun 4/4/201514

15 HAKI. DTLST DTLST (UU 32/2002) HAK PENDESAIN Eksklusif melaksanakan sendiri, melarang orang lain yang tidak berhak (membuat, memakai, menjual, mengimpor, mengekspor, mengedarkan) Memberikan persetujuan pihak lain melaksanakan, kecuali pendidikan & penelitian Kreasi-Rancangan peletakan 3 dimensi dari berbagai elemen (salah satunya elemen aktif) untuk persiapan pembuatan sirkuit terpadu → produk yang didalamnya terdapat berbagai elemen yang saling berkaitan dan terpadu untuk menghasilkan fungsi elektronik 10 tahun Orisinal hasil karya mandiri dan bukan merupakan suatu yang umum 4/4/201515

16 HAKI. Isu dalam HAKI Hak monopoli & royalti manjadikan harga menjadi (lebih) mahal Hak monopoli & royalti manjadikan harga menjadi (lebih) mahal Menghalangi penyebaran ilmu pengetahuan Menghalangi penyebaran ilmu pengetahuan Karena nuansa ekonomi yang kuat, ada kemungkinan seseorang/suatu perusahaan tidak mengeksploitasi kreasi-kreasinya secara optimal karena tidak terlalu menguntungkan dari segi ekonomis, padahal disisi lain kreasi tersebut mempunyai fungsi sosial yang signifikan Karena nuansa ekonomi yang kuat, ada kemungkinan seseorang/suatu perusahaan tidak mengeksploitasi kreasi-kreasinya secara optimal karena tidak terlalu menguntungkan dari segi ekonomis, padahal disisi lain kreasi tersebut mempunyai fungsi sosial yang signifikan 4/4/201516

17 HAKI. Hak Cipta Auteurswet 1912 Auteurswet 1912 UUHC 1982 UUHC 1982 UUHC 1987 UUHC 1987 UUHC 1997 UUHC 1997 UUHC 2002 UUHC 2002  Folklore(karya tradisional), neighbouring rights(hak- hak yg berkaitan dg hak cipta), database, penyelesaian sengketa oleh pengadilan niaga dan arbitrase,mediasi, pelanggaran hak terkait, dll 4/4/201517

18 HAKI. Hak Cipta Otomatis Ilmu pengetahuan Seni sastra Buku, program komputer, pamflet, karya tulis yang diterbitkan, ceramah, alat peraga, algu musik, drama, tari, fotografi, s.nematografi, database, terjemahan, dll Seumur hidup 50 tahun Hak Cipta (UU 19/2002) 29 Juli 2002 HAK PENCIPTA – PEMEGANG HAK CIPTA Eksklusif mengumumkan atau memperbanyak, atau memberikan izin pihak lain 4/4/201518

19 HAKI. Hak Cipta (UU 19/2002) Buku, program komputer, pamflet, perwajahan, karya tulis yang diterbitkan, ceramah, kuliah, pidato, alat peraga pendidikan/pengetahuan, lagu/musik dengan/tanpa teks, drama musikal, tari, koreografi, pewayangan, pantomim, seni rupa (seni lukis, gambar, seni ukir, seni kaligrafi, seni pahat, kolase, seni terapan, arsitektur, peta, seni batik, fotografi, sinematografi, terjemahan, tafsir, saduran, bunga rampai, database, karya pengalihwujudan 4/4/201519

20 HAKI. HC Keaslian: Ps 1 ayat (3) Keaslian: Ps 1 ayat (3)  Tidak jiplakan/tiruan dari ciptaan lain  Pencipta telah menggunakan kemampuan pikiran, imajinasi, kecekatan, keterampilan, atau keahlian  Dituangkan ke dalam bentuk yang khas dan pribadi Hukum HC Indonesia berlaku: Hukum HC Indonesia berlaku:  Diciptakan oleh WNI  Pertama kali diumumkan di Indonesia Hak moral – Ps 6 Konvensi Bern, Ps 24 UUHC Hak moral – Ps 6 Konvensi Bern, Ps 24 UUHC Royalti Royalti 4/4/201520

21 HAKI. HC Pencipta (pemilik HC) atau pihak lain yang menerima lebih lanjut hak dari pencipta – melalui penyerahan/assigmen atau pemberian lisensi/lisensing Pencipta (pemilik HC) atau pihak lain yang menerima lebih lanjut hak dari pencipta – melalui penyerahan/assigmen atau pemberian lisensi/lisensing  Pemerintah – hubungan dinas kecuali diperjanjikan lain – Ps 8 ayat (1)  Pegawai swasta  Pekerja lepas  Negara  Yang berkaitan dengan potret  Beberapa pencipta 4/4/201521

22 HAKI. HC Pengumuman: pembacaan,penyiaran, pameran, penjualan, pengedaran, penyebaran ciptaan dengan alat apapun termasuk Internet sehingga dapat dibaca, didengar, dilihat orang lain Pengumuman: pembacaan,penyiaran, pameran, penjualan, pengedaran, penyebaran ciptaan dengan alat apapun termasuk Internet sehingga dapat dibaca, didengar, dilihat orang lain Perbanyakan: penambahan jumlah ciptaan, keseluruhan/sebagian yang substansial, menggunakan bahan yang sama/tidak, termasuk pengalihwujudan secara permanen/temporer Perbanyakan: penambahan jumlah ciptaan, keseluruhan/sebagian yang substansial, menggunakan bahan yang sama/tidak, termasuk pengalihwujudan secara permanen/temporer Pelaku: aktor/aktris, penyanyi, pemusik, penari/mereka yang menampilkan, memperagakan, mempertunjukkan, menyayikan, menyampaiakan, mendeklamasikan, memainkan karya musik, drama, tari, sastra, folklore, dll Pelaku: aktor/aktris, penyanyi, pemusik, penari/mereka yang menampilkan, memperagakan, mempertunjukkan, menyayikan, menyampaiakan, mendeklamasikan, memainkan karya musik, drama, tari, sastra, folklore, dll Produser rekaman: orang/badan hukum yang pertama kali merekam dan memiliki tanggung jawab melaksanakan perekam suara/bunyi dari suatu pertunjukan/suara/bunyi Produser rekaman: orang/badan hukum yang pertama kali merekam dan memiliki tanggung jawab melaksanakan perekam suara/bunyi dari suatu pertunjukan/suara/bunyi 4/4/201522

23 HAKI. HC Lembaga penyiaran: organisasi penyelenggaraan siaran berbentuk badan hukum, melakukan penyiaran atas karya siaran menggunakan transmisi dengan kabel/sistem elektromagnetik Lembaga penyiaran: organisasi penyelenggaraan siaran berbentuk badan hukum, melakukan penyiaran atas karya siaran menggunakan transmisi dengan kabel/sistem elektromagnetik Lisensi: izin yang diberikan oleh pemegang HC/hak terkait kepada pihak lain untuk mengumumkan, memperbanyak ciptaan/produk hak terkait dengan persyaratan tertentu Lisensi: izin yang diberikan oleh pemegang HC/hak terkait kepada pihak lain untuk mengumumkan, memperbanyak ciptaan/produk hak terkait dengan persyaratan tertentu Pengalihan Pengalihan  Pewarisan, hibah, wasiat, perjanjian tertulis, sebab lain yang dibenarkan oleh peraturan perUU HC hasil kebudayaan rakyat/folklore/ciptaan yang tidak diketahui penciptanya dipegang oleh negara HC hasil kebudayaan rakyat/folklore/ciptaan yang tidak diketahui penciptanya dipegang oleh negara 4/4/201523

24 HAKI. HC Ratifikasi Ratifikasi  The Berne Convention Keppres 18/1997  WIPO Copyrights Treaty (WCT) Performances and Phonogram Treaty 1996 Konvensi lain Konvensi lain  The General Agreement on Tariffs and Trade (GAAT)  The Universal Copyright Convention (UCC)  The Rome Convention (untuk performer) National treatment National treatment Ide atau Perwujudan Ide Ide atau Perwujudan Ide  Pasal 9 ayat (2) TRIPs (bukan ide, proseur, metode pelaksanaan, konsep matematis) 4/4/201524

25 HAKI. HC Hak moral: hak melekat pada pencipta/pelaku, tidak dapat dihilangkan/dihapus dengan alasan apapun termasuk apabila HC/hak terkait dialihkan Hak moral: hak melekat pada pencipta/pelaku, tidak dapat dihilangkan/dihapus dengan alasan apapun termasuk apabila HC/hak terkait dialihkan Hak ekonomi: hak mendapatkan manfaat ekonomi atas ciptaan/produk hak terkait Hak ekonomi: hak mendapatkan manfaat ekonomi atas ciptaan/produk hak terkait Hak terkait: hak eksklusif berkaitan dengan HC, yaitu hak eksklusif: Hak terkait: hak eksklusif berkaitan dengan HC, yaitu hak eksklusif:  Bagi pelaku untuk memperbanyak/menyiarkan pertunjukannya  Bagi produser rekaman suara untuk memperbanyak atau menyewakan karya rekaman suara/bunyi  Bagi lembaga penyiaran untuk membuat, memperbanyak, menyiarkan karya suaranya Mengumumkan/memperbanyak: menerjemahkan, mengadaptasi, mengaransemen, mengalihwujudkan, mengimpor/mengekspor, memamerkan, mempertunjukkan kepada publik, menyiarkan, merekam dan mengkomunikasikan ciptaan kepada publik melalui sarana apapun Mengumumkan/memperbanyak: menerjemahkan, mengadaptasi, mengaransemen, mengalihwujudkan, mengimpor/mengekspor, memamerkan, mempertunjukkan kepada publik, menyiarkan, merekam dan mengkomunikasikan ciptaan kepada publik melalui sarana apapun 4/4/201525

26 HAKI. HC – Jangka Waktu Umumnya: seumur hidup+50 tahun Umumnya: seumur hidup+50 tahun Program komputer, sinematografi, fotografi, database Program komputer, sinematografi, fotografi, database Perwajahan karya tulis: 50 tahun sejak diterbitkan/diumumkan Perwajahan karya tulis: 50 tahun sejak diterbitkan/diumumkan Pelaku: 50 tahun sejak dipertunjukkan/dimasukkan ke media audio/visual Pelaku: 50 tahun sejak dipertunjukkan/dimasukkan ke media audio/visual Produser rekaman suara: 50 tahun sejak selesai direkam Produser rekaman suara: 50 tahun sejak selesai direkam Lembaga penyiaran: 20 tahun sejak disiarkan Lembaga penyiaran: 20 tahun sejak disiarkan HC yang dimiliki/dipegang oleh Negara HC yang dimiliki/dipegang oleh Negara  Ps 10 ayat (2): tanpa batas waktu  Ps 11 ayat (1), (3): 50 tahun sejak diterbitkan 4/4/201526

27 HAKI. HC – Pendaftaran Ciptaan yang dapat didaftarkan Ciptaan yang dapat didaftarkan  Bidang IP, seni, dan sastra  Orisinil  Telah diwujudkan dalam bentuk nyata bukab sekedar ide  Bukan public domain Persyaratan Persyaratan  Isi formulir pendaftaran (materai Rp6.000,-)  Biaya permohonan pendaftaran Rp75.000,- Untuk program komputer Rp ,- Hapusnya pendaftaran (Ps 44) Hapusnya pendaftaran (Ps 44)  Penghapusan permohonan  Lampau waktu  Dinyatakan batal oleh putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukm tetap 4/4/201527

28 HAKI. HC – Pelanggaran & Pidana Pelanggaran: perbutan melanggar hak eksekutif Pelanggaran: perbutan melanggar hak eksekutif Bukan pelanggran: Bukan pelanggran:  Perbanyakan/pengumuman tentang negara, lagu kebangsaan, sesuatu oleh/atas nama pemerintah  Pengambilan berita aktual, pengmabilan ciptaan pihak lain untuk pendidikan/penelitian, pembelaan hukum  Pertunjukan gratis sepanjang tidak merugikan pencipta asli, ciptaan dengan huruf braile kecuali bersifat komersil  Perbanyakan ciptaan selain program komputer oleh perpustakaan umum non-komersial, perubahan dengan pertimbangan teknis (misal: karya arsitektur-bangunan)  Pembuatan salinan cadangan (back up) oleh pemilik program komputer untuk digunakan sendiri. Semuanya dengan menyebutkan sumber lengkap 4/4/201528

29 HAKI. HC – Pelanggaran & Pidana Apabila terjadi pelanggaran, pencipta/pemegang HC dapat: Apabila terjadi pelanggaran, pencipta/pemegang HC dapat: Ketentuan pidana (Ps 72 UUHC): penjara (1 bulan s.d 7 tahun), denda (Rp 1 juta s.d Rp 5 milyar) Ketentuan pidana (Ps 72 UUHC): penjara (1 bulan s.d 7 tahun), denda (Rp 1 juta s.d Rp 5 milyar) 1. Permohonan penetapan sementara ke Pengadilan Niaga, untuk mencegah berlanjutnya pelanggaran, impor, dan untuk menyimpan bukti/menghindari penghilangan bukti 2. Gugatan ganti rugi ke Pengadilan Niaga dan minta penyitaan dan minta putusan sela kepada hakim 3. Lapor ke POLRI atau PPNS Penyidikan: POLRI dan PPNS yang diberi wewenang khusus (UU 8/1981 Tentang Hukum Acara Pidana) Penyidikan: POLRI dan PPNS yang diberi wewenang khusus (UU 8/1981 Tentang Hukum Acara Pidana) 4/4/201529

30 HAKI. HC Pembajakan Pembajakan  Plagiarism (plagiat)  Pirate (pembajakan)  Bootloog – karya rekam suara Fair dealing/fair use Fair dealing/fair use  Penggunaan wajar 4/4/201530

31 HAKI. HC Cara lain Cara lain  Arbitrase  ADR: negosiasi, mediasi, konsiliasi Penetapan sementara pengadilan (ijunction) Penetapan sementara pengadilan (ijunction)  Sifat : segera, efektif Mencegah berlanjutnya pelanggaran – mencegah masuknya barang/importasi Mencegah berlanjutnya pelanggaran – mencegah masuknya barang/importasi Menyimpan bukti ybs – hindari penghilangan barang bukti Menyimpan bukti ybs – hindari penghilangan barang bukti Meminta kepada pihak yang merasa dirugikan memberikan bukti: menyatakan pihak ybs memang berhak dan haknya memang sedang dilanggar Meminta kepada pihak yang merasa dirugikan memberikan bukti: menyatakan pihak ybs memang berhak dan haknya memang sedang dilanggar  Kendala: bukan budaya hukum indonesia 4/4/201531

32 HAKI. HC VCD VCD  Sinematografi, lagu, Lirik, musik, performer, sampul (gambar, fotografi/potret)  Mechanical rights – perbanyakan VCD ybs dalam jumlah besar - produser Ide dan perwujudan ide Ide dan perwujudan ide 4/4/201532


Download ppt "Hak Kekayaan Intelektual Prof Dr Jamal Wiwoho. SH, MHum www.jamalwiwoho.com HAKI."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google